BAB III METODE PENELITIAN
3.7 Metode Analisis Data
Bogdan dalam (Sugiyono, 2009:244) mengatakan bahwa analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain sehingga dapat mudah dipahami, dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain.
Analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data, menjabarkannya ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari dan membuat kesimpulan yang dapat diceritakan kepada orang lain.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi peran Saka Wira Kartika di Kodim 0710 Pekalongan dalam pembentukan sikap bela negara. Berikut ini adalah tahap yang dilakukan peneliti dalam analisa data:
a. Periode Pengumpulan data
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi maupun dokumentasi untuk memperoleh data yang lengkap (Rachman, 2011:174). Dalam pengumpulan data ini, peneliti mencatat semua data secara obyektif dan apa adanya sesuai dengan hasil observasi dan wawancara di lapangan, yaitu pencarian data yang diperlukan terhadap berbagai jenis data yang ada di lapangan peneliti serta melakukan pencatatan di lapangan.
b. Reduksi Data
Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya dan mencarinya bila diperlukan (Rachman, 2011:175). Dalam reduksi data, peneliti memproses pemilihan pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan tertulis di lapangan.
c. Penyajian data
Penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori, bagan alur, dan sejenisnya. Miles dan Huberman (dalam Rachman, 2011:177) menyatakan yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat naratif. Dalam penyajian data, peneliti mengumpulkan informasi yang tersusun dan memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan.
d. Penarikan kesimpulan dan verifikasi
Simpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung. Sebaliknya bila didukung oleh bukti-bukti yang kuat dan konsisten, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel (Rachman, 2011:177). Menarik kesimpulan dan verifikasi (pemeriksaan ulang) dilakukan sejak awal data diperoleh, tetapi kesimpulannya masih
bersifat sementara. Dengan semakin bertambahnya data maka lebih mendetail. Kesimpulan harus diverifikasi sepanjang penelitian berlangsung.
Dari empat tahapan analisis data ini dapat digambarkan dengan skema sebagai berikut.
Bagan 3.1 Analisis Data
Miles dan Huberman (dalam Rachman, 2011:175) Pengumpulan Data Penarikan Kesimpulan / Verifikasi Penyajian Data Reduksi data
96
5.1.1 Pembentukan sikap bela negara dilakukan melalui kegiatan-kegiatan dalam krida Saka Wira Kartika di Kodim 0710 Pekalongan sebagai berikut.
5.1.1.1Kegiatan-kegiatan dalam Krida Navigasi Darat yaitu Pencapaian TKU pengetahuan tentang peta dan medan, Pencapaian TKU pengetahuan jalan kompas siang/malam, Pencapaian TKU pengetahuan Reseksi dan Interseksi, dan Pencapaian TKU pengetahuan Global System (GPS).
5.1.1.2Kegiatan-kegiatan dalam Krida Pionering yaitu kegiatan Pencapaian TKU pengetahuan tali temali, Pencapaian TKU pengetahuan Jembatan darurat/Improvisasi, Pencapaian TKU pengetahuan Prasarana Perkemahan, dan Pencapaian TKU pengetahuan Titik bekal air dan listrik.
5.1.1.3Kegiatan dalam Krida Mountainering yaitu kegiatan Pencapaian TKU pengetahuan Panjat Tebing, Pencapaian TKU pengetahuan Turun Tebing, Pencapaian TKU pengetahuan Travesing Kering, dan Pencapaian TKU pengetahuan Travesing Basa.
5.1.1.4Kegiatan dalam Krida Survival yaitu kegiatan Pencapaian TKU pengetahuan jenis tanaman hutan, Pencapaian TKU pengetahuan jenis-jenis binatang, Pencapaian TKU pengetahuan hutan dan gunung, Pencapaian TKU pengetahuan Ralasuntai, Pencapaian TKU pengetahuan survival, dan Pencapaian TKU pengetahuan Sanjak.
5.1.1.5Kegiatan dalam Krida Penanggulangan Bencana yaitu kegiatan Pencapaian TKU pengetahuan manajemen penanggulangan bencana, Pencapaian TKU pengetahuan perjalanan dan Penanganan Pertama Gawat Darurat (PPGD), Pencapaian TKU pengetahuan komunikasi radio, dan Pencapaian TKU pengetahuan cara memasak.
5.1.2 Faktor pendukung dan penghambat dalam kegiatan Saka Wira dalam pembentukan sikap bela Negara di Kodim 0710 Pekalongan.
Faktor yang mendukung kegiatan Saka Wira Kartika di Kodim 0710 Pekalongan yaitu sekolah asal anggota Saka ikut membantu menyeleksi anggota Saka Wira Kartika sesuai ketentuan Saka. Pemerintah Kota Pekalongan juga memberikan bantuan dalam bentuk peminjaman sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam kegiatan. Sedangkan faktor penghambat internal dari kegiatan Saka Wira Kartika di Kodim 0710 Pekalongan yaitu dalam menyeleksi anggota Saka, kurangnya minat dari generasi muda untuk menjadi anggota Saka dalam mengikuti kegiatan Saka Wira Kartika di Kodim 0710 Pekalongan. Kurangnya koordinasi antara pihak Saka Wira Kartika dengan sekolah dalam hal mengatur waktu, karena dari pengurus dan anggota memiliki kesibukan dan rutinitas sehari-hari antara lain dalam menjalankan pekerjaan, sekolah, atau kesibukan di luar kegiatan Saka Wira Kartika tersebut. Faktor eksternal yang menghambat pembentukan sikap bela negara yaitu kurangnya koordinasi yang masih menjadi hambatan antara pihak Saka Wira Kartika dengan sekolah dalam hal mengatur waktu antara kegiatan di sekolah dan kegiatan di Saka Wira Kartika.
5.2. Saran
5.2.1 Kepada pihak Kodim 0710 Pekalongan, dalam penyusunan program kegiatan hendaknya kegiatan seminar maupun anjangsana ke sekolah-sekolah dilaksanakan secara rutin untuk mensosialisasikan pentingnya kesadaran bela negara dan dalam hal untuk meningkatkan minat generasi muda untuk menjadi anggota Saka Wira Kartika Pekalongan.
5.2.2 Kepada pihak Kodim 0710 Pekalongan dengan sekolah, dalam mengatur jadwal kegiatan rutin perlu adanya koordinasi dari kedua pihak, agar kegiatan rutin tidak terhambat dengan kegiatan-kegiatan di sekolah.
DAFTAR PUSTAKA
Abu Ahmadi, H. 2007. Psikologi Sosial. Jakarta: PT Rineka Cipta
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta : PT Rineka Cipta. Faturochman. 2006. Pengantar Psikologi Sosial. Yogyakarta: PUSTAKA Hutagalung, Inge. 2007. Pengembangan Kepribadian. Jakarta : PT Indeks Kaelan. 2002. Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Paradigma.
Kirbiantoro, S dan Dody Rudianto. 2006. Rekonstruksi Pertahanan Indonesia. Jakarta: Inti Media Publisher.
Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 170A Tahun 2008 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka.
Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 205 Tahun 2009 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Wira Kartika.
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. 2011. Buku Pedoman Pembina dan Pamong serta Instruktur Saka Wira Kartika. Jakarta : Satuan Karya Wira Kartika. Moleong, Lexy J. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja
Rosdakarya.
Moleong, Lexy J. 2010. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Narwoko, J Dwi. 2004. Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta : Kencana. Permendagri Nomor 38 Tahun 2011 tentang Pedoman Peningkatan Kesadaran Bela
Negara di Daerah.
Rachman, Maman. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Moral. Semarang: Unnes Press.
Rosita, Muhammad Japar dan Dwi Afrimetty Timoera. 2013. Hubungan Pemahaman Bela Negara dengan Nasionalisme Siswa di SMP Negeri 3 Tambun Selatan Bekasi. Jurnal PPKN UNJ Online. No.2. Halaman 5).
Scott, John. 2013. Sosiologi The Key Concepts. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Soekanto, Soerjono. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT Raja Grafindo
Persada.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Sunarto. 2011. Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi. Semarang : Pusat Pengembangan MKU-MKDK UNNES.
Sutarman, H. 2011. Persepsi dan Pengertian Pembelaan Negara berdasarkan UUD 1945 (Amandemen). Magistra. No.75. Halaman 81.
Tuahunse, Trisnowaty. 2009. Hubungan antara Pemahaman Sejarah Pergerakan Nasional Indonesia dengan Sikap terhadap Bela Negara. Jurnal Kependidikan. No. 1. Halaman 2.
Undang-undang Dasar 1945.
Undang-undang No 12 Tahun 2000 tentang Tentang Gerakan Pramuka. Undang-undang No12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka.
Undang-undang No 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. www.berita.suaramerdeka.com
Lampiran 5
SUSUNAN PENGURUS
DEWAN SAKA WIRA KARTIKA KODIM 0710/PEKALONGAN WILAYAH KERJA KWARCAB KOTA PEKALONGAN
MASA BAKTI 2015-2017
NO. NAMA JABATAN KET
A. Pimpinan Dewan Saka
1. Muhammad Idris Arjanggi Ketua Dewan Saka TL
2. Choerul Anwar Wakil Ketua TB
3. Indah Ramadhanty R. Sekretaris I TB
4. Fina Jeysi Karomah Sekretaris II TB
5. Farida Salsabila Bendahara TB
6. Astari Wakil Bendahara TB
B. Bidang Kajian Kesakaan
1. Taufiq Al Huda Koordinator TB
2. Riski Amalia Anggota TB
3. M. Ariq Risqiyanto Anggota TL
4. Nur Siroj Anggota TB
C. Bidang Kegiatan Kesakaan
1. M. Arjun Najah Koordinator TB
2. Ainun Najib Anggota TL
3. Agustina Triwahyuningsih Anggota TB
4. Khoirul Lukman Anggota TB
5. Evita Emala Deli Anggota TB
D. Bidang Pengabdian Masyarakat
1. Choirur Risqiah Koordinator TL
2. Dimas Restu R. N. Anggota TB
3. Refa Annisa Ilma Anggota TB
5. Prasetyo Anggota TB E. Bidang Evaluasi dan Pengembangan
1. Andika Arifudin Koordinator TB
2. Sirojul Abidin Anggota TB
3. Fatkhur Rohman Anggota TB
4. Amelia Dewi Masyitoh Anggota TB
5. F.F. Viola B.V Anggota TB
PEMIMPIN KRIDA DAN WAKIL PEMIMPIN KRIDA SAKA WIRA KARTIKA KODIM 0710/PEKALONGAN
MASA BAKTI 2015-2017
NO. NAMA JABATAN KET
A. Krida Navigasi Darat
1. Andika Arifudin Pemimpin Krida TB
2. Hendri Waluyo Wakil Pemimpin Krida TB
B. Krida Pionering
1. M. Arjun Najah Pemimpin Krida TB
2. Abdul Aziz Wakil Pemimpin Krida TB
C. Krida Mountainering
1. Agustina Tri Wahyuningsih Pemimpin Krida TB
2. Nur Siroj Wakil Pemimpin Krida TB
D. Krida Survival
1. Fatkhur Rohman Pemimpin Krida TB
2. Refa Annisatulilma Wakil Pemimpin Krida TB
E. Krida Penanggulangan Bencana
1. Farida Salsabila Pemimpin Krida TB
Lampiran 6
DAFTAR NAMA ANGGOTA SAKA WIRA KARTIKA ANGKATAN I TA. 2013 DAN NOMOR TANDA ANGGOTA SAKA WIRA KARTIKA KODIM 0710/PEKALONGAN No
Urut NAMA L/P TTL ASAL SEKOLAH NTA SWK No. Sertifikat NTA
1 M. NUR HUDA L Pekalongan, 7 Juni 1996
SMAN 1
PEKALONGAN 113426.I.13.0010 1/I.13/DS/SWK/III/2014 2 M. SIROJUL
ABIDIN L -
SMAN 2
PEKALONGAN 113426.I.13.0011 2/I.13/DS/SWK/III/2014
3 HIKAM FAHMI L Pekalongan, 18
Oktober 1997
SMAN 3
PEKALONGAN 113426.I.13.0012 3/I.13/DS/SWK/III/2014
4 M. ABDUL QODIR L - SMAN 3
PEKALONGAN 113426.I.13.0013 -
5 EKY HANAFI L - SMAN 3
PEKALONGAN 113426.I.13.0014 -
6 M. ROFIQURRUSDI L - SMAN 3
PEKALONGAN 113426.I.13.0015 -
7 AINUN NAJIB L Pekalongan, 20
Maret 1997
SMKN 3
PEKALONGAN 113426.I.13.0016 4/I.13/DS/SWK/III/2014 8 M. AFFAN HABIBIE L Pekalongan, 15 Mei
1996
MAS SIMBANG
KULON 113426.I.13.0017 5/I.13/DS/SWK/III/2014 9 M. IDRIS
ARJANGGI L
Purwokerto, 12 Juni 1996
MAS SIMBANG
KULON 113426.I.13.0018 6/I.13/DS/SWK/III/2014 10 MUCH. NASIH
AMIN L -
MAS SIMBANG
KULON 113426.I.13.0019 -
KOMANDO DISTRIK MILITER 0710/PEKALONGAN SATUAN KARYA WIRA KARTIKA
11 ALIN JULDA
QONITA P
Semarang, 23 Oktober 1996
SMAN 1
PEKALONGAN 113426.I.13.0020 7/I.13/DS/SWK/III/2014 12 ISTIQOMAH NUR AZIZA P - SMAN 1 PEKALONGAN 113426.I.13.0021 - 13 CHOIRUR RIZQIYAH P Batang, 12 Maret 1997 SMAN 1
PEKALONGAN 113426.I.13.0022 8/I.13/DS/SWK/III/2014 14 RISKI AMALIA P Pekalongan, 7 Maret
1997
SMAN 2
PEKALONGAN 113426.I.13.0023 9/I.13/DS/SWK/III/2014 15 ASAYUTA NISAULHAYA P - SMAN 3 PEKALONGAN 113426.I.13.0024 - 16 ALFINA NUR FITRIANI P - SMAN 3 PEKALONGAN 113426.I.13.0025 - 17 FINA JEYSI KAROMAH P - SMAN 3 PEKALONGAN 113426.I.13.0026 - 18 NANDA SOFIYANA P - SMKN 3 PEKALONGAN 113426.I.13.0027 -
19 SAUSAN ZAHRA P Pekalongan, 29 April 1997
SMKN 3
PEKALONGAN 113426.I.13.0028 10/I.13/DS/SWK/III/2014
20 LILIS YULIANA P - SMK IRMA 113426.I.13.0029 -
21 APRILIA TRI
HASTUTI P
Pekalongan, 6 April 1996
SMAN 2
PEKALONGAN 113426.I.13.0030 11/I.13/DS/SWK/III/2014
22 MUHAMMAD
IDRIS L - - 113426.I.13.0031 12/I.13/DS/SWK/III/2014
23 ARIF RAHMAN L - - 113426.I.13.0032 13/I.13/DS/SWK/III/2014
24 AHMAD
KHOIRUDIN L
Pekalongan, 1 Agustus 1995
SMKN 1
DAFTAR NAMA ANGGOTA SAKA WIRA KARTIKA ANGKATAN II TA. 2014 DAN NOMOR TANDA ANGGOTA SAKA WIRA KARTIKA KODIM 0710/PEKALONGAN
No. NAMA L/P TTL ASAL SEKOLAH NTA SWK No. Sertifikat NTA
KOTA PEKALONGAN – 34
1 AHMAD HIZAM L Pkl, 18-04-1996 SMA N 2
PEKALONGAN 1134.II.14.0034 01/II.14/34/SWK/III/2014
2 ANDIKA ARIFUDIN L Pkl, 25-10-1997 SMK N 3
PEKALONGAN 1134.II.14.0035 02/II.14/34/SWK/III/2014
3 CHOERUL ANWAR L Batang, 08-06-1996 SMK N 3
PEKALONGAN 1134.II.14.0036 03/II.14/34/SWK/III/2014 4 FATKHUR ROHMAN L Batang, 26-10-1997 SMA N 4
PEKALONGAN 1134.II.14.0037 04/II.14/34/SWK/III/2014
5 HAMZAH RAMLY S. L Pkl, 06-12-1998 SMA N 2
PEKALONGAN 1134.II.14.0038 05/II.14/34/SWK/III/2014 6 M. IKHSAN WIDIARDI L Pkl, 23-02-1998 SMA N 2
PEKALONGAN 1134.II.14.0039 06/II.14/34/SWK/III/2014
7 M. R. S. WIJAYA L Pkl, 10-05-1998 SMA N 2
PEKALONGAN 1134.II.14.0040 07/II.14/34/SWK/III/2014
8 NUR SIROJ L Pkl, 14-10-1996 SMK N 2
PEKALONGAN 1134.II.14.0041 08/II.14/34/SWK/III/2014 9 R. DIMAS RESTU N. L Pkl, 20-11-1998 SMK N 3
PEKALONGAN 1134.II.14.0042 09/II.14/34/SWK/III/2014
10 ROCHMAT HIDAYAT L Pkl, 19-01-1998 SMA N 2
PEKALONGAN 1134.II.14.0043 10/II.14/34/SWK/III/2014 KOMANDO DISTRIK MILITER 0710/PEKALONGAN
11 FITRI YUNI SOFIANA P Pkl, 03-02-1998 SMK N 2
PEKALONGAN 1134.II.14.0044 11/II.14/34/SWK/III/2014 12 ERIKA DIAN NOVITA P Pkl, 12-11-1997 SMA N 4
PEKALONGAN 1134.II.14.0045 12/II.14/34/SWK/III/2014 13 ROUDHOTUL LAELA
KHASANAH P Pkl, 05-11-1996
SMK N 2
PEKALONGAN 1134.II.14.0046 13/II.14/34/SWK/III/2014 KABUPATEN PEKALONGAN – 26
1 ABDUL AZIZ L Pemalang, 09-11-
1996
SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0034 13/II.14/26/SWK/III/2014
2 ANGGA AFRIZAL L Pkl, 14-10-1997 SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0036 15/II.14/26/SWK/III/2014
3 HASAN BISRI L Pkl, 18-12-1997 SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0037 16/II.14/26/SWK/III/2014
4 HELMI SUGIHARTO L Pkl, 15-06-1998 SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0038 17/II.14/26/SWK/III/2014
5 HENDRI WALUYO L Pkl, 09-09-1997 SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0039 18/II.14/26/SWK/III/2014
6 IMADUDIN L Pkl, 16-06-1997 SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0040 19/II.14/26/SWK/III/2014 7 IRSANDI YOGA
NUGRAHA L Pkl, 30-05-1997
SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0041 20/II.14/26/SWK/III/2014 8 JUNNATAN AHSININ L Kendal, 27-09-1998 SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0042 21/II.14/26/SWK/III/2014
9 KHAIRUL ANWAR L Pemalang, 01-02-
1998
SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0043 22/II.14/26/SWK/III/2014 10 TAUVIK HIDAYAT L Batang, 24-11-1996 SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0044 23/II.14/26/SWK/III/2014 11 DIAN NOVITA SARI P Pkl, 04-11-1998 SMK N 1 1126.II.14.0045 24/II.14/26/SWK/III/2014
KEDUNGWUNI 12 DINI SETYANINGRUM P Pkl, 18-11-1998 SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0046 25/II.14/26/SWK/III/2014
13 IIS NAENTI P Pkl, 17-03-1998 SMK N 1
KEDUNGWUNI 1126.II.14.0047 26/II.14/26/SWK/III/2014
14 HIDAYATUN NAJAH P Pkl, 15-01-1998 SMK N 1
Lampiran 7
KEPUTUSAN
MUSYAWARAH SAKA WIRA KARTIKA
KWARTIR CABANG KOTA PEKALONGAN DAN KABUPATEN PEKALONGAN
KODIM 0710/PEKALONGAN NOMOR : 01/MUSAKA/SWK/34.26/2014
TENTANG
PERNYATAAN KUORUM PERSIDANGAN
MUSAKA WIRA KARTIKA KODIM 0710/PEKALONGAN TAHUN 2014 Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,
Musyawarah Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan Tahun 2014,
Menimbang
: 1. bahwa agar Musyawarah Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan Tahun 2014 dapat diselenggarakan dan menghasilkan keputusan bersama, maka perlu adanya pernyataan kuorum;
2. bahwa untuk itu perlu dituangkan dalam Keputusan Musyawarah Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan Tahun 2014 tentang Pernyataan Kuorum Persidangan. Mengingat : 1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan
Pramuka;
2. Keputusan Kwartir Nasional No. 176 Tahun 2013 tentang Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega;
3. Keputusan Kwartir Nasional No. 170.A Tahun 2008 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka;
4. Keputusan Kwartir Nasional No. 205 Tahun 2009 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Wira Kartika;
Memperhatikan : Laporan Sangga Kerja Musyawarah Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan Tahun 2014 tentang Daftar Hadir Anggota Saka Wira Kartika yang hadir;
MEMUTUSKAN Menetapkan :
Pertama : Musyawarah Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan Tahun 2014 dinyatakan memenuhi kuorum dengan dihadiri oleh 30 Anggota Saka Wira Kartika sebagaimana terlampir dalam keputusan ini;
Kedua : Nama utusan yang hadir terlampir dalam surat keputusan ini. Apabila ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Lampiran : Keputusan Musyawarah Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan Tahun 2014
No : 01/MUSAKA/SWK/34.26/2014 Tanggal : 14 Desember 2014
DAFTAR HADIR PESERTA
MUSYAWARAH SAKA WIRA KARTIKA KODIM 0710/PEKALONGAN TAHUN 2014
1. Krida Navigasi Darat 1.1. Amelia Dewi M. (34) 1.2. Anis Ahnai Abidah (34) 1.3. Andika Arifudin (34) 1.4. M. Ma‟wa K. (34) 1.5. Arif Kurniawan (34) 1.6. Hendri Waluyo (26) 1.7. Dwi Vebriyani (26) 2. Krida Pioneering 1.1. Indah Ramadhanty R. (34) 1.2. Evita Emala Deli (34) 1.3. M. Arjun N. (34) 1.4. Fina Jeysi K. (34) 1.5. Fatima Fatia V. B. (34) 1.6. Choerul Anwar (34) 1.7. Abdul Aziz (26) 1.8. Hasan Bisri (26) 3. Krida Mountaineering 1.1. Agustina Tri W. (34) 1.2. Nur Siroj (34) 1.3. Rizal Rizkiawan (34) 1.4. M. Abdul Jalil (34) 1.5. Dian Novita S. (26) 1.6. Uswatun Khasanah (26) 1.7. M. Abdul Rozak (26) 1.8. Khaerul M. (26) 1.9. Joko Padmanto (26) 4. Krida Survival 1.1. N. Qurrotu „Ainii (34) 1.2. Dimas Restu N. (34)
1.3. Muhammad Ariq Risqiyanto (34) 1.4. Fatkhur Rokhman (34)
1.5. Khoirul Lukman (34) 1.6. Refa Annisatul Ilma (34)
1.7. Syafiq Ilyas (34) 1.8. Helmi Sugiharto (26) 1.9. Iis Naenti (26) 1.10. Imaddudin (26)
5. Krida Penanggulangan Bencana 1.1. Farida Salsabila (34)
1.2. Astari (34) 1.3. Fidiyah (34)
1.4. Prasetyo Saputra (34) 1.5. Ika Putri Sari (26) 1.6. M. Iqbal N. (26) 1.7. Fina Maula (26) PENASEHAT :
1. Kak Kapten Inf. Parman (Ketua Harian Pimpinan Saka) 2. Kak Serma Fadly H. (Koordinator Pamong Saka) PENDAMPING :
1. Kak Muhammad A. Azet Pamong Saka
2. Kak Widi Wijayatno, S.Pd. Pamong Saka
Lampiran : Keputusan Musyawarah Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan tahun 2014
No : 02/MUSAKA/SWK/34.26/2014 Tanggal : 14 Desember 2014
AGENDA DAN JADWAL SIDANG
MUSYAWARAH SAKA WIRA KARTIKA KODIM 0710/PEKALONGAN TAHUN 2014
NO URAIAN KEGIATAN PIMPINAN WAKTU
1. SIDANG PENDAHULUAN a. Pernyataan Kuorum b. Pembahasan Agenda c. Pembahasan Tata tertib d. Pengesahan Pemimpin Krida
dan Wakil Pemimpin Krida e. Pembentukan Presidium
Ketua DS dan
Sekretaris DS 12.30 – 14.00
2. SIDANG PLENO I
a. Laporan Pertanggunjawaban Pelaksanaan Tugas Dewan Saka b. Pandangan Umum Masing-
Masing Pemimpin Krida c. Pembentukan Komisi Ketua DS dan Sekretaris DS 14.05 – 15.15 3. SIDANG KOMISI a. Komisi A (Konsepsional Organisasi)
b. Komisi B (Program Kerja)
Ketua Komisi 15.45 – 16.30 4. SIDANG PLENO II
a. Laporan Komisi A dan Komisi B
b. Pandangan Umum
c. Pengesahan Hasil Komisi d. Pemilihan Ketua dan Wakil
Ketua Dewan Saka e. Rekomendasi Akhir f. Pengesahan Hasil Musaka
Ketua DS dan
Lampiran : Keputusan Musyawarah Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan Tahun 2014
No : 03/MUSAKA/SWK/34.26/2014 Tanggal : 14 Desember 2014
PERATURAN TATA TERTIB PERSIDANGAN
MUSYAWARAH SAKA WIRA KARTIKA KODIM 0710/PEKALONGAN WILAYAH BAKTI KWARCAB KOTA PEKALONGAN DAN KABUPATEN
PEKALONGAN TAHUN 2014
BAB I
NAMA, DASAR, KEDUDUKAN, WAKTU DAN TEMPAT, ACARA Pasal 1
Nama
Musyawarah Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan Tahun 2014 Wilayah Bakti Kwarcab Kota Pekalongan dan Kwarcab Kabupaten Pekalongan, selanjutnya disebut “Musaka Wira Kartika Tahun 2014”.
Pasal 2 Dasar
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 131 Tahun 2010).
2. Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2013 Nomor 11/Munas/2013 tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.
3. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 176 Tahun 2013 Tentang Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. 4. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 170.A Tahun 2008
tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka.
5. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 205 Tahun 2009 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Wira Kartika.
6. Pertimbangan Pimpinan Saka dan Pamong Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan.
7. Program Kerja Dewan Saka Wira Kartika Kwarcab Kota Pekalongan Tahun 2014.
8. Program Kerja Dewan Saka Wira Kartika Kwarcab Kabupaten Pekalongan Tahun 2014.
Pasal 3 Kedudukan
1. Musaka Wira Kartika Tahun 2014 berkedudukan sebagai forum tertinggi pertemuan para anggota Saka Wira Kartika di wilayah Kodim 0710/Pekalongan, guna membahas segala sesuatu yang berkaitan dengan Saka Wira Kartika.
2. Hasil Musaka Wira Kartika Tahun 2014 merupakan bahan rujukan bagi Pimpinan Saka dan Kwartir Cabang dalam menyelenggarakan kegiatan Saka Wira Kartika di wilayah satuan Kodim 0710/Pekalongan.
Pasal 4 Acara
1. Acara pokok Musaka Wira Kartika Tahun 2014 adalah :
a) Laporan pertanggungjawaban Dewan Saka Wira Kartika 2013-2014 dalam melaksanakan tugas pokok dewan saka;
b) Laporan pertanggungjawaban keuangan Dewan Saka Wira Kartika Masa Bakti 2013-2014;
c) Menyusun rencana kerja Dewan Saka Wira Kartika Masa Bakti 2014-2016; d) Pemilihan Dewan Saka Wira Kartika Masa Bakti 2014-2016;
2. Acara Musaka Wira Kartika Tahun 2014 lainya adalah menyusun mekanisme operasional organisasi, alat kelengkapan organisasi, dan adat Dewan Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan.
BAB II
PELAKSANAAN SIDANG Pasal 5
Kuorum
1. Musaka Wira Kartika Tahun 2014 dianggap sah apabila mencapai kuorum, yaitu dihadiri oleh lebih dari atau sama dengan ½ jumlah dari :
a. anggota Saka Wira Kartika yang mendaftarkan diri untuk menjadi Dewan Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan,
b. Pemimpin dan Wakil Pemimpin Krida Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan masa bakti 2013-2014,
c. Dewan Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan masa bakti 2013-2014, d. Ketua dan Wakil Ketua Dewan Saka Wira Kartika Tingkat Ranting se-
wilayah Kodim 0710/Pekalongan yang telah mendapatkan pengesahan kepengurusan dari Kodim 0710/Pekalongan.
2. Apabila pasal 5 ayat 1 tidak tercapai, maka Musaka Wira Kartika Tahun 2014 ditunda selama 1 x 5 menit dan selanjutnya dianggap sah.
3. Sidang – sidang dalam Musaka Wira Kartika Tahun 2014 dianggap sah apabila dihadiri lebih dari ½ jumlah peserta yang semestinya hadir.
4. Apabila pasal 5 ayat 3 tidak tercapai, maka sidang – sidang ditunda selama 1 x 5 menit dan selanjutnga dianggap sah.
Pasal 6 Peserta Peserta Musaka Wira Kartika Tahun 2014 adalah : 1. Dewan Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan.
2. Pemimpin dan Wakil Pemimpin Krida Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan.
3. Ketua dan Wakil Ketua Dewan Saka Wira Kartika Tingkat Ranting berpangkalan di Koramil se-wilayah Kodim 0710/Pekalongan.
4. Anggota Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan. Pasal 7
Penasehat Penasehat Musaka Wira Kartika Tahun 2014 adalah : 1. Mabi Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan. 2. Pamong Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan. 3. Instruktur Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan. 4. Instruktur Muda Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan.
Pasal 8 Peninjau Peninjau Musaka Wira Kartika Tahun 2014 adalah :
1. Purna Dewan Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan.
2. DKC Kota Pekalongan yang mendapat mandat dari Ketua Kwarcab Kota Pekalongan.
3. DKC Kabupaten Pekalongan yang mendapat mandat dari Ketua Kwarcab Kabupaten Pekalongan.
4. Ketua Dewan Saka se-Kota Pekalongan yang mendapat mandat dari Pimpinan Saka masing-masing.
5. Ketua Dewan Saka se-Kabupaten Pekalongan yang mendapat mandat dari Pimpinan Saka masing-masing.
Pasal 9 Jenis Sidang
Jenis Persidangan dalam Musaka Wira Kartika Tahun 2014 adalah : 1. Sidang Pendahuluan
2. Sidang Pleno
3. Sidang – sidang Komisi a). Konsepsional Organisasi
b). Operasional Organisasi (Program Kerja) Pasal 10 Pimpinan Sidang
1. Pada prinsipnya pimpinan sidang pada sidang pendahuluan dan sidang pleno dipimpin oleh Ketua Dewan Saka Wira Kartika masa bakti 2013-2014 dan dibantu oleh Sekretaris Dewan Saka Wira Kartika masa bakti 2013-2014.
2. Ketua Dewan Saka dapat memberikan mandatnya kepada pengurus Dewan Saka lainnya untuk menjadi pimpinan sidang.
3. Pemberian mandat pada pasal 10 angka 2 hanya dapat dilakukan apabila Ketua Dewan Saka berhalangan hadir.
Pasal 11 Peserta Sidang
1. Sidang pendahuluan dan sidang pleno diikuti oleh seluruh peserta Musaka Wira Kartika Tahun 2014.
2. Sidang komisi diikuti oleh peserta yang mendapat pengesahan dari sidang pleno I atas usulan dari masing - masing pemimpin krida.
Pasal 12 Hak dan Kewajiban 1. Hak Suara
a) Hak suara adalah hak yang dimiliki untuk ikut diperhitungkan dalam penghitungan suara apabila dilakukan proses pengambilan keputusan dengan cara pemungutan suara.
b) Masing-masing krida hanya memiliki 1 (satu) hak suara. c) Dewan Saka Wira Kartika hanya memiliki 1 (satu) hak suara. d) Penasehat dan peninjau tidak mempunyai hak suara.
2. Hak Bicara
a) Hak Bicara adalah hak yang dimiliki untuk menyampaikan saran, usul, dan pendapat.
b) Setiap peserta Musaka Wira Kartika Tahun 2014 mempunyai hak bicara.