• Tidak ada hasil yang ditemukan

Man Withney Wilcoxon

KAJIAN PUSTAKA

5. Metode Bahsul Masa’il Dalam Aspek Pembelajaran

Metode bahsul masa‟il, metode yang mirip dengan metode problem solving, diskusi atau seminar. Metode ini dilakukan dengan cara beberapa kelompok santri membentuk halaqoh yang dipimpin oleh kiyai atau santri senior (ustad) untuk membahas suatu persoalan yang telah ditentukan sebelumnya.33 Bahsul masa‟il merupakan kata majemuk dari dua kata Bahtsu yang berarti pembahasan, dan Masa’il yang berarti masalah-masalah.34 Metode bahsul masa‟il mengacu pada pemecahan masalah dalam persoalan fiqih, materi yang jadi persoalan bervariasi dan mencakup masalah-masalah aktual. Biasanya dalam masalah-masalah aktual itu dibahas bagaimana pandangan Islam terhadap masalah-masalah tersebut.35

Bahsul masa‟il berdasarkan pada pengertian di atas maka dapat diartikan adalah kelompok diskusi atau musyawaroh yang membahas

32

Busyairi Harist, Islam NU. Hlm 70

33 Amin Muallim Transformasi Sistem Pendidikan Pesantren, Hlm 15

34 Ridwan Qoyyum Said, Rahasia Sukses Fuqoha’ , Hlm 61

tentang permasalahan-permasalahan dalam fiqih. Metode bahsul masa‟il dalam aspek pembelajaran ada kemiripan dalam pendekatan berpikir dan berbasis masalah. Dalam pendekatan ini, siswa diharapkan mampu memiliki beberapa kompetensi sebagai berikut: 36

1. Meneliti

2. Mengemukakan pendapat

3. Menerapkan pengetahuan sebelumnya 4. Memunculkan ide-ide

5. Membuat keputusan-keputusan 6. Mengorganisasi ide

7. Membuat hubungan-hubungan 8. Menghubungkan wilayah interaksi 9. Mengapresiasi kebudayaan

Titik temu bahsul masail menggunakan pendekatan berpikir dan berbasis masalah, pengertian bahsul masail dan langkah-langkah dalam penerapan bahsul masail sesuai kompetensi dalam pendekatan berfikir dan berbasis masalah yang di dalam bahsul masa‟il diawali dengan pembahasan permasalahan-permasalahan.

Metode bahsul masa‟il memiliki kemiripan dengan PBL (Problem

Based Learning) yang merupakan bagian dari pendekatan berpikir dan

berbasis masalah.37 Metode yang termasuk dalam pendekatan berfikir

36

Miftahul Huda, Model-model Pengajaran dan Pembelajaran, Isu-isu Metodis dan

Paradigmatis.(Yogyakarta: Pustaka Pelajar,Cet VI 2015), Hlm 270-271

37 http.lunahatta.blogspot.com 2012/07.titik temu model pembelajaran problem based learning dan bahsul masail. Di akses tanggal 31/08/2016. Jam 12.30.

dan berbasis masalah adalah salah satunya PBL (Problem Based

Learning). PBL (Problem Based Learning) atau disebut juga dengan

strategi pembelajaran berbasis masalah (SPBM) ialah strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan cara menghadapkan para peserta didik tersebut dengan berbagai masalah yang dihadapi dalam kehidupannya untuk di analisis dan sintesis dalam usaha mencari pemecahan atau jawaban.38

(PBL) Problem Based Learning juga dapat diartikan sebagai aktivitas pembelajaran yang menekankan kepada proses penyelesaian masalah yang di hadapi secara ilmiah.39 Dengan demikian Problem

Based Learning (PBL) dapat di asumsikan sebagai strategi

pembelajaran yang memfokuskan pada pelacakan akar masalah dan memecahkan masalah tersebut.40 Sehubungan dengan itu, nama strategi

Problem Based Learning (PBL) ini juga sering dinamakan juga dengan Problem solving Method, Reflec thingking method, dan scientific method. Istilah lain yang pada hakikatnya sama, tetapi telah

dikembangkan dalam bentuk dan cara yang berbeda beda, disebut dengan nama metode proyek, metode diskusi dengan berbagai jenisnya, dan metode eksperimen, semuanya bertitik tolak dari suatu masalah.41

38 Abuddin Nata, Perspektif Islam Tentang Strategi Pembelajran, (Jakarta: Kencana, 2009), Hlm 243

39 Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standart Proses Pendidikan,(Jakarta: Prenada Media Group,2010), Hlm 214

40 Roy Killen, Efektive Teaching Strategisi (Australia: Social Science Press, 1998), Hlm 106

41 Abuddin Nata, Perspektif Islam.... Hlm 244; Sudirman , dkk, Ilmu pendidikan,(Bandung: Remaja Karya, 1989), Hlm 146

Sintak operasional PBL bisa mencakup antara lain sebagai berikut:

1. Pertama-tama siswa disajikan suatu masalah

2. Siswa mendiskusikan masalah dalam tutorial PBL dalam sebuah kelompok kecil. Mereka mengklarifikasi fakta-fakta suatu kasus kemudian mendefinisikan sebuah masalah. Mereka membrainstorming gagasan-gasannya dengan berpijak pada pengetahuan sebelumnya. Kemudian mereka mengidentifikasi apa yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan masalah serta apa yang mereka tidak ketahui. Mereka menelaah masalah tersebut. Mereka juga mendesain suatu rencana tindakan untuk menggarap masalah.

3. Siswa terlibat dalam studi independen untuk menyelesaikan masalah diluar bimbingan guru. Hal ini bisa mencakup: perpustakaan, database, website, masyarakat, dan observasi. 4. Siswa kembali pada tutorial PBL, lalu saling sharing informasi,

melalui peer teaching atau cooperative learning atas masalah tertentu.

5. Siswa menyajikan solusi masalah

6. Siswa mereview apa yang mereka pelajari selama proses pengerjaan selama ini . Semua yang berpartisipasi dalam proses tersebut terlibat dalam review pribadi, review berpasangan, dan

review berdasarkan bimbingan guru, sekaligus melakukan refleksi atas kontribusinya terhadap proses tersebut.

Persamaan Metode bahsul masail dengan PBL (Problem Based

Learning). Secara ringkas persamaan diantara keduanya Metode Bahsul

Masail dan (PBL) Problem Based Learning adalah sebagai berikut:42 1. Didasarkan pada suatu permasalahan.

2. Terdiri dari kelompok kelompok kecil.

3. Dibawah pengawasan seorang ahli, misalnya dosen atau dalam bahsul masail adalah ustad dan kiyai yang berperan sebagai fasilitator, model pembelajaran, pelatih dan juga narasumber. 4. Pengevaluasian terhadap individu dan kelompok

Secara ringkas perbedaan diantara keduanya Metode Bahsul Masa‟il dan (PBL) Problem Based Learning adalah sebagai berikut:

1. Materi: Bahsul masail hanya pada kaitanya dengan hukum Islam. Sedangkan PBL bisa mencakup segala materi ilmu. 2. Referensi: Bahsul Masail merujuk pada kitab klasik maupun

kontemporer. Sedangkan PBL dari buku-buku pengetahuan kontemporer.

Dari apa yang dipaparkan di atas maka kedua duanya sama- sama bertujuan untuk memecahkan suatu permasalahan secara bersama-sama yang dijalankan metode yang tepat dan tidak merugikan pihak-pihak

42 http.lunahatta.blogspot.com 2012/07.titik temu model pembelajaran problem based learning dan bahsul masail. Di akses tanggal 31/08/2016. Jam 12.30.

yang lain. Serta menambah pengetahuan siswa dan meningkatkan kecakapan mereka dalam berfikir secara kritis, analitis, dan sistematis.