• Tidak ada hasil yang ditemukan

B. Deskripsi Hasil Penelitian

2) Metode dan media pembelajaran

“Untuk proses pelaksanaan kurikulum Cambridge Seperti yang saya katakan bahwa tadi masih tahap mengadopsi jadi masih masa transisi. Mengapa demikian karena untuk Cambridge sendiri baru ditetapkan atau di aplikasikan dalam beberapa mapel saja contoh matematik Cambridge science Cambridge sama Global English . nah itu baru beberapa materi saja sedangkan untuk materi-materi yang lainnya untuk kelengkapan administrasi masih belum menunjang tapi sudah bisa tapi sudah diusahakan untuk penyampaian dalam bahasa Inggris seperti itu Science, social itu sudah disampaikan dalam bentuk bahasa Inggris walaupun untuk sumber belajar itu belum drop dari Cambridge, berbeda dengan science, Math, english itu sudah ada petunjuk yang jelas buku yang jelas standar administratif yang jelas jadi masih beberapa mapel saja sedangkan yang lain baru melengkapi.” (Sumber: Wawancara dengan guru IPA kelas internasional pada tanggal 25 mei 2021)

Dari penjelasan guru program internasional diatas, bahwa Materi pokok dalam International class program yang wajib diadopsi ada empat mata pelajaran yaitu matematika Cambridge science Cambridge sama Global English

jawab, metode demonstrasi, metode eksperimen, metode resitasi atau membuat rangkuman, metode karyawisata atau (fieldtrip). Terkait metode dan media pembelajaran Manajer ICP Nurul Hidayati pada 23 Mei 2022 menjelaskan :

“Cara atau metode yang harus kita aplikasikan itu pasti berbeda karena tujuannya juga berbeda implementasinya ini kan berbeda Jadi kalau Cambridge itu tujuannya siswa untuk critical thinking ya tetapi kalau kurikulum Indonesia kurikulum 2013 itu sebetulnya memang diminta untuk critical thinking HOTS, tetapi penyampaiannya Lebih banyak ke metode ceramah yang akhirnya siswa hanya menerima informasi tetapi mereka tidak berpikir kritis seperti itu” (Sumber:

Wawancara dengan manajer program kelas internasional pada tanggal 23 mei 2021)

Sedangkan untuk media pembelajaran Nurul Hidayati memberikan keterangan:

“banyak banget media at list semua yang ada di sekolah ini yang ada semua fasilitas yang ada disekolah ini tidak pernah tidak kita pakai bahkan yang tidak ada pun juga bisa kita manfaatkan Jadi kalau misal masalah media tergantung dari guru tersebut mengimplementasikan pada suatu objek atau pada suatu materi yang dibutuhkan.” (Sumber: Wawancara dengan manajer program kelas internasional pada tanggal 23 mei 2021)

Hal serupa juga dijelaskan oleh mister ahlun Pada 25 Mei 2022. Ada banyak sekali media yang bisa digunakan dalam implementasi kurikulum integrasi disini baik itu media offline maupun online. Adapun pernyataanya adalah:

“Dalam pembelajaran untuk kurikulum Cambridge itu kita biasanya menggunakan kalau contoh saya sains ya menggunakan pet colorado untuk eksperimen fisika, kemudian ada banyak sekali platform online lab online dalam bentuk bahasa Inggris sudah banyak sekali , di samping kita juga tidak diwajibkan menggunakan itu, itu hanya sebatas opsi begitu, tapi nanti biasanya untuk media kita sharing sesama guru Cambridge jadi guru yang dulu Sudah mengajar memakai Media apa itu biasanya dishare di guru, tidak wajib melakukan hal yang sama tapi kalau yang bersangkutan ingin menambah referensi yang lain melakukan eksperimen secara online

tentunya di masa pandemi itu diperbolehkan intinya tidak mutlak itu kita tetap diberikan kebebasan tapi masih diberikan gambaran seperti apa batasan yang harus kita persiapkan.” (Sumber: Wawancara dengan guru IPA kelas internasional pada tanggal 25 mei 2021)

Adapun metode pembelajaran Ahlun Ihsan Nurrahman memberikan keterangan:

“untuk metode itu hampir sama seperti media jadi kita diberikan kebebasan karena kita menggunakan media, metode itu menyesuaikan kondisi dilapangan bila kita menemui siswa yang kreatif tinggi otomatis kita sering menggunakan lab atau eksperimen metode eksperimen tapi ketika kita Bertemu dengan siswa yang proses Pemahaman konsep nya bagus kebanyakan seperti itu dan kinestetiknya dikit. Nah Kita sesuaikan aja dan tentunya untuk pemilihan media dan metode itu menyesuaikan materi karena beberapa materi itu bisa dipraktikumkan karena ada sarana prasarana, beberapa Materi belum bisa dipraktekkan jadi menyesuaikan sarana prasarana juga.” (Sumber: Wawancara dengan guru IPA kelas internasional pada tanggal 25 mei 2021)

Fasilitas media yang dimaksud diatas secara terperinci adalah seperti LCD proyektor, Laboratorium, Studio, dan alat alat lainya seperti alat musik sebagai media pembelajaran.

Hasil pengamatan peneliti pada 22 Mei 2022 dikelas 7F mendapati, pelaksanaan pembelajaran di kelas berjalan secara aticve learning dimana siswi kelas 7F banyak terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Pendidik berperan sebagai fasilitator yaitu membantu siswa menghubungkan pengetahuan awal yang dimiliki siswa dengan pengetahuan baru yang akan mereka pelajari. Kemudian pendidik juga membantu siswa apabila siswa mengalami kesulitan dalam mengkonstruksi pengetahuannya. Agar pendidik dapat membuat siswa aktif dalam pembelajaran pendidik selalu melibatkan siswa dalam diskusi kelompok. (Sumber: Pengamatan pembelajaran di kelas internasional pada tanggal 25 mei 2021)

Berdasarkan hasil wawancara, pengamatan dan dokumentasi yang telah dilaksanakan terkait Proses pelaksanaan kurikulum integrasi di SMP Islam Al Abidin Surakarta dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1) Pembuatan RPP dan adopsi kurikulum pada kurikulum integrasi di SMP Islam Al Abidin dibuat dengan bersama –sama melalui MGMP dengan membagi tugas pada setiap guru. memadukan antara materi dari Cambridge dan K13, walaupun terpisah antara Lesson Plan dan RPP K13, jadi untuk Lesson Plan guru langsung mengambil dari website Cambridge dan RPP dari MGMP Kota. Untuk materi adopsi adaptif dimana saling melengkapi dalam materi yang disampaikan. Hasil pengamatan peneliti mendapati, pelaksanaan pembelajaran di kelas berjalan secara aticve learning dimana siswi kelas 7F banyak terlibat dalam kegiatan pembelajaran.

2) Penggunaan metode dan media pembelajaran diserahkan kepada masing -masing MGMP, beberapa metode yang digunakan metode ceramah, metode diskusi, metode tanya jawab, metode demonstrasi, metode eksperimen, metode resitasi atau membuat rangkuman, metode karyawisata atau (fieldtrip) , Adapun media yang digunakan diantaranya media hidup dan media cetak , LCD, kamus, sound system, juga disesuaikan dengan kondisi siswa.

d. Controlling Pengawasan kurikulum Integrasi di SMP Islam Al Abidin Surakarta

Pada kajian ini akan membahas lima pokok kajian, yaitu satu evaluasi , dua supervisi tiga kelebihan dan kekurangan Kurikulum integrasi , empat faktor pendukung dan penghambat dalam kurikulum integrasi, lima upaya mengatasi hambatan dalam implementasi kurikulum integrasi di SMP Islam Al Abidin