• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN A. Populasi dan sampel

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURS RUPIAH TERHADAP DOLAR AMERIKA

METODE PENELITIAN A. Populasi dan sampel

Sumber data yang akan diolah dalam penelitian ini merupakan data primer. Data primer adalah sumber data yang diperoleh secara langsung dari sumber aslinya. Data primer secara khusus dikumpulkan oleh peneliti untuk menjawab penelitian (Indriantoro dan Supomo, 2002, h.146).

1. Populasi

Populasi adalah sekelompok orang, kejadian atau segala sesuatu yang mempunyai karakteristik tertentu (Indriantoro dan Supomo,2002,

h.115). Populasi yang digunakan adalah karyawan pada PT. Inti Karya Niaga.

2. Sampel

Sampel adalah sebagian dari elemen – elemen populasi (Indriantoro dan Supomo, 2002, h.115). Teknik pengambilan sample yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode pemilihan sample nonprobabilitas yaitu metode penelitian sample tidak acak dimana elemen – elemen populasi tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sample dan menggunakan metode convenience sampling yaitu metode yang memilih sampel dari elemen populasi (orang atau kejadian) yang datanya mudah diperoleh peneliti (Indriantoro dan Supomo,2002, h.130).

Jumlah responden yang akan diteliti menggunakan rumus Slovin (Husein Umar, 2003 : 108), yaitu :

n = N 1+N(e)2 n = 60 1+ 60 (0,05) 2 = 42 n = ukuran sampel

N = ukuran populasi (jumlah seluruh karyawanPT. Inti Karya Niaga) E = kelonggaran ketidaktelitian karena

kesalahan pengambilan sampel yang dapat ditolerir sebesar 5%

B. Teknik Analisis Data 4) Koefisien Kolerasi .

Koefisien kolerasi digunakan untuk mengetahui berapa dekat atau kuatnya hubungan antara variabel bebas (X) dengan variabel terikat (Y).

5) Koefisien Determinasi

Koefisien determinasi atau Koefisien penentu (Kp) digunakan untuk menunjukan seberapa besar pengaruh antara kedua variabel yang diteliti, maka dihitung koefisien detrminasi (Kd) dengan asumsi faktor-faktor lain diluar variabel dianggap konstan/tetap (cateris paribus).

6) Uji Hipotesis

Dalam penelitian ini akan dilakukan uji hipotesis, yaitu menentukan ada tidaknya pengaruh (variabel X) sebagai variabel bebas terhadap (variabel Y) sebagai variabel tidak bebas/ tergantung.

HASIL ANALISIS DAN

PEMBAHASAN

A. Analisis Inferensial 1. Analisis Koefisien Korelasi

Untuk menentukan derajat (tingkat) pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakartaadalah dengan menentukan nilai kofisien korelasi sebagai berikut :

Tabel 1.Hasil Output SPSS Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .675a .456 .433 2.20077

a. Predictors: (Constant), KOMPENSASI Dari table 1 dapat ditentukan nilai

koefisien korelasi sebesar r = 0.675, Menunjukkan bahwa : terdapat hubungan positif kuat antara kompensasi dengan dengan motivasi kerja karyawan PT. Inti Karya Niaga Jakarta. Artinya jika kompensasi karyawan meningkat, maka akan meningkatkan motivasi kerja karyawan PT. Inti Karya Niaga dan juga sebaliknya.

2. Analisis Determinan (R Square) Untuk mengetahui pengaruh (besar kontribusi) kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta, maka dapat diketahui dengan menentukan nilai R

Square. Dari Tabel 1, nilai R Square sebesar 0, 456 atau 45,6% menunjukkan bahwa : Kenaikan/penurunan Motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta 45,6% dipengaruhi oleh kompensasi sedangkan sisanya 54,4% dipengaruhi faktor lainnya misalnya gaya kepemimpinan, disiplin dan sebagainya. 3. Pengujian Hipotesis

Pengujian ini dilakukan untuk membuktikan kebenaran hipotesis yang diajukan yaitu : Diduga terdapat pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta.Untuk menguji tersebut dapat dilakukan berdasarkan nilai signifikansi.

Jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 atau 5% maka hipotesis yang diajukan diterima atau dikatakan signifikan. Jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 atau 5% maka hipotesis yang diajukan ditolak atau dikatakan tidak signifikan.

Hasil uji analisis regresi coefficients dengan menggunakan SPSS versi 17 terlihat pada di bawah ini :

Tabel 2.Output SPSS Uji t

Model Unstandardized Coefficients Standardiz ed Coefficient s t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constan t) .995 3.369 .295 .769 KOMPE NSASI 1.027 .091 .799 11.339 .000 a. Dependent Variable: MOTIVASI

Pada tabel di atas dapat dilihat bahwa nilai t hitung sebesar 11.339 dengan nilai signifikansi sebesar 0.000. Nilai signifikansi tersebut lebih kecil daripada 0.05 hal tersebut menunjukkan bahwa : hipotesis yang diajukan yaitu : Diduga terdapat pengaruh kompensasi terhadap motivasi kinerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta diterima atau dikatakan terdapat pengaruh yang signifikan kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta.

D. Interprestasi Penelitian

Dari hasil penelitian pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta,didapatkan hasil sebagi berikut : 1. Hasil perhitungan koefisien korelasi

diperoleh sebesar r = 0,675 menunjukkan bahwa : terdapat

dengan motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta. Artinya apabila kompensasi ditingkatkan, maka motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta juga akan meningkat atau sebaliknya. 2. Hasil perhitungan Square sebesar

0,456 atau 45,6% menunjukkan bahwa : Peningkatan motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta 45,6% merupakan kontribusi dari kompensasi sedangkan sisanya 54,4% dari factor lingkungan kerja, kepemimpinan, lingkungan kerja dan sebagainya.

3. Nilai t hitung sebesar 11.339 dengan nilai signifikansi sebesar 0.000. Nilai signifikansi tersebut lebih kecil daripada 0.05 hal tersebut menunjukkan bahwa : hipotesis yang diajukan diterima atau dikatakan terdapat pengaruh kompensasi

terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

1) Terdapat hubungan positif kuat antara kompensasi dengan motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta. Artinya apabila kompensasi ditingkatkan, maka motivasi kerjakaryawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta juga akan meningkat atau sebaliknya. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi r = 0,675 2) Terdapat pengaruh signifikan

antara kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. Inti Karya Niaga Jakarta. Hal tersebut ditunjukkan dari nilai koefisien determinasi R square sebesar 0,456 (45,6%), yang artinya motivasi kerja karyawan PT. Inti Karya Niaga 45,6% dipengaruhi (merupakan kontribusi) factor kompensasi sedangngkan sisanya 54,4% dari factor lingkungan kerja, kepemimpinan, budaya organisasi dan sebagainya.

B. Saran

1) Pimpinan perusahaan hendaknya mencari metode agar dapat meningkatkan motivasi kerja karyawannya;

2) Perlu ada upaya-upaya untuk meningkatkan kompensai karena terbukti secara signifikan dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan;

3) Perlu adanya penghargaan bagi karyawa yang memiliki kinerja tinggi agar termotivasi untuk berprestasi. Begitu juga sebalik-nya perlu adasebalik-nya hukuman (punishment) bagi karyawan yang kinerjanya rendah sehingga akan termotivasi untuk mening-katkan kinerjanya.

D

DAAFFTTAARRPPUUSSTTAAKKAA

A.A. Anwar Prabu Mangkunegara (2000), Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit PT. Remaja Rosdakarya, Bandung

Anwar Prabu Mangkunegara, 2002, Manajemen Sumber Daya Manusia Sekolah, Remaja Rosdakarya, Bandung

Alwi, Syafaruddin, 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia Strategi Keunggulan Kompetitif, BPFE, Yogyakarta.

Bambang Wahyudi, 2002, “Manajemen Sumber Daya Manusia”,Sulita, bandung

Bernardin, H. John and Russel, E.A., 1993. Human resource Management, An Experiential Approach. Mc. Graw Hill International Edition, Singapore:Mac Graw Hill Book Co.

Casio, Wayne F. (1992). Managing Human Resources: Productivity, Quality of Work Life, Profit. Singapore: McGraw-Hill International Editors

Dessler, Gary, 2001, Manajemen Personalia, edisi ketiga, Terjemahan, Erlangga, Jakarta. Gomes, Faustino Cardoso. 2000.

Manajemen Sumber Daya

Manusia. Edisi Pertama. Cetakan Kedua. Yogyakarta: Andi Offset. Hasibuan, Malayu SP, 2001. Manajemen

Sumber Daya Manusia, Bumi Aksara, Jakarta.

Heidjarachman Ranupandojo dan Suad Husnan, 2002, Teori dan Konsep Manajemen, Yogyakarta: BPFE. Mathis, L., Robert dan Jackson, H., John.

2001. Manajemen Sumber Daya. Edisi 9. Penerbit: Salemba Empat, Jakarta.

Nasution, Harmein, 2000. Proses Pengelolaan Sumber Daya Manusia.Cetakan Pertama. Medan:USU Press.

Robbbins dan Judge. 2007. Perilaku Organisasi, Buku 1 dan 2. Jakarta : Salemba Empat

Sastrohadiwiryo, Siswanto, 2003. Manajemen Tenaga Kerja Indonesia, Edisi Pertama, Cetakan Pertama Bumi Aksara, Jakarta. Siagian, T., 2001. Teori Motivasi dan

Aplikasi, PT Prima Aksara., Jakarta.

Sopiah. 2008. Perilaku Organisasi. Yogyakarta : Andi

Tua, Marihot E. H. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN