BAB III
METODE PENELITIAN A. Waktu dan Lokasi Penelitian
Waktu penelitian di laksanakan dari bulan Desember 2015 sampai bulan Januari 2016. Lokasi penelitian ini dilakukan dan difokuskan di Dinas Pertambangan Mineral dan Energi di Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperoleh data tentang pengawasan pemerintah terhadap pertambangan Golongan C di Kabupaten Gowa. Alasan penentuan lokasi penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa jauh pemerintah daerah mengawasi peningkatan produksi dan hasil dari pendapatan asli daerah melalui usaha pengelolaan pertambangan Golongan C.
B. Jenis dan Tipe Penelitian
Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh
kebenaran pengetahuan yang bersifat ilmiah, melalui prosedur yang telah ditetapkan. Dalam penelitian ini ada 2 sumber data yang dipergunakan yaitu data primer dari hasil wawancara langsung dengan informan, dan data sekunder dari bahan-bahan seperti dokumen-dokumen serta laporan-laporan kepustakaan.
Tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yakni penelitian yang meliputi proses pengumpulan data dan penjelasan data secara kualitatif. Peneliti berusaha menggambarkan tentang pengawasan pemerintah terhadap pertambangan rMineral Bukan Logam dan Batuan di Kabupaten Gowa secara jelas dan
29
menyeluruh terhadap suatu gejala yang terjadi berdasarkan data yang diperoleh di lapangan.
C. Sumber Data
Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas dua yaitu:
1. Data Primer
Data primer adalah data yang di peroleh langsung dari informan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi tentang Pengawasan Pemerintah Terhadap Pertambangan Golongan C di Kabupaten Gowa.
2. Data Sekunder
Data sekunder yaitu data yang di peroleh secara tidak langsung kepada obyek penelitian yang dapat berupa dokumen, buku, catatan-catatan, laporan, arsip, terutama yang berkaitan dengan permasalahan penelitian.
D. Informan Penelitian
Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat, lembaga pemerintah yang ikut serta dalam pengawasan pemerintah terhadap pertambangan Golongan C di Kabupaten Gowa, yang menjadi informan yang akan di wawancari dalam penelitian ini yaitu:
30
No. Nama Inisial Jabatan Keterangan 1. Syafruddin
Ardan, SE
SA Kepala Dinas Pertambangan dan Energi
1 Orang Ir. Miriantrisno MR KABID Pertambangan
Umum
1 Orang 3. Ir. Marlina ML KASI Pengusahaan
Pertambangan Umum 1 Orang 4. 5. Muh.Bair Coggo dg rapi MB CR Pengusaha Tambang Pengusaha Tambang 2 Orang
6. Dedi muliadi DM Masyarakat 1 Orang
Jumlah 6 Orang
E.Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian ini adalah mendapatkan data. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Observasi adalah data yang dikumpulkan oleh peneliti secara pribadi dengan turun kelapangan, mengadakan pengamatan langsung kelapangan, yaitu lokasi yang akan diteliti mengenai pengawasan pemerintah terhadap usaha pertambangan Golongan C di Kabupaten Gowa, serta berusaha sendiri mengumpulkan informasi melalui observasi dan wawancara mendalam. Adapun yang menjadi informan adalah pemerintah dan masyarakat.
31
2. Wawancara adalah teknik pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan langsung melalui tanya jawab yang dilakukan dengan beberapa
informan untuk mendapat informasi tentang pengawasan pemerintah terhadap pertambangan Golongan C di Kabupaten Gowa, yang akan di wawancarai pada penelitian ini adalah pemerintah dan masyarakat.
3. Dokumentasi adalah setiap bahan yang tertulis atau film baik yang dipersiapkan untuk peneliti, pengujian suatu peristiwa. Maupun yang tidak dipersiapkan untuk penelitian. Dokumen sebagai sumber data dapat dimanfaatkan untuk menganalisa, menafsirkan bahkan untuk meramalkan seperti peta, foto, dan gambar-gambar yang relevan dengan tujuan digunakan penelitian ini untuk mengumpulkan data-data dari pemerintah maupun masyarakat tentang hasil yang di timbulkan dalam Pengawasan Pemerintah Terhadap Pertambangan Golongan C di Kabupaten Gowa.
F. Teknik Analisis Data
Teknik analisis data adalah langkah selanjutnya untuk mengelola data
di mana data yang di peroleh, di kerjakan dan dimanfaatkan sedemikian rupa untuk menyimpulkan persoalan yang di ajukan dalam menyusun hasil penelitian, dalam model ini terdapat 3 (tiga) komponen pokok. Menurut Miles dan Huberman (2012:92-99) ketiga komponen tersebut yaitu:
1. Data Reduction (Reduksi Data)
Data yang di peroleh dilapangan jumlahnya cukup banyak, untuk itu perlu di catat secara teliti dan rinci, seperti telah dikemukakan makin lama peneliti
32
di lapangan maka jumlah data yang akan makin banyak, kompleks dan rumit, untuk itu perlu segera di lakukan analisis data melalui reduks data, mereduksi data bisa merangkum, memilih hal-hal yang pokok memfokuskan pada hal-hal yang penting dicari tema dan polanya dan membuang yang tidak perlu.
2.Data Display (Penyajian Data)
Dalam penelitian kualitatif, penyajian data bisa dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori dan sejeninya.
3. Conclusion Drawing/Verivication (Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi) Penarikan kesimpulan dan verifikasi, kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya, proses untuk mendapatkan bukti-bukti inilah yang disebut verifikasi data. Tetapi apabila data kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal didukung oleh bukti-bukti yang kuat dalam artian konsisten dengan kondisi yang ditemukan saat peneliti kembali kelapangan maka kesimpulan yang diperoleh merupakan kesimpuylan yang ktedibel.
G. Keabsahan Data
Keabsahan data pada penelitian ini dilakukan triangulasi yang berarti usaha mengecek kebenaran data atau informasi yang diperoleh peneliti dari berbagai sudut pandang yang berbeda dengan berbagai sumber , berbagai
33
cara, dan berbagai waktu. Menurut Sugiyono (2012), membedakan tiga macam triangulasi yaitu :
1. Triangulasi dengan Sumber
Triangulasi dengan sumber yaitu untuk mengkaji kredibilitas data yang dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber suatu informasi. Data yang telah dianalisis oleh peneliti tersebut menghasilkan suatu kesimpulan.
3. Triangulasi dengan Teknik
Triangulasi dengan teknik yaitu unutk mengkaji kredibilitas data yang dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber data yang sama dengan teknik berbeda. Misalnya data diperoleh dari dengan wawancara, lalu dicek dengan dokumentasi.
4. Triangulasi dengan Waktu
Triangulasi dengan waktu yaitu menguji kredibilitas data yang dillakukan dengan cara mengecek data dengan teknik wawancara dipagi hari pada saat narasumber masih segar, dan pada saat sore hari saat narasumber sudah merasa jauh dan dipenuhi oleh banyak masalalah. Bila hasil uji menghasilkan data yang berbeda, maka dilakukan serta berulang-ulang sehingga sampai ditemukan kepastian datanya.
BAB IV