• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

3.3 Metode Penelitian dan Desain Peneltian .1 Metode Penelitian

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Tindakan tersebut diberikan oleh guru atau dengan arahan dari guru yang dilakukan oleh siswa (Suyadi, 2011: 18). Menurut Arikunto dkk (2014: 3), penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Selanjutnya Arikunto dkk (2014: 2) menyatakan bahwa ada hal yang sangat perlu dipahami bahwa penelitian tindakan kelas bukan sekedar mengajar seperti biasanya, tetapi harus mengandung satu pengertian, bahwa tindakan kelas yang dilakukan didasarkan atas upaya meningkatkan hasil, yaitu lebih baik dari sebelumnya.

44 3.3.2 Desain Penelitian

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu: sumber belajar yang dimiliki setiap siswa berbeda-beda menimbulkan kesalahan konsep pada siswa untuk memahami pelajaran, siswa tidak memiliki rasa ingin tahu untuk mencari materi yang akan dipelajari, sumber belajar yang monoton sehingga siswa lebih mudah bosan dan cukup sulit memahami materi, dan juga siswa kurang aktif selama proses pembelajaran dan siswa sangat mudah melupakan materi yang telah diajarkan. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus, siklus pertama dengan materi KD 3.7 sistem peredaran darah yang akan dilakukan dengan empat kali pertemuan.

Tahap berikutnya yaitu analisis data yang diambil dari nilai PPK yang diperoleh dari kuis tertulis (QT), pekerjaan rumah (PR) dalam bentuk mind map, dan ujian blok (UB). Penilaian juga diambil dari nilai KI yang diperoleh dari nilai portofolio (LKPD praktikum dan proses praktikum), dan nilai unjuk kerja (diskusi dan presentasi). Dalam proses PTK ini adakan dilakukan perencanaan, pelaksanaan, observasi, analisis data, dan refleksi.

Apabila pada siklus I permasalahan belum terselesaikan dalam artian hasil belajar siswa masih dibawah ketuntasan kriteria minimal (KKM), maka akan dilanjutkan dengan siklus II dengan materi Kompetensi Dasar (KD) 3.8 Sistem Pernapasan pada Manusia. Siklus II ini akan dilakukan sebanyak empat kali pertemuan dengan proses tahapan yang sama dengan siklus I. Pada siklus II juga analisis data akan diambil dari nilai PPK yang diperoleh dari kuis tertulis (QT), pekerjaan rumah (PR) dalam bentuk poster, dan ujian blok (UB). Penilaian juga diambil dari nilai KI yang diperoleh dari nilai portofolio (LKPD praktikum dan proses praktikum), dan nilai unjuk kerja (diskusi dan presentasi). Desain penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1 berikut:

45

Pembelajaran IPA di kelas VIII SMP 20 Pekanbaru Tahun AJaran 2017/2018

Permasalahan :

1) Sumber belajar yang dimiliki setiap siswa berbeda-beda menimbulkan kesalahan konsep pada siswa untuk memahami siswa lebih mudah bosan dan cukup sulit dalam memahami materi.

4) Siswa kurang aktif selama proses pembelajaran dan siswa sangat mudah melupakan materi yang telah diajarkan.

Hal ini ditandai dengan masih banyak Pekanbaru dengan Menggunakan Media Kliping (Elfis dalam Ika, 2017)

Siklus Selanjutnya

46 3.4 Prosedur Penelitian

Prosedur pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

3.4.1 Tahap Persiapan

Dalam tahap persiapan ini peneliti menysusun perencanaan sebagai berikut:

1) Menetapkan kelas penelitian yaitu kelas VIII1 SMPN 20 Pekanbaru Tahun Ajaran 2017/2018

2) Menetapkan jumlah siklus yaitu dua siklus yang terdiri dari siklus I 4 kali pertemuan siklus kedua 4 kali pertemuan

3) Menetapkan SK, KD, dan materi pembelajaran.

4) Membagi siswa dalam beberapa kelompok yang heterogen 5) Menyiapkan perangkat pembelajaran guru

6) Menentukan pengambilan nilai hasil belajar siswa dan skor yang diambil dari kegiatan ujian blok

7) Melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media kliping.

3.4.2 Tahap Pelaksanaan

Tabel 1. Kegiatan Pelaksanaan Proses Mengajar:

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu Pendahuluan  Memberi salam, berdoa dan mengecek kehadiran siswa.

 Apersepsi.

Guru memberikan apersepsi.

 Motivasi

Guru memberikan motivasi kepada siswa.

 Manfaat pembelajaran

Guru menjelaskan apa saja manfaat dari pembelajaran yang akan dilaksanakan.

 Cakupan Pembelajaran

Guru membimbing siswa memahami untuk memahami tentang cakupan materi yang akan dipelajari dan sekaligus membagikan kliping kepada siswa.

10 Menit

Kegiatan Inti  Mengamati

Siswa secara berkelompok melakukan pengamatan sesuai kegiatan KBM yang akan berlangsung.

 Menanya

Siswa diarahkan untuk menanyakan apa yang mereka tidak pahami dari pengamatan mereka.

 Mengumpulkan data

Siswa mencatat hasil pengamatan dengan memakai sumber kliping yang telah dibagikan dan buku paket tentang apa

60 Menit

47

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu yang belum dipahami dari hasil pengamatan yang

dilakukan

 Mengolah data.

Siswa berdiskusi dengan teman kelompoknya tentang LKPD yang telah diberikan dan tetang apa yang mereka belum pahami untuk dipersentasikan.

 Mengkomunikasikan.

Beberapa kelompok yang telah dipilih untuk mempersentasikan hasil pengamatan kelompok, dan kelompok lain menanggapinya.

Penutup  Siswa mengumpukan LKPD

 Siswa menyelesaikan soal kuis yang telah dibagikan

 Simpulan

Guru dan siswa menyimpulkan bersama tentang materi yang telah dipelajari selama kegiatan belajar mengajar.

 Refleksi.

Guru menanyakan bagian mana dari pembelajaran yang menyenangkan dan bagian mana yang belum dipahami.

 Guru bersama peserta didik menutup pembelajaran dengan do’a dan salam

10 Menit

Sumber : Sekolah SMPN 20 Pekanbaru

3.4.3 Analisis

Observasi dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan menggunakan format observasi yang telah disiapkan. Dalam tahap ini dilakukan observasi terhadaap proses pembelajaran untuk mengetahui seluruh aktivitas siswa dan guru dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan pembelajaran tentang kendala dan kekurangan saat proses pembelajaran berlangsung. Observasi dilakukan oleh teman sejawat yang terdiri atas guru yang bertugas mengobservasi keadaan siswa dan guru yang bertugas untuk melihat tindakan guru dalam pembelajaran dalam memakai media pendidikan berupa kliping.

3.4.4 Refleksi

Kegiatan pada tahap ini adalah hasil observasi dan evaluasi dikumpulkan kemudian dianalisis, apakah kondisi pembelajaran telah memenuhi target atau belum. Jika belum maka tentu harus diadakan perbaikan baik pada sistem pembelajaran media yang digunakan ataupun rencana pelaksanaan

48 pembelajarannya ini harus berdasarkan hasil observasi sebelumnya, untuk kemudian diuji kembali dalam siklus berikutnya.

3.4.5 Tahap Evaluasi Belajar

Evaluasi pembelajaran dilakukan pada ujian blok diakhir KD, dengan instrumen tes. Soal berupa 20 soal pilihan berganda, dan 4 soal essay, pada siklus II, soal berupa 20 soal pilihan berganda, dan 5 soal essay.

3.4.6 Perencanaan Tindakan Lanjutan

Apabila hasilnya belum memuaskan, maka dilakukan tindakan perbaikan untuk mengatasinya. Dengan kata lain, apabila masalah yang diteliti belum tuntas, maka PTK harus dilanjutkan pada siklus II dengan langkah yang sama pada siklus I dan demikian seterusnya.