• Tidak ada hasil yang ditemukan

a. Jenis dan Sifat Penelitian

Dilihat dari jenisnya, penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, karena datanya adalah kuantitatif. Penelitian ini juga bersifat deskriptif, yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk mengeksplorasi dan mengklasifikasikan suatu fenomena atau kenyataan sosial, dengan jalan mendeskriptifkan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti.14Serta digabungkan dengan tipe pendekatan studi kasus, yaitu suatu metode yang akan melibatkan kita dalam penyelidikan yang lebih mendalam dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap tingkah

13

Yusuf qardawi, Peran Nilai dan Moral Dalam Perekonomian Islam, (Jakarta: Robbani Press, 2001), h. 144.

14

Syamsir Salam,Ms dan Jaenal Aripin, Metodologi Penelitian Sosial ( Jakarta: UIN Jakarta Press, 2006), h. 14.

17

laku seorang individu. 15 Walaupun demikian penelitian ini tidak sepenuhnya mengadopsi nilai-nilai yang terkandung dalam metode penelitian kuantitatif saja, tetapi juga menggunakan metode kualitatif sebagai alat untuk menerjemahkan diskripsi dan data-data yang diperoleh. Dengan kata lain penelitian ini mengkombinasikan antara metode kuantitatif dan kualitatif.

2. Objek Penelitian

Pada penelitian ini yang menjadi objeknya adalah mahasiswa yang yang menerima beasiswa dari Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

3. Jenis Sumber Data

Dalam penulisan penelitian ini, penulis menggunakan data primer dan sekunder. Data primer adalah yang langsung diperoleh dari sumber data pertama di lokasi penenilitan. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber kedua atau sumber sekunder dari data yang kita butuhkan.16

Dengan demikian yang dimaksud sebagai sumber primer pada penelitian ini adalah mahasiswa sebagai responden, yaitu mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menerima beasiswa dari Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sedangkan data

15

Consuelo G. Sevilla, dkk, Pengantar Metode Penelitian (Jakarta: UI-Press, 1993) , h. 198.

16

18

sekunder sebagaimana dimaksud didapatkan dari dokumen-dokumen terkait masalah beasiswa, konsumsi, kebutuhan, dan kepedulian sosial seperti buku-buku, majalah, dan sebagainya.

4. Populasi dan Sampel a. Populasi

Karena penelitian ini berkaitan dengan mahasiswa, maka populasi yang diambil adalah seluruh mahasiswa penerima beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu dari Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang terdiri dari:

1. Beasiswa BKM : 771 orang

2. Beasiswa SUPERSEMAR : 6 orang 3. Beasiswa DIPA : 888 orang

Dengan demikian total penerima beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu dari Fakultas Syariah dan Hukum adalah 1665 orang. Namun mengingat kemungkinan beberapa mahasiswa penerima beasiswa tersebut telah lulus, maka pada penelitian ini penulis hanya mengambil populasi dari mahasiswa angkatan 2006 hingga 2008 program reguler saja. Setelah dikurangi mereka yang bernama ganda (mendapatkan lebih dari satu beasiswa), maka jumlah populasinya menjadi 835 orang.

b. Sampel

Permasalahan yang diangkat berkaitan dengan pola konsumsi mahasiswa penerima beasiswa fakultas syariah dan hukum UIN Syarif

19

Hidayatullah Jakarta, maka peneliti akan mengambil sampel dari data mahasiswa penerima beasiswa tersebut sebesar dengan rumus:17

2 1 Ne N n + = n = ukuran sampel N = ukuran populasi

e = nilai kritis (batas ketelitian) yang diingin (persen kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel populasi )

2 ) 05 , 0 ( 835 1 835 + = n ) 0025 , 0 ( 835 1 835 + = n 09 , 2 1 835 + = n n = 270

Dengan demikian karena sampel yang didapat adalah 270 orang yang diambil dengan teknik penarikan Simple Random Sampling. Simple random sampling merupakan salah satu metode penarikan sampel probabilitas dilakukan dengan cara acak sederhana dan setiap responden memiliki kemungkinan yang sama untuk terpilih sebagai responden. 18

17

Sevilla, Pengantar Metode Penelitian, h. 161.

18

Muhammad Teguh, Metodologi Penelitian Ekonomi: Teori dan Aplikasi (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2005), h. 160.

20

Dalam metode ini, unit sampling dan kerangka sampling adalah juga merupakan unsur sampling. Dengan kata lain perkataan anggota populasi merupakan unsur sampling.

Secara umum penelitian ini memakai pendekatan statistic inferensial non parametric, artinya apa yang terjadi pada sampel akan digeneralisasikan kepada populasi dan memakai skala ordinal.

Penarikan sampel dengan menggunakan simple random sampling

ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya:

• Cara undian

Cara ini dipergunakan apabila anggota populasi sedikit. Tahap awal dari cara ini adalah menentukan terlebih dahulu jumlah sampel yang akan diambil.

• Cara ordinal

Cara ini diselenggarakan dengan mereka-mereka yang akan ditugaskan ke dalam sampel dari atas ke bawah dengan jalan misalnya mengambil mereka yang bernomor ganjil atau genap, yang bernomor kelipatan angka tiga, kelipatan angka lima, dan sebagainya. 19

19

21

• Cara undian dengan pengembalian

Merupakan modifikasi dari cara undian. Pada cara ini kertas gulungan yang sudah diambil sebagai sampel digulung kembali dan dimasukkan ke dalam kotak undian. Kotak undian digoyang-goyang supaya antar gulungan yang ada tercampur baur. Untuk selanjutnya gulungan kertas yang kedua diambil dan dibuka untuk dicatat nomornya sebagai sampel kedua. Begitu seterusnya sehingga banyaknya jumlah sampel yang diinginkan terpenuhi.

• Cara random

Cara ini dilakukan apabila jumlah anggota populasi cukup banyak.20 5. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah observasi (pengamatan), kuesioner (angket), dan studi dokumentasi.

Penulis menggunakan teknik observasi karena dianggap sebagai asumsi awal untuk memunculkan hipotesa sehingga dapat merangsang pemikiran dan analisis terhadap hipotesa tersebut. Adapun pengamatan yang akan dilakukan adalah pengamatan tidak terstruktur, yaitu pengamatan yang fleksibel dan terbuka.21. Selanjutnya penulis menggunakan kuesioner atau angket untuk mengetahui fakta yang

20

Sukandarrumidi, Metode Penelitian: Petunjuk Praktis Untuk Peneliti Pemula (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2004), h. 57.

21

22

sebenarnya terjadi atas pola konsumsi mahasiswa penerima beasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Angket adalah sejumlah pertanyaan yang digunakan untuk memperoleh data dari responden, dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal lain yang lain yang diketahuinya.22 Dengan cara mengajukan daftar pertanyaan berupa kuesioner, pada setiap pertanyaan telah disediakan jawaban untuk memilih.

Penyebaran angket dilakukan dengan cara menyebarkan skala yang berisi pernyataan, skala adalah ukuran gabungan untuk suatu variabel. Adapun skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Likert, dimana pernyataan menyatakan dua kutub sikap, dari yang paling positif sampai yang paling negatif. Skala ini disusun berdasarkan indikator – indikator variabel yang merupakan ciri-ciri perilaku yang hendak diteliti.

Format respon yang diberikan dengan menggunakan skala model Likert dengan 5 alternatuf pilihan jawaban, yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Ragu(R), Tidak Setuju (TS), Sangat Tidak Setuju (STS).

Tabel1.1 Jawaban Bobot Sangat setuju 5 Setuju 4 22

23

Ragu 3

Tidak setuju 2

Sangat tidak setuju 1

Tabel diatas ditujukan untuk penilaian dari pertanyaan positif, dan untuk pertanyaan yang bentuknya positif, namun bersifat negatif maka penilaiannya yaitu: Tabel 1.2 Jawaban Bobot Sangat setuju 1 Setuju 2 Ragu 3 Tidak setuju 4

Sangat tidak setuju 5

Adapun studi dokumentasi digunakan untuk memudahkan penulis dalam mencari teori-teori yang berkenaan dengan konsumsi, pola konsumsi , kebutuhan, jaminan sosial atau hal-hal lain yang berhubungan dengan masalah yang sedang diteliti.

24

6. Teknik Analisa Data

a. Teknik Uji Instrumen Penelitian

Dalam penelitian ini, alat ukur yang digunakan untuk memperoleh data adalah kuisioner. Untuk menguji apakah tiap butir pertanyaan yang disebar melalui kuisioner itu adalah valid dan reliable, maka perlu dilakukan uji validitas dan reliabilitas.

Validitas adalah ukuran yang benar-benar mengukur apa yang akan diukur.23 Dalam penelitian ini teknik uji Validitas menggunakan ‘product moment’ dengan menghitung korelasi antar masing-masing pernyataan dengan skor total, yang rumusnya seperti berikut:24

Keterangan rumus

r = koefisien korelasi product moment

∑xy = Jumlah hasil dari perkalian skor x dan skor y

∑x = Jumlah nilai tiap butir

∑y = Jumlah nilai skor total N = Jumlah subjek penelitian

23

Masri Singarimbun dan Sofian Effendi, Metode Penelitian Survai, (Jakarta: LP3ES, 1995), h. 124

24

25

Untuk mengetahui apakah tiap-tiap butir dari pertanyaan yang diberikan dinilai valid atau tidak dilakukan dengan membandingkan r hitung dengan r tabel. Jika r hitung > r table, maka pertanyaan tersebut dinilai valid. Untuk menguji validitas dan reliabelitas ini, penulis menarik 30 sampel. Penarikan sampel sebanyak 30 orang ini adalah jumlah sampel minimal agar distribusi skor ( nilai) lebih mendekati kurva normal. Asumsi kurva normal ini sangat diperlukan di dalam perhitungan statistik.

Dengan demikian untuk sampel 30, maka didapat degree of freedom (df) sebesar n-2 = 28 sampel. Jadi, besarnya r tabel untuk 30 sampel pada

error 5% adalah 0.36125. Artinya, jika r hitung > 0.361, maka butir-butir pertanyaan tersebut dinilai valid.

Setelah uji validitas, selanjutnya diberlakukan uji reabilitas yaitu indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Pada penelitian ini, pengujian reliabilitas dilakukan dengan menggunakan rumus alpha cronbach perhitungan statistik menggunakan alat bantu SPSS. Rumus alpha cronbach yang digunakan adalah:

Keterangan rumus:

r = Koefisien instumen reabilitas

25

Agus Irianto, Statistik: Konsep Dasar & Aplikasinya (Jakarta: Prenada Media, 2004), h. 291.

26

k = banyaknya butir pertanyaan atau soal = total varians butir

= total varians

Adapun tingkat reliabilitas suatu rangkaian pertanyaan dari hasil pengujian tersebut adalah sebagai berikut:26

Tabel 1.3 <0.2 Tidak reliabel 0.2-0.39 Kurang reliable 0.4-0.69 Cukup reliable 0.7-0.89 Reliabel >0.9 Sangat reliabel b. Analisa data

Semua data yang didapat dari hasil pengamatan, kuesioner/ wawancara, dan studi dokumentasi terlebih dahulu diedit. Tujuannya adalah untuk menghindari kesalahan atau data-data ganda. Proses ini sagat penting dilakukan mengingat data yang diperoleh merupakan pijakan dalam penarikan kesimpulan nantinya.

Setelah itu penulis akan melakukan tabulasi data. Caranya adalah dengan menggolongkan data-data sesuai dengan permasalahannya dan

26

Ety rochaety, dkk, Metodologi Penelitian Bisnis Dengan Aplikasi SPSS (Jakarta :Mitra Wacana Media, 2007), h.55.

27

melihat persentase data tersebut terhadap permasalahan. Rumus yang digunakan adalah:27 % 100 x N F P = Dimana: P = Angka Persentase

F = Frekuensi Yang Sedang Dicari Persentasenya

N = Jumlah Frekuensi

Besarnya persentase dari rumus diatas dapat disimpulkan dan dijelaskan dengan beberapa criteria sebagai berikut:28

100% = Seluruhnya

82-99% = Hampir seluruh

67-81% = Sebagian besar

51-66% = Lebih dari setengah

50% = Setengah

34%-49% = Hampir setengah 18%-33% = Sebagian kecil 1-17% = Sedikit sekali

Selanjutnya analisa data pada penelitian ini menggabungkan kualitatif dan kuantitatif. Hal ini dilakukan karena data-data kuantitatif

27 M. Iqbal Hasan, Pokok-Pokok Materi Statistic I: Statistic Deskriptif, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2005), h. 18.

28

28

yang didapat dipandang perlu untuk dianalisa dan diterjemahkan secara kualitatif.

Artinya, dari persentase tersebut dapat diketahui gambaran tentang kondisi ekonomi keluarga dan pola konsumsi mahasiswa penerima beasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum. Selanjutnya dengan membandingkan antar faktor penentu kondisi ekonomi mereka, penulis akan menganalisis apakah mereka sebenarnya layak atau tidak untuk menerima beasiswa dari fakultas syariah dan hukum.

Analisis data akan dilakukan dengan bantuan SPSS, dengan pengolahan data statistik deskriptif, yaitu frequencies. Penggunaan frequencies ini hanya untuk mengetahui besarnya presentase jawaban responden untuk menilai kemampuan ekonomi mahasiswa penerima beasiswa Fakultas Syariah dan Hukum.

8. Metode Penulisan

Adapun metode penulisan dalam penulisan penelitian ini merujuk pada buku "Pedoman Penulisan Skripsi" Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2007.

Dokumen terkait