• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jenis Penelitian ini adalah penelitian hukum16, dengan mengambil bentuk penelitian hukum non-doktrinal, yaitu penelitian berupa studi empiris untuk menemukan teori-teori mengenai proses terjadinya dan mengenai proses berkerjanya hukum di dalam masyarakat.17Untuk

15 Nur Fatoni, Analisis Normatif-Filosofis Fatwa Dewan Syari‟ah Nasional Majelis Ulama‟ Indonesia (DSN-MUI) Tentang Transaksi Jual-Beli Pada Bank Syari‟ah, Jurnal Al-Ahkam Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Vol 25, No. 2, Oktober2015

16 Joko Subgyo, Metodologi Penelitian Dalam Teori dan Praktek, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 1994), hlm 2.

17

Bambang Sunggono, Metodologi Penelitian Hukum,( Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2003), hlm.42

mengetahui tinjauan hukum Islam tentang tradisi urup di Desa Tuko, Kecamata Pulokulon, Kabupaten Grobogan.

Jenis penelitian yang dimaksud penulis adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena tentang peristiwa yang terjadi di masyarakat. Sehingga dalam mengumpulkan data-datanya menggunakan metode pengumpulan data observasi lapangan dan wawancara.18

2. Sumber dan Jenis Data

Sumber data penelitian kualitatif adalah sumber data yang berbentuk kata-kata, kalimat- kalimat, narasi-narasi. Data ini berhubungan dengan kategorisasi, karakteristik berwujud pertanyaan atau berupa kata-kata. Data kualitatif bersifat subjektif, sebab data itu ditafsirkan lain orang yang berbeda.19

Dalam penelitian ini sumber data terdiri dari dua bagian yaitu sumber data primer dan data sekunder.

1) Sumber data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan langsung dari

18Tim Penyusun Fakultas Syariah IAIN Walisongo, Pedoman Penulisan Skripsi Fakultas Syariah (Semarang, 2011), hlm 11.

19

Rachmat Krisyantono, Teknik Praktis Riset Komunikasi, (Jakarta: Kencana, 2010), hlm 37

lapangan oleh orang yang melakukan penelitian atau yang bersangkutan yang memerlukan. Data primer dari penelitian ini adalah berupa data mengenai pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada kepala Desa Tuko atau masyarakat yang melakukan tradisi

urup di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon,

Kabupaten Grobogan.

2) Sumber data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang-orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan segala data tertulis yang berhubungan dengan tema yang bersangkutan. Baik itu dari buku, jurnal, surat kabar, atau literature lain yang ada hubungannya dengan tema yang penulis teliti. Dalam sumber data sekunder ini dibagi oleh peneliti akan membagi menjadi tiga yaitu: a. Bahan hukum primer adalah bahan hukum

yang sifatnya mengikat dan mutlak. Seperti Al-Quran dan hadits yang berikatan dengan tradisi yang ada dimasyarakat. Penggunaan bahan hukum

primer untuk memecahkan isu hukum yang sedang dihadapi yang mana nantinya akan digunakan sebagai sumber penelitian hukum.

b. Bahan hukum sekunder adalah bahan hukum yang memberikan penjelasan mengenai sumber hukum primer. Seperti doktrin, jurnal, maupun karya ilmiah yang berkaitan dengan tradisi. Untuk memahami bahan hukum primer maka peneliti harus membaca terlebih dahulu bahan-bahan hukum sekunder yang mengulas bahan-bahan hukum primer yang akan dijadikan sumber penelitian. Bahan hukum sekunder digunakan untuk memperoleh latar belakang atau pemahaman yang menyeluruh mengenai bidang hukum tertentu.

c. Bahan hukum tersier (non hukum) adalah bahan yang relevan. Bahan hukum tersier memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer dan bahan bukum sekunder.

Seperti ensiklopedia ataupun kamus.20 Penggunanan bahan non hukum hanya sekedar untuk memperkuat argumentasi peneliti mengenai isu hukum yang diketengahkan.21

3. Teknik Pengumpulan Data a. Wawancara (Interview)

Wawancara merupakan kegiatan antara dua orang dimana seseorang yang satu sebagai penggali informasi dan seseorang lainnya sebagai pemberi informasi.22Peneliti melakukan wawancara terstruktur pada masyarakat yang melaksanakan tradisi urup di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. Peneliti akan lebih mudah menggali informasi dan mengetahui hal-hal yang bersangkutan tentang faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi masyarakat melakukan tradisi urup yang dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten

20Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum (Jakarta: UI Press, 1986), hlm 52.

21Dyah Ochtorina Susanti dan A’an Efendi, Penelitian Hukum, ( Jakarta: Sinar Grafika, 2014), hlm 48-87

22

Deddy Mulyana, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya 2008), hlm 180

Grobogan atau hal-hal yang berkaitan dengan tradisi

urup tersebut. Peneliti akan melakukan wawancara

dengan yang melakukan tradisi urup dan pamong desa.

b. Dokumentasi

Metode dokumentasi adalah suatu penyelidikan terhadap benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah dan dokumen.23 Dalam penelitian ini, metode yang digunakan peneliti dalam data adalah dokumntasi, yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti notulen rapat, lengger, agenda, dan sebagainya.24

Penelitian menggunakan metode ini untuk memperoleh dokumen-dokumen, foto-foto dan arsip yang ada pada kantor kepala Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. c. Teknik Analisis Data

Analisis data kualitatif digunakan bila data-data yang terkumpul dalam riset adalah data-data kualitatif.

23 Suharismi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, ( Jakarta: Rieneka Cipta, 1990), hlm 145.

24

Data kualitatif bisa berupa kata-kata, kalimat-kalimat atau narasi-narasi, baik yang diperoleh dari wawancara mendalam maupun observasi. Riset kualitatif adalah riset yang menggunakan cara berfikir induktif, yaitu cara berfikir yang berangkat dari hal-hal yang khusus (fakta empiris) menuju hal-hal-hal-hal yang umum.25

Setelah data terkumpul, kemudian data diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analitis, yakni digunakan dalam mencari dan mengumpulkan data, menyusun, dan menggunakan serta menafsirkan data yang sudah ada.26 Tujuan dari metode tersebut yaitu untuk memberi deskripsi terhadap obyek yang diteliti yaitu menggambarkan tentang bagimana praktik tradisi urup serta Tinjauan Hukum Islam terhadap tradisi urup di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.

Adapun langkah-langkah dalam analisis data kualitatif meliputi:

25Rachmat Krisyantono, Teknik Praktis Riset Komunikasi, (Jakarta: Kencana, 2010), hlm 196

26

Lexy J. Moleong, Metedologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006), hlm.103.

1. Reduksi data

Pada tahap ini dilakukan pemilihan tentang relevan tidaknya antara data dengan tujuan penelitian. Informasi yang di dapatkan penulis dari lapangan digunakan sebagai bahan mentah yang nantinya akan diringkas lebih sistematis, serta ditonjolkan pokok-pokok yang penting. 27

Tahapan reduksi data merupakan bagian kegiatan analisis sehingga pilihan-pilihan peneliti tentang bagian data mana yang di kode, di buang, pola-pola mana yang meringkas sejumlah bagian tersebut, cerita-cerita apa yang berkembang, merupakan pilihan-pilihan analitis. Catatan-catatan yang diperoleh dari lapangan tidak akan ditampilkan begitu saja tetapi harus melalui proses reduksi data yang nantinya akan di analisis. Selanjutnya peneliti akan memilah dan memilih data mana dan data dari siapa yang harus dipertajam sehingga dapat

27Sahidin, Metodologi Penelitian Muamalah, Perkuliahan Senin 5 Juni 2017 Pukul 14:30

dimasukkan dalam kelompok tertentu yang selanjutnya akan menjadi jembatan untuk membuat tema-tema dalam laporan penelitian.28Reduksi data ini dilakukan peneliti sebelum penulisan skripsi.

2. Display data

Pada tahap ini penulis akan mengklasifikasikan dan menyajikan data sesuai dengan pokok permasalahan yang ,di awali dengan pengkodean pada setiap sub pokok permasalah.

kegiatan penyajian data digunakan untuk lebih meningkatkan pemahan kasus dan sebagai acuan mengambil tindakan berdasarkan pemahaman dan analisis sajian data. Data penelitian yang sudah di dapatkan selanjutnya akan disajikan dalam bentuk uraian yang didukung dengan matriks jaringan kerja.29 Display data merupakan

28Idrus Muhammad, Metode Penelitian Ilmu Sosial, (Jakarta: Erlangga, 2009), hlm 150-151

29

Gunawan Imam, Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2013), hlm 211

analisis yang di tuliskan penulis dalam skripsi.

3. Kesimpulan dan verifikasi

Penarikan kesimpulan dan verifikasi data merupakan kegiatan yang dimaksudkan untuk mencari makna data yang dikumpulkan dengan mencari hubungan persamaan. Untuk mempermudah kesimpulan maka dibuat bagan atau maktriks atau naratif.30

Dokumen terkait