• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode penelitian yang digunakan adalah Survei Analitik. Survey atau penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi (Notoatmojo, 2010). Rancangan pengukuran yang dilakukan secara Cross-Sectional. yaitu penelitian dengan tujuan untuk melihat hubungan antara pengetahuan, sikap ibu dan dukungan suami terhadap pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan menggunakan kuisioner tanpa memberikan perlakuan dan pengukuran terhadap subjek yang dilakukan dengan sekali pengukuran.

3.2. Lokasi dan Waktu Penelitian 3.2.1. Lokasi Penelitian

Penelitian dilakukan diwilayah Puskesmas Helvetia Medan, Kecamatan Helvetia, yang terdiri dari 7 kelurahan, yaitu Kelurahan Helvetia, Helvetia Timur, Helvetia tengah, Dwikora, SSC II, Tanjung Gusta, Cinta Damai.

Pemeriksaan IVA dilakukan pertama kali pada tahun 2012 dan masih berlanjut sampai sekarang. Dilakukan setiap bulan pada minggu ke 3. Adapun Peneliti memilih lokasi tempat penelitian di Puskesmas Helvetia karena terdapat program pemeriksaan

IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dan sedikit masyarakat yang mau memeriksakan diri untuk mencegah kanker mulut rahim.

3.2.2. Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2014 sampai Desember 2014.

3.3. Populasi dan Sampel 3.3.1. Populasi Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu usia subur (berumur 20 – 45 tahun) yang sudah menikah lebih dari 3 tahun dan yang berkunjung ke Puskesmas Helvetia Medan dari 7 kelurahan yang ada di Helvetia Medan tersebut.

3.3.2. Sampel Penelitian

Sampel merupakan bagian dari populasi yang akan diteliti atau sebagian dari jumlah dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Sample dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan rumus yang dikembangkan oleh Lameshow, sebagai berikut : (Hidayat, 2007)

Keterangan :

n = Besar sampel minimum

Z1-α/2 = Nilai distribusi normal baku (tabel Z) pada α tertentu

Z1-β = Nilai distribusi normal baku (tabel Z) pada β tertentu dengan tingkat kepercayaan 95%, nilainya 1,28

43

Pa = Perkiraan proporsi di populasi sebesar 0,7

Pa-P0 = Perkiraan selisih proporsi yang diteliti dengan proporsi dipopulasidengan rumus ini diperoleh sample minimal sebesar 61,35 ≈ 62 orang

n = ﴾1,96 √0.5(1 - 0.5) + 1,28 √0,7(1 - 0,7﴿2 (0,7 - 0,5) 2 = ﴾1,96 √0,5 (0,5) +1,28 √0,21 ﴿2 (0,2)2 = ﴾1,96 x 0,5 + 1,28 x 0,458257569 0,04 = ﴾0,98 + 0,586569678)2 0,04 = ﴾1,566569878﴿2 0,04 = 2,454140556 0,04 = 61,35 = 62 responden

Tehnik sampling dalam penelitian ini adalah Sampling Kuota yaitu cara pengambilan sample dengan menentukan ciri-ciri tertentu sampai jumlah kuota yang telah ditentukan(Hidayat, 2011).

Kriteria inklusi adalah karakteristik umum subjek penelitian dari suatu populasi sample yang terjangkau yang akan diteliti.

• Ibu yang bersedia menjadi responden • Ibu yang berumur usia subur 20 – 45 tahun • Ibu yang sudah menikah lebih dari 3 tahun • Ibu yang tinggal bersama dengan suami

3.4. Metode Pengumpulan Data 3.4.1. Data Primer

Data primer dalam penelitian ini diperoleh melalui pembagian angket atau kuesioner yang telah disusun berdasarkan tujuan penelitian kemudian diberikan kepada responden yang berkunjung ke wilayah kerja Puskesmas Helvetia Medan kemudian dilakukan wawancara.

3.4.2. Data Sekunder

Data sekunder diperoleh dari laporan-laporan maupun dokumen-dokumen resmi melalui Puskesmas Helvetia Medan dan pencatatan dilokasi penelitian.

3.4.3. Uji Validitas dan Reliabilitas

Uji validitas kuesioner dilakukan di Puskesmas Darusallam terhadap 30 orang wanita usia subur karena lokasi memiliki karakteristik yang sama. Uji validitas bertujuan untuk mengukur sejauh mana ketepatan atau kecermatan suatu alat ukur dalam mengukur suatu data. Dalam penelitian ini untuk uji validitasnya diambil 30 responden dengan nilai r-tabel untuk df = n – 2 = 30 - 2 = 28 adalah 0,361 pada α = 0,05. Jika nilai Corrected item total correlation> 0,361 maka dinyatakan valid, sedangkan jika nilai Corrected item total correlation< 0,361 dinyatakan tidak valid kemudian diperbaiki dan di uji coba lagi.

Uji reliabilitas dilakukan setelah semua data dinyatakan valid, analisis dilanjutkan dengan uji reabilitas. Reabilitas data merupakan indeks yang bertujuan untuk menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur dapat menunjukkan ketepatan dan dapat dipercaya dengan menggunakan metode Cronbach alpha yaitu menganalisis

45

reliabilitas alat ukur dari satu kali pengukuran, dengan ketentuan jika Cronbach alpha

> 0,60 maka dinyatakan reliabel dan jika nilai uji Cronbach alpha yang diperoleh < 0,60 maka dinyatakan tidak reliable (Riyanto, 2013, Hidayat, 2010).

Nilai Corrected Item Total Correlation > nilai r tabel (0,361), artinya kesepuluh item pertanyaan yang digunakan untuk mengukur item pengetahuan semuanya valid. Memerhatikan nilai Cronbach’s Alpha 0,847 dan > 0,60. Hal ini menunjukkan bahwa semua item pertanyaan sudah reliabel sebagai alat ukur.

No Item Pertanyaan N Corrected Item Total Correlation Hasil Uji Cronbach’s Alpha Hasil Uji

1 Pengetahuan 1 30 ,615 Valid Reliabel

2 Pengetahuan 2 30 ,362 Valid Reliabel

3 Pengetahuan 3 30 ,720 Valid Reliabel

4 Pengetahuan 4 30 ,550 Valid Reliabel

5 Pengetahuan 5 30 ,669 Valid ,847 Reliabel

6 Pengetahuan 6 30 ,640 Valid Reliabel

7 Pengetahuan 7 30 ,387 Valid Reliabel

8 Pengetahuan 8 30 ,557 Valid Reliabel

9 Pengetahuan 9 30 ,528 Valid Reliabel

10 Pengetahuan 10 30 ,476 Valid Reliabel

Nilai Corrected Item Total Correlation > nilai r tabel (0,361) artinya kesepuluh item pertanyaan yang digunakan untuk mengukur item sikap ibu semuanya valid. Memerhatikan nilai Cronchbach’s Alpha 0,820 dan > 0,60. Hal ini menunjukkan bahwa semua item pertanyaan diatas sudah reliabel sebagai alat ukur.

No Item

Pertanyaan n

Corrected Item Total Correlation

Hasil Uji Cronbach’s Alpha

Hasil Uji

1 Sikap 1 30 ,378 Valid Reliabel

2 Sikap 2 30 ,424 Valid Reliabel

3 Sikap 3 30 ,363 Valid Reliabel

4 Sikap 4 30 ,416 Valid Reliabel

5 Sikap 5 30 ,667 Valid ,820 Reliabel

6 Sikap 6 30 ,752 Valid Reliabel

7 Sikap 7 30 ,740 Valid Reliabel

8 Sikap 8 30 ,591 Valid Reliabel

9 Sikap 9 30 ,393 Valid Reliabel

10 Sikap 10 30 ,369 Valid Reliabel

Nilai Corrected Item Total Correlation > nilai r tabel (0,361) artinya kelima item pertanyaan yang digunakan untuk mengukur item dukungan suami semuanya valid. Memerhatikan nilai Cronchbach’s Alpha 0,713 dan > 0,60. Hal ini menunjukkan bahwa semua item pertanyaan diatas sudah reliabel sebagai alat ukur.

No Item Pertanyaan N Corrected Item Total Correlation Hasil Uji Cronbach’s Alpha Hasil Uji

1 Dukungan 1 30 ,592 Valid Reliabel

2 Dukungan 30 ,511 Valid Reliabel

3 Dukungan 30 ,364 Valid ,713 Reliabel

4 Dukungan 30 ,481 Valid Reliabel

5 Dukungan 30 ,458 Valid Reliabel

3.5. Variabel dan Definisi Operasional

Variabel-variabel dalam penelitian ini adalah :

a. Variabel Independen atau variabel bebas adalah Pengetahuan, Sikap ibu, Dukungan suami.

47

Definisi operasional dari variabel-variabel yang diteliti adalah :

a. Pengetahuan adalah hal-hal yang diketahui oleh responden tentang IVA meliputi metode dan syarat yang harus dipenuhi sebelum melakukan IVA.

b. Sikap ibu adalah respon yang ditunjukkan ibu dalam melakukan pemeriksaan dengan metode IVA(Inspeksi Visual Asam Asetat)

c. Dukungan suami adalah adanya dorongan suami sebagai orang yang terdekat untuk mengingatkan, membantu dan berpatisipasi terhadap IVA (Inxspeksi Visual Asam Asetat)

d. IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) adalah suatu tindakan yang dilakukan ibu untuk mendeteksi prakanker dengan melakukan metode IVA dengan bantuan petugas kesehatan.

3.6. Metode Pengukuran

Metode Pengukuran dengan cara wawancara yang mendalam kepada Ibu pasangan usia subur untuk menjelaskan hal :

a. Variabel Pengetahuan responden diukur dengan metode pemberian nilai terhadap pertanyaankuesioner tentang pengetahuan dengan menggunakan pilihan berganda (a, b, c) yang berjumlah 1-10, jika responden menjawab benar diberi nilai 1, jika responden menjawab salah diberi nilai 0. Nilai tertinggi adalah 10. Tingkat pengetahuan responden tentang IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat)dikategorikan sebagai berikut :

• Hasil Ukur Kurang Baik, jika nilai ≤ 75% (0 – 7) • Alat ukur : kuesioner

• Skala Ukur : Ordinal

• Variabel sikap diukur berdasarkan skala ordinal dari 10 pernyataan, yang terdiri dari pernyataan negatif dan pernyataan positif. Masing-masing alternatif jawaban sangat setuju (4), setuju (3), tidak setuju (2), sangat tidak setuju (1).

• Kurang Baik, jika nilai ≤ 75% (10 – 32) • Baik, jika nilai ≥ 75% (33 – 40)

• Alat Ukur : Kuesioner • Skala Ukur : Ordinal

b. Variabel dukungan suami diukur berdasarkan skala ordinal dari 5 pernyataan, cara pengukuran dengan skala likert yaitu masing-masing dengan alternatif jawaban selalu : 4, sering : 3, kadang-kadang : 2, tidak pernah : 1

• Hasil ukur tidak mendukung, jika nilai ≤ 75% (5 – 15) • Hasil ukur mendukung, jika nilai ≥ 75% (16 – 20) • Alat Ukur : Kuesioner

• Skala Ukur : Ordinal

c. Variabel IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) diukur untuk menguatkan tindakan responden tanpa ada skor.

49

• Hasil ukur tidak pernah melakukan tindakan IVA

3.7 Metode Pengolahan dan Analisa Data

Data yang sudah terkumpul diolah secara manual dan komputerisasi untuk mengubah data menjadi informasi. Adapun langkah-langkah dalam pengolahan data dimulai dari :

Editing yaitu memeriksa kebenaran data yang diperlukan.

Coding yaitu memberikan kode numerik atau angka kepada masing-masing kategori.

• Data Entri yaitu memasukkan data yang telah dikumpulkan ke dalam master tabel atau database komputerisasi.

Metode Analisis Data dapat dilakukan secara bertahap meliputi : a. Analisa Univariat

Analisis yang menggunakan uji statistic deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran distribusi frekuensi dan persentase dari setiap variabel yang diteliti yaitu pengetahuan, sikap ibu, dukungan suami dan tindakan. Data disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.

b. Analisa Bivariat

Dilakukan untuk mengetahui hubungan masing-masing variabel independen (pengetahuan, sikap ibu dan dukungan suami) dan variabel dependen (tindakan IVA). Uji statistik digunakan chi square pada tingkat kepercayaan 95% yaitu α =

0,05. Dengan ketentuan bila nilai p < 0,05 maka ada hubungan yang bermakna antara kedua variabel tersebut (Nursalam, 2003).

c. Analisis Multivariat

untuk mengetahui pengaruh seluruh variabel independent (pengetahuan, sikap ibu dan dukungan suami) yang lebih berperan (Dominan) yang berhubungan dengan tindakan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat), secara bersama-sama. Analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan uji regresi dengan pertimbangan tehnik analisis ini dapat memberikan jawaban mengenai besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen yaang berupa data-data. Uji statistik yang digunakan adalah uji regresi logistik secara berganda dengan tingkat kepercayaan 95 % (p<0,05).

BAB 4

HASIL PENELITIAN

Dokumen terkait