A. Jenis Penelitian
Menurut Moleong (2002:29), apabila seseorang mengadakan penelitian, secara sadar atau tidak dalam dirinya ada cara memandang hal atau peristiwa tertentu. Menurut Suryabrata (2003:11), penelitian adalah suatu proses atau rangkaian langkah-langkah yang digunakan secara terencana dan sistematis, guna mendapatkan pemecahan masalah atau jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tertentu.
Jenis metode penelitian yang digunakan oleh penulis di dalam menyampaikan masalah adalah analisis kualitatif, untuk menggambarkan dan menguraikan objek yang diteliti. Dari uraian diatas, dapat diketahui peran penting metodologi penelitian untuk memberikan keterangan tentang apa dan bagaimana penelitian dilakukan bagi seorang peneliti. Dengan dasar seperti itu penulis akan memaparkan pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama di kapal pada saat praktek laut dalam karya ilmiah penelitian ini.
B. Lokasi Penelitian 1. Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan di atas kapal MT. Chem Sinyoo ketika penulis melaksanakan Praktek laut (Prala) ± 12 bulan.
2. Waktu Penelitian
Penelitian dilaksanakan ketika penulis melaksanakan Praktek laut (Prala) di atas kapal MT. Chem Sinyoo ± selama 12 bulan.
C. Jenis dan Sumber Data
Jenis dan sumber data yang diperlukan dan dipergunakan dalam penyusunan karya ilmiah penelitian ini merupakan informasi yang diperoleh penulis melalui pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti dan informasi yang diperoleh
16
17
penulis melalui buku yang berkaitan dengan penelitian ini. Adapun data yang diperoleh sebagai berikut :
1. Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari sumber aslinya, melalui narasumber yang tepat dan yang dijadikan responden dalam penelitian penulis. Yaitu hasil observasi langsung terhadap pentingnya penerapan tugas jaga pelabuhan pada saat kapal melakukan proses bongkar muat guna menghindari kerusakan terhadap muatan. Dalam melengkapi pengamatan juga dilakukan wawancara-wawancara dengan Mualim 1, Mualim 2, Mualim 3, Bosun, AB dan kadet dek.
2. Data Sekunder
Data sekunder adalah sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui perantara atau diperoleh dan dicatat oleh pihak lain. Data sekunder diperoleh dari buku-buku yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas, yang diperlukan sebagai pedoman teoritis dan ketentuan formal dari keadaan nyata dalam observasi serta informasi lain yang didapat.
D. Pemilihan Informan
Pemilihan informan sangat erat kaitannya dengan pengumpulan informasi dan pengumpulan data. Pengumpulan informasi dan data merupakan langkah yang penting dalam suatu penelitian yang akan digunakan sebagai bahan analisis dan pengujian kesimpulan. Oleh karena itu, pemilihan informan dan alat pengumpulan data yang tepat dapat membantu pencapaian hasil atau pemecahan masalah yang tepat dan benar. Pengumpulan data merupakan langkah yang sangat penting dalam sebuah penelitian. Data yang dikumpulkan akan digunakan sebagai analisis dan pengujian tentang kesimpulan yang dirumuskan. Kemudian data disusun secara sistematis, sesuai dengan
18
masalah yang akan dibahas yaitu mengenai pentingnya penerapan tugas jaga pelabuhan pada saat kapal melakukan proses bongkar muat.
Teknik pengumpulan data erat hubungannya dengan masalah yang akan dipecahkan. Dalam suatu penelitian, penggunaan teknik pengumpulan data dan materi pengumpulan data yang tepat dapat membantu mencapai hasil atau pemecahan masalah yang akurat. Adapun penggunaan teknik pengumpulan data yaitu :
1. Metode Observasi
Menurut Abdurrahmant (2005:104), observasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui suatu pengamatan, dengan disertai pencatatan- pencatatan terhadap keadaan atau perilaku objek sasaran. Metode ini dilakukan melalui pengamatan langsung pada objek yaitu segala pekerjaan yang dilakukan di atas kapal, dalam hal ini adalah pentingnya penerapan tugas jaga pelabuhan pada saat kapal melakukan proses bongkar muat guna menghindari kerusakan terhadap muatan, kendala yang dihadapi dan upaya untuk mengatasi kendala tersebut.
2. Metode Studi Perpustakaan
Bertujuan untuk menemukan sebuah data yang dapat digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang selalu berpedoman pada buku. Tahap ini sangat penting karena merupakan dasar penyusunan kerangka teoritis yang sangat berguna dalam pemecahan masalah. Dalam penyusunan karya ilmiah ini, studi pustaka dilakukan dengan cara mempelajari buku-buku yang ada kaitannya dengan permasalahan yang akan dibahas oleh penulis dalam karya ilmiah penelitian ini. Buku yang dimaksud dalam hal ini adalah buku yang dijadikan referensi untuk penyusunan karya ilmiah penelitian.
19
3. Metode Wawancara
wawancara merupakan proses tanya jawab dua orang atau lebih yang bertujuan untuk saling bertukar informasi. Dalam metode wawancara, data- data yang diperoleh adalah bersumber dari seorang ahli ataupun yang berkompeten dalam suatu masalah ataupun pihak-pihak yang bersangkutan dengan materi yang disusun oleh penulis.
Metode wawancara juga termasuk pemilihan narasumber yang nantinya akan memberikan informasi terkait data yang diperlukan dalam penelitian.Adapun dalam penulisan penelitian ini, dilakukan wawancara dari beberapa narasumber yaitu :
a. Mualim 1 (Chief Officer) b. Mualim 2 (Second officer) c. Mualim 3 (Third officer) d. Bosun (Boatswain) e. AB (Able Body)
f. Kadet dek (Deck cadet)
E. Teknik Analisis Data
Setelah semua data terkumpul, selanjutnya adalah menyederhanakan data kedalam bentuk yang mudah untuk dibaca dan dimengerti. Maka data akan diuraikan sedetail mungkin dengan uraian-uraian kualitatif. Artinya dari data yang diperoleh dilakukan pembahasan lagi secara mendalam dan selanjutnya data tersebut dianalisis serinci mungkin untuk mendapatkan sebuah kesimpulan.
Menurut Sarwono (2006:239), prinsip pokok teknik analisis kualitatif ialah mengolah dan menganalisis data-data yang terkumpul menjadi data yang sistematik, teratur, terstruktur, dan mempunyai makna. Dalam hal ini setelah seluruh data dari hasil penelitian diperoleh, dilaksanakan teknik analisa data.
Menurut Moleong (2006:288), dalam penulisan karya ilmiah ini penulis menggunakan 3 macam metode analisa data :
20
1. Reduksi Data
Reduksi data diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis dilapangan. Reduksi data merupakan suatu bentuk analisis menggolongkan, mengarahkan, membuang yang tidak perlu dan mengkoordinasikan data dengan cara sedemikian rupa sehingga akhirnya dapat ditarik kesimpulan dan diverifikasikan.
2. Penyajian Data
Penyajian data merupakan sekumpulan informasi yang telah tersusun secara terpadu dan mudah untuk dapat dipahami yang memberikan kemungkinan adanya penarikan suatu kesimpulan dan kemungkinan adanya pengambilan suatu tindakan.
3. Menarik Simpulan atau Verifikasi
Menarik simpulan merupakan kemampuan seorang peneliti dalam menyimpulkan berbagai temuan data yang diperoleh selama penelitian berlangsung.
Metode analisis data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif, dimana data-data yang diperoleh selama penelitian berlangsung disusun secara sistematis dan teratur, alasannya supaya dalam penelitian ini diperoleh pemahaman yang akurat tentang masalah yang sedang diteliti agar dapat menjelaskan suatu kebenaran dan mendapatkan kesimpulan yang sesuai dengan kenyataan.