• Tidak ada hasil yang ditemukan

A. Jenis Penelitian

Penelitian ini adalah Penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif yaitu suatu penelitian ilmiah, yang bertujuan untuk memahami suatu fenomena dalam konteks sosial secara alamiah dengan mengedepankan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara peneliti dengan fenomena yang diteliti. Mengenai Kompetensi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan bahan ajar Bid. Studi PAI di smp Muhammadiyah 5 Mariso.

B. Lokasi dan Objek Penelitian

Lokasi penelitian ini berada di Jl.Gagak, Kec. Mariso. subyek penelitiannya adalah Guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan siswa di SMP Muhammadiyah 5 Mariso. Sedangkan obyek penelitianya adalah kompetensi guru dan pengembangan bahan ajar Bid. Studi PAI. Maka dari itulah yang menarik perhatian peneliti sebagai mahasiswi perguruan tinggi yaitu Universitas Muhammadiyah Makassar.

C. Variabel Penelitian

Pada penelitian ini telah ditentukan 2 Variabel, yaitu Variabel bebas atau variabel indipenden dan variabel terikat atau dependen. Variabel bebas

atau variabel indipenden adalah variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen.Variabel terikat atau variabel dependen adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. (Sugiyono,2012:61)

1. Kompetensi guru Pendidikan Agama Islam sebagai variabel bebas biasa disebut sebagai variabel ( x ) karena sebagai variabel yang mempengaruhi.

2. Pengembangan bahan ajar Bidang Studi PAI adalah sebagai variabel terikat atau biasa disebut sebagai variabel ( y ) atau variabel yang dipengaruhi.

D. Definisi Operasional Variabel

Untuk memudahkan pemahaman pembaca terhadap skripsi ini, maka akan diuraikan definisi operasional variabelnya.

1. Kompetensi guru yang dimaksud dalam penulisan adalah kemampuan yang dimiliki guru dalam mengelola pembelajaran (Pedagogik), berkepribadian yang mantap, stabil, dewasa dan berakhlaq mulia (Kepribadian), menguasai materi pembelajaran sesuai dengan bidangnya (Profesional), memiliki hubungan baik dengan peserta didik, sesama pendidik, orang tua peserta didik dan masyarakat sekitar (Sosial),

2. Pengembangan bahan ajar adalah cara menyusun seperangkat materi pembelajaran secara sistematis baik tertulis maupun tidak, dengan mengadakan pelatihan pembuatan bahan ajar, sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar.

E. Populasi dan Sampel 1. Populasi

Populasi adalah keseluruhan objek penelitian, baik berupa manusia, benda, peristiwa maupun gejala yang terjadi. (Suharsimi Arikanto 1991:57).

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru Pendidikan Agama Islam yang ada di SMP Muhammadiyah 5 Mariso kota Makassar. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada table berikut :

Tabel 1 Keadaan Populasi

No Populasi Laki-Laki Perempuan Jumlah

1 Guru PAI 2 1 3

2 SekolahKepala - 1 1

Jumlah 2 2 4

2. Sampel

Sampel adalah bagian dari populasi. Hal ini sesuai dengan pandangan yang dikemukakan oleh Suharsimi Arikunto ( 1998 : 120 ) bahwa: Bila subyeknya kurang dari 100, lebih baik diambil semua sehingga

penelitiannya merupakan penelitian populasi, selanjutnya jika subyeknya besar, dapat diambil antara 10% - 15% atau 20% - 25% atau lebih.

Tabel 2 Keadaan Sampel

No Sampel Laki-Laki Perempuan Jumlah

1 Guru PAI 2 1 3

2 SekolahKepala - 1 1

Jumlah 2 2 4

F. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian yang dipergunakan dalam pengumpulan data adalah :

1. Pedoman wawancara ialah proses tanya jawab dalam penelitian yang berlangsung secara lisan dalam mana dua orang atau lebih bertatapan muka mendengar secara langsung informasi-informasi atau keterangan-keterangan. Pedoman wawancara ini digunakan untuk memperoleh data secara lisan yang berupa keterangan-keterangan secara langsung dari Guru PAI SMP Muhammadiyah 5 Mariso.

2. Catatan observasi ialah pengamatan dan pencatatan terhadap fenomena-fenomena yang ada hubungannya dengan pokok masalah

dalam skripsi ini. Dokumentasi ialah cara mengumpulkan data yang dilakukan dengan mempergunakan bahan-bahan tertulis, seperti buku, Koran , majalah dan yang sejenisnya.

3. catatan dokumentasi ialah cara mengumpulkan data yang dilakukan dengan mempergunakan bahan-bahan tertulis, seperti buku-buku, Koran , majalah dan yang sejenisnya.

G. Teknik Pengumpulan Data

Dalam penelitian ini, penulis mengumpulkan data dengan menggunakan teknik sebagai berikut :

1. Library research

Library research yaitu suatu metode pengumpulan data dengan menggunakan beberapa bahan literature berupa buku-buku, majalah, brosur ,serta tulisan-tulisan yang erat kaitannya dengan pembahasan ini . Untuk penelitian ini penulis menggunakan cara :

a. Kutipan lansung

yakni mengutip isi ataupun pendapat-pendapat suatu karangan tanpa mengadakan perubahan.

b. kutipan tidak lansung

yakni mengutip isi atau teori ataupun pendapat suatu karangan dengan menyimpulkan, mengatur, dan meringkaskan.

yaitu penelitian lapangan dengan lansung ke objek penelitian untuk mengumpulkan data. Hal ini digunakan cara antara lain :

a. Observasi, yakni penulis mengadakan pengamatan lansung ke lapangan. b. Wawancara, yakni penulis mengadakan wawancara lansung dengan

pihak yang berkompeten untuk memberikan informasi berupa data yang dibutuhkan.

c. Dokumentasi, yakni metode yang digunakan dengan jalan mengumpulkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan masalah yang dibahas.

H. Teknik Analisis Data

Analisis data adalah proses mengorganisasikan dan mengurutkan data kedalam pola, kategori, satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang disarankan oleh data. (J Lexy Moleong,2008:103) karena dalam penelitian ini tidak menggunakan angka, maka metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dimana dengan analisis deskriptif berusaha menggambarkan, memprestasikan serta menafsirkan tentang hasil penelitian secara detail (menyeluruh sesuai data yang sudah diperoleh dan dikumpulkan dari hasil observasi, interview, dan dokumentasi).

Data yang penulis kumpulkan, baik penelitian kepustakaan maupunpenelitian lapangan yang selanjutnya penulis meningkatkan atau

mengolahnya dalam suatu bentuk analisis. Untuk mencapai tujuan ini penulis menggunakan beberapa metode sebagai berikut :

1. Metode induktif, yaitu suatu metode pembahasan yakni dimulai dari masalah yang bersifat khusus kepada masalah yang bersifat umum. 2. Metode deduktif, yaitu suatu metode penganalisaan dari hal-hal yang

bersifat umum kepada hal-hal yang bersifat khusus.

3. Metode komperatif, yaitu suatu metode yang penulis gunakan untuk membandingkan suatu data dengan yang lainnya kemudian mengambil suatu kesimpulan. Komperatif dengan merumuskan . 4. Data yang diperoleh dari hasil wawancara dianalisis dengan

mengggunakan rumus sederhana (Rumus presentase) sebagai berikut :

= 100 %

keterangan: P = Persentase

F = Frekuensi/ Jumlah data

BAB IV

Dokumen terkait