• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

1. Desain Penelitian

Penelitian ini menggunakan desain deskriptif, untuk membuat gambaran mengenai koping ibu post partum dengan kelahiran bayi berat badan lahir rendah di RSUP H Adam Malik.

2. Populasi dan Sampel Penelitian 2.1Populasi

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi berat badan lahir rendah yang di rawat di rumah sakit Haji Adam Malik Medan. Pada survey awal yang telah dilakukan di RSUP HAM MEDAN, pada tahun 2010 terdapat 188 bayi dengan berat badan lahir rendah.

2.2Sampel

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik

Accidental Sampling. Arikunto (2006) menyatakan bahwa jika populasi penelitian

berjumlah >100 diambil sampel sampel 10%-25% dari angka populasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20 orang responden (10,7% dari 188 orang populasi).

3. Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di NICU/Perinatologi Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan. Alasan pemilihan RSUP H Adam Malik Medan sebagai tempat penelitian dikarenakan rumah sakit tersebut merupakan rumah sakit pendidikan dan juga merupakan rumah sakit rujukan dengan jumlah pasien yang memadai untuk melakukan penelitian ini sehingga memungkinkan peneliti untuk memperoleh sampel sesuai dengan jumlah dan waktu yang ditentukan. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2011.

4. Pertimbangan Etik

Dalam penelitian ini, peneliti mengajukan permohonan izin kepada institusi pendidikan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara dan mengajukan permohonan izin kepada direktur RSUP Haji Adam Malik Medan, tempat penelitian dilakukan. Setelah mendapatkan izin persetujuan kemudian melakukan penelitian dengan menekankan pertimbangan etik dengan memberikan lembar persetujuan kepada responden yang akan diisi dan disertai judul penelitian dan manfaat penelitian. Bila responden menolak maka peneliti tidak bisa memaksa dan tetap menghormati hak-haknya. Untuk menjaga kerahasiaan, peneliti tidak mencantumkan nama responden pada lembar pengumpulan data, tetapi cukup dengan memberi kode pada masing-masing lembaran tersebut. Kerahasiaan responden akan dijamin oleh peneliti.

5. Instrumen Penelitian 5.1Kuesioner

Untuk memperoleh informasi dari responden, peneliti menggunakan alat pengumpul data berupa kuesioner dan lembar checklist yang di susun yang disusun sendiri oleh peneliti dengan berpedoman pada kerangka konsep pada keluarga konsep dan tinjauan pustaka. Kuesioner terdiri dari 2 bagian yaitu kuesioner data demografi, kuesioner mekanisme koping.

Bagian pertama mengenai data demografi responden meliputi usia, jumlah anak, pekerjaan, pendidikan. Kuesioner ini tidak di analisa, atau hanya untuk mendeskripsikan distribusi dan persentase. Sedangkan bagian kedua adalah kuesioner tentang mekanisme koping, yaitu terdapat 9 (no. 4,5,6,7,9,10,11,17,18) pernyataan koping adaptif dan 9 (no. 1,2,3,8,12,13,14,15,16) pernyataan koping maladaptif. Bentuk pernyataan kuesioner merupakan pernyataan tertutup (closed ended) dengan pilihan jawaban ya dan tidak.

5.2Uji Validitas

Untuk kelayakan instrumen penelitian, peneliti mengkonsultasikan isi kuesioner kepada salah seorang dosen keperawatan jiwa di Fakultas Keperawatan USU dengan latar belakang pendidikan SII dan pengalaman kerja 8 tahun. Dengan demikian dapat dipahami sejauh mana instrumen penelitian sudah memuat hal-hal yang dikehendaki untuk tujuan penelitian sehingga instrumen penelitian ini dinilai layak untuk di gunakan.

5.3Uji Realibilitas

Untuk mengetahui kepercayaan (reliabilitas) instrument maka dilakukan uji reliabilitas. Uji reliabilitas adalah suatu kesamaan hasil apabila pengukuran dilaksanakan oleh orang yang berbeda ataupun waktu yang berbeda (Setiadi, 2007). Uji realibilitas instrument ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan alat ukur. Alat ukur yang baik adalah alat ukur yang memberikan hasil yang relative sama bila digunakan beberapa kali pada kelompok subjek yang sama (Azwar, 2003).

Uji reliabilitas ini dilakukan pada 20 orang responden dengan menggunakan formula K-R 21, hasil dari uji reliabel tersebut adalah 0,734 (dapat di lihat pada lampiran). Suatu instrumen dikatakan reliabel bila koefisiennya 0,70 atau lebih maka instrument dinyatakan reliable (Polit & Hungler, 1999). Jadi dapat disimpulkan bahwa kuesioner mekanisme koping ibu post partum dengan kelahiran BBLR yang dirawat di ruang NICU/ Perinatologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah reliabel.

6. Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengajukan permohonan izin pelaksanaan penelitian kepada institusi pendidikan (Fakultas Keperawatan USU). Selanjutkan mengirim surat izin ke tempat penelitian di RSUP HAM Medan. Setelah mendapatkan izin pada tanggal 22 oktober 2011 dari RSUP HAM Medan peneliti melaksanakan pengumpulan data penelitian. Pengumpulan data di lakukan di ruang perinatologi dengan responden yang memiliki bayi dengan berat

badan lahir rendah yang di rawat di ruangan tersebut. Kemudian peneliti menjelaskan pada calon responden tentang tujuan, manfaat, dan proses pengisian kuesioner sebelum menanyakan kesediaannya untuk terlibat. Calon responden yang bersedia diminta untuk menanda tangani informet consent (surat perjanjian), setelah mendapat persetujuan responden pengumpulan data di mulai dengan bemberikan lembar kuesioner dan responden diberikan kesempatan bertanya apabila ada pernyataan yang tidak dipahami. Setelah selesai pengisian peneliti kemudian memeriksa kelengkapan data. Jika ada data yang kurang dapat langsung dilengkapi. Selanjutnya data yang telah terkumpul di analisis.

7. Analisa Data

Setelah semua data yang terkumpul, maka peneliti melakukan analisa data. Analisa data yang di gunakan peneliti adalah analisa deskriptif, yaitu suatu prosedur pengolahan data yang menggambarkan atau meringkas data dengan cara ilmiah melalui beberapa tahap yaitu mengecek kelengkapan data (editing) bentuk tabel, untuk memeriksa apakah pernyataan dalam kuesioner sudah diisi sesuai dengan petunjuk kode atau coding terhadap pernyataan yang telah diajukan di gunakan untuk mempermudah tabulasi dan analisa yaitu menganalisa yang terkumpul dengan membuat persentase jawaban dari setiap responden. Penilaian mekanisme koping pada ibu mempunyai nilai 1 (satu) untuk jawaban ya dan nilai 0 (nol) untuk jawaban tidak. Data koping adalah data bentuk nominal menggunakan skala pengukuran katagorikal berupa skala nominal yaitu Jika pernyataan koping adaptif lebih banyak di pilih dari pada pernyataan koping

maladaptif, maka koping ibu adalah adaptif dan begitu pula sebaliknya. Pengolahan data mekanisme koping dilakukan dengan mendeskripsikan frekuensi dan persentase. Kemudian untuk setiap pernyataan tentang mekanisme koping yang terdapat dalam koesioner, akan dihitung berapa frekuensi dan persentase responden yang memilih mekanisme koping tersebut.

Dokumen terkait