BAB I PENDAHULUAN
F. Metodologi Penelitian
1. Metode Penelitian
Bandung: Alfabeta.
sugiyono. (2017). metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Bandung: Alfabeta.
Sukanto. (1994). paket moral islam menahan nafsu dari hawa. Solo:
Maulana Offset.
Syafi'i, A. (1985). Dzikir sebagai pembina Kesejahteraan Jiwa. Surabaya:
PT Bina Ilmu.
Syukir, A. (1983). dasar-dasar strategi dakwah islam. Surabaya: Al-Ikhlas.
Tanzeh, A. (2009). pengantar metode penelitian. Yogyakarta: Teras.
Thoha, M. (2003). pembinaan organisasi: proses diagnosa & intervensi.
Jakarta: Raja Grafindo.
Utsman, A. S. (2006). Insan Kamil,Paket Pelatihan Seni Menata Hati (SMH). Semarang: CV Bima Sakti.
79 LAMPIRAN
INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA PENELITIAN TENTANG PEMBINAAN AKHLAK REMAJA MELALUI DZIKIR DI MAJELIS
DZIKIR SEROJA TANGERANG SELATAN REMAJA DI MAJELIS DZIKIR SEROJA TANGERANG
NO DATA SUB DATA TEKNIK SUMBER DATA
80
CARA DZIKIR (MENURUT ASH SHIDDIEQY) 3. Adab-adab Dzikir
b. Bagaimana cara Anda dalam memfokuskan
Apakah Anda menghadap kiblat ketika melaksanakan
81
RUANG LINGKUP AKHLAK (MENURUT MUHAMMAD DAUD ALI)
82
Menjalankan apa yang diperintahkan dan tidak
a. Apakah Anda selalu berdzikir
83
Memelihara hati nurani dengan mengisinya ilmu agama islam, kemudian mengikutinya serta
84 ASPEK-ASPEK DZIKIR (HASBI AS-SIDDIEQY) 8 Dzikir adalah
85
HARAPAN REMAJA MAJELIS DZIKIR SEROJA 9 Harapan
86
PEDOMAN WAWANCARA
PEMBINAAN AKHLAK REMAJA MELALUI DZIKIR DI MAJELIS DZIKIR SEROJA TANGERANG SELATAN
Nama : Nurul Waheedatun Fatimah
Usia : 19 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat :Dukuh Jangli Wetan Rt 01/05 Desa Jogopaten, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah
Tempat Wawancara : (Online) di rumah masing-masing
CARA DZIKIR (MENURUT ASH SHIDDIEQY)
a. Apakah Anda melaksanakan dzikir secara rutin dalam kehidupan Anda? Tidak sering. Hanya pada kondisi tertentu. misanya pada saat selesai sholat dan di kegiatan tertentu saja.
b. Bagaimana cara Anda dalam memfokuskan pikiran Anda saat melaksanakan dzikir? Cari suasana yang kondisinya tentram dan hening. Misalnya setelah shalat, terus juga dengan tidak mengaktifkan Hp.
c. Apakah Anda mengetahui bacaan-bacaan dzikir? Hanya beberapa saja. tidak seluruhnya seperti yang dibimbing Ustadz Irfan
d. Apakah Anda memahami arti dzikir? Ada yang beberapa tau dan paham. Tapi tidak secara keseluruhan.
e. Apakah saat melakukan dzikir Anda menggunakan tasbih? Tidak.
Hanya menggunakan jari saja.
87
f. Menurut Anda apakah dzikir sulit untuk dilakukan? Menurut aku sih tidak terlalu sulit, karena kitakan sebagai muslim butuh adanya asupan rohani. Jadi didalem hati ketika melakukan sesuatu juga diingat terus. Jadi tidak terlalu sulit. Akan di ingat dan dilafadzkan terus dalam aktivitas sehari-hari.
g. Apakah Anda menghadap kiblat ketika melaksanakan dzikir? Iya, terkadang menghadap kiblat ketika memungkinkan untuk menghadap kiblat.
h. Apa yang Anda rasakan setelah melaksanakan dzikir? Perasaan yang saya rasakan pastinya lebih tenang, tentram hatinya dan lebih adem aja hatinya. Apalagi kalau sampe khusyu pembawaanya, terkadang bisa sampe meneteskan air mata. Karena benar-benar masuk banget kedalam hati.
i. Dimana Anda melaksanakan dzikir? Pada saat di rumah dan di Majelis Dzikir Seroja
j. Apakah tempat dzikir yang Anda gunakan suci? Menurut saya bersih dan suci. Karena kita juga paham salah satu dalam melaksanakan ibadah harus dengan tempat yang bersih dan suci.
RUANG LINGKUP AKHLAK (MENURUT MUHAMMAD DAUD ALI)
a. Apakah Anda sering menerima pemberian dari Allah SWT? Saya rasa setiap apa yang kita punya itu adalah semua pemberian dari Allah. Baik berupa hal yang baik atau tidak.
b. Bagaimana cara Anda menerima pemberian dari Allah SWT?
Bersyukur dengan mengucap hamdalah apapun atas pemberian yang Allah berikan
88
c. Bagaimana perasaan Anda saat menerima pemberian dari Allah SWT? Terkadang menerima dengan lapang dada. Tapi ada kalanya terkadang mengeluh. Tapi karena faktor lingkungan seperti teman, jadi selalu diingatkan untuk senantiasa bersyukur dengan apa yang Allah kasih
d. Apakah Anda selalu mengucapkan terimakasih kepada seseorang?
Ya, ketika kondisinya dibantu oleh orang lain.
e. Bagaimana cara Anda mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT?
Mengucap hamdalah dan setelah banyak pengetahuan yang diberikan seroja kemudian juga rutin dzikir di majelis seroja jadi di tambahkan dengan berdzikir.
f. Jika Anda mendapat sesuatu, Apakah Anda mengingat Allah SWT ? selesai saya berada di Majelis Seroja, banyak hal yang membuat saya ingat dengan Allah. Salah satunya karena rutin dengan melafadzkan dzikir yang diberikan di seroja. Kemudian, teman-teman yang juga mengingatkan saya untuk selalu mengingat Allah dimanapun saya berada.
g. Apakah Anda selalu menilai pemberian Allah itu baik? Sebelumnya tidak. Karena permasalahan yang saya hadapi membuat saya tidak selalu menilai bahwa apa yang saya dapatkan itu adalah yang terbaik yang Allah berikan. tapi, ketika saya menyadari dan menerapkan dzikir dalam hidup saya, saya berpikir setiap yang Allah kasih ternyata itu yang terbaik untuk saya.
h. Apakah Anda selalu berdzikir sesuai dengan ajaran Rasulullah?
Menurut saya sesuai. Karena dzikir yang diajarkan dan di terapkan di Majelis Dzikir Seroja sesuai dengan tuntunan yang benar dengan ajaran Rasulullah
90
PEDOMAN WAWANCARA
PEMBINAAN AKHLAK REMAJA MELALUI DZIKIR DI MAJELIS DZIKIR SEROJA TANGERANG SELATAN
Nama : Riski Monitasari
Usia : 19 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat :Dukuh Kemadang Rt05/02, Desa Keteleng, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah Tempat Wawancara : (Online) di rumah masing-masing
CARA DZIKIR (MENURUT ASH SHIDDIEQY)
1. Apakah Anda melaksanakan dzikir secara rutin dalam kehidupan Anda? Tidak ka. Hanya semenjak di Majelis Dzikir Seroja dan ketika saya berada di rumah
2. Bagaimana cara Anda dalam memfokuskan pikiran Anda saat melaksanakan dzikir? Cari kondisi yang tenang dan sunyi. Baru siap melakukan dzikir agar lebih khusyu’
3. Apakah Anda mengetahui bacaan-bacaan dzikir? Hanya beberapa saja seperti bacaan dzikir pada umumnya
4. Apakah Anda memahami arti dzikir? Paham tapi tidak terlalu dalam.
Hanya sekedar tahu aja arti dzikir
5. Apakah saat melakukan dzikir Anda menggunakan tasbih? Tidak sering. Karena suka lupa. Jadi seringnya menggunakan tangan 6. Menurut Anda apakah dzikir sulit untuk dilakukan? Tidak. Karena
saat ini sudah mulai terbiasa dengan melafadzkan dzikir, ditambah dengan dzikir yang dilafadzkan di Seroja
91
7. Apakah Anda menghadap kiblat ketika melaksanakan dzikir? Iya.
Ketika duduk atau memang kondisi saat memang dihadapkan ke arah kiblat duduknya.
8. Apa yang Anda rasakan setelah melaksanakan dzikir? Merasa adem, tentram dan lebih tenang.
9. Dimana Anda melaksanakan dzikir? Di saat saya di rumah dan di Majelis Dzikir Seroja
10. Apakah tempat dzikir yang Anda gunakan suci? Menurut saya suci.
Karena sebelum melakukan dzikir harus dalam keadaan semuanya bersih termasuk tempat kita berdzikir juga
RUANG LINGKUP AKHLAK (MENURUT MUHAMMAD DAUD ALI)
1. Apakah Anda sering menerima pemberian dari Allah SWT? Sering.
Saya merasa semua adalah pemberian yang Allah berikan dalam hidup saya
2. Bagaimana cara Anda menerima pemberian dari Allah SWT?
Bersyukur dan rajin dengan melafadzkan dzikir
3. Bagaimana perasaan Anda saat menerima pemberian dari Allah SWT? Merasa bersyukur karena masih diberikan kenikmatan oleh Allah SWT
4. Apakah Anda selalu mengucapkan terimakasih kepada seseorang?
tidak selalu. Sesuai kondisi yang ada
5. Bagaimana cara Anda mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT?
Mengucap hamdalah dan mensyukuri atas apa yang diberikan Allah 6. Jika Anda mendapat sesuatu, Apakah Anda mengingat Allah SWT ?
tidak sering. Karena ada kalanya saya merasa lalai untuk mengingat
92
Allah. Maka dari itu saya sangat butuh dengan Seroja ini sebagai salah satu tonggak saya dalam mengingat Allah SWT
7. Apakah Anda selalu menilai pemberian Allah itu baik? Iya. Saya menganggap bahwa apa yang Allah berikan adalah terbaik.
Walaupun kadang hal itu bukan yang baik untuk saya.
8. Apakah Anda selalu berdzikir sesuai dengan ajaran Rasulullah?
Alhamdulillah, selama ini saya dituntun dengan lafadz dzikir yang sesuai dengan ajaran Rasulullah dan bukan hal yang menyimpang 9. Apakah Anda selalu menjauhi larangan Rasulullah ? tidak selalu.
Saya manusia biasa. Terkadang saya juga melakukan kesalahan dari ajaran Rasulullah
10. Apakah Anda selalu mengikuti kegiatan Majelis Dzikir? Iya, khususnya di Majelis Dzikir Seroja
11. Apakah Anda menerapkan ilmu agama yang Anda dapatkan dalam kehidupan sehari-hari? Tidak semua. hanya di kondisi tertentu saja sesuai dengan keadaan
12. Apakah Anda selalu menolong teman atau orang lain yang membutuhkan bantuan Anda ? iya, akan saya tolong jika ada orang yang membutuhkan bantuan
13. Apakah Anda akan menolong orang yang sudah baik terhadap diri Anda ? iya, saya tidak melihat orang itu baik atau jahat
14. Apakah Anda akan menolong orang yang sudah berbuat jahat kepada Anda ? tidak sering, akan tetapi saya pernah melakukanya
ASPEK-ASPEK DZIKIR (HASBI AS-SIDDIEQY)
1. Apakah Anda selalu mengingat dan menyebut nama Allah SWT di setiap waktu? lebih sering disaat saya merasa terpuruk atau merasa tidak tentram hatinya
93
2. Apakah Anda selalu membaca tasbih (subhanallah), tahlil (la ilahaillahu), tahmid (alhamdulillah), dalam rangka berdzikir dan mengingat Allah SWT ? iya, bacaan ini yang biasa saya lafadzkan
3. Apakah Anda selalu membaca ayat suci Al‟Qur‟an dalam keseharian Anda ? tidak selalu, hanya waktu tertentu saja
Tanda Tangan
94
PEDOMAN WAWANCARA
PEMBINAAN AKHLAK REMAJA MELALUI DZIKIR DI MAJELIS DZIKIR SEROJA TANGERANG SELATAN
Nama : Shalvia Shahya Sahitya
Usia : 19 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat :Desa Pesagen Rt 02/01, Gunung Wungkal, Kabupaten Pati
Tempat Wawancara : (Online) di rumah masing-masing
CARA DZIKIR (MENURUT ASH SHIDDIEQY)
1. Apakah Anda melaksanakan dzikir secara rutin dalam kehidupan Anda? Tidak, tapi pernah menjalankanya. Biasanya pada saat shalat atau pada saat hati sedang tidak enak pasti saya berdzikir. Tapi tidak secara rutin.
2. Bagaimana cara Anda dalam memfokuskan pikiran Anda saat melaksanakan dzikir? biasanya saya melaksanakan dzikir cari kondisi yang bener-bener tenang dan khusyu’ ka. Jadi bisa lebih sampe juga dzikirnya ke hati. Jadi benar-benar cari situasi yang tenang dulu
3. Apakah Anda mengetahui bacaan-bacaan dzikir? tidak semuanya, hanya beberapa saja. biasanya kalau di seroja kalau misalnya ada penjelasanya di kertas baru saya paham bacaan dzikirnya.
4. Apakah Anda memahami arti dzikir? sama si ka, paling kalau misalnya paham tentang dzikir biasanya dibantu misalnya ada
95
penjelasan di kertasnya terus tertulis maknanya baru saya bisa memahaminya. Biasanya seperti yang diterapkan di seroja
5. Apakah saat melakukan dzikir Anda menggunakan tasbih? Saya hanya menggunakan tangan aja si ka kalau lagi dzikiran
6. Menurut Anda apakah dzikir sulit untuk dilakukan? Kalau saya pribadi kalau yang dzikirnya itu mudah untuk di hafal dan di lafadzkan itu tidak akan sulit. Tapi kalau yang dzikirnya sulit untuk diingat dan di hafal, terkadang sulit juga untuk dilakukan
7. Apakah Anda menghadap kiblat ketika melaksanakan dzikir? iya, biasanya kalau pada saat shalat
8. Apa yang Anda rasakan setelah melaksanakan dzikir? bikin tenang si ka. Misalnya kalau pikiran lagi kosong terus dengan dzikir bisa lebih tenang dan tentram aja hatinya.
9. Dimana Anda melaksanakan dzikir? salah satunya di Majelis Dzikir Seroja.
10. Apakah tempat dzikir yang Anda gunakan suci? Bagaimana niat kita si ya ka, kalau kita merasa bahwa tempat yang kita tempati untuk dzikir itu suci, Ya pasti kita yakin tempat itu suci. Kalau saya lihat juga bersih tempatnya jadi nyaman untuk digunakan pada saat melakukan dzikir
RUANG LINGKUP AKHLAK (MENURUT MUHAMMAD DAUD ALI)
1. Apakah Anda sering menerima pemberian dari Allah SWT? Sering sih ka. Apalagi kalau saya pribadi merasakan Allah memberikan sesuatu yang baik yang buat kita bersyukur.
96
2. Bagaimana cara Anda menerima pemberian dari Allah SWT? Paling mengucap rasa syukur aja si ka. Terus dengan tambahan perbanyak dzikir juga
3. Bagaimana perasaan Anda saat menerima pemberian dari Allah SWT? Perasaanya ya bersyukur aja si ka. Walaupun mungkin itu bentuknya ujian tetap di syukuri aja
4. Apakah Anda selalu mengucapkan terimakasih kepada seseorang?
kalau kondisinya kita abis dibantu atau diberikan sesuatu dari orang lain, pasti mengucapkan terimakasih kepada orang tersebut
5. Bagaimana cara Anda mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT?
Selain mengucap rasa syukur dengan dzikir juga merupakan rasa syukur saya juga atas pemberian Allah SWT
6. Jika Anda mendapat sesuatu, Apakah Anda mengingat Allah SWT ? Alhamdulillah saat di majelis dzikir seroja saya bisa mengingat Allah lebih dekat. Dengan berdzikir saya merasa dalam keadaan apapun saya harus mengingat Allah
7. Apakah Anda selalu menilai pemberian Allah itu baik? Efek dzikir yang saya terapkan buat saya merasakan saya lebih tenang dan bersyukur atas semua pemberian Allah SWT
8. Apakah Anda selalu berdzikir sesuai dengan ajaran Rasulullah? Ya, saya yakin dzikir yang saya lafadzkan sudah sesuai dengan ajaran rasulullah dan tidak menyimpang
9. Apakah Anda selalu menjauhi larangan Rasulullah ? Tidak selalu, karena pasti saya pernah melakukan kesalahan
10. Apakah Anda selalu mengikuti kegiatan Majelis Dzikir? saya ikut majelis dzikir hanya di Majelis Dzikir Seroja aja
11. Apakah Anda menerapkan ilmu agama yang Anda dapatkan dalam kehidupan sehari-hari? Biasanya kalau di Seroja itukan bentuknya
98
PEDOMAN WAWANCARA
PEMBINAAN AKHLAK REMAJA MELALUI DZIKIR DI MAJELIS DZIKIR SEROJA TANGERANG SELATAN
Nama :Ari Dwi Purwati
Usia :20 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat :Karang Gadung Rt02/01, Petanahan Kebumen Tempat Wawancara : (Online) di rumah masing-masing
CARA DZIKIR (MENURUT ASH SHIDDIEQY)
1. Apakah Anda melaksanakan dzikir secara rutin dalam kehidupan Anda? Tidak secara rutin, biasanya saya melaksanakan dzikir pada saat selesai sholat dan rutin di majelis dzikir serojanya
2. Bagaimana cara Anda dalam memfokuskan pikiran Anda saat melaksanakan dzikir? biasanya dalam keadaan yang tidak ramai, yang sunyi gitu biar lebih khusyu’
3. Apakah Anda mengetahui bacaan-bacaan dzikir? bacaan-bacaan dzikir ada beberapa yang tau. Tapi kalau untuk yang lengkapnya seperti di baca keseluruhan sama ustadz irfan itu gak. Jadi hanya beberapa saja yang tau.
4. Apakah Anda memahami arti dzikir? untuk maknanya juga sama hanya beberapa saja si ka. Tidak keseluruhan yang lengkapnya 5. Apakah saat melakukan dzikir Anda menggunakan tasbih?
Terkadang pake tasbih kalau lupa paling pake tangan ka
99
6. Menurut Anda apakah dzikir sulit untuk dilakukan? Kalau saya pribadi karena melafadzkan dzikirnya yang mudah saja, jadi tidak terlalu sulit
7. Apakah Anda menghadap kiblat ketika melaksanakan dzikir? iya ka, pasti saya menghadap kiblat pada saat melakukan dzikir
8. Apa yang Anda rasakan setelah melaksanakan dzikir? awal-awal saya merasa terbawa suasana pada saat ikut dzikir di seroja, karena pembawaan dzikir yang dilakukan ustadz irfan juga, jadi suasana di tempat juga jadi lebih khusyu’ terus juga jadi merasa lebih tenang terkadang sampe nangis juga karena saking ademnya gitu kehati ka.
Jadi emang bener-bener bikin hati lebih tenang si ka
9. Dimana Anda melaksanakan dzikir? kalau untuk penerapanya biasanya di rumah, tapi kalau untuk di tempat dzikirnya saya hanya ikut di Majelis Dzikir Seroja aja ka
10. Apakah tempat dzikir yang Anda gunakan suci? Menurut saya suci ka. Karena kan bener-bener di lihat juga dari segi kebersihan tempat kalau kita mau dzikir
RUANG LINGKUP AKHLAK (MENURUT MUHAMMAD DAUD ALI)
1. Apakah Anda sering menerima pemberian dari Allah SWT? Ya, saya merasa semua di kehidupan saya itu semua pemberian Allah
2. Bagaimana cara Anda menerima pemberian dari Allah SWT?
Dengan cara bersyukur mengucap hamdalah
3. Bagaimana perasaan Anda saat menerima pemberian dari Allah SWT? Biasanya saya selalu introspeksi diri saya ketika mendapatkan pemberian dari Allah berupa apapun, kemudian
100
dengan saya mengucap rasa syukur karena Allah masih memberikan saya sesuatu
4. Apakah Anda selalu mengucapkan terimakasih kepada seseorang? ya kalau ketika kita di bantu orang pasti kita mengucap rasa terimakasih karena atas bantuanya
5. Bagaimana cara Anda mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT?
Dengan mengucap hamdalah dan perbanyak ibadah
6. Jika Anda mendapat sesuatu, Apakah Anda mengingat Allah SWT ? ya, mepngingat Allah dengan cara melafadzkan dzikir
7. Apakah Anda selalu menilai pemberian Allah itu baik? ada kalanya saya merasa itu tidak baik, tapi setelah saya diingat kembali dengan orang-orang yang baik selalu mengingatkan saya untuk dekat dengan Allah dan menerima semua yang Allah kasih, pada saat itu ada kalanya saya berfikir itu adalah pemberian Allah yang terbaik
8. Apakah Anda selalu berdzikir sesuai dengan ajaran Rasulullah? Iya, menurut saya sudah sesuai dengan ajaran rasulullah
9. Apakah Anda selalu menjauhi larangan Rasulullah ? tidak selalu, ada kalanya saya manusia biasa dan melakukan kesalahan yang tidak sesuai dengan ajaran rasulullah
10. Apakah Anda selalu mengikuti kegiatan Majelis Dzikir? saya hanya mengikuti majelis dzikir di seroja saja
11. Apakah Anda menerapkan ilmu agama yang Anda dapatkan dalam kehidupan sehari-hari? Hanya beberapa saja, tidak keseluruhanya 12. Apakah Anda selalu menolong teman atau orang lain yang
membutuhkan bantuan Anda ? iya, terkadang saya menolong dan terkadang juga saya di tolong
101
13. Apakah Anda akan menolong orang yang sudah baik terhadap diri Anda ? ya, saya akan menolongnya selalgi orang tersebut membutuhkan bantuan
14. Apakah Anda akan menolong orang yang sudah berbuat jahat kepada Anda ? ya, saya akan menolong siapapun, tanpa melihat orang itu baik atau tidaknya
ASPEK-ASPEK DZIKIR (HASBI AS-SIDDIEQY)
1. Apakah Anda selalu mengingat dan menyebut nama Allah SWT di setiap waktu? Biasanya pada saat saya lagi tidak enak hati dan pikiranya, pasti saat itu saya menyebut nama Allah SWT dengan mengucap istighfar atau bacaan dzikir lain.
2. Apakah Anda selalu membaca tasbih (subhanallah), tahlil (la ilahaillahu), tahmid (alhamdulillah), dalam rangka berdzikir dan mengingat Allah SWT ? iya . bacaan ini biasanya yang saya baca dan saya gunakan dalam kehidupan sehari-hari
3. Apakah Anda selalu membaca ayat suci Al‟Qur‟an dalam keseharian Anda ? Tidak sering tapi terkadang ada di setiap waktunya saya membaca dan ada kalanya juga tidak
Tanda Tangan
102
CATATAN LAPANGAN
Hasil catatan lapangan saya selama saya melakukan observasi dalam penelitian ini diketahui bahwa adanya hubungan dzikir dengan pembinaan akhlak sebagai bentuk adanya perubahan perilaku yang tidak baik atau menyimpang menjadi perilaku yang baik. Hal ini benar terjadi ketika saya melakukan observasi di lapangan, saya menemukan berbagai macam bentuk perilaku yang berubah yang terjadi pada seorang remaja yang dibina oleh pembimbingnya yaitu Ustadz Irfan. salah satunya yaitu Nurul Waheedatun Fatimah yang awalnya mengalami permasalahan dalam segi spiritualnya.
Namun, dengan adanya bimbingan melalui dzikir yang terus menerus dilakukanya maka kini Nurul mulai lebih memahami dan melaksanakan ibadahnya dengan lebih baik. Karena menurut-Nya dzikir dapat memiliki pengaruh yang besar terhadap jiwanya dan juga dari segi rohaninya untuk memperkuat dan menyeimbangkan akhlaknya dalam masalah spiritual.
Sehingga hari demi hari mampu memberikan efek yang baik ketika melakukan ibadahnya.
Menurutnya dzikir tidak hanya memberikan pengaruh dalam segi spiritual saja, namun dalam segi berperilaku juga dapat berkaitan langsung.
Karena ketika ibadah yang dilaksanakan mampu berjalan dengan baik, maka dengan itu pula perilaku yang baik akan mengikutinya. Baik terhadap diri sendiri maupun ketika berperilaku dengan orang lain. hal inilah fakta yang saya dapatkan ketika mewawancarai salah satu remaja di Majelis Dzikir Seroja. Sama halnya dengan remaja yang lainnya, mereka dapat merasakan adanya perubahan perilaku yang terjadi pada dirinya ketika mereka dibimbing dengan dzikir. karena dzikir itu sendiri memberikan kenyamanan, ketentraman dan kedamaian terhadap diri remaja. Oleh karenanya, dengan metode-metode yang dilakukan oleh Ustadz irfan ini memberikan
103
kenyamanan terhadap sasaranya sehingga yang menjalankanya mampu mendalami kegiatan atau perbuatan apa yang harusnya dilakukan.
Adapun hambatan-hambatan ketika melakukan observasi dalam penelitian adalah adanya kondisi pandemi Covid-19 yang membatasi adanya wawancara tatap muka kepada sasaran yang dituju. Kemudian terhentinya beberapa kegiatan yang juga berpengaruh terhadap observasi yang dilakukan. Akan tetapi observasi tetap dapat berjalan dengan adanya informasi-informasi lainnya yang didapat melalui wawancara terhadap pembimbing dan ketua Majelis Dzikir Seroja kemudian dibantu dengan adanya beberapa peristiwa dan kegiatan yang masih bisa berlangsung.
104
105
106