A. Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini adalah field research atau penelitian lapangan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum dengan aspek empiris, (penelitian hukum empiris). Penelitian hukum empiris beranjak dari adanya kesenjangan antara das Sollen and das Sein yaitu kesenjangan antara teori dengan dunia realita. Soetandyo Wignjosoebroto sebagaimana dikutip oleh Bambang Sunggono menyatakan aspek penelitian hukum empiris juga disebut sebagai
non-doctrinal research atau socio-legal research.56 Penelitian hukum empiris
berpijak dari adanya kesenjangan antara norma hukum yang ada dengan pelaksanaannya dalam masyarakat.
Objek kajian penelitian empiris adalah fakta sosial. Penelitian lapangan ini bertujuan untuk mempelajari secara intensif latar belakang keadaan sekarang, dan interaksi lingkungan suatu unit sosial, individu, kelompok, lembaga atau masyarakat.57 Penelitian lapangan ini biasanya dikenal dengan penelitian empiris.
Ilmu hukum empiris adalah ilmu hukum yang memandang hukum sebagai fakta yang dapat dikonstatasi atau diamati dan bebas nilai.58 Ilmu hukum empiris bertujuan untuk mengetahui sejauh mana bekerjanya hukum di masyarakat. Pangkal tolak penelitian atau kajian ilmu hukum empiris adalah fenomena hukum masyarakat atau fakta sosial yang terdapat dalam masyarakat
56
Bambang Sunggono,2003,Metodologi Penelitian Hukum, (Jakarta; CV. Rajawali Pers, 1999) h. 43.
57
Abu Achmadi dan Cholid Narbuko,Metode Penelitian, (Jakarta : Bumi Aksara, 2001), h. 46.
58
Bahder Johan Nasution,Metode Penelitian Ilmu Hukum, (Bandung : CV. Bandar Maju, 2008), h. 81.
serta penelitian ilmu hukum empiris lebih menekankan pada segi observasinya.59 Dengan metode ini diharapkan suatu penelitian yang menekankan pada program Masturah Jamaah Tabligh dan implikasinya terhadap keluarga Sakinah di kalangan Jamaah Tabligh di ponpes al-Kirom Kebon Bibit Hajimena Lampung Selatan.
B. Sifat Penelitian
Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu suatu penelitian yang semata-mata hanya menggambarkan (mendeskripsikan) keadaan dan kejadian atas suatu obyek yang diuraikan secara lengkap, rinci, jelas, dan sistematis.60 Hasil penelitian dalam bentuk laporan sebagai karya ilmiah. Tujuan dari penelitian itu sendiri adalah untuk mengetahui keadaan (descrption of exiting reality), hubungan antara satu hal dengan hal yang lain, khususnya hubungan sebab akibat (causality). Penelitian mengenai hubungan antara beberapa hal (relation
of variable) akan menghasilkan kesimpulan umum (generalization) atau
kecenderungan umum (general tendensi), apabila mendekati kepastian akan menimbulkan menetapkan suatu hukum.61
Dalam penelitian ini penulis akan menguraikan secara mendalam tentang program masturah Jamaah Tablig dan implikasinya terhadap keluarga sakinah di pondok pesantren al-Kirom Kebon Bibit Haji Mena Kabupaten Lampung Selatan.
C. Lokasi Penelitian
Penelitian ini mengambil lokasi di pondok pesantren al-Kirom Kebon Bibit Haji Mena Kabupaten Lampung Selatan. Penentuan lokasi penelitian ini berdasarkan pada pertimbangan bahwa daerah Hajimena Lampung Selatan merupakan wilayah pusat markas dakwah Jamaah Tabligh di Lampung.
59
Ibid, h. 121.
60
Sumardi Suryabrata,Metodologi Penelitian, (Jakarta: Rajawali Press, 1990), h. 19
61
Dawam Raharjo, Islam dan Transformasi Sosial Ekonomi, (Jakarta: Lembaga Studi Agama dan Filsafat, 1999), h. 14
D. Sumber dan Jenis Data
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua jenis yaitu data primer dan data sekunder :
1. Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh di lapangan. Data primer merupakan data utama yang sangat penting. Data primer dalam penelitian ini yaitu data yang didapatkan peneliti dari hasil wawancara, hasil observasi dan dokumen yang diperoleh dari para pimpinan dan jamaah pondok pesantren al-Kirom Kebon Bibit Hajimena Lampung Selatan.
2. Data Sekunder
Data sekunder ini didapat dari sumber kedua yang merupakan pelengkap, data sekunder mencakup dokumen-dokumen resmi, buku-buku maupun hasil penelitian yang menjadi bahan pijakan dan bahan referensi mengenai studi terhadap Jamaah Tabligh terkait program Masturah.
E. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara di antaranya pengamatan (observasi), wawancara serta dokumentasi.62 1. Pengamatan (Observasi)
Teknik ini dipakai untuk mengumpulkan data melalui pengamatan terhadap pelaksanaan program Masturah, pengamatan terhadap sikap tingkah laku para alumni Masturah terkait ketaatan para istri kepada para suami mereka di pondok pesantren al-Kirom Kebon Bibit Hajimena Lampung Selatan. 2. Wawancara (Interview)
Teknik ini dipakai untuk memperoleh data yang dilakukan dengan tanya jawab dengan yang telah mengikuti program Masturah pondok pesantren al-Kirom Kebon Bibit Hajimena Lampung Selatan. Sebelum penulis melakukan wawancara, terlebih dahulu disiapkan daftar pertanyaan yanag akan diajukan. wawancara dilakukan secara terstruktur (structured
62
S. Nasution dan M. Thomas, Buku Penuntun Membuat Tesis, Skripsi, Disertasi dan
interview guide). Wawancara tidak terstruktur untuk menggali penjelasan yang diberikan oleh responden dan para pemimpin keagamaan dari Jamaah Tabligh di pondok pesantren al-Kirom Kebon Bibit Hajimena Lampung Selatan. Informan dalam penelitian ini berjumlah dua puluh orang. Mereka semua anggota Jamaah Tabligh yang pernah mengikuti program Masturah bersama istrinya.
3. Dokumentasi
Pengumpulan data dengan cara mengambil data dari dokumen yang merupakan suatu catatan formal sebagai bukti otentik. Berupa data seputar keberadaan Jamaah Tabligh dan program Masturah di pondok pesantren al-Kirom Kebon Bibit Hajimena Lampung Selatan.
F. Metode Pengolahan Data
Data-data yang terkumpul kemudian diolah,adapun pengolahan data tersebut adalah sebagai berikut:
1. Editing / Pemeriksaan data
Data yang digunakan adalah seluruh data yang berhasil dikumpulkan dan disatukan. Tahap selanjutnya dilakukan editing, yaitu melakukan pengeditan seluruh data yang telah dikumpulkan dan disaring menjadi suatu pengumpulan data yang benar-benar dapat dijadikan acuan dalam penarikan kesimpulan.
2. Classifying / Klasifikasi Data
Analisis data menggunakan metode analisis kualitatif yaitu uraian yang dilakukan terhadap data yang terkumpul dengan tidak menggunakan rumus statistik namun berupa kalimat berdasarkan pada peraturan perundang-undangan, pandangan ahli dan termasuk pengalaman peneliti.
3. Verifying / Verifikasi 4. Analyzing / Analisis
5. Concluding / Pembuatan Kesimpulan.63
63
BAB IV