A. Rancangan Penelitian
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) karna penelitian terlibat langsung dalam proses penelitian mulai awal hingga
akhir penelitian. Penelitian tindakan merupakan penerapan penemuan fakta pada pemecahan masalah dalam situasi sosial dengan pemandangan untuk meningkatkan kualitas tindakan yang di lakukan di dalamnya,yang melibatkan kolaborasi dan kerjasama para peneliti,praktisi dan orang awam (Burna,1994 dalam Madya 2006).
Penelitian tindakan di lakukan dengan mengumpulkan data secara sistematis tentang praktek keseharian dan menganalisisnya untuk membuat keputusan-keputusan tentang praktek yang seharusnya di lakukan di masa mendatang (Wallace,1998,dalam Madya 2006).Dari beberapa pengertian di atas maka dapat di simpulkan bahwa penelitian tindakan berurusan langsung dengan praktek di lapangan. Penelitiannya adalah pelaku praktek itu sendiri data langsung hasil penelitiannya, yang paling menonjol dalam penelitian tindakan ini yaitu di tujukan untuk melakukan perubahan dalam pembelajaran yang ada di dalam kelas, dan perubahan praktek secara berkelanjutan (Madya,2006)
B. Lokasi Dan Waktu Penelitian
Lokasi penelitian merupakan tempat di mana penelitian dapat melihat fakta-fakta yang terjadi pada saat protes belajar mengajar berlangsung, penelitian ini di lakukan pada bulan November sampai bulan Desember 2009 di MAN Tambak Beras Jombang.
Data merupakan sejumlah fakta atau keterangan yang di gunakan sebagai sumber atau bahan.Sumber data yang di gunakan pada penelitian ini dapat di lihat pada tabel 3.1 berikut ini:
Tabel 3.1 data dan sumber data
Data Sumber data Instrumen
Kemampuan berfikir kritis
Data di peroleh dari hasil observasi selama proses
belajar mengajar
berlangsung (selama tindakan di berikan)
Lembar observasi, wawacara, foto kegiatan (sebagai pengecekan penelitian)
Prestasi belajar Skor tes awal Skor tes akhir Skor posttest
Tes awal Tes akhir Postest
Data ini di ambil pada waktu penelitian di MAN Tambak beras jombang, subyek penelitian ini adalah siswa kelas X MAN Tambak beras jombang yang jumlah siswanya 45 setiap kelasnya.
D. Metode Pengumpulan Data
Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik sebagai berikut:
1.Tes
Tes bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar yang terjadi terhadap siswa terutama dalam aspek kognitif dan sebagai salah satu
rangkaian kegiatan dalam pembelajaran mengguakan metode problem solving.Tes tersebut meliputi tes awal siklus 1 sampai siklus 3.
2.Wawancara
Wawancara adalah “suatu proses tanya jawab sepihak antara pewawancara dan yang di wawancarai,yang di laksanakan sambil bertatap muka secara langsung, wawancara di lakukan oleh peneliti terhadap siswa untuk mencari data yang di perlukan.
3.Observasi
Teknik observasi di gunakan untuk mengetahui aktivitas siswa dalam memecahkan masalah yang di sajikan oleh guru dan mengukur kemampuan berpikir siswa dalam memecahkan masalah tersebut selama kegiatan belajar mengajar berlangsung yang berpedoman pada lembar observasi.Selain itu observasi juga di lakukan untuk memeperoleh data tentang keserasian antara perencanaan pembelajaran yang telah termuat dalam skenario pembelajaran. 4.Catatan lapangan
Catatan lapangan ini berguna untuk memeperoleh data secara obyektif yang tidak terekam dalam lembar observasi mengenai hal-hal yang terjadi selama pemberian tindakan.Lembar catatan lapangan ini diisi oleh teman teman dan siswa yang ikut dalam penelitian.
Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dan angket dianalisis secara deskripstif kuantitatif artinya gambaran proses belajar mengajar diungkapkan dengan kata-kata. Sedangkan data hasil evaluasi dianalisis melalui gambaran tentang peningkatan hasil belajar yang diperoleh.
F.Teknik Pengumpulan Data
Suatu penelitian akan mencapai validitas yang memadai jika alat yang dipergunakan untuk mengumpulkan data juga memadai. Ada tiga instrumen minimal untuk mengumpulkan data yaitu :
1. Lembar Observasi
Peneliti menggunakan lembar observasi untuk mengetahui dan mengamati keadaan sekolah, pelaksanaan proses belajar mengajar yang ada di dalam kelas, serta untuk mengetahui minat siswa dalam proses belajar mengajar 2. Lembar Angket
Untuk mengambil data tentang minat siswa pada proses belajar mengajar terutama ilmu ekonomi dalam pembelajaran menggunakan metode
problemsolving. 3. Lembar Interview
Pada lembar interview ini peneliti menggunakan metode wawancara untuk mengetahui apakah metode problem solving yang sudah digunakan oleh peneliti bisa meningkatkan kemampuan berfikir kritis mereka.
Dipergunakan untuk mengambil data tentang kemampuan siswa dalam memahami ilmu ekonomi. Tes ini dinamakan post tes yang dilakukan pada akhir selesai melaksanakan siklus dan setelah proses pembelajaran selesai, gunanya untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami pelajaran ekonomi.
5. Lembar Dokumentasi
Dalam hal ini peneliti mengambil dokumentasi kelas X-11, yang dimaksud dokumentasi itu adalah sesuatu yang tercatat, tertulis ataupun terlihat yang digunakan sebagai bukti bahwa peneliti sudah melakukan penelitian, misalnya seperti jumlah siswa, nilai hasil tes siswa, dan foto siswa pada waktu melaksanakan pembelajaran menggunakan metode problem solving.
G.Rancangan Tindakan
Rancangan tindakan yang dilaksanakan dituangkan dalam bentuk siklus. Siklus penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Dan setiap siklus akan berisi kegiatan sebagai berikut :
1. Perencanaan
Dalam perencanaan kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut : a. Membuat jadwal kegiatan
b. Membuat rancangan pembelajaran yang disesuaikan dengan langkah-
langkah kegiatan pembelajaran
2. Pelaksanaan
Pelaksanaan penelitian ini ada beberapa langkah yang dilaksanakan : a. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah yang
sudah direncanakan
b. Memberi bimbingan sebelum kegiatan belajar mengajar c. Membantu siswa yang tampak mengalami kesulitan
d. Memberikan sebuah masalah yang harus didiskusikan dengan teman satu kelompok
3. Pengamatan
Hal-hal yang dilakukan selama observasi adalah :
a. Mengamati semua kegiatan yang dilakukan siswa selama pembelajaran
b. Mencatat kegiatan-kejadiannya tersebut dalam lembar observasi c. Membagikan angket sesudah pembelajaran
d. Mengumpulkan angket setelah dijawab siswa 4. Refleksi
Dalam refleksi ini yang dilakukan adalah :
a. Mengumpulkan semua data yang diperoleh selama proses belajar mengajar
b. Melihat sekilas kejadian-kejadian yang menghambat dan mendiskusikan penyebabnya
c. Jika dipandang perlu maka merencanakan ulang tindakan perbaikan untuk siklus berikutnya
Refleksi terhadap proses belajar mengajar yang lebih mendalam dilakukan seminggu sekali oleh peneliti PTK. Tujuannya adalah untuk mendapatkan umpan balik yang komprehensif, terutama tentang hambatan dan penyebabnya. Temuan-temuan yang negative diupayakan langkah-langkah perbaikan untuk pelaksanaan siklus selanjutnya.
BAB IV