METODE PENELITIAN
4.1 Desain Penelitian
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif yaitu menggambarkan atau memaparkan suatu peristiwa yang terjadi tanpa mengubah,menambahkan,meniadakan dan memanipulasi terhadap obyek atau wilayah penelitian (Arikunto, 2010)
4.2 Tempat Penelitian dan Waktu 4.2.1 Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fendomental dan Laboratorium Bakteriologi Sekolah Tinggi Kesehatan STIKes ICMe Jombang dan tempat pengambilan sampel di pasar Legi Jombang.
4.2.2Waktu Penelitian
Waktu penelitian ini di mulai dari penyusunan proposal sampai dengan penyusunan laporan akhir. Pada bulan Juni sampai Juli 2020.
4.3 Populasi, Sampling, dan Sampel
4.3.1 Populasi
Populasi dalam penelitian ini daging ayam broiler dan kunyit yang di jual di pasar Legu Jombang dan bakteri Salmonella Sp.
4.3.1 Sampling
Sampling adalah cara dalam mengambil sampel sesuai dengan kriteria yang telah (Nursalam, 2008). Sampling yang digunakan adalah daging ayam
24
broiler sebanyak 1,5kg dan kunyit sebanyak 1.8kg dengan suhu 4ºC di lemari es.
4.3.2 Sampel
Sampel adalah obyek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel daging ayam broiler sebanyak 1,5kg, kunyit sebanyak 1.8kg yang dijual di pasar Legi Jombang dengan konsetrasi yang digunakan 0%,40%,60%,80% dengan waktu inkubasi 48 jam dengan suhu lemari es 4˚C.
4.4 Kerangka Kerja
Kerangka kerja penelitian tentang Pengaruh Pemberian Ekstrak Kunyit (Curcuma Long L) Terhadap Zona Hambat (Salmonell sp) Pada Daging Ayamsebagai berikut:
25
1.4 Gambar Pengaruh Pemberian Ekstrak Kunyit (Curcuma Long L) Terhadap Zona Hambat (Salmonell sp) Pada Daging Ayam.
Identifikasi Masalah
Penyusunan proposal
Analisa bakteri Salmonella sp pada daging ayam dengan metode difusi
Sampling
Non Probability (purposive sampling)
Jenis Penelitian Diskriptif
Pengumpulan Data
Populasi
Kunyit sebanyak 1.8 kg dan daging ayam 1,5kg broiler di Pasar Legi Jombang
Pengolahan data dan Analisa Data Tabulating Editing, dan Coding
Kesimpulan dan Saran Penyusunan Laporan
Sampel kunyit 1.8 kg dan daging ayam broiler 1,5kg di Pasar Legi Jombang
26
4.5 Identifikasi dan Definisi Operasional Variabel
4.5.1 Variabel
Variabel merupakan objek yang bervariasi dan menjadikan perhatian khusus dalam penelitian (Arikunto, 2010).Variabel dalam penelitian ini ekstrak kunyit sebagai penghambat bakteri Salmonella sp pada daging ayam dalam waktu inkubasi 48jam dengan suhu 4ºC di lemari es.
4.5.1 Definisi Operasional Variabel
Definisi operasional merupakan penjelasan dari batasan variabel tentang apa yang di ukur oleh variabel tersebut (Notoatmodjo, 2010). Definisi operasional variabel dalam penelitian sebagai berikut:
Tabel 4.1 Difinisi Pengaruh Pemberian Ekstrak Kunyit (Curcuma Long L)
Terhadap Zona Hambat (Salmonell sp) Pada Daging Ayam
Variabel Definisi Operasional
Parameter Skala Data Kategori
Pertumbuhan bakteri salmonella sp Mengetahui ekstrak kunyit (Curcuma long L.) mampu menghambat pertumbuhan bakteri salmonella sp atau tidak
Metode Difusi Nominal Terdapat zona bening : tidak terdapat daya hambat
27 Konsentrasi ekstrak kunyit (Curcuma long L.) Konsentrasi ekstrak kunyit dapat menghambat bakteri Salmonella sp Konsentrasi yang di nyatakan dengan (%) kemudian dihitung besarnya diameter zona hambat Ordinal Terdapat 4 konsentrasi yaitu : 0%, 40%, 60% dan 80% 4.6 Prosedur Kerja
4.6.1 Alat dan Bahan
Alat Bahan
1. Autoclave
2. Beker glass 100 ml 5 buah 3. Blender
4. Batang pengaduk 2 buah 5. Cawan petri gelas 6 buah 6. Corong gelas 1 buah 7. Erlenmeyer 50 ml 6 buah 8. Hotplace 9. Incubator 10. Kertas koran 11. Kertas whatman 12. Kapas lidi 13. Kertas lakmus 14. Neraca analitik 15. Oven
16. Ose bulat 1 buah
17. Pembakar spirtus 1 buah 18. Pinset 1 buah
19. Pipet tetes 6 buah 20. Rak tabung 1 buah
21. Pipet volume 10 dan 25 ml 22. Push ball 1 buah
23. Penggaris 30 cm
1. Akuades
2. Ekstrak kunyit 1,8 kg 3. Danging Ayam Broiler
1,5kg 4. NaCl 1 ml
5. Media SSA 6 buah 6. Isolate bakteri Salmonella
28
4.7 Prosedur Penelitian
1. Menghubungi dosen laboratorium untuk meminta penelitian di STIKes ICMe Jombang
2. Mengisi formulir permohonan ijin penelitian dilaboratorium STIKes ICMe Jombang
3. Mengisi formulir peminjaman alat laboratorium kepada dosen yang bersangkutan
4. Mengisi formulir pengembalian alat laboratorium kepada dosen yang bersangkutan
4.8 Cara Kerja 1. Sterilisasi Alat
Mensterilisasikan alat yang akan digunakan dalam penelitian untuk menghilangkan mikroorganisme lain yang dapat menjadikan pengaruh dari hasil penelitian. Pada sterilisasi ini menggunakan alat autoclave pada suhu 121ºC selama 15-20 menit. Tunggu sterilisasi alat mencapai suhu ruang.
2. Pembuatan ekstrak kunyit 40%
a. Dicuci kunyit menggunakan air bersih sebanyak 1,8kg b. Dikupas kulit kunyit
c. Dipotong kecil-kecil
d. Dihomogenkan dengan menggunakan blender
e. Dibuat ekstrak kunyit dengan jumlah zat dalam 1000 ml pelarut atau akuades
f. Ditimbang kunyit sebanyak 400 g g. Ditambahkan aquades sebanyak 600 ml
29
3. Pembuatan ektrak kunyit 60%
a. Dicuci kunyit menggukanan air bersih sebanyak1,8 kg b. Dikupas kulit kunyit
c. Dipotong kecil-kecil
d. Dihomogenkan dengan menggunakan blender
e. Dibuat ekstrak kunyit dengan jumlah zat 1000 ml pelarut atau akuades f. Ditimbang kunyit sebanyak 600g
g. Ditambahkan akuades 400 ml
4. Pembuatan ektrak kunyit 80%
a. Dicuci kunyit menggunakan air bersih sebanyak1,8 kg b. Dikupas kulit kunyit
c. Dipotong kecil-kecil
d. Dihomogenkan dengan menggunakan blender
e. Dibuat ekstrak kunyit dengan jumlah zat 1000 ml pelarut atau akuades f. Ditimbang kunyit sebanyak 800 g
g. Ditambahkann akuades sebanyak 200 ml
5. Pembuatan Daging Ayam
a. Daging ayam diusap b. Ditanam di media NB c. Diinkubasi
d. Ditanam di media NAS e. Diinkubasi
f. Dibuat suspensi g. Ditanam dimedia SSA
30
6. Pembuatan media SSA (Salmonella dan Sigella Agar) untuk pertumbuhan bakteri salmonella Sp
a. Ditimbang media SSA sebanyak 6,3 gram
b. Dilarutkan dengan 80 ml akuades pada breaker glass c. Dipanaskan diatas hotplate sampai larut
d. Diukur pH dengan pH meter
e. Di pH 7,4 ditambahkan akuades sampai tanda 20 ml f. Dipanaskan sampai mendidih selama 5 menit
g. Ditutup Erlenmeyer dengan kapas steril 15 menit pada suhu 121ºC
h. Dituang media yang sudah steril ke cawan petri sebesar masing-masing 10 ml
i. Di cawan petri yang sudah berisi media dibungkus dengan plastik wrap, ditunggu suhu turun sampai 50ºC 5 menit
j. Disimpan di dalam kulkas
7. Pembuatan paper disk
a. Disiapkan kertas wrap
b. Digunting dengan diameter 6 mm
c. Disterilkan di dalam oven selama 1jam dengan suhu 80ºC
8. Pembuatan suspensi bakteri
a) Media NA
1. Disiapkan bakteri pada daging ayam yang sudah tumbuh pada media NA 2. Diambil satu koloni tunggal dengan menggunakan ose bulat yang sudah
steril
31
4. Jika bakteri tumbuh pada media NA maka dipindah atau ditanam dimedia NB
b.) Media NB
a. Diambil satu koloni tunggal dengan menggunakan ose bulat yang steril b. Digores dimedia NB
c. Diinkubasi
9. Prosedur pengujian daya hambat ekstrak kunyit (Curcuma long L.)
a. Disiapkan alat dan bahan
b. Disiapkan media SSA yang sudah padat
c. Diencerkan ekstrak kunyit sesuai konsentrasi sudah ditetapkan 0%,40%,60% dan 80%
d. Dituang media sebanyak 10 ml pada cawan petri
e. Disiapkan suspensi bakteri Salmonella Sp menambahkan 1 ml suspensi bakteri
f. Ditambahkan 1 ml suspensi bakteri g. Dihomogenkan
h. Dicelupkan kapas lidi steril kedalam tabung reaksi berisi suspensi bakteri i. Digoreskan ke media yang sudah disiapkan
j. Dibagi daerah masing-masing cawan petri menjadi 3 bagian menggunakan spidol (untuk kontrol tidak ditambahi bakteri)
k. Diberi label masing-masing media
l. Dibiarkan selama 5-10 menit agar suspensi bakteri agar terdifusi dengan media
32
m. Dicelupkan masing-masing paper disk kedalam perasan ekstrak kunyit (Curcuma long L) dengan konsentrasi 0%,40%,60% dan 80%
n. Diletakkan paper disk dengan pinset steril pada media yang telah diberi label (untuk kontrol positif tidak diletakkan paper disk)
o. Diatur jarak antara paper disk sesuai tanda garis yang telah dibuat p. Dibungkus cawan petri dengan plastik wrap
q. Diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37ºC
r. Diamati ada atau tidaknya zona bening di sekitar paper disk s. Dicatat hasil yang sudah diperoleh dan didokumentasikan
4.9 Teknik Pengelolaan Data dan Analisa Data 4.9.1 Teknik pengolahan Data
Pengolahan data adalah serangkaian operasi atau informasi yang direncanakan guna mencapai tujuan atau hasil yang diinginkan (R fauzan, 2018)
1. Editing
Editing adalah proses melengkapi & merapikan data yang telah dikumpulkan (Dwiastuti, 2017)
2. Coding
Coding merupakan pengubahan data menjadi suatu angka atau bilangan yang sebelumnya berupa kalimat (Notoatmodjo, 2010).
yaitu :
a. Perasan ekstrak kunyit
33
Perasan ekstrak kunyit 40% Kode EK2 Perasan ekstrak kunyit 60% Kode EK3 Perasan ekstrak kunyit 80% Kode EK4 b. Hasil
Kontrol negatif Kode N
Kontrol positif Kode P
3. Tabulating
Tabulating adalah masukan data yang sudah dikelompokkan kedalam tabel-tabel agar mudah dipahami (Cmedia, 2017)
4.9.2 Analisa Data
Analis data merupakan memilih dari beberapa sumber maupun permasalahan yang sesuai dengan penelitian yang di lakukan (Notoatmodjo, 2010).
34