• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PEMBAHASAN

C. Peranan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan

3. Metode Penelitian

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan jenis penelitian adalah studi kasus yang didukung oleh survei dengan mengumpulkan data melalui pemberian pernyataan kuisioner kepada responden, Sugiono (2010:14).

KEPEMIMPINAN (X)

KINERJA (Y)

4. Populasi dan Sampel

Populasi dalam penelitian adalah seluruh karyawan PT Astra International, Tbk – Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan.Total karyawan tetap berjumlah 210 orang. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampel acak (random sampling), digunakan oleh peneliti apabila popuslasi diasumsikan homogeny (mengandung satu ciri) sehingga sampel dapat diambil secara acak Idrus (2009:97). Sampel yang diambil dari penelitian ini sebanyak 30 orang dari jumlah karyawan yang ada.

5. Metode Pengumpulan Data

Data primer biasanya dikumpulkan melalui wawancara maupun kuesioner. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penulis adalah melalui data angket kuesioner. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Kuesioner ini mencantumkan identitas responden yang terdiri dari jenis kelamin, usia, jabatan, dan pendidikan terakhir yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden. Skala yang digunakan dalam kuesioner penelitian adalah summated (Likert) scale. Rentang skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah dari angka 1 sampai angka 5. Angka 1 menunjukkan bahwa responden tidak mendukung terhadap pernyataan yang diberikan. Sedangkan angka 5 menunjukkan bahwa responden mendukung pernyataan yang diberikan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3.1 Skor Pernyataan No Pernyataan Skor 1. Sangat Setuju 5 2. Setuju 4 3. Kurang Setuju 3 4. Tidak Setuju 2

5. Sangat Tidak Setuju 1 Sumber: Sugiyono (2010)

6. Metode Pengolahan Data

Dalam penelitian ini pengolahan data menggunakan program SPSS (Statical Product and Service Solutions). Untuk melihat hubungan antar variabel digunakan prosedur crosstabs, yaitu sebuah tabel silang yang terdiri atas suatu baris atau lebih dan satu kolom atau lebih. Nisfiannoor (2009:80)

Dalam penelitian ini digunakan uji chi square, yaitu untuk mengetahui terdapat atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara frekuensi hasil observasi dibandingkan dengan frekuensi teroritis yang diharapkan. Faisal (2007:240) 7. Karakteristik Responden

a. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada Tabel 3.2 berikut:

Tabel 3.2

Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

No Jenis Kelamin Jumlah (orang) Persentase (%)

1. Perempuan 5 16,7 %

2. Laki-laki 25 83,3 %

Total 30 100 %

Dari Tabel 3.2 diatas menunjukkan bahwa responden yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 5 orang (16,7%) dan yang berjenis kelamin laki-laki berjumlah 25 orang (83,3%).

b. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

Karakteristik responden berdasarkan usia dapat dilihat pada Tabel 3.3 berikut: Tabel 3.3

Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

No Usia Jumlah (orang) Persentase (%)

1. 21 – 25 Tahun 26 86,7%

2. 26 – 30 Tahun 4 13,3%

Total 30 100 %

Sumber: Hasil Penelitian 2014 (Data Diolah)

Dari Tabel 3.3 diatas menunjukkan bahwa responden yang berusia 21-25 tahun sejumlah 26 orang (86,7%), kelompok usia 26-30 tahun sejumlah 4 orang (13,3%).

c. Karakteristik Responden Berdasarkan Jabatan

Karakteristik responden berdasarkan jabatan dapat dilihat pada Tabel 3.4 berikut: Tabel 3.4

Karakteristik Responden Berdasarkan Jabatan

No Jabatan Jumlah (orang) Persentase (%)

1. Administrasi 6 20 % 2. Sales Counter 2 6,7 % 3. Customer Relation 1 3,3 % 4. Cashier 2 6,7 % 5. CMO 1 3,3 % 6. Operator 1 3,3 % 7. Security 2 6,7 % 8. Wiraniaga 15 50 % Total 30 100 %

Sumber: Hasil Penelitian 2014 (Data Diolah)

Dari Tabel 3.4 diatas menunjukkan bahwa responden jabatan Administrasi berjumlah 6 orang (20%), jabatan Sales Counter berjumlah 2 orang (6,7%),

jabatan Customer Relation berjumlah 1 orang (3,3%), jabatan Cashier berjumlah 2 orang (6,7%), jabatan CMO berjumlah 1 orang (3,3%), jabatan Operator berjumlah 1 orang (3,3%), jabatan Security berjumlah 2 orang (6,7%), jabatan Wiraniaga berjumlah 15 orang (50%).

d. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan

Karakteristik responden berdasarkan pendidikan dapat dilihat pada Tabel 3.5 berikut:

Tabel 3.5

Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan

No Pendidikan Jumlah (orang) Persentase (%)

1. SMU/SMK 4 13,3 %

2. Diploma 3 5 16,7 %

3. Strata 1 21 70 %

Total 30 100 %

Sumber: Hasil Penelitian 2014 (Data Diolah)

Dari Tabel 3.5 diatas menunjukkan bahwa responden pendidikan SMA/SMK berjumlah 4 orang (13,3%), pendidikan Diploma-3 berjumlah 5 orang (16,7%), pendidikan Strata-1 berjumlah 21 orang (70%).

8. Analisis Deskriptif Variabel

Dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala likert untuk mengetahui tanggapan responden tentang peranan kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang Sisingamangaraja medan.

a. Pernyataan tentang Kepemimpinan

Distribusi Jawaban Responden Tentang Pernyataan Kepemimpinan ITEM Frekuensi SS % S % KS % TS % STS % 1 28 93,3 1 3,3 1 3,3 0 - 0 - 2 17 56,7 12 40,0 1 3,3 0 - 0 - 3 15 50,0 11 36,7 4 13,3 0 - 0 - 4 0 - 3 10,0 1 3,3 7 23,3 19 63,3 5 0 - 2 6,7 1 3,3 5 16,6 22 73,3 6 6 20,0 21 70,0 2 6,7 1 3,3 0 - 7 17 56,7 11 36,7 2 6,7 0 - 0 -

Sumber: Hasil Penelitian 2014 (data diolah)

1. Berdasarkan Tabel 3.6 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan pimpinan saya menghargai pendapat saya. Terdapat 28 orang menyatakan sangat setuju, 1 orang menyatakan setuju, 1 orang mengatakan kurang setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa pemimpin saya tidak menghargai pendapat saya. 2. Berdasarkan Tabel 3.6 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang

menyatakan pemimpin saya memberikan kebebasan dalam memberikan ide-ide. Terdapat 17 orang menyatakan sangat setuju, 12 orang menyatakan setuju, 1 orang mengatakan kurang setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa pemimpin saya tidak memberikan kebebasan dalam memberikan ide-ide.

3. Berdasarkan Tabel 3.6 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan pimpinan saya terlalu bergantung dengan kekuasaan formalnya. Terdapat 15 orang menyatakan sangat setuju, 11 orang menyatakan setuju, 4 orang mengatakan kurang setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa pimpinan saya tidak terlalu bergantung dengan kekuasaan formalnya.

4. Berdasarkan Tabel 3.6 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan pimpinan saya mengidentifikasi tujuan pribadi dengan tujuan organisasi. Terdapat 3 orang mengatakan setuju, 1 orang mengatakan kurang setuju, 7 orang mengatakan tidak setuju, 19 orang mengatakan sangat tidak setuju. Responden yang menjawab sangat tidak setuju memiliki alasan bahwa pimpinan saya tidak mengidentifikasi tujuan pribadi dengan tujuan organisasi.

5. Berdasarkan Tabel 3.6 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan pimpinan memberikan semua pekerjaan dan tanggung jawab dilakukan oleh bawahannya. Terdapat 2 orang mengatakan setuju, 1 orang mengatakan kurang setuju, 5 orang mengatakan tidak setuju, 22 orang mengatakan sangat tidak setuju. Responden yang menjawab sangat tidak setuju memiliki alasan bahwa pimpinan tidak memberikan semua pekerjaan dan tanggung jawab dilakukan oleh bawahannya .

6. Berdasarkan Tabel 3.6 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan keputusan pemimpin harus diterima dan dijalankan oleh bawahan. Terdapat 6 orang mengatakan sangat setuju, 21 orang mengatakan setuju, 2 orang mengatakan kurang setuju, 1 orang mengatakan tidak setuju. Responden yang menjawab tidak setuju memiliki alasan bahwa keputusan pemimpin tidak harus diterima dan dijalankan oleh bawahan.

7. Berdasarkan Tabel 3.6 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan pimpinan saya mudah diajak bernegosiasi. Terdapat 17 orang

mengatakan sangat setuju, 11 orang mengatakan setuju, 2 orang mengatakan kurang setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa pimpinan saya tidak mudah diajak bernegosiasi.

b. Pernyataan tentang Kinerja

Tabel 3.7

Distribusi Jawaban Responden Tentang Pernyataan Kinerja

ITEM Frekuensi SS % S % KS % TS % STS % 1 28 93,3 1 3,3 1 3,3 0 - 0 - 2 17 56,7 12 40,0 1 3,3 0 - 0 - 3 15 50,0 11 36,7 4 13,3 0 - 0 - 4 0 - 3 10,0 1 3,3 7 23,3 19 63,3 5 0 - 2 6,7 1 3,3 5 16,6 22 73,3 6 13 43,3 11 36,7 0 - 0 - 0 - 7 20 66,7 10 33,3 0 - 0 - 0 -

Sumber: Hasil penelitian 2014 (data diolah)

1. Berdasarkan Tabel 3.7 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan saya dapat menyelesaikan dengan baik setiap pekerjaan yang dilakukan di PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan. Terdapat 28 orang menyatakan sangat setuju, 1 orang menyatakan setuju, 1 orang mengatakan kurang setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa saya tidak dapat menyelesaikan dengan baik setiap pekerjaan yang dilakukan di PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan.

2. Berdasarkan Tabel 3.7 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan saya selalu bekerja keras dalam menyelesaikan pekerjaan di PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan. Terdapat 17 orang menyatakan sangat setuju, 12 orang menyatakan setuju,

1 orang mengatakan kurang setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa tidak selalu bekerja keras dalam menyelesaikan pekerjaan di PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan.

3. Berdasarkan Tabel 3.7 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan saya selalu masuk kerja sesuai dengan peraturan jam kerja di PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan. Terdapat 15 orang menyatakan sangat setuju, 11 orang menyatakan setuju, 4 orang mengatakan kurang setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa tidak selalu masuk kerja sesuai dengan peraturan jam kerja di PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan.

4. Berdasarkan Tabel 3.7 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan saya dapat bekerja secara tim di PT Astra International, Tbk- Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan. Terdapat 3 orang mengatakan setuju, 1 orang mengatakan kurang setuju, 7 orang mengatakan tidak setuju, 19 orang mengatakan sangat tidak setuju. Responden yang menjawab sangat tidak setuju memiliki alasan bahwa tidak dapat bekerja secara tim di PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan.

5. Berdasarkan Tabel 3.7 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan saya dapat saling mengisi dengan pegawai lain apabila ada pekerjaan yang belum dapat dikerjakan. Terdapat 2 orang mengatakan

setuju, 1 orang mengatakan kurang setuju, 5 orang mengatakan tidak setuju, 22 orang mengatakan sangat tidak setuju. Responden yang menjawab sangat tidak setuju memiliki alasan bahwa tidak dapat saling mengisi dengan pegawai lain apabila ada pekerjaan yang belum dapat dikerjakan.

6. Berdasarkan Tabel 3.7 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang menyatakan saya dapat memenuhi target penjualan seperti yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Terdapat 13 orang mengatakan sangat setuju, 11 orang mengatakan setuju, 6 orang mengatakan kurang setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa saya tidak dapat memenuhi target penjualan seperti yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

7. Berdasarkan Tabel 3.7 dapat dilihat bahwa distribusi responden yang

menyatakan saya selalu pulang kerja sesuai dengan peraturan jam kerja di PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan. Terdapat 20 orang mengatakan sangat setuju, 10 orang mengatakan setuju.                 

9. Analisis Data dan Hasil Pengolahan Data Menggunakan Crosstabs

Hipotesis penelitian adalah jawaban sementara terhadap masalah penelitian, yang kebenarannya masih harus diuji secara empiris. Suryabrata (2008:21) Pengambilan keputusan berdasarkan ilmu statistika sebagai berikut:

Ho: Tidak terdapat hubungan antara baris dan kolom. H1:Terdapat hubungan antara baris dan kolom. jika probabilitas > 0.05 maka Ho diterima. jika probabilitas < 0.05 maka Ho ditolak.

H1: Hubungan Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan Tabel 3.8

Kepemimpinan * Kinerja Crosstabulation Count

Kinerja

Total kurang setuju setuju sangat setuju

Kepemimpinan kurang setuju 3 7 0 10

setuju 1 17 1 19

sangat setuju 0 0 1 1

Total 4 24 2 30

Sumber: Hasil penelitian 2014 (data diolah)

Tabel 3.9 Chi-Square Tests

Value df Asymp. Sig. (2-sided) Pearson Chi-Square 18.072a 4 .001

Likelihood Ratio 9.886 4 .042

Linear-by-Linear

Association 6.885 1 .009

N of Valid Cases 30

Tabel Chi-Square Tests

Berdasarkan tabel 3.9 dapat dilihat bahwa perhitungan uji Chi Square ini akan mengamati secara lebih detail tentang terdapat dan tidaknya hubungan antara peranan kepemimpinan terhadap kinerja karyawan.Untuk mengetahui ada dan tidaknya hubungan antara variabel kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, dapat langsung dilihatprobabilitasnya.Dari tabel tersebut terlihat bahwa Asymp Sig-nya adalah 0.001 yang berarti lebih kecil dari 0.05, maka H0 ditolak dan H1 diterima.Jika H1diterima, berarti bahwaada hubungan antara kepemimpinan terhadap kinerja karyawan.

10.Pembahasan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan menunjukkan bahwa Gaya kepemimpinan Demokratis berperan terhadap kinerja karyawan pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan. Pimpinan melaksanakan tugasnya untuk mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengontrol bawahannya agar setiap pekerjaan yang dilakukan mencapai hasil yang terbaik, dengan penuh rasa bertanggung jawab untuk mencapai tujuan perusahaan.

Pimpinan pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan selalu memberikan kesempatan pengembangan karir bawahan, selalu menerima kritik dari bawahan, dapat menciptakan suasana kekeluargaan, dan selalu mengetahui kekurangan dan kelebihan bawahannya. Demi mencapai tujuan perusahaan pimpinan selalu mendorong bawahannya untuk selalu mencapai hasil yang terbaik, dengan cara memberikan arahan, motivasi, pelatihan, dan

kenyamanan. Pimpinan dengan senantiasa bekerja sama dengan bawahan, percaya kepada bawahan, dan mau mendelegasikan tugas kepada bawahan.

Pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan kepemimpinan memiliki hubungan yang erat dengan kinerja karyawan. Kinerja karyawan tidak hanya dilihat dari skill saja namun juga dilihat dari cara seseorang itu memimpin dan mempengaruhi kawan sepekerjaannya untuk mencapai tujuan yang menguntungkan perusahaannya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan terhadap kinerja karyawan berdasarkan hasil penelitian dengan pernyataan yang ada pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan adalah:

1. Pernyataan yang mengatakan pimpinan saya dapat menghargai pendapat saya. Dalam hal ini pimpinan dapat mengahargai pendapat para karyawannya sehingga para karyawan dapat menunjukkan hasil kinerjanya yaitu dapat menyelesaikan dengan baik setiap pekerjaan yang dilakukan pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan. 2. Pernyataan yang mengatakan pimpinan saya memberikan kebebasan

dalam memberikan ide-ide. Pimpinan memberikan kebebasan kepada para karyawannya untuk memberikan ide-ide yang bagus, kreatif sehingga dapat menjadi pertimbangan pimpinan dalam mengambil keputusan sehingga para karyawan dapat selalu bekerja keras dalam menyelesaikan pekerjaan padaPT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan.

3. Pernyataan yang mengatakan keputusan pemimpin harus diterima dan dijalankan bawahan. Hal-hal apa saja yang diputuskan oleh pemimpin, yang berkaitan dengan perusahaan harus diterima dan dijalankan oleh para karyawannya. Keputusan-keputusan yang dilakukan oleh pemimpin berperan penting terhadap kinerja para karyawan seperti selalu datang sesuai dengan peraturan jam kerja, dan pulang sesuai dengan peraturan jam kerja pada PT Astra International, Tbk- Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan

4. Pernyataan yang mengatakan pimpinan saya mudah di ajak bernegosiasi. Pimpinan mudah untuk diajak bernegosiasi dengan para karyawannya terkait hal-hal penjualan mobil, leasing, jumlah pembayaran yg dilakukan dan lain-lainnya. Sehingga para karyawan dapat meningkatkan kinerjannya dengan dapat memenuhi target penjualan seperti yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Berdasarkan pernyataan-pernyataan yang ada tentang kepemimpinan, sesuai dengan teori yang ada pada gaya kepemimpinan demokratis.Pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan penilaian di pergunakan untuk membuat karyawan memandang diri sendiri seperti adannya, mengenal keutuhan perbaikan kinerja kerja, dan untuk berperan serta membuat rencana perbaikan kerja, tanggung jawab juga dalam hubungan keseharian. Maka dapat menumbuhkan semangat dalam karyawannya, sehingga karyawan cenderung untuk lebih meningkatkan kinerja.Hal ini berarti apabila seorang pemimpin berprilaku dengan baik terhadap bawahannya, maka bawahan juga akan

berprilaku sebagaimana yang diharapkan oleh pemimpin,sehingga perilaku bawahannya tersebut dapat memperkuat perilaku pemimpin. Pada PT AstraInternational, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan terdapat hubungan yang kuat antara kepemimpinan terhadap kinerja kayawan, dan ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Hasibuan (2002:56).

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

Adapun kesimpulan yang dapat diperoleh yaitu:

1. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan antara kepemimpinan terhadap kinerja karyawan.

2. Gaya kepemimpinan demokratis Pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang Sisingamangaraja Medan berperan penting terhadap kinerja karyawan, meningkatnya kinerja karyawan, akan berpengaruh positif dengan penjualan produk yang dihasilkan dan akan menunjang keuntungan perusahaan dengan sangat besar.

3. Berdasarkanhasilpenelitiandanpembahasan, makadapat disimpulkan bahwagaya kepemimpinan yang digunakan pada PT Astra International, Tbk- Toyota Kantor Cabang Sisingamangaraja Medan adalah gaya kepemimpinan demokratis.Hal ini ditandai dengan adanya suatu struktur yang pengembangannya menggunakan pendekatan pengambilan keputusan yang kooperatif. Di bawah kepemimpinan pimpinan yang demokratis cenderung bermoral tinggi, dapat bekerja sama, mengutamakan mutu kerja, dan dapat mengarahkan diri sendiri.

B. SARAN

Adapun saran yang dapat penulis uraikan yaitu:

1. Peranan kepemimpinan terhadap kinerja karyawan PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan perlu ditingkatkan terutama dalam hal mengidentifikasi tujuan pribadi pimpinan dengan tujuan organisasi, serta dalam hal bernegosiasi dengan pimpinan.

2. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai peranan kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan,serta faktor-faktor yang mempengaruhinnya,selain variabel yang telah diteliti pada penelitian ini seperti motivasi dan budaya organisasi.

DAFTAR PUSTAKA

Faisal, Sanapiah. 2007. Format-Format PenelitianSosial. Jakarta: PT RajaGrafindo

Persada.

Hasibuan, Malayu SP. 2002. Manajeman Sumber daya Manusia.Jakarta: Bumi aksara

Idrus,Muhammad.2009.MetodePenelitianIlmuSosialPendekatanKualitatifdan Kuantitatif.Jakarta: Erlangga.

Kartono. 2006. Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: PT Rajagrafindo persada. Matondang. 2008. Kepemimpinan, Budaya Organisasi dan Manajeman Strategik.

Yogyakarta: Graha Ilmu.

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2009. Perilaku dan Budaya Organisasi. Cetakan ke-1.

Bandung: Refika Aditama.

Malthis, Robert L dan Jhon H. Jackson. 2001. Manajeman Sumberdaya Manusia.

Buku 1. Jakarta: Salemba empat.

Nisfiannoor,Muhammad. 2009. PendekatanStatistika Modern untukIlmuSosial.Jakarta: SalembaHumanika.

Nawawi, H.Hadari. 2003. Kepemimpinan Mengefektifkan Organisasi. Yogyakarta:

University Press.

Sutrisno, Edy. 2009. Manajeman Sumber daya Manusia. Jakarta:Kencana. Sugiono, 2010. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryabrata, Sumadi. 2008. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

http://saripedia.wordpress.com/tag/pengertian-pemimpin/

http://felixdeny.wordpress.com/2012/01/07/definisi-kepemimpinan-dan-macam- macam-gaya-kepemimpinan/

Peranan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan

Pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan

--- Responden yang terhormat

Bersama ini saya mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk mengisi daftar kuisioner yang diberikan. Informasi yang Bapak/Ibu berikan hanya semata-mata untuk data penelitian dalam rangka penyusunan tugas akhir dengan judul “Peranan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan.

Informasi yang Bapak/Ibu berikan merupakan bantuan yang sangat berarti dalam penyelesaian penelitian ini. Atas perhatian Bapak/Ibu saya ucapkan terimakasih.

a. Petunjuk Penyelesaian

1. Pilihlah pertanyaan sesuai pendapat Bapak/Ibu tentang keberadaan sikap dan perilaku Bapak/Ibu alami dalam lingkungan kerja.

2. Pilihlah jawaban dengan memberikan tanda (√) pada salah satu jawaban yang paling sesuai menurut Bapak/Ibu. Adapun makna dari tanda tersebut adalah:

SS = Sangat Setuju S = Setuju

KS = Kurang Setuju TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju

b. Identitas Kuesioner Jenis Kelamin : Umur : Pekerjaan/Jabatan : Pendidikan Terakhir :  

1 Pimpinan saya menghargai pendapat saya

2 Pemimpin saya memberikan

kebebasan dalam memberikan ide-ide 3 Pimpinan saya terlalu bergantung

dengan kekuasaan formalnya

4 Pimpinan saya mengidentifikasi tujuan pribadi dengan tujuan organisasi

5 Pimpinan memberikan semua pekerjaan dan tanggungjawab dilakukan oleh bawahannya

6 Keputusan pemimpin harus diterima

dan dijalankan oleh bawahan

7 Pimpinan saya mudah diajak bernegosiasi                    

NO Item Pernyataan SS S KS TS STS

1 Saya dapat menyelesaikan dengan

baik setiap pekerjaan yang dilakukan di PT Astra International, Tbk – Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan

2 Saya selalu bekerja keras dalam

menyelesaikan pekerjaan di PT Astra International, Tbk – Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan

3 Saya selalu masuk kerja sesuai

dengan peraturan jam kerja di PT Astra International, Tbk – Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan 4 Saya dapat bekerja secara tim di PT

Astra International, Tbk – Toyota Kantor Cabang SM. Raja Medan

5 Saya dapat saling mengisi dengan

pegawai lain apabila ada pekerjaan yang belum dapat dikerjakan.

6 Saya dapat memenuhi target penjualan seperti yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

7 Saya selalu pulang kerja sesuai

dengan peraturan jam kerja di PT Astra International, Tbk-Toyota Kantor Cabang SM.Raja Medan  

Dokumen terkait