Pilihan Politik dan Hubungan
METODE PENELITIAN
3.1. Desain Penelitian
Penelitian ini berusaha untuk mengetahui tingkat pengaruh pendidikan terhadap preferensi memilih pada PILCHIKSUNG kecamatan Mutiara Timur Kabupaten PIDIE (Studi kasus Gampong Mon Ara dan Gampong Empeh) maka peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini peneliti memakai jenis desain penelitian Cross Sectional yaitu jenis penelitian yang menekankan pada pengukuran atau observasi data dalam satu kali pada satu waktu yang menggunakan variabel terikat dan variabel bebas. Desain ini hanya mengukur perbedaan antara berbagai orang, subjek, atau fenomena, bukan proses perubahan.
Setiap penelitian memerlukan rancangan penelitian dan metode tertentu sesuai dengan masalah yang diteliti. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. dimana penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data yang berupa angka. Data yang berupa angka tersebut kemudian diolah dan dianalisis untuk mendapatkan suatu informasi ilmiah dibalik angka-angka tersebut.23 Bila ditinjau dari penjelasan berdasarkan sifatnya regresi, yaitu penelitian yang bermaksud untuk mencari dampak/pengaruh atau menjelaskan sebab-sebab perubahan yang berdasarkan fakta-fakta yang terukur dan untuk menemukan generalisasi berdasarkan data yang bersifat kuantitatif (angka).
23 Nanang Martono, Metode Penelitian Kuantitatif, (Jakarta : Rajawali Pers, 2012), hal 20
25
Tujuan dari penelitian kuantitatif bersifat regresif adalah untuk menggeneralisasi objek penelitian yang begitu luas, yaitu dengan cara mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan/atau hipotesis yang berkaitan dengan yang terjadi di alam. Dalam penelitian ini proses proses pengukuran adalah bagian yang sentral dalam penelitian kuantitatif karena hal ini memberikan hubungan yang fundamental antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari hubungan-hubungan kuantitatif. Nah berdasarkan tujuan dari pendekatan kuantitatif penulis ingin mengambil kesimpulan secara umum, metode penelitian kuantitatif yang digunakan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan terhadap Preferensi masyarakat Pemilih pada Pemilihan keuchik kab. Pidie tahun 2016.
3.2 Definisi Operasional Variabel
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan calon keuchik terhadap preferensi pemilih. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, perlu dilakukan pengujian terhadap hipotesis-hipotesis pada penelitian yang ada.
Penelitian ini menggunakan dua jenis variabel, yaitu variabel terikat dan variabel bebas.
26
Tabel 3.2
Definisi Operasional Variabel
No Variabel Definisi Indikator Cara Ukur
27
Fokus penelitian yang akan saya teliti tentang, “Pengaruh Pendidikan Calon Keuchik Terhadap Preferensi Memilih pada pemilihan langsung (pilchiksung) Kemukiman Ujong Rimba tahun 2016 (Studi kasus: Gampong Mon Ara dan Gampong Empeh).
3.4 Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di dua Gampong yaitu Desa Mon Ara dan gampong Empeh Kemukiman Ujong Rimba, Kabupaten Pidie, Aceh 24172.
Penelitian ini dilaksanakan pada 17 Juni sampai dengan 22 juni 2021
Alasan Penulis melakukan penelitian di kedua gampong ini yaitu gampong Mon Ara dan gampong Empeh, ada hal yang menarik dan berbeda dari gampong-gampong lain dimana kedua gampong-gampong tersebut yaitu Mon Ara dan Empeh lebih melihat tingkat pendidikan calon kandidat dalam menetukan pilihan politiknya pada pilchiksung kemukiman ujong rimba pada tahun 2016, sehingga penulis menarik untuk meneliti permasalahan yang terjadi di kedua gampong tersebut.
28 3.5 Populasi dan Sampel
3.5.1. Populasi
Dalam konteks penelitian populasi merupakan wilayah yang ingin diteliti oleh peneliti. Seperti menurut Sugiyono24 “Populasi adalah wilayah generasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang diciptakan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
Pendapat diatas menjadi salah satu acuan bagi penulis untuk menentukan populasi. Populasi yang akan digunakan sebagai penelitian adalah masyarakat gampong mon ara dan gampong empeh.
3.5.2. Sampel
Sampel merupakan bagian dari populasi yang ingin diteliti oleh peneliti.
Menurut Sugiyono “Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik. yang dimiliki oleh populasi tersebut.” Sehingga sampel merupakan bagian dari populasi yang ada, sehingga untuk pengambilan sampel harus menggunakan cara tertentu yang didasarkan oleh pertimbangan-pertimbangan yang ada. Dalam teknik pengambilan sampel ini penulis menggunakan teknik sampling purposive.
Sugiyono menjelaskan bahwa “teknik sampling purposive adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangn tertentu.”Dari pengertian diatas agar memudahkan penelitian, Penulis menetapkan sifat-sifat dan karakteristik yang digunakan dalam penelitian ini. Sampel yang akan digunakan peneliti memiliki kriteria :
24 Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. (Bandung: Afabeta, 2011
29
1. Masyarakat gampong Mon Ara dan gampong Empeh 2. Telah terdaftar sebagai pemilih tetap (DPT)
Menurut Arikunto25 mengatakan bahwa “apabila subjeknya kurang dari seratus, lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya merupakan populasi.
Tetapi, jika jumlah subjek besar, dapat diambil antara 10-15% atau 15- 25% atau lebih.” Pendapat tersebut sesuai menurut Roscoe dalam Sugiyono “ukuran sampel yang layak dalam penelitian adalah antara 30 sampai dengan 500.”
Sehingga dari keseluruhan populasi semuanya berjumlah 659 orang, maka sesuai pendapat diatas jumlah sampel dalam penelitian ini dapat diambil 10% dari keseluruhan dan jumlah populasi. Sehingga didapat jumlah sampel 66 orang responden.
Tabel 3.5 Populasi dan Sampel
TAHUN POPULASI SAMPEL
L P JUMLAH L P JUMLAH
Gampong mon ara 138 100 238 14 10 24
Gampong empeh 221 200 421 22 20 42
Total 359 300 659 36 30 66
3.6. Teknik Pengambilan Sampel
Pengambilan sampel masyarakat Gampong Empeh dan Gampong Mon Ara dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling.
Sampel yang dijadikan responden dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan jumlah pemilih tetap tahun 2016 dengan perhitungan sebagai berikut.
25 Suharsimi, A, (Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. (Jakarta: Rineka Cipta 2006.hal.112
30 3.7. Teknik Pengumpulan Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data yang diperoleh dari responden masyarakat Gampong Mon Ara dan Gampong Empeh dengan cara membagikan kuesioner kepada pemilih tetap tahun 2016.
3.8. Teknik Pengolahan Data
Pada Teknik pengolahan data tersebut, setelah data dikumpulkan secara lengkap barulah dilaksanakan pengolahan data dengan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:
3.8.1. Editing
Pada proses setiap editing dilakukan penyuntingan dan penyusunan data yang telah terkumpul, selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan pengisian jawaban untuk masing-masing kuesioner.
3.8.2. Entry
Data entry dilakukan ketika semua data telah dicoding, dengan demikian perangkat yang lunak atau software statistik yang membantu dalam perhitungan data dan persiapan penyajian statistik.
3.8.3. Processing
Processing merupakan proses data agar dapat dianalisis dengan cara meng-entry data dan kuesioner ke paket program komputer dengan menggunakan Excell.
31 3.9. Teknik Analisis Data
3.9.1. Analisis Univariat
Teknik analisis Univariat dilakukan terhadap variabel yang digunakan dalam penelitian ini. Tujuan dari analisis ini adalah melihat gambaran dari distribusi frekuensi dari masing-masing variabel yang diteliti. Hasil analisis ini akan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
3.9.2. Analisa Bivariat
Analisa Bivariat digunakan untuk melihat perbedaan tentang Pendidikan, tentang preferensi pemilih pada pemilihan langsung tahun 2016. Analisis ini akan menggunakan statistik inferensial yaitu uji T test karena membandingkan pendidikan dari 2 gampong yaitu gampong Mon ara dan Gampong Empeh.
32 BAB IV