• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN Secara garis besar penelitian ini terdiri dar

tiga kegiatan yaitu pembuatan aplikasi pemesanan, praproses data pemesanan tahun 2001-2007 dan pengembangan data warehouse.

Pembuatan Aplikasi Pemesanan

Dari segi kebutuhan sistem, pengguna

langsung datang ke Pusat Pelayanan Jasa dan Informasi BAKOSURTANAL dan staf pelayanan jika pemesan melakukan pemesanan melalui fax. Staf pelayanan juga sebagai administrator yang mengelola aplikasi ini. Aplikasi pemesanan adalah aplikasi berbasis web dengan menggunakan basis data MySQL versi 5.0.51a. Tujuan dari pembuatan aplikasi pemesanan adalah untuk melakukan masukan (input) pemesanan menggantikan lembar pemesanan manual.

Praproses Data Penjualan Tahun 2001-2007

Sebelum masuk ke pembuatan data warehouse, data harus diproses terlebih dahulu. Tahapan praproses meliputi :

1 Ekstraksi (extraction)

Data penjualan produk BAKSOURTANAL tahun 2001-2007 yang dikelola Pusat Pelayanan Jasa dan Informasi disimpan dalam Microsoft Excel dengan format Excel (.xls). Sebelum diubah menjadi file bertipe text document (.txt), dilakukan pemilihan atribut-atribut yang relevan. Kemudian data disimpan per bulan dan tahun tertentu..

Data yang berasal dari aplikasi pemesanan, tidak perlu lagi dilakukan tahap ekstraksi karena atribut-atribut yang akan dimasukkan dalam data warehouse sudah relevan.

2 Pembersihan (cleaning)

Pembersihan data penjualan produk BAKOSURTANAL tahun 2001-2007 dilakukan terhadap data atribut jenis data yang tidak konsisten penulisannya. Kondisi tersebut dapat diatasi dengan menyeragamkan nama jenis data. Pada data atribut yang bernilai null seperti atribut kualifikasi data penjualan 2001- 2003 dilakukan pengisian dengan menuliskan “Tidak ada keterangan”. Di sisi lain input yang diberikan aplikasi pemesanan telah diperiksa oleh sistem. Dengan demikian tidak perlu dilakukan pembersihan data.

3 Transformasi (transformation)

Proses transformasi yang dilakukan pada data penjualan produk BAKOSURTANAL tahun 2001-2007 adalah konversi format atribut tanggal. Penulisan tanggal yang semula terdiri atas

6

tanggal, bulan dan tahun, akan diubah menjadi bulan dan tahun saja.

Pada aplikasi pemesanan transformasi telah dilakukan. Pengguna akan dibantu oleh sistem dengan memilih format penulisan tanggal yang sesuai dari basis data.

4 Pemuatan (loading)

Pada tahap ini data sudah siap untuk dimasukkan ke data warehouse.

5 Refresh

Tahapan ini dilakukan jika ada data baru yang masuk.

Pengembangan Data Warehouse

Penelitian ini akan dilakukan dalam beberapa tahap yaitu tahap analisis, perancangan dan pembangunan data warehouse, dan pembangunan aplikasi OLAP. Tahap-tahap tersebut diantaranya :

1 Analisis

Pengguna aplikasi OLAP berbasis web adalah kepala bagian pelayanan sebagai pengguna biasa dan staf pelayanan sebagai administrator. Untuk mengelola aplikasi OLAP administrator memiliki akses langsung ke sistem manajemen basis data MySQL dimana data penjualan ditempatkan serta ke modul Palo dimana data warehouse tersebut dikelola.

Kepala bagian pelayanan sebagai pengguna biasa dan pengambil keputusan, dapat berinteraksi dengan sistem melalui antarmuka grafis berbasis web. Fasilitas sistem yang dapat dimanfaatkan, yaitu :

• Memilih dimensi / atribut melalui kotak drop-down list.

• Menampilkan data dalam bentuk grafik bar, pie dan line.

Sebelum ke proses pembangunan aplikasi OLAP dilakukan analisis nilai dan atribut untuk mendapatkan atribut- atribut yang tepat dalam pembuatan data warehouse.

2 Perancangan dan Pembangunan Data Warehouse

Tahap pembuatan data warehouse meliputi:

a Pendefinisian Dimensi

Pada tahap ini didefinisikan dimensi yang akan digunakan dalam pembuatan data warehouse. Dimensi yang terlibat adalah dimensi waktu, dimensi jenis data, dimensi kualifikasi dan dimensi skala. b Pendefinisian Kubus Data dan

Perancangan Model Data Multidimensi.

Pada tahap ini akan ditentukan skema kubus data yang akan digunakan, yaitu skema galaksi.

c Pendefinisian Level Dimensi atau Hirarki

Untuk masing-masing dimensi akan ditentukan tingkat perincian yang diperlukan berserta hirarki yang membentuknya. Dengan data yang ada dimensi waktu dapat disusun dalam tiga level yaitu tahun > triwulan > bulan. Dimensi jenis data memiliki dua level yaitu nama unit kerja dan nama jenis data. Dimensi kualifikasi memiliki satu level yaitu jenis kualifikasi. Dimensi skala memiliki satu level yaitu skala. d Pendefinisian Measure

Pada tahap ini ditentukan ukuran yang akan dianalisis pada data penjualan BAKOSURTANAL. e Pendefinisian Fungsi Agregat

Pada tahap ini didefinisikan fungsi agregat numerik yang digunakan yaitu fungsi SUM (penjumlahan). f Pembuatan Data warehouse

Data warehouse akan dikembangkan menggunakan Palo Server 2.5. 3 Pembangunan Aplikasi OLAP

Langkah pertama dalam pembangunan aplikasi yaitu pembuatan struktur kubus data di OLAP server Palo. Pembuatan struktur kubus data dilakukan pada Palo Excel Add-in.

Langkah selanjutnya yaitu pengisian data untuk kubus data dari data warehouse. Untuk data penjualan produk BAKOSURTANAL tahun 2001- 2007 disimpan dalam format .txt, kemudian data dimuat menggunakan fasilitas Data Import dari Excel Add-In

7

Palo. Di sisi lain data dari aplikasi pemesanan yang telah tersimpan dalam MySQL, dengan bantuan MySQL Connector ODBC dapat di-import juga menggunakan fasilitas Data Import dari Excel Add-In Palo.

Pembuatan aplikasi OLAP berbasis web diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman PHP, Palo PHP API, dan Javascript. Koneksi PHP ke Palo menggunakan library tambahan yang terdapat di dalam package Palo 2.5 SDK. Penambahan library dilakukan agar fungsi-fungsi Palo dapat dijalankan melalui script PHP. Tampilan antarmuka menggunakan kode HTML (Hypertext Markup Language) dan CSS (Cascading Style Sheet).

Visualisasi hasil operasi OLAP (summary) ditampilkan melalui web dalam bentuk grafik. Grafik yang ditampilkan adalah bar, pie dan line.

Pembuatan aplikasi OLAP berbasis web tersebut telah dibangun pada penelitian sebelumnya (Herlambang A 2007; Permana A.Y 2008). Sehingga aplikasi telah siap digunakan untuk penelitian ini.

Gambar 6 menunjukkan arsitektur aplikasi OLAP berbasis web, yang dapat dijelaskan sebagai berikut:

1 Pemrosesan data dan pembuatan skema data warehouse dengan Microsoft Excel dan MySQL. 2 Pembentukan struktur kubus data

dilakukan di Palo Excel Add-In. 3 Pengisian struktur kubus data yang

sudah terbentuk dengan data dari data warehouse melalui fasilitas Data Import di Palo Excel Add-In. 4 Web server mengakses kubus data

Palo server melalui Palo PHP API. Aplikasi OLAP menggunakan library JpGraph untuk menampilkan grafik.

Lingkungan Pengembangan

Kebutuhan antarmuka yang direncanakan bagi aplikasi pemesanan berbasis web untuk pembelian sebagai berikut :

1 Perangkat lunak

Perangkat lunak yang dibutuhkan :

• Sistem Operasi Microsoft Windows XP

Web server package XAMPP versi 2.5 • Bahasa pemrograman PHP 5.1.2 • MySQL versi 5.0.51a

Web browser Mozilla Firefox 3.0 2 Perangkat keras

Spesifikasi minimal :

• Memory 512 MB DDR RAM • Harddisk 40 GB

• Monitor 15” dengan resolusi 1024x768 • Mouse dan keyboard

Gambar 6 Arsitektur aplikasi OLAP berbasis web (Sumber: diadopsi dari Herlambang 2007).

Namun demikian, untuk aplikasi OLAP berbasis web dibangun dengan menggunakan perangkat sebagai berikut :

1 Perangkat lunak

Perangkat lunak yang dibutuhkan : • Sistem Operasi Microsoft Windows

8

• Microsoft Excel 2003 (perangkat lunak untuk membantu pembuatan data warehouse)

• Palo Server 2.5 (berfungsi sebagai OLAP server yang melakukan fungsi agregasi dan tempat penyimpanan struktur dan kubus data multidimensi)

Web server package XAMPP versi 2.5

• Bahasa pemrograman PHP 5.1.2 • JpGraph 1.205 (library PHP untuk

menghasilkan grafik)

Web browser Mozilla Firefox 3.0 • MySQL Connector ODBC 5.1 2 Perangkat keras

Spesifikasi minimal :

• Memory 512 MB DDR RAM • Harddisk 80 GB

• Monitor 15” dengan resolusi 1024x768

Mouse dan keyboard

HASIL DAN PEMBAHASAN

Dokumen terkait