• Tidak ada hasil yang ditemukan

A. Subyek Penelitian 1. Populasi

Populasi adalah seluruh penduduk yang dimaksud untuk diselidiki, populasi dibatasi oleh jumlah penduduk atau individu yang paling sedikit mempunyai sifat yang sama (Hadi, Sutrisno., 2001: 220).

Berdasarkan pernyataan di atas maka populasi yang peneliti pergunakan adalah seluruh siswa Sekolah Sepakbola Binantara Semarang tahun pelatihan 2006/2007 kelompok umur 17 tahun yang berjumlah 120 orang.

2. Sampel dan Tehnik Pengambilan Sampel

Sampel adalah jumlah individu yang jumlahnya kurang dari populasi (Hadi, Sutrisno., 2001 : 221). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah para siswa Sekolah Sepakbola Binantara Semarang tahun pelatihan 2006/2007 kelompok umur 17 tahun yang berjumlah 32 orang. Agar hasil penelitian tidak bias khusus untuk eksperimen dengan sampel minimal 30 bahaya itu lebih kecil ( Kerlinger, 2000: 206). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive random sampling, sebagai berikut : 1) melakukan pengukuran panjang lengan terhadap seluruh populasi, 2) mencari mean dari pengukuran panjang lengan, 3) menetapkan sampel dengan cara mengambil kelompok yang memiliki panjang lengan panjang dan pendek, 4) membagi kelompok dengan kemampuan lengan panjang dan pendek masing

34

– masing bagian sama besar sehingga terbentuk empat kelompok eksperimen, 5) karena penetapan perlakukan jumlah beban berdasarkan rata-rata berat badan maka berat badan sampel menjadi pertimbangan, (6) menetapkan perlakuan latihan standing triceps extension beban sedang dan latihan

standing triceps extension beban berat terhadap kelompok eksperimen. Dalam

penelitian ini terdapat empat kelompok eksperimen dengan dua jenis perlakuan.

Tabel 1. Pengelompokan Sampel Eksperimen

KLP JENIS PERLAKUAN JUMLAH

SAMPEL I Kelompok lengan panjang dilatih dengan latihan

lemparan kedalam dan tambahan standing triceps extension beban berat

8

II Kelompok lengan pendek dilatih dengan latihan lemparan kedalam dan tambahan

standing triceps extension beban berat

8

III Kelompok lengan panjang dilatih dengan latihan lemparan kedalam dan tambahan

standing triceps extension beban sedang

8

IV Kelompok lengan pendek dilatih dengan latihan lemparan kedalam dan tambahan

standing triceps extension beban sedang

8

Jumlah 32

B. Rancangan Penelitian

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan eksperimen faktorial 2 x 2. Eksperimen yang semua (hampir semua) taraf sebuah faktor tertentu dikombinasikan atau disilangkan dengan semua (hampir semua) taraf tiap faktor lainnya yang ada dalam eksperimen tersebut (Sudjana, 1995 :109). Dalam penelitian ini terdapat dua jenis latihan

yaitu latihan standing triceps extension beban berat dan beban sedang. Panjang lengan merupakan variabel atributif dibagi dalam dua kelompok yaitu : lengan panjang dan lengan pendek. Latihan standing triceps extension dan

panjang lengan merupakan variabel bebas sedangkan variabel terikatnya adalah keterampilan lemparan ke dalam pada permainan sepakbola.

Dengan demikian ada empat kelompok perlakuan dalam eksperimen ini dengan rancangan faktorial 2 x 2 sebagai berikut :

Tabel 2 . Disain Faktorial 2 x 2 Variabel bebas I

Panjang

(Keterampilan Lemparan Ke dalam )

Latihan standing triceps

extension beban berat (A 1)

B 1 B2

Latihan standing triceps

extension beban sedang (A2 )

B1 B2

A1 B1 A1 B2 A2 B1 A2 B2

Keterangan : yaitu :

A1B1 : Kelompok latihan standing triceps extension beban berat bagi sampel yang memiliki lengan panjang

A1B2 : Kelompok latihan standing triceps extension beban berat

bagi sampel yang memiliki lengan pendek

A2B1 : Kelompok latihan standing triceps extension beban sedang dan lengan panjang.

A2B2: Kelompok latihan standing triceps extension beban bagi sampel yang memiliki lengan pendek

Variabel bebas II Panjang Lengan Variabel Terikat Latihan Beban Lengan

Panjang Pendek Lengan Lengan Panjang Lengan Pendek

36

C. Tempat dan Waktu Penelitian

Penlitian ini dilaksanakan di SSB Binantara Kota Semarang. Waktu penelitian dilaksanakan mulai tanggal 11 Desember 2006 – 14 Januari 2007, dalam tahun pelatihan 2006-2007.

D. Instrumen Penelitian

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah

a. Program latihan lemparan ke dalam, instrumen ini memiliki validitas logis. Selengkapnya lihat lampiran 10 halaman 90.

b. Program latihan tambahan standing triceps extension beban berat, instrumen ini memiliki validitas logis. Selengkapnya lihat lampiran 10 halaman 90-94.

c. Program latihan tambahan standing triceps extension beban sedang, instrumen ini memiliki validitas logis. Selengkapnya lihat lampiran 10 halaman 90-94.

d. Pengukuran panjang lengan Instrumen untuk mengukur panjang lengan menggunakan instrumen portable metalic measure rod (Olivers, 1969 : 6), instrumen ini memiliki standar yang sudah baku. Selengkapnya lihat lampiran 10 halaman 85.

e. Tes keterampilan lemparan ke dalam. Alat tes keterampilan lemparan ke dalam pada permainan sepak bola yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan instrumen tes keterampilan lemparan ke dalam yang disusun peneliti, instrumen ini memiliki validitas logis. Selengkapnya lihat lampiran 10 halaman 86-88.

f. Tes berat badan populasi Selengkapnya lihat lampiran 10 halaman 88-89.

E. Petugas Penelitian

Petugas dalam penelitian ini sebagai berikut:

a. 1 Pelatih satuan latihan lemparan ke dalam dengan tambahan standing

triceps extension beban berat bagi sampel yang memiliki lengan

panjang, dan 1 pembantu.

b. 1 Pelatih satuan latihan lemparan ke dalam dengan tambahan standing triceps extension beban berat bagi sampel yang memiliki lengan

pendek dan 1 pembantu.

c. 1 Pelatih satuan latihan lemparan ke dalam dengan tambahan standing triceps extension beban sedang dan lengan panjang dan 1 assiten pembantu.

d. 1 Pelatih satuan latihan lemparan ke dalam dengan tambahan standing

triceps extension beban sedang bagi sampel yang memiliki lengan

pendek dan 1 pembantu.

e. Petugas-petugas yang membantu pelaksanaan pengukuran panjang lengan, berat badan, tes keterampilan lemparan ke dalam jumlah disesuaikan dengan kebutuhan selengkapnya bisa dlihat pada instrumen penelitian selengkapnya lampiran 10 halaman 80.

38

F. Teknik Penjaringan Data

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Eksperimen adalah kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data-data yang ada hubungannya dengan hipotesis. Data dalam penelitian ini di peroleh melalui kegiatan tes dan pengukuran, data variabel terikat, dilakukan dengan tes keterampilan lemparan ke dalam. Data panjang lengan dilakukan dengan pengukuran dengan portable metalic

measure rod.

G. Tehnik Analisis Data

Data yang diperoleh dianalisis dengan tehnik analisis Varian (ANAVA) dua jalan, dengan araf signifikasi 95%. Kerlinger (2000 : 395) mengatakan bahwa analisis varian adalah metode statistik yang menganalisis akibat mandiri maupun akibat interaksi dari dua variabel bebas atau lebih terhadap suatu variabel terikat, yaitu menguji adanya perbedaan. Pengujian kelompok mana yang lebih unggul pengaruhnya dalam hasil uji yang signifikan digunakan uji F Scheffe. Uji F Scheffe ini didasarkan pada persyataran penelitian yaitu pengujian anava yang signifikan.

Untuk uji normalitas digunakan uji Kolmogorov-Smirnov test dengan

SPSS (Statistical Package For the Social Sciences) (Sulaiman, Wahid., 2004 :

50) dan uji homogenitas digunakan uji bartlett (Sudjana, 2002 : 261). Sebelum uji anava dan uji Scheffe, data dipersyaratkan harus diuji normalitas dan

homogenitasnya. Untuk pengujian hipotesis penelitian, perlu diubah terlebih

Hipotesis Pertama

Ho: Tidak terdapat pengaruh yang berbeda antara latihan standing triceps

extension beban berat (A1) dan beban sedang(A2) terhadap keterampilan

lemparan ke dalam.

μ A1 = μ A2

Ha: Terdapat pengaruh yang berbeda antara latihan standing triceps extension beban berat (A1) dan beban sedang(A2) terhadap keterampilan lemparan ke dalam.

μ A1 ≠ μ A2

Hipotesis Kedua

Ho: Tidak ada pengaruh yang berbeda antara lengan panjang (B1) dan lengan pendek (B2) terhadap keterampilan lemparan ke dalam.

μ B1 = μ B2

Ha: Terdapat pengaruh yang berbeda antara lengan panjang (B1) dan lengan pendek B2) terhadap keterampilan lemparan ke dalam.

μ B1 ≠ μ B2

Hipotesis Ketiga

Ho: Terdapat interaksi antara latihan standing triceps extension (A) dan panjang lengan (B) terhadap keterampilan lemparan ke dalam.

μ A x μ B = 0

Ha: Tidak ada interaksi antara latihan standing triceps extension (A) dan panjang lengan(B) terhadap keterampilan lemparan ke dalam.

40 BAB IV

Dokumen terkait