BAB I PENDAHULUAN
F. Metode Penulisan
F. Metode Penulisan
Dalam mendisain pembelajaran ini, yang akan dirancang oleh penulis adalah RPP, silabus dan lembar kegiatan siswa (LKS). Sebelum merancang RPP dan LKS langkah pertama yang akan ditulis adalah merancang silabus. Format rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), dan silabus mengacu pada Badan Standar Nasional Pendidkan (BSNP). Setelah merancang silabus, penulis akan melanjutkan merancang rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar kegiatan siswa (LKS). Adapun isi dan format dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), silabus dan LKS adalah sebagai berikut :
6 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berisi standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, dan langkah-langkah kegiatan. Adapun formatnya adalah sebagai berikut :
Format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Sekolah : Kelas / Semester : Mata Pelajaran : Standar Kompetensi : Kompetensi Dasar : Indikator : Tujuan Pembelajaran : Materi Pembelajaran : Metode Pembelajaran :
7 Langkah-langkah Kegiatan : Pertemuan Pertama a. Kegiatan Pendahuluan b. Kegiatan Inti c. Kegiatan Penutup Pertemuan Kedua a. Kegiatan Pendahuluan b. Kegiatan Inti c. Kegiatan Penutup ……….Dan Seterusnya. 2. Silabus
Format silabus mengacu pada Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang berisi standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber atau bahan. Untuk menjamin guru menguasai bahan atau materi pelajaran, pada silabus yang akan disusun dilengkapi dengan uraian materi. Karena pada setiap akhir semester guru harus menentukan nilai rapor, maka pada silabus juga akan dilengkapi dengan
8
evaluasi yang dibatasi pada cara penentuan nilai rapor, yaitu komponen-komponen, bobot setiap komponen, dan cara penentuan nilai final. Oleh karena itu, format silabus yang akan digunakan adalah sebagai berikut :
9 Kelas/semester :
Standar Kompetensi :
Kompetensi Dasar Materi
Pembelajaran
Kegiatan
Pembelajaran
Indikator Penilaian Alokasi
Waktu
Sumber
/Bahan/Alat
Uraian materi Evaluasi
3. Lembar Kegiatan Siswa (LKS)
Bagian terpenting dalam LKS adalah kegiatan belajar siswa. LKS merupakan realisasi dari rencana pengalaman belajar dan memuat rancangan kegiatan yang harus dilakukan siswa. Adapun format LKS adalah sebagai berikut :
a. Format LKS jika kegiatan belajar dengan eksperimen.
Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Mata Pelajaran : Satuan Pendidikan : Kelas/semester : Alokasi Waktu : 1) Kompetensi Dasar 2) Indikator 3) Materi Pokok 4) Petunjuk Umum 5) Kegiatan Belajar Kegiatan 1 : Tujuan :
Alat dan Bahan : Langkah Kegiatan :
Data :
Analisis Data dan Kesimpulan : Kegiatan 2 :
... Dan seterusnya.
Kecuali kegiatan melakukan eksperimen, dalam LKS juga dapat memuat kegiatan lain seperti: mempelajari contoh soal, latihan soal, aplikasi.
b. Format LKS jika kegiatan belajar dengan demonstrasi.
Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Mata Pelajaran : Satuan Pendidikan : Kelas/semester : Alokasi Waktu : 1) Kompetensi Dasar 2) Indikator 3) Materi Pokok 4) Petunjuk Umum 5) Kegiatan Belajar Kegiatan 1 :
Tujuan :
Alat dan Bahan : Langkah Kegiatan : Kegiatan 2 :
... Dan seterusnya.
Kecuali kegiatan melakukan eksperimen, dalam LKS juga dapat memuat kegiatan lain seperti: mempelajari contoh soal, latihan soal, aplikasi.
c. Format LKS jika kegiatan belajar dengan membaca sendiri.
Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Mata Pelajaran : Satuan Pendidikan : Kelas/semester : Alokasi Waktu : 1) Kompetensi Dasar 2) Indikator 3) Materi Pokok 4) Petunjuk Umum 5) Kegiatan Belajar
Kegiatan 1 :
Pelajari uraian berikut. Kegiatan 2 :
Kegiatan yang akan dilakukan setelah mempelajari uraian (membaca sendiri) adalah menjawab pertanyaan, mempelajari contoh soal, aplikasi.
... Dan seterusnya
Setelah selesai membuat dan merancang perencanaan pembelajaran, akan dilakukan analisis karakteristik hasil rancangan. Analisis karakteristik hasil rancangan dikhususkan untuk setiap kegiatan pembelajaran yang terdapat dalam LKS. Analisis tersebut berisi diagnosis atau perkiraan tentang kompetensi yang dapat dibangun sendiri oleh siswa. Seperti kemampuan menganalisis informasi, mengolah data, memecahkan masalah, mengambil kesimpulan, kemampuan bekerja sama dan lain sebagainya.
Untuk mengatasi adanya kemungkinan kesulitan siswa dalam menjawab setiap pertanyaan yang ada dalam LKS, penulis juga membahas prediksi kesulitan yang akan dialami siswa serta alternatif mengatasinya. Prediksi kesulitan adalah prediksi mengenai pertanyaan-pertanyaan yang kemungkinan akan sulit untuk dijawab siswa secara langsung. Alternatif cara mengatasinya adalah berupa pertanyaan-pertanyaan dan perintah pengarah yang dapat membantu siswa dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diprediksi sulit untuk dijawab siswa secara langsung. Penulis juga
membuat petunjuk pelaksanaan yang harus dibaca terlebih dahulu bagi siapa saja yang akan menggunakan rancangan LKS yang telah dibuat oleh penulis.
Metode
Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang secara umum.
Eksperimen Mengidentifikasi gelombang
• Diharapkan agar siswa dapat membangun konsep gelombang dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan untuk membangun konsep gelombang tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Eksperimen
Gelombang transversal dan gelombang longitudinal
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi gelombang transversal dan longitudinal dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan gelombang transversal dan longitudinal tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan. Demonstrasi Percobaan Melde
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi percobaan Melde dengan metode demonstrasi.
Metode
• Dalam melakukan percobaan Melde membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan terbatas.
Eksperimen Interferensi gelombang
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi interferensi gelombang dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan interferensi gelombang tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Demonstrasi Pemantulan gelombang
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi pemantulan gelombang dengan metode demonstrasi.
• Dalam melakukan percobaan pemantulan gelombang membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan terbatas. Demonstrasi Difraksi
gelombang
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi difraksi gelombang dengan metode demonstrasi.
Metode
• Dalam melakukan percobaan difraksi gelombang membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan terbatas.
Eksperimen Polarisasi gelombang
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi polarisasi gelombang dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan Polarisasi gelombang tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang bunyi dan cahaya.
Eksperimen Sifat-sifat bunyi
• Diharapkan agar siswa dapat lebih mengetahui sifat-sifat bunyi dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan sifat-sifat bunyi tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Eksperimen Hukum
pemantulan bunyi
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami hukum pemantulan bunyi dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan hukum pemantulan bunyi tidak membutuhkan waktu yang lama.
Metode
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Demonstrasi Interferensi gelombang bunyi
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi interferensi gelombang bunyi dengan metode demonstrasi.
• Alat dan bahan terbatas.
Eksperimen Resonansi
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi resonansi dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan resonansi tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Eksperimen Intereferensi cahaya
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi intereferensi cahaya dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan intereferensi cahaya tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Eksperimen Dispersi cahaya • Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi dispersi cahaya dengan metode eksperimen.
Metode
• Dalam melakukan percobaan dispersi cahaya tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Menerapkan konsep dan prinsip gelombang bunyi dan cahaya dalam teknologi.
Membaca sendiri
Aplikasi
gelombang bunyi
• Sulit untuk melakukan demonstrasi atau eksperimen di dalam kelas.
• Alat dan bahan terbatas. Membaca
sendiri
Penerapan sifat gelombang cahaya
• Waktu yang terbatas. Materi berupa informasi.
Memformulasikan gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, energi potensial listrik serta penerapannya pada keping sejajar.
Eksperimen Gaya Coulomb
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi gaya Coulomb dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan gaya Coulomb tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Eksperimen Hukum Coulomb Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi hukum Coulomb dengan metode eksperimen.
Metode
• Dalam melakukan percobaan hukum Coulomb tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Eksperimen Kapasitor
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi kapasitor dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Eksperimen Kapasitas kapasitor
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi kapasitas kapasitor dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan kapasitas kapasitor tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan. Menerapkan induksi magnetik
dan gaya magnetik pada beberapa produk teknologi.
Eksperimen Medan magnet
• Diharapkan agar siswa dapat mendefinisikan medan magnet dengan metode eksperimen.
• Dalam melakukan percobaan tidak membutuhkan waktu yang lama.
Metode
• Alat dan bahan mudah didapatkan. Membaca
sendiri Hukum Biot-Savart
• Waktu yang terbatas, sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan eksperimen atau demonstrasi.
• Keterbatasan alat. Membaca
sendiri Hukum Ampere
• Waktu yang terbatas, sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan eksperimen atau demonstrasi.
• Keterbatasan alat.
Eksperimen Gaya Lorentz
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi gaya Lorentz dengan metode eksperimen.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Eksperimen
Faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya gaya Lorentz
• Diharapkan agar siswa dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya gaya Lorentz dengan metode eksperimen.
• Alat dan bahan mudah didapatkan. Memformulasikan konsep
induksi Faraday dan arus bolak-balik serta penerapannya.
Eksperimen GGL induksi
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi GGL Induksi dengan metode eksperimen.
Metode
• Dalam melakukan percobaan tidak membutuhkan waktu yang lama.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Eksperimen
Faktor-faktor yang menentukan tinggi ggl induksi
• Diharapkan agar siswa dapat mengetahui faktor-faktor yang menentukan tinggi ggl induksi metode eksperimen.
• Alat dan bahan mudah didapatkan.
Demonstrasi Transformator
• Diharapkan agar siswa dapat lebih memahami materi transformator dengan metode demonstrasi.
• Dalam melakukan percobaan membutuhkan waktu yang lama.
BAB II