Dalam proses pembuatan sebuah karya, konsep menjadi penting karena konsep merupakanpondasi dasar bagaimana karya dibentuk.Tentu sebuah konsep berangkat dan lahir dari hasil pemikiran atas pencarian solusi dari masalah yang ditemui di lapangan.Dalam hal ini meningkatkan kualitas hidup pada aspek psikologis yang dialami oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Pada proses pembuatan karya tersebut agar mampu menjawab atas permalasahan yang dialami oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, maka membutuhkan cara yang baik dalam proses pembuatannya.
Metode merupakan rangkaian yang teratur dan langkah-langkah yang tersusun sistematis yang menjadi acuan dalam melaksanakan sebuah penelitianagar hasil dapat tercapai dengan baik. Tentu dengan memiliki rangkaian yang teratur dan sistematis, penelitian akan lebih efektif dan efisien serta memudahkan dalam pelaksanaannya. Untuk menjawab hal tersebut, penulis menggunakan media webinar dalam penyampaian pesan untuk meningkatkan kualitas hidup mahasiswa pada aspek psikologis. Penggunaan media tersebut juga didukung dengan kampanye yang dilakukan melalui akun instagram
@bk.umm. hal tersebut menjadi penting dikarenakan dekat dengan kehidupan millenial khususnya Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang menjadi target audiences.
A. Kontemplasi
Sebuah proses perenungan maupun penghayatan tentang nilai-nilai dari objek yang dihayati. Menurut M.H Mustopo (1989:122) mengatakan bahwa kontemplasi merupakan suatu proses bermeditasi merenungkan secara mendalam untuk menemukan nilai makna,
kegunaan, serta tujuan penciptaan. Dalam menciptakan sebuahkarya, seseorang tentu akan melewati proses perenungan, penghayatan dan proses kepekaan terhadap produk karya yang diamanati. Hal tersebut tentunya bertujuan untuk mendeliver pesan yang direnungkan untuk merepresentasikan dalam bentuk visual yang nyata serta untuk menentukan material yang dipilih dalam pelaksanaannya.
Penulis pada hal ini membayangkan dan merenungkan terhadap permasalahan yang dialami oleh mahasiswa terkait meningkatkan kualitas hidup mahasiswa pada aspek psikologis. Kemudian penulis mencari aspek-aspek yang mendasari adanya permasalahan tersebut, seperti pengaruh hubungan mahasiswa dengan dosen, orang tua, teman, dan pasangan. Penulis juga menghayati langkah-langkah dalam menentukan solusi yang tepat atas permasalahan tersebut, seperti diadakannya edukasi berupa webinar dengan tema meningkatkan kesehatan psikologis mahasiswa. Selain itu, penulis menghayati material- material yang akan dipilih dengan tujuan mempermudah proses peningkatan kualitas hidup tersebut, seperti membuat konten tentang edukasi kesehatan mental.
B. Stimulus
Pada proses ini, penulis melakukan beberapa kegiatan di antaranya yaitu mengamati beberapa data yang didapat oleh penulis dari UPT. BK UMM. Dari data data tersebut, penulis mengamati pola kehidupan mahasiswa baru, mengamati bagaimana mahasiswa baru berinteraksi dengan lingkungannya. Penulis juga mengamati bagaimana kehidupan mahasiswa tingkat akhir serta hubungannya dengan lingkungan sekitar. Tidak hanya itu penulis juga mencari referensi dari internet dan sumber literasi lainnya seperti buku terkait aspek-aspek yang mendasari kualitas hidup mahasiswa dari sisi psikologis.
Proses konsultasi juga dilakukan dengan pihak dari BK UMM terkait data dan rencana-rencana yang akan dilakukan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menemukan rangsangan yang memberikan inspirasi dan informasi dalam menciptakan produk karya yang mampu menjawab permasalahan yang ada.
C. Pengolahan Ide
Berangkat dari pengamatan yang dilakukan oleh penulis terhadap data yang didapat dari BK.UMM, penulis tertarik bagaimana meningkatkan kualitas hidup mahasiswa UMM dari aspek psikologis. Penulis mencoba memanfaatkan webinar sebagai media menyampaikan pesan yang berkaitan tentang peningkatan kualitas hidup agar tercipta awarness pada mahasiswa yang mengikuti akun instagram @BK.UMM
D. Alat dan Bahan 1. Notebook
Notebook ialah seperangkat hardware yang memiliki kemiripan dengan komputer duduk yang menjadi alat utama dalam proses webinar. Notebook disini digunakan sebagai main tool yang berperan dalam pemprosesan data, mulai dari membuat template email, membuat desain background dan sertifikat webinar, mengakses link webinar hingga alat yang digunakan untukberinteraksi antara moderator, pemateri dan peserta webinar.
2. Mouse
Mouse ialah seperangkat hardware atau alat keras yang umumnya berbentuk oval.
Saat ini mouse terdapat 2 jenis, ada yang menggunakan kabel dan ada yang sudah nirkabel. Umumnya fungsi utama mouse ialah pengganti kursos dari notebook untuk memudahkan pengguna dalam mengoperasikan pointer mouse sendiri. Hal ini dikarenakan mouse memiliki aksebilitas yang lebih fleksibel daripada kursor notebook sendiri.
3. Lighting
Penggunaan lighting yang ditujukan kepada moderator dan ruangan webinar dirasa perlu guna menerangi dan mendukung proses webinar yang berlangsung. Hal tersebut tentu agar proses webinar berjalan lancar tanpa adanya kendala seperti minimnya pencahayaan yang tentu berdampak pada berkurangnya kualitas tampilan webinar.
4. Microphone
Microphone adalah suatu alat untuk membantu komunikasi yang dilakukan manusia. Fungsi utama dari penggunaan microphone ini ialah agar suara yang kita keluarkan terdengar jelas oleh pendengar. Pada webinar ini, microphone dirasa penting penggunaannya sebagai alat bantu agar suara moderator dalam sesi webinar yang berlangsung bisa terdengar jelas oleh peserta webinar dalam forum.
5. Webcam
Web camera atau yang dikenal dengan webcam ialah seperangkat kamera yang bisa dihubungkan langung ke komputer dan notebook. Di mana tujuan utamanya ialah menangkap gambar secara realtime. Sama halnya dengan microphone, penggunaan webcam juga dirasa penting sebagai alat bantu agar gambar yang ditampilkan dalam hal ini moderator bisa terlihat jelas oleh peserta webinar di manapun berada.
E. Proses Pembuatan 1. Materi Webinar
Dalam menyusun program perancangan webinar, penulis menggunakan latar belakang permasalahan sebagai bahan dari materi yang akan dibuat. Hal tersebut tentu agar materi yang disampaikan saat acara akan mudah diterima oleh peserta webinar dikarenakan materi tersebut selaras dengan permasalahan yang dihadapi. Pada proses ini, penulis membuat beberapa point materi yang akan dibahas, di mana point-point tersebut diserahkan kepada pemateri sebagai acuan dalam pembuatan materi yang akan disampaikan saat webinar. Berikut point-point yang disusun penulis:
a. Cara mudah menemukan jati diri dan mengenali potensi yang dimiliki b. Faktor penyebab timbulnya masalah dalam hubungan
c. Langkah tepat keluar dari permasalahan dalam hubungan
d. Pentingnya kesehatan mental dalam meningkatkan kualitas hidup.
2. Musik
Dalam proses ini, musik digunakan sebagai pengiring saat opening acara. Hal tersebut dirasa perlu oleh penulis guna membuat opening sekaligus saat menunggu peserta lain bergabung di forum tidak terasa membosankan. Musik yang dipilih juga tentunya selaras dengan tema webinar agar mendukung dalam proses kegiatan yang diselenggarakan. Musik yang dimaksud oleh penulis ialah dari penyanyi Yura Yunita dengan lagunya yang berjudul „Tenang‟.
3. Kuis
Kuis dipilih penulis disamping sebagai hiburan agar acara webinar tidak terlalu membosankan, juga berguna sebagai alat untuk mengulas kembali terkait materi yang sudah disampaikan pemateri. Keseriusan peserta dalam menyimak materi webinar akan terlihat dari bagaimana mereka menjawab pilihan dari kuis tersebut. Adapun isi kuis tersebut diambil dari materi yang disampaikan oleh pemateri saat webinar berlangsung dengan model pertanyaan dengan jawaban ganda. Berikut beberapa pertanyaan quis yang dibuat oleh penulis.
1. Apa hal penting dalam menyesuaikan diri?
a. Mau berubah c. Semua benar (jawaban benar)
b. Harus berubah d. Dapat berubah
2. Salah satu faktor yang dapat memicu timbulnya masalah dalam hubungan?
a. Berperilaku tidak sesuai harapan sosial (jawaban benar) b. Terlalu terbuka dengan lingkungan
c. Berlebihan dalam bergaul d. Suka mengalah
3. Langkah tepat keluar dari masalah hubungan?
a. Berdiam diri
b. Bersikap biasa-biasa saja
c. Menumbuhkan empati (jawaban benar) d. Memahami permasalahan
4. Dampak kesehatan mental yang kamu ketahui?
a. Banyak teman c. Bebas hangout
b. Produktif (jawaban benar) d. Mager 5. Kebahagian dalam hidup akan tumbuh ketika?
a. Punya banyak uang c. Tidak punya masalah
b. Memiliki nilai hidup (jawaban benar) d. Sukses 4. Rundown Webinar
Rundown webinar ialah susunan acara yang berguna sebagai media kontrol saat acara berlangsung. Hal tersebut agar proses berjalannya acara sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penulis dalam hal ini manajemen waktu acara. Rundown acara yang disusun oleh penulis sebagaimana rundown pada umumnya. Dimana total durasi acara dalam rundwon ialah 80 menit dengan pemaparan materi inti ialah 30 menit. Hal tersebut dikarenakan mempertimbangkan titik kejenuhan peserta webinar yang tentunya berdampak pada penyerapan materi yang tidak maksimal. Sedangkan untuk opening, pemutaran musik atau ramah tamah, sesi tanya jawab, quis serta penutup total durasi yang dibutuhkan 50 menit. Berikut rundown acara sebagaimana terlampir
Lampiran 1 : Rundown acara 5. Background Webinar
Acara webinar akan lebih menarik dari segi visual jika pemateri, moderator dan peserta menggunakan background yang selaras. Penulis pada proses ini menggunakan 2 mode tampilan background, yaitu mode background landscape untuk peserta yang mengakses link acara menggunakan laptop, notebook atau sejenisnya. Serta mode background potrait untuk peserta yang mengakses link acara menggunakan smartphone.
6. Template Email
Template email digunakan untuk menyapa peserta dan sebagai pesan informasi kepada peserta dari proses registrasi webinar hingga saat pembagian sertifikat webinar.
Penulis menggunakan 3 macam template email diantaranya ialah
a. Template ucapan terimakasih telah melakukan registrasi b. Template ucapan terimakasih telah mengikuti webinar c. Template link sertifikat
Berikut template yang dibagikan ke peserta sebagaimana terlampir Lampiran 2 : Template Email
7. Sertifikat
Penulis menggunakan sertifikat untuk dibagikan kepada peserta sebagai bentuk validasi telah mengikuti acara webinar dan mengikuti rule webinar dengan baik. Dalam proses ini penulis menggunakan sertifikat dengan ukuran kertas A4, di mana proses pembuatannya menggunakan software corel draw di notebook. Sertifikat tidak dibagikan dalam bentuk fisik, melainkan berbentuk file atau e-sertifikat.
8. Poster Webinar
Penulis menggunakan poster sebagai media untuk mempromosikan kegiatan webinar. Dalam proses ini penulis menggunakan aplikasi corel draw dalam membuat poster, dengan ukuran 1080x1080 pixels dengan rasio 1:1. Poster berisi tentang tema kegiatan webinar, waktu kegiatan webinar, nama beserta foto pemateri dalam webinar dan nama beserta foto moderator dalam webinar. Penulis juga menyematkan reward berupa free e-certificate agar peserta memiliki antusias mengikuti acara webinar tersebut.