• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PEMODELAN NUMERIK DENGAN SACS 5.7

6.1 Umum

Pemodelan Leigen Z-10 ini dilakukan dengan bantuan software SACS 5.7. Precede dengan mengacu pada hal-hal sebagai berikut:

a. Satuan yang digunakan adalah satuan English, yaitu inch dan foot untuk satuan panjang, dan pounds (kips) untuk satuan gaya.

b. Orientasi anjungan adalah 600 True North yang dimodelkan menghadap ke arah sumbu y positif (00 Platform North/sumbu y adalah 600 True North). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pada koordinat software, sumbu x adalah 3300 True North dan sumbu y adalah 600 True North (arah positif berlawanan arah jarum jam).

c. Pembebanan dilakukan dalam koordinat software, yang berarti misalkan gelombang datang menuju 00 software, maka gelombang tadi datang menuju 3300 True North (sumbu x positif), yang akan bertambah secara positif melawan arah jarum jam, misalkan menuju 900 dalam software, maka menuju 600 True North (sumbu y positif).

 00 software adalah menuju 3300 True North (x positif) dari 1500 True North

 300 software adalah menuju 00 True North dari 1800 True North

 600 software adalah menuju 300 True North dari`2100 True North

 900 software adalah menuju 600 True North (y positif) dari 2400 True North

 1200 software adalah menuju 900 True North dari 2700 True North

 1500 software adalah menuju 1200 True North dari 3000 True North

 1800 software adalah menuju 1500 True North (x negatif) dari 3300 True North

 2100 software adalah menuju 1800 True North dari 00 True North

 2400 software adalah menuju 2100 True North dari 300 True North

 2700 software adalah menuju 2400 True North (y negatif) dari 600 True North

 3000 software adalah menuju 2700 True North dari 900 True North

 3300 software adalah menuju 3000 True North dari 1200 True North

6.2 Tahapan Pemodelan Leigen Z-10 dengan SACS 5.7 Structure Definition Wizard a. Pada tab ‘Elevation’ dari jendela ‘Structure Definition’ telah ditentukan elevasi dasar

laut dan kedalaman laut serta elevasi-elevasi dari dasar laut sampai topside structure tertinggi atau helideck berdasarkan juga hasil perhitungan manual sebelumnya.

Laporan TRB II Leigen Z-10 Wellhead Platform | 42 Gambar 6.1 Tampilan fitur Structure Definition untuk tab ‘Elevations’

b. Pada tab ‘Legs’ telah diinputkan data yang ada untuk menentukan posisi koordinat setiap kaki jacket yang berjumlah tiga untuk dapat menopang topside structure.

Gambar 6.2 Tampilan fitur Structure Definition untuk tab ‘Legs’

Laporan TRB II Leigen Z-10 Wellhead Platform | 43 c. Setelah di apply ketika telah cukup hanya menginput data untuk tab ‘Elevations’ dan

‘Legs’ maka akan tampak sebagaimana pada Gambar 6.3 dan berikutnya untuk mendesain topside structurenya digunakan tools ‘Member’ dan ‘Joint’ agar dapat terbentuk struktur rangka deck pada tiap elevasi dengan cara membuat beberapa ‘Joint’

terlebih dahulu lalu disambungkan dengan ‘Member’ yang kemudian akan didefinisikan sehingga memiliki properti atau ukuran yang diinginkan.

Gambar 6.3 Model jacket tiga kaki tanpa topside structure tampak isometri

Gambar 6.4 Penginputan ‘Members’ dan ‘Joints’ untuk desain topside structure

Laporan TRB II Leigen Z-10 Wellhead Platform | 44 d. Lalu kemudian mendefinisikan setiap member yang ada dengan menginput profil yang sesuai hasil perhitungan manual namun sebelumnya alangkah lebih baik menggunakan fitur yang ada di tab ‘Property’ yang dapat mengelompokkan member-member yang sejenis agar efisiensi waktu dalam memberikan properti yang sesuai.

Gambar 6.5 Penginputan ‘Member Properties’ dan pengelompokkan ‘Members’ dengan Member Group Manager

e. Tambahkan data pembebanan untuk beban setiap peralatan yang ada, live loads, perpipaan, pelat, dan selfweight dengan menggunakan fitur yang ada pada tab ‘Load’.

Perlu dicatat bahwa rata-rata nilai faktor checknya kondisi operasi adalah 1 karena saat operasi maka semua elemen bekerja sedangkan rata-rata nilai faktor checknya kondisi badai adalah 0.75 karena saat badai hampir tidak ada pekerja pada deck. (lihat Gambar 6.6)

f. Untuk dapat memastikan keseluruhan model struktur setelah diinputkan pembebanan baik yang pada arah vertikal (beban struktur) dan arah horizontal (beban lingkungan) bahwa sudah benar maka digunakan perintah ‘Check Model’ pada tab ‘Misc’ sehingga jika berhasil maka akan muncul no errors sedangkan jika belum berhasil maka akan otomatis menampilkan joint atau member mana saja yang perlu dicek kembali. (lihat Gambar 6.7)

Laporan TRB II Leigen Z-10 Wellhead Platform | 45 Gambar 6.6 Input ‘Load Members’ dan hasil pembebanan ‘Load Properties’

Gambar 6.7 Tanda keberhasilan akan model Leigen Z-10 dengan keterangan no errors

Laporan TRB II Leigen Z-10 Wellhead Platform | 46 6.3 Penentuan Pembebanan

a. Beban Independen (Beban Basic)

Beban-beban dasar yang akan dikombinasikan menjadi beban kombinasi adalah sebagai berikut,

Tabel 6.1 Tabel penamaan beban terhadap Leigen Z-10 pada SACS 5.7 Load Condition Load

ID Deskripsi

SW SW Self Weight Struktur

EQMD ~ Beban Equipment Main Deck

EQCD ~ Beban Equipment Cellar Deck

LLPO MD Live Load + Perpipaan Main Deck saat Operasi CD Live Load + Perpipaan Cellar Deck saat Operasi LLPS MD Live Load + Perpipaan Main Deck saat Badai

CD Live Load + Perpipaan Cellar Deck saat Badai

LLHD HD Live Load Heli Deck

CRNO CRNO Beban Cranesaat Operasi

CRNS CRNS Beban Cranesaat Storm

PTLD

MD Beban Pelat pada Main Deck

CD Beban Pelat pada Cellar Deck

HD Beban Pelat pada Heli Deck

OP0

~

Beban Lingkungan arah 00 saat Operasi OP45 Beban Lingkungan arah 450 saat Operasi OP90 Beban Lingkungan arah 900 saat Operasi OP13 Beban Lingkungan arah 1350 saat Operasi OP18 Beban Lingkungan arah 1800 saat Operasi OP22 Beban Lingkungan arah 2250 saat Operasi OP27 Beban Lingkungan arah 2700 saat Operasi OP31 Beban Lingkungan arah 3150 saat Operasi

ST0

~

Beban Lingkungan arah 00 saat Badai ST45 Beban Lingkungan arah 450 saat Badai ST90 Beban Lingkungan arah 900 saat Badai ST13 Beban Lingkungan arah 1350 saat Badai ST18 Beban Lingkungan arah 1800 saat Badai ST22 Beban Lingkungan arah 2250 saat Badai ST27 Beban Lingkungan arah 2700 saat Badai ST31 Beban Lingkungan arah 3150 saat Badai

Laporan TRB II Leigen Z-10 Wellhead Platform | 47 b. Pengelompokkan Beban

Berdasarkan rekomendasi dari ISO 19902 1st Edition (2007) bahwa pembebanan terhadap struktur jacket pada kasus Leigen Z-10 ini dirangkum menjadi sebagaimana berikut ini:

Tabel 6.2 Pengelompokkan beban berdasarkan ISO 19902 PENGELOMPOKKAN BEBAN Beban Hidup dan Perpipaan setiap Deck

(LLPO) kondisi Operasi & Badai Variable Action 2 (Q1) - Live Load 2

Beban Crane Beban Helikopter Environmental Load (Eo/Ee)

Beban Lingkungan kondisi Operasi & Badai

Mengacu pada Tabel 2.1, Tabel 2.2, dan Tabe 2.3 serta Tabel 6.1 dan Tabel 6.2 untuk matriks pembebanan yang akan diinputkan pada software SACS 5.7 adalah sebagai berikut:

Tabel 6.3 Matriks pembebanan untuk kondisi operasi I (OP I) Load

Laporan TRB II Leigen Z-10 Wellhead Platform | 48 Tabel 6.4 Matriks pembebanan untuk kondisi operasi II (OP II)

Arah (derajat) 0 45 90 135 180 225 270 315

Tabel 6.5 Matriks pembebanan untuk kondisi badai I (ST I)

Arah (derajat) 0 45 90 135 180 225 270 315

Laporan TRB II Leigen Z-10 Wellhead Platform | 49 Tabel 6.6 Matriks pembebanan untuk kondisi badai II (ST II)

Arah (derajat) 0 45 90 135 180 225 270 315

Load

Combination EO00 EO45 EO90 EO13 EO18 EO22 EO27 EO31 G1

SW 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9

PTLD 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9

G2

EQMD 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9

EQCD 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9 0.9

Q1 LLPS 0.8 0.8 0.8 0.8 1.1 1.1 1.1 1.1

Q2

CRNS 0 0 0 0 0 0 0 0

LDHC 0 0 0 0 0 0 0 0

Ee

ST0 1.35

ST45 1.35

ST90 1.35

ST13 1.35

ST18 1.35

ST22 1.35

ST27 1.35

ST31 1.35

Laporan TRB II Leigen Z-10 Wellhead Platform | 50

BAB VII

Dokumen terkait