• Tidak ada hasil yang ditemukan

Desain penelitian ini bersifat deskriftif yang bertujuan untuk mengindentifikasi gambaran kadar Hb selama kehamilan dan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia di Desa Dolok Maraja tahun 2013.

4.2 Populasi, Sampel Penelitian dan Tehnik Sampling

Populasi dalam penelitian ini yaitu semua ibu hamil warga Desa Dolok Maraja yang terdaftar pada bulan Maret s/d Mei 2013 (Data Bidan Desa) sebanyak 40 orang.

Sampel adalah sebagian atau seluruh dari populasi yang akan diteliti. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu suatu teknik pengambilan sampel diantara populasi sesuai dengan kriteria penelitian, meliputi kriteria inklusi dan ekslusi, sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah ada sebelumnya.

Adapun kriteria inklusi pada sampel yang diteliti adalah ibu hamil warga Desa Dolok Maraja, bersedia menjadi responden, dapat menulis dan berbahasa indonesia. Kriteria eksklusi adalah ibu hamil yang bukan warga Desa Dolok Maraja (telah berpindah alamat), ibu hamil yang bersedia menjadi responden tetapi telah melahirkan, ibu hamil yang mengalami abortus, dan ibu hamil yang tidak bersedia menjadi responden, ibu hamil yang tidak dapat menulis dan tidak dapat berbahasa Indonesia.

4.3 Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan di Desa Dolok Maraja Kota Pematangsiantar Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun pada awal Agustus – Desember 2013. Dimana belum pernah diadakan penelitian sebelumnya di desa tersebut tentang kadar Hb selama kehamilan dan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Selain itu peneliti sudah mengenal lokasi, dan kriteria sampel yang cukup.

4.4 Pertimbangan Etik

Penelitian ini dilaksanakan setelah mendapat izin dari Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (USU) dan rekomendasi dari Kepala Desa Dolok Maraja Pematangsiantar yang langsung diterima oleh Kepala Desa tersebut dan beliau sangat mendukung diadakannya penelitian ini. Dalam penelitian ini, peneliti terlebih dahulu memperkenalkan diri dan menyerahkan lembar persetujuan (informed consent) kepada responden yang memenuhi kriteria sampel, kemudian peneliti menjelaskan maksud, tujuan dan prosedur penelitian. Jika responden merasa siap dan setuju maka responden dipersilahkan untuk menandatangani lembar persetujuan (informed consent). Jika responden menolak dan tidak menerima untuk diteliti, maka peneliti tetap akan menghormati keputusan dari responden tersebut.

4.5 Instrumen Penelitian

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yang dibuat berdasarkan tinjauan teoritis. Kuesioner terbagi dari 3 bagian, yaitu kuesioner data demografi (KDD), kuesioner pemeriksaan tanda dan gejala klinis pada ibu hamil, dan kuesioner mengenai pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Bagian pertama yaitu kuesioner data demografi yang bertujuan untuk mengindetifikasi karakteristik responden yang meliputi kode dan nomor responden, usia, pendidikan, dan 4 pertanyaan tentang sumber informasi lainnya. Bagian kedua yaitu tentang pemeriksaan fisik tanda dan gejala anemia pada ibu hamil yang terdiri dari 10 pertanyaan yang diisi oleh peneliti. Bagian ketiga yaitu kuesioner pengetahuan ibu hamil tentang anemia, terdiri dari 3 bagian, yaitu pertanyaan 1-5 mengenai pengetahuan ibu tentang pengertian anemia, 6-10 tentang faktor penyebab anemia, pertanyaan 11-15 mengenai pengetahuan ibu tentang gejala klinis anemia, pertanyaan 16-20 mengenai pengetahuan ibu tentang pencegahan anemia. Penilaian dengan cara menentukan bobot jawaban terhadap tiap-tiap item yaitu jika menjawab dengan benar (skor 1) dan jika jawaban salah (skor 0). Total skor diperoleh terendah yaitu 0, yang tertinggi 20. Instrumen lain yang dipakai untuk mengetahui gambaran kadar Hb selama kehamilan adalah Haemochoma Plus, yaitu dengan cara membersihkan ujung jari yang akan diambil darahnya dengan larutan desinfektan (alkohol 70%, betadhine, dan sebagainya), kemudian tusuk dengan lancet ata alat lain, dengan tidak menekan area penusukan strip Hb disentuhkan ujungnya dengan tepat.

Kemudian strip Hb dimasukkan pada Haemochoma Plus, hanya menunggu 6 detik meteran akan mengidentifikasi strip secara otomatis.

4.5.1 Uji Validitas dan Reliabilitas

Uji validitas isi dilakukan secara konten validity, yaitu kuesioner yang disusun disesuaikan dengan konsep teori, kemudian dikoreksi oleh dosen yang berpengalaman dalam bidang keperawatan maternitas. Sedangkan uji reliabilitas dalam penelitian ini akan dilakukan uji coba terhadap 10 responden yang memenuhi kriteria sampel penelitian dengan menggunakan K-R 21 karena peneliti memiliki instrument dengan jumlah butir pertanyaan genab

4.6 Prosedur Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan setelah peneliti menerima surat izin pelaksanaan dari Komite Etik Fakultas Kedokteran USU, kemudian peneliti menyampaikan surat izin penelitian untuk Kepala Desa Dolok Maraja Kota Pematangsiantar. Selanjutnya peneliti menentukan responden sesuai dengan kriteria yang dibuat sebelumnya.

Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan. Pertama peneliti menjelaskan kepada ibu tentang hak-hak sebagai responden sebelum pengisian kuesioner dilaksanakan, jika ibu menyetujui permohonan responden sebelum pengisian kuesioner selanjutnya peneliti memberikan Informed Consent (lembar persetujuan menjadi responden) untuk ditandatangani, selanjutnya peneliti menjelaskan cara pengisian kuesioner dan memberikan waktu serta mendampingi ibu dalam mengisi kuesioner.

Dalam hal ini peneliti mengambil darah responden hanya sekali, dalam waktu 10 detik peneliti memberitahu hasil check kadar Hb tersebut. Adapun manfaat penelitian ini bagi ibu adalah mengetahui kadar Hb selama kehamilan dengan menggunakan alat yang disebut “Haemhocoma Plus”. Setelah pengumpulan data, kepada responden diberikan penghargaan sebagai ucapan terima kasih. Responden yang mengalami anemia diberi suntikan Neurobion, dan yang tidak mengalami anemia diberi tablet Fe. Selanjutnya data dikumpulkan dan dianalisa.

4.7 Analisa Data

Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriftif yaitu suatu prosedur pengolahan data yang bertujuan untuk mendeskripsikan suatu hasil penelitian dengan cara ilmiah dalam bentuk tabel.

Data yang terkumpul diolah dengan cara Editing, yaitu memeriksa kuesioner yang telah diisi oleh responden apakah pernyataan sudah ada jawabannya dan diisi sesuai dengan petunjuk. Kemudian memberikan kode (Coding) atau angka tertentu pada kuisioner untuk mempermudah peneliti saat mengadakan tabulasi data. Tabulasi yaitu menganalisa data yang telah terkumpul dan disajikan. Selanjutnya mengolah data dengan menggunakan program SPSS versi-16. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk table distribusi frekuensi.

BAB V

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Dokumen terkait