• Tidak ada hasil yang ditemukan

Minat Studi Instrumentasi Medik 1 Teknik Pencitraan Medik (2 sks)

Mahasiswa mampu menerapkan, menanggulangi dan menganalisis kecelakaan kerja, bahaya kebakaran, menggunakan APD dan melakukan pengukuran yang

4. Minat Studi Instrumentasi Medik 1 Teknik Pencitraan Medik (2 sks)

2) Menganalisis dan menyelesaikan

permasalahan Teknologi Iradiator. meliputi: Desain Iradiator Gamma

Serbaguna. Desain Iradiator

Karawang.

3) Menganalisis. dan menyelesaikan

permasalahan Aplikasi Iradiator. meliputi: Aplikasi bidang Pangan.

Aplikasi Bidang Kesehatan.

Aplikasi Bidang Material.

e. Topik

1) Teori Iradiator: Pendahuluan. Prinsip Radiasi. Interaksi. Radiasi dengan Materi. Efek Radiasi dengan Materi.Soal-Jawab

2) Teknologi Iradiator: Pendahuluan. Desain MBE di PSTA Batan Yogyakarta. Desain Iradiator Gamma Serbaguna di Puspiptek Serpong. Desain Iradiator Karawang. Soal-Jawab

3) Aplikasi Iradiator: Pendahuluan. Aplikasi Bidang Pangan.Bidang Kesehatan. Aplikasi Bidang Material. Soal-Jawab

f. Kompetensi yang dibina (sesuai Program outcome/PO): U2. U3. U4 g. Bagian-bagian yang mendapat penekanan:

(1) Teori Iradiator. (2) Teknologi Iradiator. dan (3) Aplikasi Iradiator h. Sifat spesifik pengajaran:

Pola pikir sinergis dalam menyelesaikan permasalahan Iradiator antara(1) Teori Iradiator. (2) Teknologi Iradiator. (3) Aplikasi Iradiator

i. Hidden curriculum (transferable skills/soft skills):

1) Memahami persoalan keseharian dihubungkan dengan materi Iradiator 2) Melatih ketrampilan hitungan matematika teknik dalam Iradiator j. Sistem penilaian (assessment sistem):

Tugas (meringkas. PR) 30%. dan Ujian tulis (UTS 35% + UAS 35%) k. Umpan balik (feedback):

Questionnaire. dan komunikasi langsung. l. Pustaka:

1) Alonso & Finn. Physics. Jilid 3. Mc-Graw Hill. Princeton. USA 2) Website BATAN

3) Website IAEA

4. Minat Studi Instrumentasi Medik 4.1 Teknik Pencitraan Medik (2 sks)

a. Prasyarat: ADPR b. Deskripsi :

Mata kuliah ini berisi materi tentang teknik pencitraan medik. kualitas citra. dan rekonstruksi citra medik dengan berbagai macam alat radiografi medic.

c. Tujuan Instruksional Umum (Aim) :

Mahasiswa mampu memahami konsep teknik pencitraan medik. kualitas citra. rekonstruksi citra dan kedokteran nuklir.

d. Tujuan Instruksional Khusus (Learning Outcome):

No. Learning Outcome

Tingkat penguasaan Yang Diinginkan (Level Taksonomi Bloom)

Mahasiswa mampu: 1 2 3 4 5 6

1) Memahami teknik rekonstruksi citra 

2) Memahami pembentukan citra. kontras. dan kualitas

citra

3) Memahami prinsip kerja berbagai alat radiografi medic 

4) Menganalisa kualitas citra medik 

5) Memahami prinsip peralatan kedokteran nuklir 

e. Topik

1) Pendahuluan komputasi

2) Teknik rekonstruksi citra 2D dan 3D 3) Pembentukan citra dan kontras 4) Reseptor radiografi

5) Radiografi film-screen dan fluoroskopi 6) Radiografi dan fluoroskopi digital 7) Mamografi

8) Radiografi dental

9) SPECT-CT. PET. Siklotron 10) QA Peralatan Kedokteran Nuklir

f. Kompetensi yang dibina (sesuai Program outcome/PO): U1, U2. U4

g. Bagian-bagian yang mendapat penekanan: pencitraan medik berbasis radiografi h. Sifat spesifik pengajaran : teori. diskusi. dan analisa studi kasus

i. Hidden curriculum (transferable skills/soft skills): kemampuan analisa dan penyelesaian

masalah

j. Sistem penilaian (assessment sistem): tugas. test. UTS. dan UAS

k. Umpan balik (feedback):

Questionnaire. dan komunikasi langsung.

l. Pustaka:

1) P. Sprawl. Physical Principles of Medical Imaging. (Aspen Publishers.. Gaithersburg. Maryland. 1987).

2) J. T. Bushberg. J. A. Seibert. E. M. Leidhodt. Jr.. J. M. Boone. The Essential Physics of

Medical Imaging. 2nd ed.. (Williams and Wilkins. Baltimore. MD. 2002)

3) P.P Dendy and B. Heaton. Physics of Diagnostic Radiology. (Institute of Physics Publishing. London. UK. 1999).

4.2 Praktikum Teknik Pencitraan Medik (2 sks)

a. Prasyarat: ADPR b. Deskripsi :

Mata kuliah ini berisi tentang praktikum-praktikum yang dapat membantu mahasiswa untuk memahami dan melakukan dasar-dasar teknik pencitaan khususnya menggunakan peralatan radiodiagnostik.

c. Tujuan Instruksional Umum (Aim) :

Mahasiswa mampu memahami dan melakukan pencitraan menggunakan peralatan berbasis radiodiagnostik dan juga mampu memahami prinsip-prinsip dan karakteristik peralatan yang digunakan.

d. Tujuan Instruksional Khusus (Learning Outcome):

No. Learning Outcome

Tingkat penguasaan Yang Diinginkan (Level Taksonomi Bloom)

Mahasiswa mampu: 1 2 3 4 5 6

1) Memahami dasar-dasar teknik pencitraan 

2) Melakukan teknik pencitraan menggunakan peralatan

radiodiagnostik

3) Melakukan rekonstruksi citra medik 

4) Memahami prinsip kerja peralatan radiodiagnostik 

5) Memahami parameter-parameter yang dapat

mempengaruhi kualitas citra

6) Menganalisa kualitas citra yang dihasilkan peralatan

radiodiagnostik

 e. Topik

1) Pengaruh tegangan. arus. dan waktu terhadap kualitas citra X-ray 2) Pengambilan gambar film-screen radiografi dan fluoroskopi 3) Pengambilan gambar radiografi dan fluoroskopi digital 4) Karakteristik reseptor radiografi

5) Pengukuran sensitivitas reseptor radiografi 6) Karakteristik kontras film

f. Kompetensi yang dibina (sesuai Program outcome/PO):

g. Bagian-bagian yang mendapat penekanan: Memahami dan melakukan teknik-teknik dasar pencitraan medik menggunakan peralatan radiodiagnostik

h. Sifat spesifik pengajaran : praktek dan aktif secara kelompok

i. Hidden curriculum (transferable skills/soft skills): kemampuan analisa dan penerapan

praktikum pada peralatan nyata

j. Sistem penilaian (assessment sistem): praktek. laporan. dan ujian akhir/responsi

k. Umpan balik (feedback):

Questionnaire. dan komunikasi langsung.

l. Pustaka:

1) P. Sprawl. Physical Principles of Medical Imaging. (Aspen Publishers.. Gaithersburg. Maryland. 1987).

2) J. T. Bushberg. J. A. Seibert. E. M. Leidhodt. Jr.. J. M. Boone. The Essential Physics of

Medical Imaging. 2nd ed.. (Williams and Wilkins. Baltimore. MD. 2002)

3) P.P Dendy and B. Heaton. Physics of Diagnostic Radiology. (Institute of Physics Publishing. London. UK. 1999).

4.3 Instrumentasi Medik (2 sks)

a. Prasyarat: - b. Deskripsi :

Mata kuliah ini berisi tentang dasar-dasar instrumentasi dan elektronika khususnya pada peralatan medik

c. Tujuan Instruksional Umum (Aim) :

Mahasiswa mampu memahami dasar-dasar instrumentasi dan elektronika pada peralatan medik

d. Tujuan Instruksional Khusus (Learning Outcome):

No. Learning Outcome

Tingkat penguasaan Yang Diinginkan (Level Taksonomi Bloom)

1) Memahami dasar-dasar nstrumentasi dan elektronika peralatan medik

2) Memahami pemrosesan sinyal medik 

3) Memahami prinsip sensor-sensor dan aplikasinya

dalam bidang medik

4) Memahami prinsip peralatan radiodiagnostik 

5) Memahami prinsip pesawat radioterapi 

e. Topik

1) Instrumentasi elektronika dasar dan pemrosesan sinyal

2) Sensor-sensor dasar. prinsip dan aplikasi dalam instrumentasi medik 3) Biopotensial

4) Tekanan darah dan suara

5) Pengukuran aliran darah. volume darah. dan sistem pernafasa 6) Biosensor kimia

7) Instrumentasi laboratorium klinik 8) Detector radiasi

9) Pesawat radiologi 10) Pesawat radioterapi

11) LINAC. SPECT-CT. dan PET

f. Kompetensi yang dibina (sesuai Program outcome/PO): U1, U4

g. Bagian-bagian yang mendapat penekanan: pesawat radiodiagnostik dan radioterapi h. Sifat spesifik pengajaran : teori. diskusi. dan analisa studi kasus

i. Hidden curriculum (transferable skills/soft skills): kemampuan analisa dan pemecahan

masalah

j. Sistem penilaian (assessment sistem): tugas. test. UTS. dan UAS

k. Umpan balik (feedback):

Questionnaire. dan komunikasi langsung.

l. Pustaka:

1) J. G. Webster. Medical Instrumentation:Application and Design. John Wiley & Sons. New York. 1998.

4.4 Praktikum Instrumentasi Medik (2 sks)

a. Prasyarat: - b. Deskripsi :

Mata kuliah ini berisi tentang praktikum-tentang penggunaan dan pengukuran menggunakan instrument medik

c. Tujuan Instruksional Umum (Aim) :

Mahasiswa mampu melakukan pengukuran dan mengoperasikan peralatan radiodiagnostik medik

d. Tujuan Instruksional Khusus (Learning Outcome):

No. Learning Outcome

Tingkat penguasaan Yang Diinginkan (Level Taksonomi Bloom)

Mahasiswa mampu: 1 2 3 4 5 6

1) Memahami dasar-dasar instrumentasi dan elektronika

dari peralatan medik

2) Memahami prinsip kerja peralatan radiodiagnostik

medic

3) Melakukan pengukuran peralatan radiodiagnostik

medic

5) Memahami dan menganalisa parameter-parameter

yang dapat mempengaruhi hasil pengukuran

menggunakan peralatan radiodiagnostik medik

e. Topik

1) Uji kesesuaian pesawat sinar-x dental 2) Uji kesesuaian pesawat sinar-x fluoroskopi 3) Uji kesesuaian pesawat sinar-x mobile

4) Pengukuran kerma (kinetic energy release in material) dan ketergantungan terhadap kV. mA. dan detik

5) Penentuan HVL (Half Value Layer) pesawat radiologi diagnostic 6) Pengukuran focal spot dan beam alignment

7) Renograf

f. Kompetensi yang dibina (sesuai Program outcome/PO):

g. Bagian-bagian yang mendapat penekanan: Pengoperasian dan pengukuran menggunakan peralatan radiodiagnostik medik

h. Sifat spesifik pengajaran : praktek dan aktif secara kelompok

i. Hidden curriculum (transferable skills/soft skills): kemampuan analisa

j. Sistem penilaian (assessment sistem): praktek. laporan. dan ujian akhir/response

k. Umpan balik (feedback):

Questionnaire. dan komunikasi langsung.

l. Pustaka:

1) J. G. Webster. Medical Instrumentation:Application and Design. John Wiley & Sons. New York. 1998.

4.5 Anatomi dan Fisiologi (2 sks)

a. Prasyarat:

-b. Deskripsi :

Mata kuliah ini berisi tentang materi tentang terminologi medik. dasar struktur anatomi. dan mekanisme fisiologi.

c. Tujuan Instruksional Umum (Aim) :

Mahasiswa mampu memahami terminologi medik. mengidentifikasi dasar-dasar struktur anatomi. sistem organ dan mekanisme fisiologi tubuh manusia

d. Tujuan Instruksional Khusus (Learning Outcome):

No. Learning Outcome

Tingkat penguasaan Yang Diinginkan (Level Taksonomi Bloom)

Mahasiswa mampu: 1 2 3 4 5 6

1) Mengetahui terminologi medik 

2) Mengidentifikasi dasar-dasar struktur anatomi 

3) Memahami sebagian besar sistem organ (sistem

pernafasan. pencernaan. urinary. reproduksi. dan sirkulasi)

4) Mengetahui dasar-dasar patologi 

e. Topik 1) Dasar-dasar anatomi 2) Tulang 3) Kolom spinal 4) Thorax 5) Abdomen 6) Sistem pernafasan 7) Sistem pencernaan

8) Sistem urinary 9) Sistem reproduksi 10) Sistem sirkulasi 11) Patologi

f. Kompetensi yang dibina (sesuai Program outcome/PO): U4

g. Bagian-bagian yang mendapat penekanan: memahami prinsip dasar struktur anatomi dan mekanisme fisiologi

h. Sifat spesifik pengajaran : teori. diskusi. dan studi kasus

i. Hidden curriculum (transferable skills/soft skills): kemampuan analisa

j. Sistem penilaian (assessment sistem): tugas. test. UTS. dan UAS

k. Umpan balik (feedback):

Questionnaire. dan komunikasi langsung.

l. Pustaka:

1) R. Putz dan R. Pabst. Atlas Anatomi ManusiaSobotta. (EGC. 2010) 2) Serwood. Fisologi Manusia: dari sel ke sistem. (EGC. 2001) 3) Gabriel. J. F.. Fisika Kedokteran. (EGC. 1988)

4) Pearce. Evelyn C. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. (Gramedia. 2009)

4.6 Praktikum Teknologi Akselerator (2 sks)

a. Prasyarat: b. Deskripsi :

Mata Kuliah ini berisi tentang materi dan praktikum sistem akselerator dan sumber ion c. Tujuan Instruksional Umum (Aim) :

Mahasiswa mampu memahami dan melakukan praktikum mengenai sistem akselerator dan sumber ion

d. Tujuan Instruksional Khusus (Learning Outcome):

No. Learning Outcome

Tingkat penguasaan Yang Diinginkan (Level Taksonomi Bloom)

Mahasiswa mampu: 1 2 3 4 5 6

1) Mengetahui sistem akselerator 

2) Memahami sumber ion 

3) Memahami sistem tegangan tinggi akselerator 

4) Memahami sistem focus berkas partikel 

5) Memahami sistem sumber ion 

6) Memahami aplikasi generator neutron 

7) Memahami implantasi ion 

e. Topik

1) Praktikum sumber ion

2) Praktikum sistem tegangan tinggi akselerator 3) Praktikum sistem focus berkas partikel 4) Praktikum sistem sumber ion

5) Praktikum aplikasi generator neutron 6) Praktikum akselerator implantasi ion

f. Kompetensi yang dibina (sesuai Program outcome/PO): U1, U3, U4

g. Bagian-bagian yang mendapat penekanan: Memahami prinsip sistem teknologi akselerator h. Sifat spesifik pengajaran : praktek dan pemahaman materi

i. Hidden curriculum (transferable skills/soft skills): bekerja secara individu dan kelompok, serta

kemampuan analisis

j. Sistem penilaian (assessment sistem): praktek, ujian tulis, dan ujian praktek

k. Umpan balik (feedback):

l. Pustaka:

5. Minat Studi Otomasi Industri

Dokumen terkait