• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data validiasi oleh ahli materi, data hasil uji karakterisasi, dan data hasil validasi kelayakan oleh ahli media.

a. Analisis Data Validasi Materi

Data yang diperoleh dari hasil validasi buku pengayaan kimia terintegrasi keislaman pada mata kuliah kimia dasar digunakan skala Guttman. Skala Guttman ini digunakan untuk jawaban yang bersifat jelas dan konsisten (Riduwan & Akdon, 2013, hal. 20).

Skala Guttman yang digunakan berupa dua pilihan alternatif jawaban, yaitu „‟ya‟‟ dan „‟tidak‟‟. Jika jawaban validator

„‟ya‟‟, maka jawaban diberi skor 1 dan jika jawaban validator

„‟tidak‟‟, maka jawaban diberi skor 0 (Silaen & Widiyono, 2013, hal. 131). Selanjutnya, skor yang diperoleh dihitung persentasenya dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

Presentase =

100%

b. Analisis Data Validasi Materi dan Uji Kelayakan Buku

Analisis pada data hasil validasi materi dilakukan dengan cara mencari presentase sesuai dengan rumus berikut (Riduwan, 2015, hal. 95) :

Presentase =

100%

(Ashri & Hasanah, 2015)

Kemudian, hasil dari analisis data tersebut disederhanakan kedalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan agar memperoleh kesimpulan mengenai buku pengayaan kimia terintegrasi keislaman pada materi karbohidrat ini, termasuk kedalam kategori yang sangat baik, baik, cukup, kurang atau sangat kurang. Intrepretasi skor dapat dilihat pada tabel

3.3 berikut ini

Tabel 3.3 Kriteria Intrepretasi Presentase

No. Interval Kategori

1. 81 s/d 100% Sangat Baik

2. 61 s/d 80% Baik

3. 41 s/d 60% Cukup

4. 21 s/d 40% Kurang

5. 0 s/d 20% Sangat Kurang

diadaptasi dari (Riduwan, 2015, hal. 95) c. Analisis Data Karakterisasi

Kriteria presentase data karakterisasi diperoleh berdasarkan rumus berikut menurut (Riduwan, 2015) :

K = 100%

Keterangan : K = keterpahaman

JB = rata-rata siswa menjawab ide pokok dengan benar S = jumlah siswa

Adapun data hasil karaketrisasi yang dipeorleh dikategorikan berdasarkan kategori keterpahaman teks dalam (Arifin & Anwar, 2015) padaa tabel 3.4 berikut ini

Tabel 3.4 Kriteria Keterpahaman Teks

Kriteria Keterpahaman Teks Tingkat Keterpahaman 60 K 100% Tinggi (Kategori Mandiri)

40 K 60% Sedang (Kategori Insturksional)

K 40% Rendah (Kategori Rendah)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

1. Proses pengembangan buku pengayaan kimia terintegrasi keislaman pada materi karbohidrat ini terdiri dari empat tahapan yaitu tahap seleksi, tahap strukturisasi, tahap karkterisasi dan tahap reduksi. Tahap seleksi terdiri dari tahapan untuk menentukan PLO dan CLO yang akan dikembangkan dalam buku pengayaan, selain itu pada tahapan ini dihasilkan juga indikator yang terintegrasi keislaman dengan kimia.

Pada tahap seleksi sumber buku yang digunakan adalah "Kimia Pangan" Rusdin Rauf sebagai buku sumber utama dan beberapa buku teks lain sebagai pelangkap. Dari 42 konsep diperoleh 15 konsep kimia yang dapat terintegrasi keislaman sebagai berikut : karbohidrat, serat pangan, pereaksi pembeda, monosakarida, oligosakarida, polisakarida, penyakit kegemukan, diabetes mellitus, penyakit kurang kalori, lactose intolerance, daya serap air dan daya bengkak, gelatinisasi, retrogradasi, syneresis, pencoklatan. Konsep ini diintegrasikan dengan ayat-ayat Al-Quran, hadits dan fenomena yang ada (Qauniyah dan Qauliyah). Pada tahapan struktrisasi dihasilkan peta konsep, struktrur makro, multiple representasi dan draft atau outline buku pengayaan kimia terintegarasi keislamaan pada materi karbohidrat. Pada tahapan karakterisasi terdapat karakter kosnep yang akan dikembangakan pada buku pengayaan melalui uji ketepahaman yang berupa tes rumpang.

Keseluruhan konsep mendapat kirteria mudah dan. tingkat.

Keterpahaman yang tinggi yaitu sebesar 83,6 %. Pada penelitian ini tahapan reduksi tidak dilakukan karena keseluruhan konsep mendapatkan kriteria mudah.

2. Uji kelayaakan buku pengayan kimia terintegsrasi keislaman pada materi karbohidrat oleh ahli mendapatkan presentaase kelayakan buku sebesar 84,57 % dengan kategori sangat baik.

B. SARAN

Sebagai tindak lanjut dari penelitian ini maka dapat dikemukakan beberapa saran yaitu :

1. Buku pengaayan kimia terintegrasi keislaman dapat dikembangkan pada materi kimia yang lainnya.

2. Sebaiknya dalam mengembangkan integrasi keislaman menggunakan model integrasi yang berbeda.

3. Sebaiknya pengembangan buku tidak hanya menyediakan bahan ajar cetak tetapi juga menyediakan digital atau animasi sesuai dengan perkembangan zaman.

Daftar Pustaka

(Permendiknas), P. P. (2018, June 6). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2008. Retrieved from Website Resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung : www.disdik.bandungkab.go.id

Acikgenc, A. (2003). Holistic Approach to Scientific Traditions. Islam and Science: Journal of Prespective on Science.

Ainsworth, S. (1999). The Function of Multiple Representasion. Computers and Education .

Al-Attas, S. M. (1995). Islam dan Filsafat Sains. Bandung: Mizan.

Alvita, Muthia; Suryaningsih, Siti; Muslim, B. (2020). FOUR STEPS TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT.

Anwar, S. (2014). Pengolahan Bahan Ajar. Bandung.

Arifin, & Anwar, S. (2015). Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Tema Udara Menggunakan Four Steps Teaching Material Development.

Arifin, & Anwar, S. (2016). The Development of Air-Theme Integrated Science Teaching Material Using Four Steps Teaching Material Development.

Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia.

Arifin, A. K. (2009). Sukses Menulis Buku Pengayaan dan Referensi. Jakarta:

Grasindo.

Ashri, N., & Hasanah, L. (2015). Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu pada Tema Energi dan Lingkungan. Prosiding Simposium Nasional Inovasi dan Pembelajaran Sains.

Bakar, O. (2003). Reforming a Comprehensive Relationship Between Religion and Science: An Islamic Prespective. Islam & Science: Journal of Islamic Prespective on Science.

Bucaille, M. (1992). Bibble Quran dan Sains Terjemahan A. Rasyidi. Jakarta:

Bulan Bintang.

Butt, N. (1996). Sains dan Masyarakat Islam. Bandung: Pustaka Hidayah.

Chasanah, G., Suryaningsih, S., & Fairusi, D. (2019). Analisis Integrasi Keislaman pada Materi Kimia Pangan (Sumber, Manfaat dan Keterpahamannya). Jurnal Tadris Kimiya.

Fajriah, S. N., Ramli, M., & Muslim, B. (2019). Integrasi Pencemaran Logam Berat dan Islam menggunakan Metode 4-STMD. Jurnal As-Salam.

Fardiaz, D. (2014). Kimia Pangan. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Fauzan. (2017). Integrasi Islam dan Sains dalam Kurikulum Program Studi Pendidikan Guru MI Berbasis KKNI. Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education, 7 .

Hashim, R., & Ssekamanya, S. A. (2013). Islamization of human knowledge in theory and practice: achievements, challenges and prospects in the IIUM context. IIUM Journal of Educational Studies, 1(1), 1–12.

http://irep.iium.edu.my/40292/

Hendri, & Setiawan. (2016). The Development of Earth Quake Teaching Material for Junior High School by Four Step Teaching Materials Development Method. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia.

Hendri, S., & Setiawan, W. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Tema Gempa Bumi Menggunakan Fours Step Teaching Material Develpoment. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 67.

Indonesia, P. M. (2008). Buku. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Instrumen dan Rubrik B1 Penilaian Buku Pengayaan Pengetahuan. (2014).

Jakarta: Kementrian Pendidkan dan Kebudayaan.

Jamal, N. (2017). Model Model Pengembangan Integrasi Keilmuan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Kabilah.

Kurniasih, & Sani. (2014). Panduan Membuat Buku pengayaan (Buku Teks Pelajaran). Surabaya: Kata Pena.

Kusmana, S. (2008, Juni). Selingkup Pendidikan. Retrieved Agustus 19, 2019, from http://suherlicentre.blogspot.com.au/2008/06/menulis-buku-pengayaan.html

Lubis, M. A. (2015). Effective implementation of the integrated Islamic education.

Global Journal Al-Thaqafah, 5(1), 59–68.

https://doi.org/10.7187/GJAT792015.05.01

Lotaningrat, D. (2015). PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU PADA TEMA KELISTRIKAN PADA MAKHLUK HIDUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOUR STEP TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT (4STMD) . 1.

Mangkudun, R. D. (1983). Peranan AL Quran dalam Membangun Dunia Baru.

Jakarta: Karya Indah.

Maryam, S. (2012). Strengthening the Character: Uphold Ethics in Indonesian Language Study Pass by SupplementaryBooks. International Journal for Educational Studies, 5 (1), 46.

Mclsaac, M. S., & Gunawardena. (1996). Handbook of Research for Educational Communications and Technology. New York: AECT.

Mughal, & Rais, A. (1990). Cakrawala Islam; Antara Cita dan Fakta. Bandung:

Mizan.

Munaidi, M. (2016). Integration of Islam and Science : Study of Two Science Pesantrens (Trensain) in Jombang abd Sragen. Journal of Educational Sciences.

Muslim, B. (2016). Kimia dalam Prespektif Islam. Proceeding SEMINAR &

BEDAH BUKU “ ISLAM DAN SAINS : Upaya Pengintegrasian Islam Dan Ilmu Pengetahuan Di Indonesia ,” 138.

Muslim, B. (2017). Integrating Islamic Perspective in Teaching General Chemsitry. AICIS KEMENAG 2017. Jakarta: Dikitis Kemenag.

Muslim, B., Agung, S., & Islam, R. Z. (2017). Chemistry Teacher's Perception About Integration Of Islam And Chemistry. The 3 rd International Conference on Education in Muslim Society (ICEMS) 2017. ICEMS 2017.

Muslim, B., Zulfiani, & Irwandi, D. (2014). Pembelajaran Kimia Melalui Metode Eksperimen Berbasis Lingkungan Alam Sekitar Ditinjau dalam Perspektif Islam. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society.

Nasional, D. P. (2008). Panduan Pengembangan Bhaan Ajar. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.

Ningsih, Z. (2020). Pengembangan buku pengayaan kimia terintegrasi keislaman pada mata kuliah kimia dasar.

Ngili, Y. (2009). BIOKIMIA METABOLISME DAN BIOENERGITIKA.

Yogyakarta: Graha Ilmu.

Putra, & Lakoro. (2012). Perancangan Buku Ilustrasi Sejarah Musik Keroncong.

Jurnal Teknik Pomits.

Rahman, A. (1989). AL QUR'AN SUMBER ILMU PENGETAHUAN. Jakarta:

BINA AKSARA.

Rauf, R. (2015). Kimia Pangan. Yogyakarta: ANDI OFFSET.

Rauf, R. (2015). Kimia Pangan. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Ratnasari, D. U. (2018). KEMAMPUAN CALON GURU KIMIA MENGINTEGRASIKAN ISLAM DAN KIMIA.

Riduwan. (2015). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru, Karyawan, dan Pemula.

Bandung: Alfabeta.

Saefudin, A. (1990). Desakralisasi Pemikiran Landasan Islamisasi. Bandung:

Mizan.

Sediaoetama, A. D. (2010). Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi. Jakarta: Dian Rakyat.

Sediaoetama, A. D. (2010). Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi Jilid I.

Jakarta: Dian Rakjat.

Sitepu. (2012). Penulisan Buku Teks Pelajaran . Bandung: Remaja Rosdakarya.

SMA, D. P. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Depertemen Pendidikan Nasional.

SMP, D. P. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

PT Alfabet.

Suryaningsih, S. (2018). Biokimia. Jakarta: UIN Jakarta.

Suryaningsih, S., Muslim, B., & Anjarwati, N. (2020). Islamic Values in The Use of Four Steps Teaching Material Development (4-STMD) Method in

Teaching Stoichiometry Material. TARBIYA : Journal of Education Muslim Society.

Suryaningsih, S., Muslim, B., & Fitriani, V. (2020). The Development of Islamic Integrated Biochemical Teaching Materials Using Four Steps Teaching Method. JTK : Jurnal Tadris Kimia.

Syalabi, A. (1993). Sejarah danKebudayaan Islam III Terjemahan Ast.

Muhammad Labib Ahmad.

Syamsuri. (2017). Development of Teaching Material Oxidation-Reduction Reactions through Four Steps Taeching Material Development (4STMD).

Journal of Physics: Conference Series .

Syarqawi, H. A. (1994). Manhaj Ilmiah Islami. JAKARTA: BUKU ANDALAN.

Toharudin, U., Hendrawati, S., & Rustaman, A. (2011). Membangun Listerasi Sains Peserta Didik. Bandung: Humaniora.

Trianto, & Wedawaty. (2010). Model Pembelajaran Terpadu : Konsep, Strategi dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.

Wan, D., Ramli, & Zain, S. b. (1999). Pemelayuan, Pemalaysiaan dan Pengislaman Ilmu sains dan Teknologi dalam Konteks Dasar Sains Negara.

Jurnal Kesturi No. 1.

Wiguna. (2014). Kajian Teoritik Tahap Strukturisasi Pengelohan Buku Pengayaan 4STMD Dilihat Dari Aspek Filosofis, Aspek Psikoogis, Aspek Didaktis dan Aplikasinya pada Pokok Bahasan Larutan Asam Basa.

Yatim, B. (2000).

Zain, S., Ahmad, Z., Ismail, A. F., Salah, M., & Mohamad, S. A. (2016).

Development of Integrated Science Textbooks by Applying the Enrich Tool.

Journal of Education and Social Sciences, 5(2011), 6–13.

Dokumen terkait