• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN PUSTAKA

2. Model Perencanaan Strategik

Perencanaan strategik merupakan mengarahkan dan menggerakan sumber daya yang ada untuk mencapai visi, misi, tujuan, sasaran dan pencapaian organisasi di masa depan tujuan tersebut. Terdapat beberapa ahli yang mempunyai model untuk menjalankan proses perencanaan strategik, berikut model perencanaan strategik dari beberapa ahli konsep: a) Model Perencanaan strategik Fred R. David.

Menurut David proses perencanaan strategik merupakan bagian dari manajemen strategik, manajemen strategik terdiri dari tiga tahap yaitu formulasi strategi, implementasi strategi dan evaluasi strategi.9

Menejemen strategik menurut Fred R. David memiliki tiga tahapan besar, yaitu:10

(1) Perumusan Strategi, dimana pada tahap ini perusahaan dapat melakukan:

 Pengembangan pernyataan misi perusahaan  Melakukan audit internal dan eksternal  Menetapkan sasaran jangka panjang

 Menghasilkan, mengevaluasi dan memilih strategi

(2) Implementasi Strategi, dimana pada tahap ini perusahaan dapat melakukan:

 Menetapkan kebijakan dan sasaran tahunan

 Mengalokasikan sumber daya yang dimiliki perusahaan untuk

9Fred R, david, Manajemen Strategis, edisi 10, (Jakarta: Salemba empat, 2006), hlm. 7-8

melaksanakan strategi yang telah dipilih pada tahap perumusan strategi

(3) Evaluasi Strategi, dimana pada tahap ini perusahaan dapat melakukan pengukuran dan mengevaluasi hasil dari implementasi strategi.

Apabila digambarkan secara lengkap, model menejemen strategik Fred R. David adalah sebagai berikut:11

Gambar 2.1. Model Manajemen strategik Fred R. David (sumber: Fred R. David,2006 )

Mengembangkan pernyataan visi dan misi

Menjalankan audit ekternal Menjalankan audit

internal

Implementasi strategi – isu manajemen

Merumuskan, mengevaluasi, dan memilih strategi

Menetapkan tujuan jangka panjang

Mengukur dan mengevaluasi kinerja

Implementasi strategi-isu-isu pemasaran, keuangan,akuntasi, litbang, SIM

Dari teori di atas dapat diketahui bahwa perencanaan strategik menurut Fred R. David meliputi:

 Pengembangan pernyataan visi dan misi  Melakukan audit internal dan eksternal

 Menetapkan sasaran jangka panjang dan jangka pendek

 Merumuskan, menghasilkan, mengevaluasi dan memilih strategi Sedangkan untuk proses perumusan strategi alternatif, apabila Fred R. David menggunakan suatu kerangka kerja memiliki tiga tahapan besar, yaitu:12

Gambar 2. 1. Kerangka Kerja Analisis Perumusan Strategi (Sumber: David, 2006 )

 Tahap Pertama

Tahap ini disebut dengan tahap input dan terdiri dari alat-alat analisis yang berupa: 13

(1) Analisis Lingkungan Strategis. Analisis ini menggunakan matriks EFE (External Factor Evaluation) sebagai alat untuk mengaudit lingkungan eksternal.

(2) Analisis Internal. Analisis ini menggunakan matriks IFE (Internal Factor Evaluation) sebagai alat untuk mengaudit lingkungan internal.  Tahap Kedua

Tahap ini adalah tahap pencocokan dari beberapa faktor eksternal dan internal yang ada dengan beberapa strategi alternatif yang ditawarkan pada setiap matriks, yang terdiri dari:14

(1) Matriks Strengths - Weaknesses - Opportunities -Threats (SWOT), yaitu alat analisis untuk mendapatkan beberapa strategi alternatif dengan menggunakan kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses) untuk memanfatkan peluang (opportunities) dan menghindari ancaman (threats) yang ada.

(2) Matriks Strategic Position and Action Evaluation (SPACE), yaitu alat analisis yang menggunakan kekuatan administrasi, keunggulan bersaing stabilitas lingkungan dan kekuatan untuk menentukan strategi alternatif yang dapat dipilih.

(3) Matriks Boston Consulting Group (BCG), yaitu alat analisis yang digunakan untuk membantu memiliki multidivisi untuk menentukan posisi kecepatan perkembangan mutu sehingga dapat dihasilkan suatu strategi alternative yang dapat dijalankan.

13Fred R, david, Manajemen Strategis…, hlm. 182

(4) Matriks Internal Eksternal (IE), yaitu alat analisis yang hampir serupa dengan matriks BCG tetapi daya ukur pada matriks ini adalah berdasarkan total nilai EFE dan IFE yang didapat dari tiap-tiap divisi. (5) Matriks Grand Strategy, yaitu alat analasis untuk merumuskan

strategi berdasarkan perkembangan yang ada saat ini dengan posisi bersaing yang dimiliki sekolah.

 Tahap Ketiga

Tahap ini dalah tahap keputusan dimana beberapa strategi alternatif yang telah diidentifikasi pada tahap pencocokan informasi input yang diperoleh pada tahap pertama untuk secara sasaran mengevaluasi strategi alternatif yang diidentifikasi dalam tahap kedua. Adapun teknik yang akan digunakan adalah dengan menggunakan matriks QSPM (Quantitave Strategic Planning Matrix), yaitu alat analisis yang membandingkan beberapa strategi alternatif yang didapat pada tahap pencocokan, sehingga dapat diperoleh daftar prioritas dari alternatif-alternatif tersebut.15

b) Model Perencanaan Strategik Pearce dan Robinson

Menurut Pearce & Robinson perencanaan strategik adalah seperangkat keputusan dan tindakan yang dirancang untuk meraih apa yang menjadi tujuan lembaga dan merupakan hasil dari proses formulasi dan implementasi. Adapun langkah-langkah yang harus ditempuh dalam perencanaan strategis ini adalah : 16

15Fred R, david, Manajemen Strategis.., hlm. 183

16John A. Pearce, Richard B. Robinson, strategic Management-Formulation, Implementation and Control, 10 thEdition, (Hill Companies, Inc: McGraw, 2007), hlm. 4

(a) Memformulasikan misi termasuk pernyataan yang mencakup maksud, filosofi dan tujuan organisasi

(b) Menganalisa keadaan dan kemampuan internal organisasi

(c) Menganalisa lingkungan eksternal perusahaan termasuk faktor yang bersifat kompetitif dalam persaingan maupun yang umum

(d) Menganalisis pilihan-pilihan strategi yang dapat dilaksanakan orgaisasi dengan mencocokkan antara sumber daya yang dimiliki organisasi dengan lingkungan eksternal

(e) Mengidentifikasi pilihan dilaksanakan perusahaan dengan cara mencocokkan pilihan strategi yang ada dengan misi organisasi

(f) Memilih sasaran jangka panjang dan grand strategy yang dapat mencapai pilihan strategi yang yang paling diinginkan organisasi (g) Membangun suatu sasaran tahunan dan strategi jangka pendek yang

sesuai dengan tujuan jangka panjang dan grand strategy (h) Mengimplementasikan pilihan strategi

(i) Mengevaluasi strategi yang telah dilaksanakan sebagai input untuk pengambilan keputusan yang akan datang.

Adapun model lengkap dari Pearce & Robinson adalah sebagai berikut:17

Gambar 2. 2. Model perencanaan strategik Pearce & Robinson (Sumber: Pearce & Robinson, 2007)

Menurut teori Pearce dan Robinson pada tahap formulasi strategi akan dilakukan langkah-langkah dan alat-alat formulasi sebagai berikut:18

18John A. Pearce, Richard B. Robinson, strategic Management…,hlm. 6 Lingkungan Ekternal

(Global dan Domestik)  Lingkungan jauh  Lingkungan industry  Lingkungan operasi

Analisis Internal Mungkin

Apa yang di inginkan?

Analisis dan pilihan

Tujuan jangka panjang Strategi besar dan strategi turunan (umum)

Tujuan jangka pendek:

system penghargaan fungsionalTaktik Kebijakan

Struktur kepemimpinan dan

budaya organisasi

Pengadilan inovasi dan kewirausahaan strategik Lambang

Dampak mayor Dampak minor

Misi, tanggung jawab, sosial dan etika

a) Menganalisis keadaan eksternal sekolah

Pada tahap ini penganalisis menggunakan beberapa alat seperti:

 Five Forces Model dari Michael E. Porter untuk menganalisis lingkungan sekolah

 Competitor profile untuk menganalisis lingkungan kompetitif atau lingkungan sekolah dalam artian menganalisis kekuatan dari kompetitor dari sekolah melalui suatu matriks.

 Task and Remote Environment Impact Matrix untuk menganalisis lingkungan eksternal sekolah yang terdiri empat lingkungan yaitu konsumen, supplier, competitor dan peserta didik

b) Menganalisis keadaan lingkungan internal sekolah

Pada tahap ini penganalisis dilakukan dengan beberapa alat yaitu:  Analisis SWOT

 Analisis Value Chain  Analisis Financial c) Formulasi strategi

Pada tahap ini alat-alat formulasi yang digunakan untuk sekolah yang memiliki mutu adalah:

 BCG Matrix

 Industry Attractiveness-Business Strenght Matrix  Market Life Cycle Matrix

d) Tahap keputusan pemilihan strategi dilakukan dengan cara mengidentifikasi strategi yang sesuai dengan misi sekolah.

Dokumen terkait