• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model akad dalam transaksi pada Aplikasi Go-Food antara Costumer/Konsumendan Driver Gojek

EKSISTENSI AKAD JUAL BELI PESANAN MELALUI PENYEDIA JASA TRANSPORTASI (GO-FOOD)

B. Praktek Transaksi Online Melalui Penyedia Jasa Go-Food Pada Aplikasi Go-Jek

3) Model akad dalam transaksi pada Aplikasi Go-Food antara Costumer/Konsumendan Driver Gojek

Model transaksi yang terjadi antara costumer/konsumen dan driver

Gojek pada saat terjadi pemesanan Go-Food adalah setelah

costumer/konsumen menekan tombol pesan pada fitur Go-Food, sistem aplikasi Gojek akan mencari lokasi driver terdekat untukmenerima pesanan tersebut. Setelah driver akan memastikan harga dan biayapengantarannya, jika driver menyanggupi untuk pembelian pesanan Go-Food danmenekan tombol menerima pesanan, maka saat itulah terjadi transaksi

yangmenghubungkan 4 pihak sekaligus yaitu

pihakcostumer/konsumen,Gojek, merchant dandriver Gojek.

Saat memesan Go-Food, costumerselain berstatus sebagai pembeli makananpada merchant yang terdapat pada aplikasi Gojek, costumerjuga

68

Pusat Pengkajian Hukum Islam dan Masyarakat Madani (PPHIMM), Kompilasi Hukum Ekonomi Syari‟ah, (Jakarta: Kencana, 2009), hal. 15.

69

sebagai penggunajasa perusahaan jasa transportasi online dengan menggunakan aplikasi Gojek sebagaialternatif pemesanan makanan. Pada aplikasi Gojek, costumer/konsumen menggunakan jasalayanan antar makanan dan akan membayar sejumlah uang yang disebut sebagai biaya pengantaran atau upah Go-Food kepada driver Gojek.

Setiap costumer/konsumen memiliki alasan tersendiri dalam penggunaan aplikasi Gojekdalam kesehariannya terkhusus pada fitur Go-Food. Kemudahan dalam melakukantransaksi dan alasan beberapa kendala yang harus dihadapi oleh costumer/konsumendalampemenuhan kebutuhannya menjadikan aplikasi Gojek merupakan sebuah solusi dalammengentaskan beberapa permasalahan hidup.Lebih praktiskan saya tidak memiliki kendaraan untuk kemana-manaterutama untuk beli makanan jadi solusi yang saya gunakan adalah menggunakan Go-Food.70

Hal ini sejalan dengan alasan yang diungkapkan oleh saudari Fatriana yangmengatakan bahwa memesan makanan melalui layanan Go-Food merupakan salahsatu solusi manakala rasa lapar melanda dan disaat yang bersamaan terdapatbeberapa kendala yang dihadapi.Biasa karna lapar dan susah untuk keluar membeli secara langsung jadi pesanmakanannya lewat aplikasi Gojek.71

Menanggapi dari penjelasan kedua informan tadi, peneliti melihat bahwaadanya manfaat yang didapatkan oleh costumer/konsumenGo-food mana kala mereka inginmemesan makanan melalui layanan beli makanan

70

Hidayatul Fitri, Customer Gojek, Wawancara Pribadi, Bukittinggi, 25 Juni 2019.

71

melalui fitur tersebut. Costumer/konsumentidak perlu khawatir akan kendala-kendala yang akan mereka hadapi seperti tidakmemiliki waktu untuk berbelanja sendiri dirumah makan yang dituju atau tidakmemiliki kenderaan untuk membeli sehingga memesan makanan melalui layananGo-Food merupakan jalan keluar bagi kendala-kendala yang dihadapi oleh paracostumer/konsumen.

Hal ini sejalan dengan teori maslahah dalam Islam yang menjelaskan tentangmanfaat. Menurut Amir Syarifuddin ada 2 bentuk maslahah yaitu mewujudkanmanfaat, kebaikan dan kesenangan untuk manusia yang disebut jalb al-manafi(membawa manfaat) dan betuk yang kedua adalah menghindari umat manusia darikerusakan dan keburukan yang disebut

dar‟u al-mafasid.72

Pada saat memesan Go-Foodcostumer/konsumentidak langsung melakukanpembayaran makanan tersebut tetapi akan diwakilkan terlebih dahulupembayarannya oleh driver Gojek yang menerima permintaan pesanannya apabilamodel pembayaran yang dipilih oleh costumer/konsumen adalah secara tunai.Dan sebelum membayar biasanya driver akan menyerahkanstruk pembayaran makananya sebagai bukti harga yang dibayarkan berapa.73

Namun apabila costumer/konsumen memilih model pembayaran Go-Food dengan go-paymiliknya, dananya akan berkurang sejumlah pesanan Go-Foodnya dan akanmasuk pada akun driver

72

Amir Syarifuddin, Ushul Fiqh, Jilid II, cet. Ke-4 (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008), hlm. 208.

73

Gojek yang sebelumnya telah mengkonfirmasi pesanancostumer/konsumen dengan cara menchat atau menelfon konsumen.

Dengan terciptanya layanan jasa online aplikasi Gojek terkhusus layanan Go-Foodbagi masyarakat luas, diharapkan dapat memudahkan segala aktivitas danmengatasi permasalahan yang menjadi kendala dalam kehidupan. Namun dibalikkecanggihan sebuah produk dan perencanaan-perencanaan yang matang dari sebuahpemikiran panjang, ternyata juga terdapat kekurangan didalamnya.Mengingat salah satu cita-cita aplikasi Gojek adalah memberikan dampaksosial melalui teknologi bagi masyarakat, namun hal tersebut tidak terluput dariadanya beberapa masalah yang pernah terjadi diantara beberapa pihak. Seperti yangpernah dialami oleh beberapa costumer/konsumen Go-Food seperti harga makanan yang berbeda pada fitur Go-Food dan struk saat terjadi pembayaran makanan,keterlambatan pengantaran oleh driver Gojek, driver yang meminta biaya diluarbiaya pengantaran Go-Food.Biasa ada driver yang minta uang parkiran padahal untuk biaya parkir tidaktertera dalam kesepakatan harga Go-Food yang saya pesan. Biasa juga kendalaharga makanan yang tidak ter update jadi terkadang saya siapkan pembayaran sekian tetapi setelah Go-Foodnya datang ternyata harga Go-Foodnya lebih.74

Hal serupa juga pernah dirasakan oleh Mayang selaku costumer/konsumen Go-Food yangmengatakan bahwa pernah dalam sekali pemesanan Go-Food, dia mendapatkankendala yang harus ia hadapi namun

74

ia memaklumi hal tersebut karena pada saat itudriver yang menerima pesanan Go-Foodnya adalah bapak yang cukup lanjut usiasehingga costumer/konsumen tersebut maklum dengan keadaan tersebut.

Saat memesan Go-Food, driver yang mengkonfirmasi pesanan saya adalahseorang bapak yang sudah cukup lanjut usia, mungkin driver tersebut barubergabung sehingga dia masih kurang paham dengan aplikasi Gojeknya.Sehingga pesanan saya terkendala pada lama pengantaran, dan juga drivertersebut salah memilih pesanan saya karena kurang tahu lokasi pastinyadimana sehingga pesanan saya berganti dan harganya pun menjadi lebihmahal. Namun saya maklumi itu karna kendala ini jarang saya temui.75

Tidak terbatas hanya pada costumer/konsumen pengguna layanan Go-Food, para driverGojek pun biasa mengalami beberapa kendala saat sedang menerima pesanan pembelian dan pengantaranGo-Food. Mulai dari sulitnya menemukan titikpengantaran dan pembelian makan, lowbetnya HP android yang digunakan untukaplikasi Gojek sehinga target yang ingin dicapai tidak bisa didapatkan, costumer/konsumenkomplen pada perusahaan melalui akun Gojeknya apabila terdapat perbedaan hargadan juga memberikan bintang yang rendah sehingga driver yang mendapat hukumansuspend dan masih banyak kendala lainnya.

Habisnya daya baterai handphone sehingga point yang sudah diharapkanuntuk dicapai saat itu tidak didapatkan. Apalagi saya biasa mengejar target.Misalkn 14,5 point yang sudah saya dapatkan sedangkan

75

Mayang Sari, Costumer/konsumen Gojek, Wawancara Pribadi, Bukittinggi, 25 Juni 2019.

masih panjangwaktu dan masih ada point yg mau di kejar untuk dapat point 15. Tiba-tibahandphone lowbet, otomatis tidak bisa dapat bonus.76Hal serupa juga dirasakan oleh saudara Ujang yang telah bekerja cukup lamasebagai driver Gojek yaitu selama 2 tahun lamanya.Karena

keterlambatan pengantaran sehigga di cancel oleh

costumer/konsumen,perubahan harga pesanan saat di aplikasi misal 50.000,- namun saat sampai ditempat pemesanan harganya naik karena terdapat pajak yang harus dibayarkan,kualitas pesanan yang tidak sesuai dengan keinginan costumer/konsumen jadi biasacostumer/konsumen tidak puas dengan pelayanan driver sehingga memberikan bintangyang rendah untuk driver. Sehingga driver yang kena masalah padahalsebenarnya driver sudah bekerja sesuai dengan standar.77

Selain merasa memiliki beberapa kendala yang harus dihadapi dalammenjalankan proses pembelian dan pengantaran pada layanan Go-Food, para driverjuga akan mendapatkan hukuman berupa suspend dan hal yang akan terjadi adalahakun driver tersebut tidak akan dapat menerima pesanan costumer/konsumen untuk waktuyang ditentukan serta tidak dapat menarik dananya pada akun driver. Suspend akandiberikan oleh perusahaan sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan olehdriver. Namun biasanya suspend yang dilakukan oleh perusahaan tanpa adakonfirmasi terlebih dahulu kepada driver.Dari hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti kepada beberapainforman diatas, peneliti kemudian menganalisa

76

Hayatullah Kumaini, Driver Gojek Bukittinggi, Wawancara Pribadi, Bukittinggi, 25 Juni 2019.

77

model transaksi yang terjadi dalamlayanan Go-Food antara costumer/konsumen Go-Food dan driver Gojek dimana transaksidasarnya adalah jual belisalamyaitu bentuk jual beli pesanan dengan pembayaran di muka dan penyerahan barang di kemudian hari denganharga, spesifikasi, jumlah, kualitas, tanggal dan tempat penyerahan yang jelas, serta disepakati sebelumnya dalam perjanjian.78

Pada saat costumer/konsumen mendapatkan konfirmasi dari driver baikberupa chat ataupun panggilan telfon, maka costumer/konsumen harus memastikan kembalibahwa harga jual dan biaya pemesanan Go-Food telah disepakati bersama sehinggatransaksi pemesananpun akan berlanjut ketahap pembelian dan pengantaran.Apabila costumer/konsumen melakukan sistem pembayaran dengan menggunakan go-paymiliknya, maka transaksi yang terjadi adalah jual beli barang antara costumer/konsumendan merchant sekaligus menggunakan layanan jasa antara costumer/konsumen dan driverGojek.

Transaksi yang dilakukan tidak diikuti oleh transaksi utang piutang karenasaat costumer/konsumen menekan tombol pesan, saat itu dana pada go-pay milik costumer/konsumenakan berkurang sebanyak total pesanan beserta biaya pengantaran dan masuk ke go-paymilik driver. Namun apabila costumer/konsumen memilih pembayaran tunai, maka saatmenekan tombol pesan dan pesanan tersebut telah dikonfirmasi oleh driver, ituberarti antara kedua pihak telah menyepakati adanya transaksi jual beli

78

denganpembayaran awal diwakilkan oleh driver dengan kata lain driver menjadi wakil daricostumer/konsumen dalam membeli makanan ke merchant Go-Food.

4) Model akad dalam transaksi pada Aplikasi Go-Food antara Driver