Makian, S.H. selaku Sekretaris Tim Kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 maka nyata dan terang perbuatan tersebut telah mempengaruhi pemilih pada Desa Waisakai, Kec. Manggoli Utara Timur untuk memilih dan mencoblos Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) tanggai 9 Desember 2015 di Desa Waisakai, sehingga perolehan suara Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 yang memperoleh sebanyak 394 suara, adalah didapatkan/diperoleh dari hasil perbuatan tidak jujur berupa kejahatan politik uang kepada pemilih yang dilakukan secara terstruktur, sitematis dan massif (TSM) oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2;
b. Bahwa perbuatan tidak jujur berupa kejahatan politik uang kepada pemilih yang dilakukan secara terstruktur, sitematis dan massif (TSM) oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 yang dilakukan oleh Sdr. Basir Makian, S.H. selaku Sekretaris Tim Kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 telah dilaporkan kepada Panwaslu Kabupaten Kepulauan Sula dengan Laporan Nomor: 02/LP/PNWS/-KADA/KKS/XII/2015 tertanggal 7 Desember 2015. (vide Bukti P-43)
c. Bahwa perbuatan tidak jujur berupa kejahatan politik uang kepada pemilih yang dilakukan secara terstruktur, sitematis dan massif (TSM) oleh Tim Kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 dan/atau Tim Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 memanggil puluhan warga Desa Waisakai yang memiliki hak pilih ke rumah Sdr. Basir Makian, S.H. selaku Sekretaris Tim Kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 yang terletak di Desa Fagudu, dirumah tersebut selain pemilih dari Desa Waisaki juga terdapat puluhan pemilih dari Desa Fagudu yang sengaja dikumpulkan diantaranya dan termasuk pemilih atas nama Sulemang Umagapi untuk diberikan uang sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) dan kartu nama Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 yang kemudian seluruh pemilih yang berasal dari Desa Waisakai, Kec. Manggoli Utara Timur tersebut diarahkan dan diminta untuk memilih dan mecoblos Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 pada tanggai 9 Desember 2015;
a. Bahwa terhadap perbuatan tidak jujur berupa kejahatan politik uang kepada pemilih yang dilakukan secara terstruktur, sitematis dan massif (TSM) oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 beserta semua barang bukti berupa Uang sebesar Rp. 100.000,- dan Kartu Nama Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 telah dilaporkan oleh Pemilih yang bernama Julkifli Umagapi ke Panwaslu Kabupaten Kepulauan Sula dengan Nomor
m om & m h a / a »
10/LP/PNWS-KADA/KKS/XII/2015 tertanggal 23 Desember 2015. (Bukti P- 46)
2. Desa Waigay, Kec. Sulabesi Seiatan
Bahwa pada tanggai 8 Desember 2015 jam 18.00 WIT, Sdr. Uskar Taohi selaku Ketua Posko Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 pada Desa Waigay, Kec. Sulabesi Seiatan membagi-bagikan uang sebesar Rp. 250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah)/orang dan kartu nama pasangan calon nomor urut 2 HT-Zadi kepada warga yang memiliki hak pilih di Desa Waigay, Kec. Sulabesi Seiatan diantaranya/termasuk Sdri. Maimuna Leko dan Sdri. Anti Leko disertai dengan ajakan untuk memilih dan mencoblos pasangan calon nomor urut 2 HT-Zadi pada tanggai 9 Desember 2015; (Bukti P- 47, P-48)
Bahwa pada saat berlangsungnya kegiatan membagi-bagikan uang sebesar Rp. 250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah)/orang dan kartu nama pasangan calon nomor urut 2 HT-Zadi kepada warga yang memiliki hak pilih di Desa Waigay, Kec. Sulabesi Seiatan, kemudian warga/pemilih atas nama Sdr. Isrin Leko dan Sdr. Ali Leko melakukan tangkap tangan terhadap Sdr. Uskar Taohi selaku Ketua Posko Pasangan Calon Nomor Urut 2 pada Desa Waigay, Kec. Sulabesi Seiatan pada saat membagi-bagikan uang dan kartu nama Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 HT- Zadi kepada warga/pemilih di Desa Waigay, Kec. Sulabesi Seiatan diantaranya Sdri. Maimuna Leko dan Sdri. Anti Leko;
Bahwa selanjutnya warga Sdr. Isrin Leko dan Sdr. Ali Leko menghubungi Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) Desa Waigay, Kec. Sulabesi Seiatan atas nama Sdr. Said Leko untuk melaporkan peristiwa tersebut;
Bahwa kemudian dihadapan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) Desa Waigay, Kec. Sulabesi Seiatan atas nama Sdr. Said Leko maka Sdr. Uskar Taohi selaku Ketua Posko Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 pada Desa Waigay, Kec. Sulabesi Seiatan beserta Barang Bukti yang ditemukan, mengakui perbuatannya telah membagi-bagikan uang sebesar Rp. 250.000,-(duaratus limapuluhribu rupiah)/orang dan kartu nama Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 HT-Zadi kepada warga Desa Waigay, Kec. Sulabesi Seiatan diantaranya/termasuk kepada Sdri. Maimuna Leko dan Sdri. Anti Leko dan disertai dengan ajakan untuk memilih dan mencoblos Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 HT-Zadi pada tanggai 9 Desember 2015;
Bahwa oleh fakta yang tersebut diatas, massif dan sistematisnya perbuatan tidak jujur berupa kejahatan politik uang kepada pemilih yang dilakukan secara terstruktur oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2, yang dilakukan oleh Sdr. Uskar Taohi selaku Ketua Posko Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 pada Desa Waigay, Kec. Sulabesi Seiatan maka nyata dan terang
m om msjnbs
perbuatan tersebut telah mempengaruhi pemilih pada Desa Waigay, Kec. Sulabesi Selatan untuk memilih dan mencoblos Pasangan Calon Nomor Urut 2 di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dilaksanakan pada tanggai 9 Desember 2015 di Desa Waigay, Kec. Sulabesi Selatan, sehingga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 di Desa Waigay, Kec. Sulabesi Selatan memperoleh suara sebanyak 355 suara, yang didapatkan/diperoleh dari hasil perbuatan tidak jujur berupa kejahatan politik uang kepada pemilih yang dilakukan secara terstruktur, sitematis dan massif (TSM) oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2;
Bahwa perbuatan tidak jujur berupa kejahatan politik uang kepada pemilih yang dilakukan secara terstruktur, sitematis dan massif (TSM) oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 yang dilakukan oleh Sdr. U skarTaohi selaku Ketua Posko Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 pada Desa Waigay, Kec. Sulabesi Selatan telah dilaporkan kepada Panwaslu Kabupaten Kepulauan Sula dengan Laporan Nomor: 04/LP/PNWS/-KADA/KKS/XII/2015 tertanggal 10 Desember 2015. ;(Bukti P-49, P-50)
3. Desa Waina, Kec. Sulabesi Barat
Bahwa pada tanggai 8 Desember 2015 jam 22.00 WIT, Sdr. Nasarudin Ipa salah satu Tim Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 pada Desa Waina, Kec. Sulabesi Barat dengan mendatangi rumah warga yang memiliki hak pilih dan membagi-bagikan uang sebesar Rp. 200.000,- (duaratusribu rupiah)/orang dan kartu nama Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 HT-Zadi kepada warga yang memiliki hak pilih di Desa Waina, Kec. Sulabesi Barat, diantaranya/termasuk warga yang memiliki hak pilih atas nama Sdr. Sulaiman Galela disertai dengan ajakan dan mendaftarkan pemilih (termasuk Sdr. Sulaiman Galela) dalam daftar nama pendukung yang sudah pasti memilih dan mencoblos Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 HT-Zadi pada tanggai 9 Desember 2015;
Bahwa oleh fakta yang tersebut diatas, massif dan sistematisnya perbuatan tidak jujur berupa kejahatan politik uang kepada pemilih yang dilakukan secara terstruktur oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2, yang dilakukan oleh Sdr. Nasarudin Ipa salah satu Tim Pasangan Calon Nomor Urut 2 pada Desa Waina, Kec. Sulabesi Barat maka nyata dan terang perbuatan tersebut telah mempengaruhi pemilih pada Desa Waina, Kec. Sulabesi Barat untuk memilih dan mencoblos Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dilaksanakan pada tanggai 9 Desember 2015 di Desa Waina, Kec. Sulabesi Barat, sehingga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor Urut 2 di Desa Waina, Kec. Sulabesi Barat memperoleh suara sebanyak 229 suara, yang didapatkan/diperoleh dari hasil perbuatan tidak jujur berupa kejahatan politik uang kepada pemilih yang dilakukan secara terstruktur, sitematis dan