• Tidak ada hasil yang ditemukan

C. Akuntabilitas Keuangan

2. Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran dan Kegiatan

Dalam upaya meningkatkan pelaksanaan anggaran dan kegiatan telah dilakukan pengendalian internal melalui penerbitan Instruksi Kepala Badan Litbang tentang monitoring dan evaluasi sebagai berikut :

• Instruksi Kepala Badan Nomor 186.K/82/BLB/2012 tanggal 27 Januari 2012 tentang Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja di Lingkungan Badan Litbang ESDM;

• Instruksi Kepala Badan Nomor 211.K/82/BLB/2012 tanggal 16 Maret 2012 tentang Monitoring Pelaksanaan Kegiatan di Lingkungan Badan Litbang ESDM

Monitoring pelaksanaan anggaran pada periode 2013 selanjutnya mengalami perubahan dengan dibentuknya Tim Evaluasi Pengawasan dan Penyerapan Anggaran (TEPPA) oleh Presiden RI tahun 2012. Pelaksanaan kegiatan ini

132 LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013

melalui Sistem Monitoring TEPPA (sismontep) untuk mendorong penyerapan anggaran.

Melalui monitoring dan evaluasi pelaksanaan anggaran telah dilakukan upaya-upaya percepatan absorbsi penyerapan anggaran tahun 2013, melakukan bimbingan teknis dan pendampingan secara terus menerus kepada para Pengelola APBN dalam proses pelaksanaan anggaran dan pencairan dana

Monitoring kemajuan pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada tahun berjalan, yaitu akhir bulan ke-3 (B03), akhir bulan ke-6 (B06), akhir bulan ke-9 (B09), dan akhir bulan ke-12 (B12), dilakukan terhadap 117 kegiatan Litbang.

Berdasarkan hasil evaluasi dengan melakukan Penilaian Pencapaian Ukuran Keberhasilan untuk setiap kegiatan yang telah dilaporkan (117 kegiatan) dapat diidentifikasi capaian terhadap target yaitu:

a. Kategori Biru (Baik Sekali) : 0 kegiatan (0%) b. Kategori Hijau (Baik) : 114 kegiatan (97,4%) c. Kategori Kuning (Cukup) : 3 kegiatan (2,6%) d. Kategori Merah (Kurang) : 0 kegiatan (0%)

Secara umum target Ukuran Keberhasilan pada checkpoint B12 dapat dicapai 97,4% (114 dari 117 kegiatan) dari hasil penilaian dengan kategori Hijau.

Gambar 53. Hasil Evaluasi Pelaksanaan Monitoring 97,4%

2,6%

Baik Sekali Baik Cukup Kurang

LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013 133

IV I V. . P P e e nu n u t t up u p

erdasarkan pengukuran kinerja tahun 2013 telah dilakukan sejumlah kegiatan untuk menunjang tugas dan fungsi Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM yaitu: “Melaksanakan Penelitian dan Pengembangan di Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral”, dan dalam rangka pencapaian sasaran tahun 2013 dengan hasil sebagai berikut :

1. Keseluruhan kegiatan yang dilaksanakan telah mendukung 5 (lima) sasaran yang telah ditetapkan dalam Renstra Badan Litbang ESDM Tahun 2010 – 2014 yaitu : a.) Terwujudnya program-program litbang unggulan; b.) Terwujudnya konstribusi dalam perumusan dan evaluasi kebijakan sektor energi dan sumber daya mineral; c.) Terwujudnya peningkatan jasa teknologi; d.) Terwujudnya sentra teknologi di bidang energi dan sumber daya mineral; e.) Terwujudnya peningkatan kapasitas kelembagaan, dengan indikator terlaksananya program/kegiatan penguatan kelembagaan yang selaras (alignment) dengan kegiatan litbang.

2. Realisasi anggaran untuk pelaksanaan kegiatan Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM tahun 2013 sebesar Rp. 619.909.671.143,- atau 83,58% dibandingkan dengan anggaran yang tersedia (pagu) sebesar Rp.

741.688.660.000,-. Pembiayaan kegiatan yang bersumber dari DIPA tersebut dialokasikan dalam Program Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral yang terdiri atas 5 (lima) kegiatan, yaitu: a) Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, b) Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru Terbarukan, dan Konservasi Energi, c) Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara, d) Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi, dan e) Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral.

3. Pencapaian kegiatan yang diukur melalui indikator masukan (input) dan indikator keluaran (output) menunjukkan keberhasilan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana yang ditetapkan sebelumnya. Namun demikian terdapat beberapa kegiatan tahun 2013 yang tidak terlaksana atau realisasi rendah sehingga mempengaruhi jumlah realisasi anggaran. Hal ini disebabkan antara lain :

a. Total anggaran yang diblokir awal (termasuk Output Cadangan) adalah sebesar 282,37 miliar (37,09%) dan telah dilakukan usulan buka blokir/revisi. Sampai dengan bulan April 2013 telah dilakukan buka blokir sebesar Rp. 240,3 miliar.

B

134 LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013

b. Besar pemotongan/penghematan anggaran sebesar 19,66 miliar atau 2,58% dari total anggaran. Anggaran tersebut berasal dari output cadangan yang pada awal tahun semula sebesar Rp. 42,07 miliar.

Terhadap output cadangan telah diusulkan revisi/buka blokir sampai dengan akhir tahun sebesar Rp. 38,55 miliar. Dengan demikian sampai akhir tahun 2013, anggaran output cadangan sebesar Rp. 3,5 miliar yang tidak digunakan.

c. Pada pengadaan Barang/Jasa terdapat gagal dalam pelaksanaan lelang.

d. Belanja modal pelaksanaan pemagaran dan pematangan lahan pada Puslitbangtek KEBTKE tidak terlaksana/tertunda karena IMB belum keluar sebesar Rp 15,5 miliar.

e. Adanya sisa Gaji dan Tunjangan suami/istri (PNS pensiun), Tunjangan fungsional (diberhentikan sementara/permanen), dan Efisiensi Belanja uang makan PNS.

f. Pada output Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jasa Teknologi, untuk P3TMB realisasi penerimaan di bawah target yang ditetapkan.

Sedangkan P3TMGB “LEMIGAS” terdapat tagihan outstanding masih dalam proses pembayaran, sehingga realisasi di bawah target. Sisa anggaran BLU tidak dibelanjakan sebesar Rp. 16,3 miliar.

g. Efisiensi Belanja (belanja di bawah pagu)

LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013 135 Lampiran 1. PENETAPAN KINERJA BADAN LITBANG ESDM TAHUN 2013

136 LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013

LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013 137 Lampiran 2. DAFTAR KEGIATAN LITBANG TAHUN 2013 BADAN LITBANG ESDM

No NAMA UNIT/KEGIATAN

I. PUSLITBANG TEKNOLOGI MINYAK DAN GAS BUMI “LEMIGAS”

1. Eksplorasi Migas pada Prospek Dangkal melalui Pendekatan Anomali Topografi dengan Remote Sensing pada Onshore Area (Studi Kasus Daerah Indramayu) 2. Pengembangan Metode dan Aplikasi Perangkat Lunak Seismik untuk Mendukung

Eksplorasi dan Karakterisasi Reservoar

3. Kaji Ulang Data Geoscience untuk Peningkatan Kualitas Informasi Wilayah Kerja Baru Migas

4. Studi Reservoar Batupasir Permeabilitas Rendah dan Penyebarannya Berdasarkan Mikroanalisis di Cekungan Sumatera Tengah

5. Pengembangan Atlas Gas Bumi dan CO2 Indonesia Timur

6. Evaluasi Lahan Migas Daerah Pesisir dan Lepas Pantai Timur Laut Cekungan Seram

7. Evaluasi Lahan dan Potensi Hidrokarbon Cekungan Frontier Pulau Misool dan Sekitarnya

8. Proyek Percontohan Penemuan Cadangan Shale Gas

9. Optimasi dan Pengembangan Teknologi DNA Rekombinan Surfaktan Peptida LEMIGAS (SUPEL) untuk Uji Sumur Lapangan Minyak “XYZ” Sebuah Upaya Bioteknologi untuk Menghasilkan Biosurfaktan Lokal

10. Pengembangan Teknologi Ultrasonography untuk Aplikasi Industri Migas Tahap III (Design Alat Inspeksi Sumur)

11. Studi Pengaruh Cairan Rumen untuk Memprediksi Peningkatan Volume Gas Methane Batubara (GMB)

12. Peningkatan Produksi Minyak dan Penyimpanan Emisi CO2 dengan Metode Injeksi Air Berkarbonasi

13. Evaluasi Kapasitas Simpan CO2 pada Formasi Geologi di Sumatera Selatan dan Pengaruhnya terhadap Underlying Aquifer

14. Integrasi Seismik, Petrofisika, dan Teknik Reservoar dalam Karakterisasi Reservoar

15. Inventarisasi dan Analisa Data Cadangan Migas Indonesia 01 Januari 2013

16. Uji Coba Sumuran Surfaktan LEMIGAS Berbasis MES dengan Metoda Huff and Puff sebagai Aplikasi EOR

17. Penggunaan Semen Ringan (Light Weight Cement) untuk Mitigasi Kerusakan Formasi Akibat Penyemenan pada Sumur CBM

18. Perekayasaan Peralatan dan Pemodelan Injection Fall Off Test (IFO Test) untuk Aplikasi Dibidang Industri CBM

19. Desain Lumpur untuk Menjaga Well Bore Stability saat Pemboran di Formasi Shale Gas

20. Rancang Bangun dan Pengembangan Prototype Rig CBM

138 LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013

No NAMA UNIT/KEGIATAN

21. Pengembangan Teknologi Desulfurisasi Secara Oksidatif (ODS) pada Pembuatan BBM Rendah Sulfur

22. Pemanfaatan Tar Batubara Menjadi Umpan Kilang

23. Pembuatan Assorben Alkanol Amina Berpenyangga Material Berpori untuk Penangkapan CO2 dan H2S pada Gas Alam dan Flue Gas

24. Perancangan Alat Penangkap CO2 dengan menggunakan Solvent Potassium Carbonate Berpromotor Asam Borat

25. Pengembangan Proses Katalitik Pembuatan Olefin dari Bioetanol

26. Pemanfaatan CO2 untuk Kultivasi Migroalga dalam Photobioreaktor Secara Kontinyu dengan Hasil Biomassa yang Berpotensi Sebagai Bahan Dasar Biofuel 27. Produksi Biobutanol sebagai Energi Alternatif dari Bahan Selulosa Skala Mini

Pilot

28. Optimasi Sistem Distribusi Bahan Bakar Minyak

29. Pembuatan Lithium 12-Hydroxistearat Berbasis Minyak Jarak Sebagai Thickener Gemuk Lumas

30. Studi DME untuk Motor Diesel pada Transportasi dan Industri 31. Formulasi Gemuk Lumas Temperatur Rendah

32. Aplikasi Pemanfaatan LPG sebagai Bahan Bakar Sepeda Motor

33. Studi Pemanfaatan Campuran LPG dan DME Untuk Kendaraan Bermotor

34. Studi Penggunaan Aditif Dispersant Ramah Lingkungan untuk Mengatasi Deposit pada Ruang Bakar Mesin Diesel Berbahan Bakar Biofuel

35. Formulasi Minyak Lumas Kendaraan Berbahan Bakar Gas

36. Perancangan Formula Minyak Lumas Transformator (Minyak Trafo)

37. Pengaruh Karakteristik BBG terhadap Ketahanan Tabung dan Sistem Konverter Kit untuk Kendaraan Berbahan Bakar Gas

38. Kajian Kesiapan Infrastruktur Fasilitas Pengaturan BBM Bersubsidi dan Pemanfaatan BBG

39. Analisis Cost Benefit Pengembangan Cadangan Nasional Cadangan Strategis 40. Rancang Bangun Tabung ANG untuk Kendaraan Bermotor Roda Dua

41. Kajian Konversi BBM ke Gas Bumi untuk Industri

42. Analisis Kebijakan Penawaran Wilayah Kerja Gas Metana Batubara 43. Kajian Strategis Susektor Migas:

a. Pembuatan Membran Serat Berongga dan Uji Aplikasi Pemisahan CO2

b. Optimalisasi Kinerja Pilot Plant Adsorber Mercury Removal untuk Gas Bumi pada Gas Alam Lapangan Tekanan Rendah

c. Roadmap Gas Bumi

d. Participating Interest Kegiatan Operasional Migas

LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013 139

No NAMA UNIT/KEGIATAN

II. PUSLITBANG TEKNOLOGI KETENAGALISTRIKAN, EBT DAN KE

1. Penelitian dan Pengembangan Energi Angin untuk Pembangkit Listrik Tenaga Angin Kapasitas Menengah

2. Penelitian dan Pengembangan Mikroalga sebagai Bahan Baku Biodiesel 3. Pengembangan Peta Potensi Energi Baru Terbarukan Indonesia

4. Studi Potensi Energi Angin Indonesia 5. Pengembangan Fuel Cell untuk Mobil Listrik

6. Penelitian dan Pengembangan Teknologi PV Thin Film 7. Penelitian dan Pengembangan Energi Laut

8. Sistem Gasifikasi Biomassa untuk Pembakaran Keramik

9. Studi Potensi Panas Bumi untuk Catu Daya Smelter Mangan di Nusa Tenggara Timur

10. Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi 11. Apilkasi Pemanfaatan Potensi dan Teknologi Energi Baru Terbarukan pada Sistem

Smart Microgrid

12. Pengatur Kualitas Daya untuk Mengatasi Distorsi Harmonisa pada Sistem Energi Terbarukan

13. Perancangan Bi-directional Power Inverter untuk Aplikasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

14. Kajian Kesetimbangan Energi pada Siklon Burner

15. Pengkajian Pengembangan Solar Farm di Daerah Reklamasi Tambang 16. Kajian Tarif Tenaga Listrik yang Optimal Per Golongan per Daerah

17. Kajian Substitusi Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) oleh Pembangkit dengan Energi Baru dan Energi Terbarukan

18. Pemanfaatan Gas Metan Dari Sanitary Landfill untuk Pembangkit Listrik di Kabupaten Buleleng, Bali

19. Penelitian Pemanfaatan Panas Buang Boiler Mini Tekanan Rendah Berbahan Bakar Biomasa sebagai Pengering Hasil Pertanian/ Perkebunan

20. Penelitian Penentuan Faktor Emisi Gas Rumah Kaca Teknologi Energi Baru Terbarukan

21. Studi Dampak Kebijakan Insentif Energi Bersih dan Konservasi Energi Terhadap Makroekonomi

22. Analisis Peluang Penghematan Energi pada Gedung dan Industri serta Kendala Penerapannya

23. Prospek Bioetanol sebagai Bahan Bakar Cair untuk Substitusi BBM

140 LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013

No NAMA UNIT/KEGIATAN

III. PUSLITBANG TEKNOLOGI MINERAL DAN BATUBARA 1. Kajian Prospek Pengembangan Usaha Pengolahan Monasit

2. Peningkatan Kadar dan Pemrosesan Bauksit Bernilai Tambah Kalimantan Barat serta Pemanfaatan Tailingnya

3. Optimasi Reduksi Bijih Besi, Nikel dengan Rotary Kiln Skala Semi Pilot

4. Kajian Sianidasi Intensif Sistem Custom Plant dari Konsentrat Sulfida Marjinal Cianjur - Sukabumi

5. Prospek Pengembangan Usaha Peningkatan Nilai Tambah Zirkon

6. Kajian Manfaat Usaha Pertambangan Bauksit Terhadap Sosial Ekonomi Daerah dalam Rangka Mendukung Program MP3EI di Propinsi Kalimantar Barat

7. Kajian Dampak Pasca Penerapan Kebijakan Peningkatan Nilai Tambah Mineral 8. Kajian Sinkronisasi Pembangunan Pabrik Pengolahan dan Pemurnian Mineral

dengan Energi Geothermal

9. Kajian Percepatan Penerapan Teknologi Upgrading Bauksit dan Pemanfaatan Red Mud di Indonesia

10. Pengembangan Gasifikasi Batubara Untuk PLTD Dual Fuel 11. Pengembangan Kokas dari Batubara Peringkat Rendah 12. Pembuatan dan Uji Pembakar Siklon Rendah Emisi Partikulat 13. Pengembangan Karbon Aktif dari Batubara Peringkat Rendah

14. Pengembangan Rancang Bangun Gasifier-Batubara Mini Untuk Menunjang Ketersediaan Energi di UMKM dan Pengganti BBM pada Mesin Generator Listrik 1 KW

15. Pengembangan Process Demonstration Unit Gas Sintesis dengan Teknologi Gasifikasi Unggun Ganda Pengembangan Process Demonstration Unit Gas Sintesis dengan Teknologi Gasifikasi Unggun Ganda

16. Pengembangan Upgrading Batubara Dengan Teknologi Coal Drying and Briquetting

17. Kajian Percepatan Penerapan Teknologi Pemanfaatan Batubara di Indonesia 18. Rancang Bangun Sistem Pengendalian Keselamatan Kerja Penambangan Bawah

Tanah

19. Pengembangan Model Eksploitasi Emas (Bio-ore) Artisanal pada Penambangan Skala Kecil dengan Metode Phytomining

20. Penilaian dan Penerapan Resiko Kecelakaan Kerja & Kerusakan Lingkungan Penambangan Mineral dan Batubara Di Indonesia

21. Estimasi Stok Karbon Akibat Perubahan Luas Penutupan Lahan di Kawasan Penambangan Terkait dengan Skema REDD (Reduction Emission from Deforestation and Forest Degrafation)

LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013 141

No NAMA UNIT/KEGIATAN

22. Kajian Pendahuluan Teknologi Eksploitasi Tambang Batubara Melalui Aplikasi Teknologi Energi Bersih UCG di Indonesia

23. Ujicoba Produk Rancang Bangun Peralatan Sistem Pengambilan Data Pumping Test dengan Telemetri dan Kontrol Kecepatan Pompa

24. Penyiapan Data Primer untuk Aplikasi Teknologi Underground Coal Gasification IV. PUSLITBANG GEOLOGI KELAUTAN

1. Pemetaan Geologi dan Geofisika LP 2713, 2714 (Misol)

2. Pemetaan Geologi dan Geofisika LP 3113, 3114, 3013, 3014 (Teluk Cendrawasih) 3. Pemetaan Landas Kontinen di Peraitan Utara Papua

4. Pemetaan Geomagnet Perairan LP 1210 5. Pemetaan Geomagnet Perairan LP 1310

6. Kajian Biostratigrafi Laut Dalam, Laut Sulawesi Berdasarkan Foraminifera 7. Prosesing Data Seismik Multikanal dan Kajian Geodinamika Cekungan Tomini 8. Prosesing Data Seismik Multikanal dan Kajian Geodinamika Sub-cekungan Wetar 9. Studi Direct Hidrocarbon Indicator (DHI) pada Cekungan Sedimen di Perairan

Maluku Utara B06 2013

10. Penelitian Potensi Arus Laut Sebagai Energi Baru Terbarukan di Perairan Raja Ampat, Papua Barat

11. Penelitian Kandungan Potensi Emas dan Mineral Jarang di Pantai & Perairan Pulau Lemukutan, Kalimantan Barat

12. Penelitian Potensi Keterdapatan Mineral Berat dan Unsur Logam Tanah Jarang di Perairan Tanjung Pandan, Belitung.

13. Penelitian Potensi Migas Semai Misool-Papua Barat (Survei KR. Geomarin 3) 14. Pemetaan Mineral Sulfida Bawah Laut di Perairan Komplek Komba, NTT

15. Penelitian Rona Awal Lingkungan Geologi di Daerah Morotai Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara

16. Penelitian Aspek Kebencanaan Geologi Kelautan di Bagian Utara Pulau Obira, Kepulauan Obi, Provinsi Maluku

17. Penelitian Lingkungan Geologi Kelautan Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku (Pulau Terdepan Berbatasan Dengan Timor Leste)

18. Kajian Kebijakan Pemetaan dan Pengelolaan Potensi Energi dan Sumberdaya Mineral di Pulau-Pulau Kecil Terdepan Kawasan Indonesia Timur

19. Kajian Kebijakan Pemetaan Potensi Migas Cekungan-Cekungan Frontier Indonesia

20. Kajian Kebijakan Data Geologi Kelautan Lintas Sektoral Terkini Untuk Mendukung Kebijakan ESDM dan Pengembangan Wilayah Sulawesi

21. Kajian Kebijakan Bidang Geologi Kelautan Untuk Pembangunan Infrastruktur di Selat Sunda

142 LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013

No NAMA UNIT/KEGIATAN

22. Kajian Akademis Pemetaan Potensi Energi Arus Laut Sebagai Solusi Ketahanan Energi Nasional

23. Kajian Akademis Pemetaan Potensi Energi Panas Laut Sebagai Solusi Ketahanan Energi Nasional

24. Studi Potensi Lapangan Morowali dan Peningkatan Status Cekungan Banggai-Sula Untuk Mendukung Pengembangan Migas Nasional (Survei GM III)

LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013 143 Lampiran 3. Sertifikat Paten di Lingkungan Badan Litbang ESDM

144 LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013

LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013 145

146 LAKIP Badan Litbang ESDM Tahun 2013