Monitoring dan evaluasi pelaksanaan SSK akan dilakukan secara rutin oleh Kelompok Kerja (Pokja) Sanitasi Kabupaten Tuban. Hal ini dilakukan sebagai umpan balik bagi pengambil kebijakan berkaitan dengan capaian sasaran pembangunan sanitasi. Selain itu, kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan SSK dilaksanakan sebagai usaha peningkatan kinerja dan akuntabilitas institusi dalam usaha pencapaian visi dan misi pembangunan sanitasi.
Dalam bab ini memuat tentang strategi untuk melakukan pemantauan dan evaluasi dengan fokus kepada pemantauan dan evaluasi Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) yang telah ditetapkan dalam bab-bab sebelumnya.
6.1 Gambaran Umum Pemantauan dan Evaluasi Sanitasi
Tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan pembangunan sanitasi telah ditetapkan oleh pemerintah Kabupaten Tuban dan dinyatakan dalam sebuah dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK). Dokumen SSK juga mencantumkam target-target pembangunan sanitasi pada sektor air limbah, sektor persampahan dan sektor drainase.
Dalam pelaksanaannya, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi guna melihat capaian kinerja dalam pembangunan sanitasi dan untuk mengetahui hambatan serta permasalahan sebagai dasar perencananaan pembangunan sanitasi pada periode berikutnya.
Pemantauan bertujuan untuk:
1. Melakukan verifikasi sejauh mana tingkat efektifitas dan efisiensi proses pelaksanaan kegiatan.
2. Melakukan identifikasi capaian dan kelemahannya.
3. Menetapkan rekomendasi langkah perbaikan untuk optimalisasi capaian pembangunan sanitasi.
Sedangkan evaluasi bertujuan untuk menilai konsep, desain, pelaksanaan, dan manfaat kegiatan dan program pembangunan sanitasi.
Hasil pemantauan dan evaluasi digunakan untuk mengetahui perkembangan capaian strategis pembangunan sanitasi. Pemantauan dan evaluasi mulai dilakukan di bulan Februari 2017 atau setelah SSK diresmikan sebagai acuan bagi semua stakeholder dalam pembangunan sanitasi di Kabupaten Tuban. Pemantauan dilakukan setiap empat bulan yaitu di bulan April, Agustus dan Desember, hal ini menyesuaikan dengan mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.
Struktur organisasi dalam pemantauan dan evaluasi adalah sebagai berikut: Penanggungjawab :
1.
Ketua : Kepala Bappeda Kabupaten Tuban.2.
Wakil Ketua : Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tuban3.
Sekretaris : Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Kabupaten Tuban Dokumentasi dan Pengarsipan Data :1.
Kasubid Permukiman dan Prasarana Wilayah pada Bappeda dan Staff Pemantau dan Pengolah data :1. Kabid Tata Ruang dan Permukiman pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tuban 2. Kabid Pemantauan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten
Tuban
3. Kepala Bidang Wasdal dan penegakan Hukum Lingkungan pada Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tuban
4. Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan dan Permukiman pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tuban
5. Kepala Seksi Kebersihan dan Persampahan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten tuban
6. Kasi kesehatan Lingkungan dan Kualitas Air pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban 7. Kepala Subbidang Pengawasan dan pengendalian Pencemaran Udara dan Air pada
Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tuban 8. Staf Bappeda Kabupaten Tuban
10. Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban
11. Staf Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tuban
6.2 Pemantauan Strategi Sanitasi Kabupaten
1. Pemantauan Capaian Pelaksanaan kegiatan adalah untuk menilai tingkat investasi dan keluaran dari pelaksanaan kegiatan berkaitan sanitasi oleh pemerintah Kabupaten Tuban. Kegiatan-kegiatan ini mengacu kepada usulan kegiatan (rencana tindak) SSK maupun kegiatan-kegiatan diluar usulan SSK yang dilaksanakan oleh SKPD.
2. Pemantauan Capaian Strategis adalah untuk menilai tingkat capaian tujuan dan sasaran pembangunan subsektor sanitasi dengan melihat indikator-indikator yang telah ditetapkan pada pokok Tujuan, Sasaran, serta Tahapan Pencapaian sektor Sanitasi.
Adapun sasarannya adalah sebagai berikut : a. Sektor Air Limbah Domestik
Format yang digunakan pemantauan dalam sector ini sebagaimana di disajikan dalam Tabel 6.1.
Tabel 6.1. Capaian Strategis Sektor Air Limbah Tujuan:
Meningkatkan lingkungan yang sehat dan bersih di Kabupaten Tuban melalui pengelolaan air limbah domestik dan industri rumah tangga yang berwawasan lingkungan
Tahun 2017
Rencana Realisasi
Output Belanja Outcome Output Belanja Outcome Sasaran :
Menurunnya angka BABs menjadi 0% di tahun 2019 Pembangunan MCK Komunal dan MCK ++ di wilayah Ponpes Rp. 1.600 jt Terbangunnya MCK Komunal dan MCK ++ di wilayah Ponpes
Sumber : Hasil Analisa Pokja Sanitasi Kab.Tuban 2016
Hasil pemantauan kegiatan ini dapat menggunakan format tabel capaian kegiatan sebagaimana ditampilkan pada Tabel 6.2. Dari Tabel capaian kegiatan dapat diketahui perbandingan antara rencana dan realisasi kegiatan.
Pembangunan sarana sanitasi di lingkungan sekolah (untuk pendidikan dasar 9 tahun)
Rp. 2.250 jt Terbangunnya sarana sanitasi sekolah
Pembangunan sarana CTPS di lingkungan sekolah
5.000 jt Tersedianya sarana CTPS di lingkungan sekolah baik untuk pendidikan dasar maupun menengah
Meningkatnya jumlah jamban sehat dari 39,79% tahun 2016 menjadi 100% di tahun 2019 Penyediaan sanitasi
layak
(jamban.septitank) wilayah SK Kumuh
Rp. 1.168 jt Tersedianya jamban sehat dan layak di wilayah kumuh berdasarkan SK Bupati
Pembangunan sanitasi dasar (MCK) bagi MBR
Rp. 500 jt Tersedianya Sanitasi dasar bagi MBR di Kabupaten Tuban
Pembangunan MCK Komunal
Rp. 700 jt Tersedianya MCK Komunal
Terbangunnya IPLT di tahun 2018 Adanya studi
lingkunagn
pembangunan IPLT
Rp. 200 jt Tersedianya studi lingkungan dalam pembangunan IPLT
Pembangunan IPLT Rp. 5.000 jt Terbangunnya IPLT di Kabupaten Tuban
Tabel 6.2. Capaian Kegiatan Air Limbah Domestik Tahun 2017
No Rencana Kegiatan Realisasi Kegiatan
Realisasi
Output Belanja Outcome
1
Penyediaan Sanitasi layak di wilayah kumuh
Terbangunnya fasilitas Sanitasi yang layak terutama di daerah kumuh
2
Pembangunan MCK Komunal dan MCK ++ di lingkungan Ponpes
Terbangunnya MCK Komunal dan MCK ++ di lingkungan Ponpes
3
Pembangunan tangki septic/IPAL komunal baik itu regular maupun melalui DAK
Terbangunnya ipal komunal di Kabupaten Tuban
4
Pembangunan sarana sanitasi di lingkungan sekolah (untuk pendidikan dasar 9 tahun)
Terbangunnya sarana Sanitasi
5
Pembangunan sarana CTPS untuk sekolah Terbangunnya sarana CTPS di sekolah
Sumber : Hasil Analisa Pokja Sanitasi Kab. Tuban 2016