BAB 4. HASIL PENELITIAN
4.2 Analisis Univariat
4.2.2 Motivasi
Berdasarkan hasil pengukuran motivasi intrinsik dengan indikator; tanggung jawab, prestasi yang diraih, pengakuan orang lain, pekerjaan itu sendiri, kemungkinan pengembangan dan kemajuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan selalu bertanggung jawab melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan yang telah ditetapkan sebanyak 23 orang (47,9%), namun kadang-kadang bertanggung jawab melakukan kunjungan rumah (home visite) secara berkala pada penderita gangguan jiwa dinyatakan.
Sebanyak 23 orang (47,9%), kadang-kadang bertanggung jawab terhadap tindakan keperawatan yang di lakukan pada keluarga dan pasien gangguan jiwa dinyatakan sebanyak 24 orang (50,0%), kadang-kadang bertanggung jawab terhadap membentuk dan melatih kader dalam rangka menyiapkan desa siaga sehat jiwa dinyatakan sebanyak 22 orang (45,8%), kadang-kadang bertanggung jawab dalam membuat laporan bulanan secara rutin tentang perkembangan pasien dinyatakan sebanyak 21 orang (43,8%), kadang-kadang bertanggung jawab membantu meningkatkan kemandirian keluarga dalam merawat pasien gangguan jiwa dinyatakan sebanyak 21 orang (43,8%) dan kadang-kadang bertanggung jawab terhadap peningkatan kemandirian pasien gangguan jiwa diwilayah kerja dinyatakan sebanyak 24 orang (50,0%).
prestasi dinyatakan sebanyak 23 orang (47,9%), kadang-kadang kenaikan jabatan/pangkat memengaruhi semangat dalam bekerja dinyatakan sebanyak 20 orang (41,7%), dan kadang-kadang prestasi kerja dinilai dengan teliti dan benar oleh atasan dinyatakan sebanyak 20 orang (41,7%).
Pengakuan orang lain sebagai petugas CMHN, kadang-kadang petugas CMHN mendapat dukungan dari masyarakat.dinyatakan sebanyak 18 orang (37,5%), kadang-kadang pihak puskesmas mendukung setiap kegiatan yang dilakukan dalam meningkatkan kemandirian pasien gangguan jiwa dinyatakan sebanyak 24 orang (50,0%), dan kadang-kadang petugas CMHN mendapat pengakuan dari pihak eksekutif dalam bentuk pemberian insentif sesuai beban kerja dinyatakan sebanyak 23 orang (47,9%) serta kadang-kadang petugas CMHN mendapat pengakuan dari pihak legislatif dalam bentuk pemberian insentif sesuai beban kerja dinyatakan sebanyak 23 orang (47,9%).
Berdasarkan pekerjaan itu sendiri, secara umum dijawab oleh responden kadang-kadang merasa senang bekerja sebagai petugas CMHN dalam membantu masyarakat menangani masalah-masalah kesehatan jiwa dinyatakan sebanyak 19 orang (39,6%), kadang-kadang dalam bekerja mudah mendapatkan informasi untuk mendukung kegiatan yang di lakukan dinyatakan sebanyak 24 orang (50,0%), dan kadang-kadang merasa senang dan bahagia bila pasien yang dirawat menunjukkan peningkatan kemandirian dinyatakan sebanyak 22 orang (45,9%).
Secara umum jawaban responden kadang-kadang mendapat kesempatan untuk bersaing dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan dengan rekan kerja dinyatakan
sebanyak 20 orang (41,7%), kadang-kadang ada dukungan atau dorongan atasan untuk pengembangan keterampilan sebagai petugas CMHN dinyatakan sebanyak 20 orang (41,7%), kadang-kadang ada kesempatan untuk memperoleh pengetahuan yang baru tentang teknik penanggulangan gangguan jiwa di masyarakat dinyatakan sebanyak 24 orang (50,0%), kadang-kadang diberi kesempatan untuk melakukan studi banding ke Kabupaten lain dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam menanggulangi gangguan jiwa di masyarakat dinyatakan sebanyak 25 orang (52,1%), dan kadang-kadang diberi kesempatan untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan lanjutan dalam bidang keperawatan jiwa komunitas dinyatakan sebanyak 24 orang (50,0%). Secara rinci seperti ditunjukkan pada Tabel 4.4 berikut ini.
Tabel 4.4 Distribusi Responden Berdasarkan Motivasi Intrinsik di Kabupaten Aceh Barat Tahun 2011
No Motivasi Intrinsik Selalu
Kadang kadang Tidak Pernah Total n % n % n % n % Tanggung Jawab
1 Bertanggung jawab melaksanakan tugas-tugas
sesuai dengan yang telah ditetapkan. 23 47.9 21 43.8 4 8.3 48 100.0
2 Bertanggung jawab melakukan kunjungan
rumah (home visite) secara berkala pada
penderita gangguan jiwa
20 41.7 23 47.9 5 10.4 48 100.0
3 Bertanggung jawab terhadap tindakan
keperawatan yang di lakukan pada keluarga dan pasien gangguan jiwa
18 37.5 24 50.0 6 12.5 48 100.0
4 Bertanggung jawab membentuk dan melatih
kader dalam rangka menyiapkan desa siaga sehat jiwa
16 33.4 22 45.8 10 20.8 48 100.0
5 Bertanggung jawab membuat laporan bulanan
secara rutin tentang perkembangan pasien 15 31.2 21 43.8 12 25.0 48 100.0
6 Bertanggung jawab membantu meningkatkan
kemandirian keluarga dalam merawat pasien gangguan jiwa
Tabel 4.4 (Lanjutan)
7 Bertanggung jawab terhadap peningkatan kemandirian pasien gangguan jiwa diwilayah kerja
8 16.6 24 50.0 16 33.4 48 100.0
Prestasi yang diraih
8 Saya mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk
meningkatkan prestasi saya 9 18.8 16 33.3 23 47.9 48 100.0
9 Kenaikan jabatan/pangkat memengaruhi
semangat saya dalam bekerja 8 16.6 20 41.7 20 41.7 48 100.0
10 Prestasi kerja dinilai dengan teliti dan benar
oleh atasan 9 18.7 20 41.7 19 39.6 48 100.0
Pengakuan orang lain
11 Petugas CMHN mendapat dukungan dari
masyarakat. 12 25.0 18 37.5 18 37.5 48 100.0
12 Pihak puskesmas mendukung setiap kegiatan yang saya lakukan dalam meningkatkan kemandirian pasien gangguan jiwa.
7 14.6 24 50.0 17 35.4 48 100.0 13 Petugas CMHN mendapat pengakuan dari
pihak eksekutif dalam bentuk pemberian insentif sesuai beban kerja.
7 14.6 23 47.9 18 37.5 48 100.0 14 Petugas CMHN mendapat pengakuan dari
pihak legislatif dalam bentuk pemberian insentif sesuai beban kerja.
5 10.4 23 47.9 20 41.7 48 100.0
Pekerjaan itu sendiri
15 Merasa senang bekerja sebagai petugas CMHN dalam membantu masyarakat menangani masalah-masalah kesehatan jiwa
12 25.0 19 39.6 17 35.4 48 100.0 16 Dalam bekerja mudah mendapatkan informasi
dalam rangka mendukung kegiatan yang di lakukan
8 16.6 24 50.0 16 33.4 48 100.0 17 Merasa senang dan bahagia bila pasien yang
dirawat menunjukkan peningkatan kemandirian.
9 18.7 22 45.9 17 35.4 48 100.0
Pengembangan
18 Saya mempunyai kesempatan untuk bersaing dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan dengan rekan kerja
11 22.9 20 41.7 17 35.4 48 100.0 19 Saya diberi dukungan atau dorongan oleh
atasan untuk pengembangan keterampilan sebagai petugas CMHN
8 16.6 24 50.0 16 33.4 48 100.0 20 Saya mendapatkan kesempatan untuk
memperoleh pengetahuan yang baru tentang teknik penanggulangan gangguan jiwa di masyarakat
Tabel 4.4 (Lanjutan)
21 Saya mendapatkan kesempatan untuk melakukan studi banding ke Kabupaten lain dalam rangka meningkatkan kemampuan saya dalam menanggulangi gangguan jiwa di masyarakat
6 12.5 25 52.1 17 35.4 48 100.0
22 Saya diberikan kesempatan untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan lanjutan dalam bidang keperawatan jiwa komunitas.
7 14.6 24 50.0 17 35.4 48 100.0
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petugas CMHN memiliki motivasi intrinsik kategori sedang, yaitu sebanyak 19 orang (39,6%), selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 4.5 berikut :
Tabel 4.5 Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Motivasi Intrinsik di Kabupaten Aceh Barat
No Kategori Jumlah Persen
1 Rendah 16 33.3
2 Sedang 19 39.6
3 Tinggi 13 27.1
Jumlah 48 100.0
b. Motivasi Ekstrinsik
Berdasarkan hasil wawancara dengan 48 orang petugas CMHN (Community Mental Health Nursing sebagai responden) di Kabupaten Aceh Barat diperoleh hasil jawaban responden tentang motivasi ekstrinsik dengan indikator; gaji, keamanan dan keselamatan kerja, kondisi kerja, hubungan kerja, prosedur perusahaan dan status.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menjawab tentang gaji yang diterima sebagai petugas CMHN di Puskesmas selalu sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan dinyatakan sebanyak 48 orang (100,0%), selalu
sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dinyatakan sebanyak 48 orang (100,0%), dan selalu mendapat insentif setiap bulan sesuai dengan beban kerja dinyatakan sebanyak 48 orang (100,0%). Sedangkan perhatian Pemerintah setempat tentang peningkatan insentif dijawab responden dengan kadang-kadang dinyatakan sebanyak 48 orang (100,0%), kemudian tentang keamanan dan keselamatan dalam bekerja kadang-kadang mendapat dukungan dari atasan dinyatakan sebanyak 43 orang (89,6%).
Kondisi kerja dijawab oleh petugas CMHN bahwa fasilitas dan perlengkapan sewaktu bertugas kadang-kadang mendukung dinyatakan sebanyak 25 orang (52,1%), dan situasi lingkungan kerja kadang-kadang mendukung dinyatakan sebanyak 27 orang (56,3%). Demikian juga dengan status sebagai petugas CMHN, kadang-kadang mendapat pengakuan dari atasan atas tugas-tugas dinyatakan sebanyak 28 orang (58,3%), dan kadang-kadang teman sejawat menghargai hasil kerja dinyatakan sebanyak 26 orang (54,2%).
Hubungan kerja terkait dengan program kerja CMHN secara umum kurang harmonis baik antar petugas maupun dengan fasilitator, hal ini dinyatakan oleh responden sebanyak 29 orang (60,4%), kadang-kadang hubungan kurang harmonis antara atasan dengan bawahan begitu juga antar sesama teman sejawat dinyatakan sebanyak 27 orang (56,3%), dan kadang-kadang minim menerima masukan-masukan dari fasilitator tentang pekerjaan dinyatakan sebanyak 28 orang (58,3%).
Prosedur dalam bekerja sebanyak 37 orang (56,3%) responden sebagai petugas CMHN menyatakan prosedur kerja yang diberlakukan di tempat kerja kadang-kadang belum sepenuhnya memberi kemudahan dalam melakukan semua
tugas, dan sebanyak 20 orang (41,7%) menyatakan dalam bekerja tidak selalu terikat kepada prosedur. Secara rinci ditunjukkan pada Tabel 4.6 :
Tabel 4.6 Distribusi Responden Berdasarkan Motivasi Ekstrinsik di Kabupaten Aceh Barat
No Motivasi Ekstrinsik Selalu
Kadang kadang Tidak Pernah Total n % n % n % n % Gaji
1 Besar gaji yang di terima sesuai dengan
pekerjaan yang dilakukan 48 100.0 0 0.0 0 0.0 48 100.0
2 Gaji dibayar sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan 48 100.0 0 0.0 0 0.0 48 100.0
3 Mendapat insentif setiap bulan sesuai dengan
beban kerja. 48 100.0 0 0.0 0 0.0 48 100.0
4 Pemerintah setempat memperhatikan
peningkatan insentif 0 0.0 48 100.0 0 0.0 48 100.0
Keamanan dan Keselamatan
5 Keamanan dan keselamatan dalam bekerja
mendapat dukungan dari atasan 0 0.0 43 89.6 5 10.4 48 100.0
Kondisi kerja
6 Fasilitas dan perlengkapan yang ada
mendukung tugas 0 0.0 25 52.1 23 47.9 48 100.0
7 Situasi lingkungan kerja sangat mendukung
tugas 0 0.0 27 56.3 21 43.8 48 100.0
Status
8 Saya mendapat pengakuan dari atasan atas
tugas-tugas sebagai petugas CMHN 0 0.0 28 58.3 20 41.7 48 100.0
9 Teman-teman sejawat saya menghargai hasil
kerja sebagai petugas CMHN 0 0.0 26 54.2 22 45.8 48 100.0
Hubungan Kerja
10 Dalam bekerja terdapat hubungan yang
harmonis antara atasan dengan bawahan 0 0.0 29 60.4 19 39.6 48 100.0
11 Dalam bekerja terdapat hubungan yang
harmonis antara sesama teman sejawat 0 0.0 27 56.3 21 43.7 48 100.0
12 Dalam bekerja saya selalu menerima masukan-masukan dari fasilitator tentang pekerjaan yang saya lakukan
0 0.0 28 58.3 20 41.7 48 100.0
Prosedur
13 Prosedur kerja yang diberlakukan di tempat kerja memudahkan dalam melakukan semua tugas
3 6.2 27 56.3 18 37.5 48 100.0
14 Dalam melaksanakan tugas yang dibebankan
Secara keseluruhan kategori motivasi ekstrinsik sebagian besar petugas CMHN memiliki motivasi ekstrinsik kategori sedang, yaitu sebanyak 43 orang (89,6%), selebihnya memiliki motivasi kategori rendah dan tinggi. Secara rinci ditunjukkan pada Tabel 4.7. berikut :
Tabel 4.7 Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Motivasi Ekstrinsik di Kabupaten Aceh Barat
No Kategori Jumlah Persen
1 Rendah 4 8.3
2 Sedang 43 89.6
3 Tinggi 1 2.1
Jumlah 48 100.0
Hasil penelitian kategori motivasi petugas CMHN diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki motivasi kategori sedang, yaitu sebanyak 25 orang (52,1%). Seara rinci ditunjukkan pada Tabel 4.8 berikut :
Tabel 4.8 Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Motivasi di Kabupaten Aceh Barat
No Kategori Jumlah Persen
1 Rendah 15 31.2
2 Sedang 25 52.1
3 Tinggi 8 16.7
Jumlah 48 100.0