• Tidak ada hasil yang ditemukan

KINERJA KADER KB -Konseling

MOTIVASI KADER

-Dorongan prestasi - Dorongan afiliasi

Gambar 9. Strategi komprehensif peningkatan kinerja PKB dan Kader KB

LINGKUNGAN

Dukungan sosial/masyarakat

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dipaparkan, disimpulkan bahwa:

(1) Faktor-faktor yang berpengaruh pada kinerja PKB adalah kompetensi kepemimpinan, kompetensi profesionalisme, dorongan berprestasi, dorongan meningkatkan kompetensi, serta lingkungan sosial dan dukungan Pemkab/Pemkot.

(2) Kompetensi, motivasi kerja dan lingkungan PKB berpengaruh tidak langsung pada kinerja Kader KB, sedangkan kinerja PKB berpengaruh langsung pada kinerja Kader KB melalui dimensi pembuatan program penyuluhan, pemanfaatan sumberdaya lokal dan penyelenggaraan penyuluhan.

(3) Faktor-faktor yang berpengaruh pada kinerja Kader KB adalah motivasi kerja mereka sendiri melalui dimensi dorongan berprestasi dan berafiliasi serta kinerja PKB melalui dimensi pemotivasian Kader dan penggalangan dukungan berbagai pihak.

Saran

Atas dasar temuan tersebut, diajukan saran-saran sebagai berikut:

(1) Untuk meningkatkan kinerja PKB, para pembuat kebijakan penyuluhan KB di Kabupaten/Kota baik eksekutif maupun legislatif perlu meningkatkan penguasaan permasalahan, tantangan dan hambatan program KB di wilayah mereka agar mampu membuat kebijakan dan anggaran yang “pro KB” dan meningkatkan kompetensi PKB dalam bidang kepemimpinan dan profesionalisme.

(2) Untuk meningkatkan kinerja PKB, para tokoh masyarakat perlu lebih giat membantu menyosialisasikan program KB dan menggerakkan masyarakat agar menerapkan perilaku ber-KB.

(3) Untuk meningkatkan kinerja Kader KB, para pembuat kebijakan penyuluhan KB di Kabupaten/Kota baik eksekutif maupun legislatif perlu memberikan

pengakuan/recognition secara lebih memadai melalui pemberian insentif, penyediaan biaya transportasi kerja, pemberian pelatihan dan penyediaan sarana kerja.

(4) Untuk meningkatkan kinerja Kader KB, para PKB perlu lebih giat memotivasi mereka dan menggalang dukungan dari berbagai pihak seperti Kepala Desa, Camat, Ketua PKK Desa dan Kepala Puskesmas setempat serta Kepala BPPKB Kabupaten/Kota.

Ainsworth M, Smith S dan A. Millership. 2002. Managing Performance

Managing People. Terjemahan. Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer.

Amstrong M dan A. Baron. 1998. Performance Management. London: Institute of Personnel and Development.

Asngari PS. 2001. Peranan Agen Pembaharuan/Penyuluh dalam Usaha

Memberdayakan (Empowerment) Sumberdaya Manusia Pengelola Agrobisnis. Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap Ilmu Sosial Ekonomi. Fakultas

Peternakan, Institut Pertanian Bogor. 15 September 2001. Bogor: IPB Press.

__________. 2003. “Pentingnya Memahami Falsafah Penyuluhan Pembangunan dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat.” Dalam: Membentuk Pola

Perilaku Manusia Pembangunan. Diedit oleh Ida Yustina dan Adjat

Sudradjat. Bogor: IPB Press.

Atmosoeprapto K. 2001. Menuju SDM Berdaya: Dengan kepemimpinan Efektif

dan Manajemen Efisien. Jakarta: PT Alex Media Komputindo.

Bandura A. 1977. Social Learning Theory. New York: Prentice-Hall, Inc.

Bernadin JH dan EA Russel. 1993. Human Resources Management. An

Experiental Approach. Singapore: Mac Graw Hill Book Co.

BKKBN. 2002. Pedoman Kerja PLKB dalam Menghadapi Perubahan. Jakarta: BKKBN.

__________. 2004. Buku Pegangan Penyuluh Keluarga Berencana. Jakarta: BKKBN.

_________. 2006a. Laporan Analisis dan Evaluasi Program Keluarga Berencana Nasional Akhir Tahun 2005. Jakarta: BKKBN.

__________. 2006b. Pedoman Tekhnis Komunikasi Interpersonal/Konseling KB. Jakarta: BKKBN.

_________. 2007a. Pemantauan Pasangan usia Subur (PUS) Melalui Mini Survei

di Indonesia Tahun 2007. Jakarta: BKKBN.

__________. 2007b. Seri KB dari Perspektif Berbagai Agama. Jakarta: BKKBN. BKKBN – Puslitbang KB dan Kesehatan Reproduksi. 2004. Pemantauan

Pasangan Usia Subur (PUS) Melalui Mini Survei di Indonesia Tahun 2004. Jakarta: BKKBN – Puslitbang KB dan Kesehatan Reproduksi.

Blanchard PK and Spencer. 1982. Management of Organizational Behavior:

BPS, BKKBN, Departemen Kesehatan dan Macro International. 2008. Survei

Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia 2007. Jakarta: BPS, BKKBN,

Departemen Kesehatan dan Macro International.

Boss PG, Doherty WJ, LaRossa R, Schumm WR dan Steinmetz SK. 1993.

Sourcebook of Family Theories and Methods: A Contextual Approach.

New York, USA: Plenum Press.

Brim OG dan Wheeler S. 1967. Sozialization after Childhood: Two Essays. New York: John Wiley & Sons, Inc.

Davis K dan JW Newstrom. 1985. Perilaku dalam Organisasi. Edisi Ketujuh. Terjemahan. Jakarta: Erlangga.

Departemen Pertanian. 1998. Penuntun Evaluasi Performansi: Latihan

Berdasarkan Kompetensi Kerja di Bidang Pertanian. Jakarta: Departemen

Pertanian dan FAO.

Dessler G. 1997. Manajemen Sumberdaya Manusia (Human Resources

Management 7 ed.). Jakarta: Penebar Swadaya.

Djoko Susanto. 2003. ”Modal Sosial (Social Capital): Syarat Pembangunan

Masyarakat Madani.” Dalam Membentuk Pola Perilaku Manusia Pembangunan. Diedit oleh Ida Yustina dan Adjat Sudrajat. Bogor: IPB

Press.

__________. 2004. ”Kajian Pengembangan Kompetensi Tenaga-tenaga Akademik

Program Studi Ilmu Penyuluhan Pembangunan”. Dalam: Pengembangan Masyarakat Madani. Ilmu Penyuluhan Pembangunan Meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian. Prosiding

Seminar Lokakarya Nasional Institut Pertanian Bogor. Disunting oleh Djoko S, Sugihen BG dan Saragih I. Bogor: Program Studi Ilmu Penyuluhan Pembangunan Sekolah Pascasarjana IPB bekerjasama dengan Departemen Pertanian RI Jakarta.

Fremont EK dan ER James. 2002. Organisasi dan Manajemen. Penerjemah: A. Hasymi Ali. Jakarta: Bumi Aksara.

Fukuyama F. 1999. The Great Disruption Human Nature and the Reconstitution

of Social Order. New York: Touchstone.

Gibson JL, John MI dan James HD. 1996. Organisasi: Perilaku, Struktur, Proses. Jilid I, Edisi Kedelapan. Jakarta: Binarupa Aksara.

Gibson TL. 2001. Cooperative Extension Program Planning in Wisconsin. Madison Wisconsin: University of Wisconsin-Extension, Cooperative Extension Service.

Gordon G. 1989. System Simulation. New Delhi: Prince Hall of India Private Limited.

Halim A dan MM Ali. 1997. “Training and Professional Development”. Dalam:

Improving Agricultural Extension” A Reference Manual. Diedit oleh:

Burton E, et al., Rome: Food Agriculture Organization of the United Nations.

Hasibuan M. 2001. Organisasi dan Motivasi: Dasar Peningkatan Produktivitas. Jakarta: Bumi Aksara.

Havighurst RJ. 1974. Developmental Task and Education. 3rd

Hernanto F. 1993. Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.

ed. New York:

David McKay Company, Inc.

Hersey P. dan KH Blanchard. 1982. Management of Organizational Behavior:

Utilizing Human Resources. 4th

Hurlock EB. 1980. Psikologi Perkembangan suatu Pendekatan Sepanjang

Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

ed. Terjemahan. Jakarta: Erlangga.

Ihromi TO. 1999. Bunga Rampai Sosiologi Keluarga. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Kartono K. 1986. Patologi Sosial 2 Kenakalan Remaja. Jakarta: CV Rajawali. Kerlinger FN. 1990. Azas-Azas Penelitian Behavior. Yogyakarta: Gadjah Mada

University Press.

Klinger DE dan Nalbandian J. 1985. Public Personal Management; Contetx and

Strategies. New York: Prentice Hall, Inc.

Kreitner R dan A. Kinichi. 2001. Organizational Behavior. New York: McGraw-Hill Company Inc.

Kusnendi. 2008. Model-Model Persamaan Struktural: Satu dan Multigroup

Sampel dengan LISREL. Bandung: Alfabeta.

Lionberger HF. dan Gwin PH. 1982. Communication Strategies: A Guide for

Agricultural Change Agents. Danville, Illionis: The Interstate Printers and

Publishers, Inc.

Lippitt R, Watson J dan Westly B. 1958. The Dynamics of Planned Change. New York: Harcourt, Brace & World, Inc.

Margono Slamet. 1992. Perspektif Ilmu Penyuluhan Pembangunan Menyongsong

Era Tinggal Landas. Di dalam Aida V, Prabowo T, Wahyudi R, editor.

Jakarta: Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara.

__________. 2003. ”Memantapkan Penyuluhan Pertanian di Indonesia”. Dalam: Yustina, Ida dan Adjat Sudradjat (Editor). Membentuk Pola Perilaku

Manusia Pembangunan. Bogor: IPB Press.

Marzuki G, Burhan N. 2000. Statistik Terapan untuk Penelitian Ilmu-ilmu Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Mckirchy K. 2004. Powerful Performance Appraisals. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia.

Mulyasa. 2003. Kurikulum Berbasis Kompetensi (Konsep, Karakteristik dan

Implementasi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Myers R. 1992. The Twelve who Survive: Strengthening Programs of Early

Childhood Development in the Thrid World. London: Routledge

Padmowihardjo S. 1994. Psikologi Belajar-Mengajar. Jakarta: Universitas Terbuka.

Penny DH. 1990. Kemiskinan: Peranan Sistem Pasar. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Popov LK, D. Popov dan J. Kavelin. 1997. The Family Virtues Guide: Simple

Ways to Bring Out the Best in Our Children and Ourselves. New York: A

Plume Book.

Purba J. 2002. Pengelolaan Lingkungan Sosial. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Pusat Pelatihan Gender dan Peningkatan Kualitas Perempuan – BKKBN. 2007.

Desain Komunikasi Gender dalam Program Keluarga Berencana Nasional. Program Pembinaan Jarak Jauh Pengarusutamaan Gender (PJJ-PUG). Jakarta: BKKBN.

Pusat Studi Wanita Universitas Andalas- PKBI Sumatera Barat. 1995. ”Advokasi Pelayanan Keluarga Berencana.” Dalam: Keluarga Berencana dari

Perspektif Perempuan. Disunting oleh N. Kollman dan Emmy LS. Jakarta:

Yayasan Lembaga Konsumen- The Ford Foundation.

Putti JM. 1990. Managers Primer on Performance Appraisal, Concepts and

Techniques. Singapore: Singapore Institute of Management.

Rahmat Pambudy dan Andriyono KA (editor). 2001. Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Menuju Terwujudnya Masyarakat Madani. Prosiding Seminar. Bogor: Pustaka Wirausaha Muda.

Rich D. 1997. MegaSkills: Building Children’s Achievement for the Information

Age. Boston: Houghton Miffin Company.

Rogers CR. 1969. Freedom to Learn. Columbus, OH: Charles Merrill

Robbin SP. 1996. Perilaku Organisasi (edisi bahasa Indonesia Jilid 1). Jakarta: PT. Prenhallindo.

Rogers EM dan Shoemaker. 1971. Communication of Innovation : A Cross

Cultural Approach. New York: The Free Press: Adivision of Macmillan

Publishing Co., Inc.

Ruky AS. 2006. Sistem Manajemen Kinerja. Jakarta: PT. Gramedia Pusaka Utama.

Salkind HB. 1985. Theories of Human Development. Second Edition. New York: John Wiley & Sons, Inc.

Senge PA, Kleiner C., Roberts R., Ross G., Roth and B. Smith. 1999. The Dance

of Change: The Callenges of Sustaining Momentum in Learning Organizations. A Fifth Discipline Resource. New York: Double-day A

Division of Random House.

Sevilla CG, Ochave JA, Punsalan TG, Regala BP dan Uriarte GG. 2006.

Pengantar Metode Penelitian. Diterjemahkan: Alimuddin Tuwu. Jakarta:

UI Press.

Simamora H. 1996. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta. STIEYKPN.

Spencer ML dan SM Spencer. 1993. Competence At Work, Models For Superior

Performance. New York: John Willey & Sons Inc.

Sugiri Syarief. 2007. Menggapai Keluarga Berkualitas dan Sakinah. Jakarta: Mitra Abadi Press.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sulistiyani AT dan Rosidah. 2003. Manajemen Sumberdaya Manusia (Konsep,

Teori dan Pengembangan dalam Konteks Organisasi Publik). Yogyakarta:

Penerbit Graha Ilmu.

Suparno S. 2002. Membangun Kompetensi Belajar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Departemen Pendidikan Nasional.

Supranto J. 2004. Analisis Multivariat, Arti dan Interpretasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Suyono H. 2009. Mengubah Loyang Menjadi Emas. Depok: PT Citra Kharisma Bunda.

Tey NP. 1994. "Demographic Trends and Family Structure in Malaysia." Dalam

Social Development under Rapid Industrialization: The Case of Southeast Asia, ed. by S. Chong and Cho Kah Sin. Kuala Lumpur: Institute of

Strategic and International Studies.

Totok Mardikanto. 1993. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Surakarta: Sebelas Maret Universitas Press.

Tough A. 1975. The Adult’s Learning Projects A Fresh Approach to Theory and

Practice in Adult Learning. Toronto: The Ontario Institute for Studies in

Education.

van den Ban AW dan HS Hawkins. 1999. Penyuluhan Pertanian. (terjemahan). Second Edition. Yogyakarta: Kanisius.

Wibowo. 2007. Manajemen Kinerja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

William CL. 1993. Doing “Women’s Work” Men in Nontraditional Occupations. Newbury Park: SAGE Publications.

Winkel WS. 1987. Psikologi Pengajaran. Jakarta: PT Gramedia.

Wiriaatmadja S. 1977. Pokok-pokok Penyuluhan Pertanian. Cetakan ke-3. Jakarta: Yasaguna.

Yustina I dan Sudradjat (Penyunting). 2003. Membentuk Pola Perilaku Manusia

Pembangunan. Bogor: IPB Press.

Jurnal, Artikel dan Laporan Hasil Penelitian yang dipublikasikan

Ajila C dan A. Abiola. 2004. “Influence of Rewards on Workers Performance in an Organization.” J. Soc. Sci., 8(1): 7-12 (2004). http://www.krepublisher

s.com/02-Journals/JSS-08-0-000-000-2004-Web/JSS-08-1-001-083-2004 -Abst-PDF-JSS-08-1-007-012-2004-Ajila/JSS-08-1-007-012-2004-Ajila. pdf. [5 November 2010].

Alfikri F. 2009. Pengaruh Motivasi Kerja, Kemampuan Kerja dan Bimbingan Teknis terhadap Kinerja Ajun Penyuluh Madya di DKI Jakarta.

http://jurnal.dikti.go.id/detil/id/0:2463/q/pengarang:FAOZAN%20/offset/ 0/limit/6. [15 Mei 2010].

Al-Qazzaz A. 1998. Family Planning in Islam and the Muslim World. Sacramento: California State University. http://www.population-wareness.org/Mslim.html. [25 Maret 2010].

Antara News. 10 November 2006. Presiden: Pertumbuhan Penduduk Sudah Lampu Kuning. http://www.antaranews.com/view/?i-1163158118&c NAS &s=

Antara News. 29 Januari 2010. Program KB di Masa Orba Lebih Diakui. . [7 November 2010].

http://antaranews.com/berita/1264764683. [9 November 2010].

Azahari R. 2009. “Revitalisasi Program KB Harus Dilakukan.” Majalah Gemari

Edisi 99/Tahun X/April 2009.

Bestina S, Margono S dan Amiruddin S. 2006. Kinerja Penyuluh Pertanian dalam Pengembangan Agribisnis Nenas di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Laporan Hasil Penelitian. Kendari: BPTP Kendari.

BKKBN online. 17 April 2004. Pendataan keluarga: Selayang Pandang. http://www.bkkbn.go.id/Webs/DetailRubrik.php?MyID=344. [1 April 2010].

BKKBN online. 10 Desember 2006. Minim Anggaran, Program KB Terseok. http://prov.bkkbn.go.id/article detail.php?aid=699.

BKKBN online. 17 Februari 2008. “Tokoh Agama = Champion”. [9 Mei 2010].

http://www.bk kbn.go.id/article_detail.php?aid=910. [19 September 2008].

BKKBN online. 22 Februari 2009. BKKBN Anggarkan 350 M Untuk Alkon Gratis. http://www.bkkbn.go.id/Webs/DetailBerita.php?MyID=21. [9 No- vember 2010].

BKKBN online. 30 Maret 2009. Pernah Melihat/Mendengar Pesan KB? http://www.bkkbn.go.id.

BKKBN online, 30 Maret 2009. Kenapa Suami Lebih Ingin Tambah Anak? [1 Juni 2009].

http://www.bkkbn.go.id

BKKBN online. 19 April 2009. Mereposisi Keluarga Berencana.

. [1 Juni 2009].

BKKBN online, 27 Februari 2010. Wapres Boediono: KB Gagal, Pengangguran Meningkat. http://maluku.bkkbn.go.id/old/news_detail.php?nid=296. [ 9 Maret 2010].

BKKBN online. 8 Juli 2010. 21 Dalang Dilatih Memahami Program KB. http://www.bkkbn.go.id/Webs/DetailRubrik.php?MyID=654. [17 Septem ber 2010].

BKKBN online. 9 November 2010. 70 Persen pasangan Muda Tak Mengenal KB. http:/www.bkkbn.go.id/Webs/DetailBerita.php?MyID=2238&tag=utama [9 November 2010].

.

BKKBN Jabar online. 29 Desember 2009. Analisis Permasalahan Indikator Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I di Kab. Cianjur. http://jabar.bkkbn.go.id/old/program detail.php?prgid=108. [24 Februari 2010].

BKKBN Jabar online. 29 Desember 2009. Analisis Permasalahan Indikator Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I di Kota Depok. http://jabar.bkkbn.go.id/old/program_ detail.php?prgid=128.

BKKBN Jabar online. 29 Desember 2009. Analisis Permasalahan Indikator Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I di Kab. Bogor.

[24 Februari 2010].

http://ja-bar.go.id/old/program_detail.php?prgid=106.

BPS. 2002. Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Provinsi.

[24 Februari 2010]. http://www.bps.go . .id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=12&notab=2. [9 Desember 2010].

BPS. 2002. Angka Fertilitas Total menurut Provinsi 1971, 1980, 1985, 1990, 1991, 1994, 1998, dan 1999. http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php

? Table=1&daftar=1&id_subyek=12&notab=7. [9 Desember 2010].

Bataviase. 18 Januari 2010. 10 % Perempuan Muda di Jabar Menikah Dini. http://bataviase.co.ic/detailberita-10527225.html. [28 September 2010]. Burhan L. 2010. Memo Dinas Notulen Video Conference LIP4.

http://www.bkkbn.go.id/file.php/1/moddata/.../Notulen_VICON_juli_2010.

doc. [20 November 2009].

Burton. 17 Agustus 2010. Jumlah Penduduk Hasil Sensus Penduduk Tahun 2010.

http://amirbuton.wordpress.com/2010/08/17/jumlah-penduduk-hasil- Sensus-penduduk-tahun-2010/. [1 November 2010].

Central Java. 2010. Banyumas Adakan Pelatihan Data On-line bagi PLKB.

http:www.jatengprov.go.id/?mid=wartadaera&page=28&document srl=

Dovlo D. 2004. Using Mid-level Cadres as Substitutes for Internationally Mobile Health Professionals in Africa. A Desk Review. Human Resources for

Health 2004, 2:7doi:10.1186/1478-4491-2-7. http://www.human-resources-health.com/content/2/1/7. [27 September 2010].

David O. 2008. Socio-Cultural and Norms Factors Influencing Family Planning Choices Among Couples in Ibadan Metropolis, Nigeria. European Journal

of Scientific Research. ISSN 1450 – 216X Vo.23 No.2 (2008) pp.212-218.

http:www.eurojournals.com/ejsr.htm. [30 Mei 2010].

Fortmann L. 1983 Factors Affecting Agriculture and Other Rural Extension Services in Botswana. http://www.sciencedirect.com/science?_ob=Article URL&_udi=B7P6S4F1J83N-8T&_user=10&_coverDate=12%2F31%2F1 985&_rdoc=1&_fmt=high&_orig=search&-origin=search&_sort=d&_do Canchor=&view=c&_searchStrld=1483350622&_rerunOrigin=google&_ Acct=C000050221&_version=1&_urlVersion=0&_userid=10&md5=ec7 1c51429434c083007b6dcd33c885c&searchtype=a. [3 Oktober 2010].

Gemari online. 14 November 2010 Edisi 102/X/2009. Sestama BKKBN Pusat Dr Sudibyo Alimoeso, MA Raih Gelar Doktor Penelitian di Subang Wakili Daerah-daerah di Indonesia. http://www.gemati.or.id/artikel/4205.shtml.

November 2010]. [10

Harian Pikiran Rakyat –Pakuan. 30 Desember 2008. Diatur dalam Peraturan Desa. http://www.cianjurcybercity.com/2009/03/07/didenda-menikah-di-usia-dini.html. [9 nop 2010].

Harian Pikiran Rakyat. Senin 03 Agustus 2009. Sampah Kota Cimahi Terus Alami Peningkatan.

Harian Umum Pelita. 14 November 2010. Berdasarkan PP 41/2007 KB Itu

Berdiri Sendiri. http://www.pelita.or.id/baca.php?id=39692. [14 November

2010].

Hasmi. 2006. Village Family Planning Volunteers in Indonesia: Their Role in the Family Planning Programme. Reproductive Health Matters.

2006:14(27):73-82. www.rhmjournal.org.uk. [30 Mei 2010].

Herartri R. 2008. Peran Institusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan (IMP) dalam Pelaksanaan Program KB di Era Otonomi Daerah. Jurnal Ilmiah KB &

KR, Th II Nomor 2, 2008. Jakarta: Puslitbang Keluarga Sejahtera dan

Kualitas Perempuan, BKKBN.

Heri Sutoko. 18 Maret 2010. Pelatihan Terpadu Web LIP4 Kab. Kendal Jawa Tengah. http://lip4.bkkbn.go.id/mod/forum/discuss.php?d=153. [21 Maret 2011].

Hussain S, Mujahidin Syarif, Saneela Safdar, Chanda Mubeen dan Saima Rasheed. 2007. Factors Affecting the Family Size and Sex Preference among Christian Families in Urban Areas of Faisalabad (Pakistan).

Journal of Agricultural and Social Science. 1813-2235 / 2007/ 03-1-25-27.

http://www.fspublishers.org. [30 Mei 2010].

Ibubayi.com. 21 April 2010. Angka Kematian Bayi Stagnan. http:///www.ibubayi

. com/info-bayi/angka-kematian-bayi-stagnan-2.html. [9 Desember 2010]. Imroni M, Fajar N.A., Febry F. 2009. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan

Penggunaan Implan di Desa Parit Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2009. Upm.fkm.unsri.ac/id/uploads/files/u_Absrk3.doc [3 Oktober 2010].

.

Infoanda. 29 Oktober 2007. Warga Miskin Depok Capai 124 Ribu Jiwa. http:///in- foanda.com/linksfollow.php?lh=VgEGAgYKAAMH. [18 Februari 2010]. Infoanda. 5 April 2008. Ratusan Balita di Cianjur Menderita Gizi Buruk.

http://www.infoanda.com/linksfollow.php?lh=AllGUwUBWgBQ

Jawa Tengah on-line. 8 Oktober 2010. Banyumas Adakan Pelatihan Data On-line bagi PLKB.

. [16 Maret 2010].

http://www.jatengprov.go.id/?=wartadaera&page=28&docu- ment_srl=10995. [21 Maret 2011].

Kesrepro.info.30 September 2007. Tekan Kemiskinan, Kendalikan Tingkat Kelahiran. http://www.kesrepro.info?q=node/80. [1 April 2009].

Khalil AH, Ismail M, Suandi T. dan Silong AD. 2008. Extension Worker as a Leader to Farmers: Influence of Extension Leadership Competencies and Organisational Commitment on Extension Worker’s Performance in Yemen. The Journal of International Social Research Vol. 1/4 Summer

2008. http://psasir.upm.edu.my/8088/. [15 Mei 2010].

Kishindo P. 1994. Family Planning and the Malawian Male. Journal of Social

Development in Africa. 1994, 9, 2, p. 61-69. http://archive.lib.msu/DMC/ African%20Journals/pdfs/social%20development/vol9no2/jsda0092008. Pdf.

Learning-theories.com. 2008. Experiental Learning (Kolb). [30 Mei 2010].

http://www.learning- theories.com/experiental-learning-kolb.html. [9 November 2009].

Lie W. 1998. Family Planning in China.

http://www.springerlink.cm/contenct/uh 9nhuh9nhnhnbhmkv4lk0c/. [15 Mei 2010].

Lieb S. 1991. Principle of Adult Learning. http://honolulu.hawai.edu/intranet/com mittess/FacDevCom/guidebk/teachtip/adults-2htm. [10 November 2010].

Maddy DJ. 2002. Core Competencies for the Cooperative Extension System. http://extn.msu.montana.edu/Jobs/pdf/Core_Competencies.pdf. Mei 2009].

Mardiya. 2 Maret 2010. Kelompok Seni Peduli KB Kulonprogo Gemakan Program KB Lewat Atraksi dan Kreasi Seni Tradisional.

http://mardiya.wordpress.com/2010/03/02/kelompok-seni-peduli-kb-kulonprogo-gemakan-program-kb=lewat-atraksi-dankreasi-seni-tradisio- nal. [17 September 2010].

Metropolitan. 30 Maret 2010. Balita Cianjur Menderita Gizi Buruk. http://

m.inilah.com/read/detail/15473/balita-cianjur-menderita-gizi-buruk. [14 Maret 2011]

Onwuhafua P.I, C, Kantion, O. Olafimihan and O. S Shittu. 2005. Knowledge, Attitute and Practice of Family Planning Amongst Community Health Extension Workers in Kaduna State, Nigeria. Journal of Obstetrics and

Gynaecology. 2005. Vol.25, No.5, p:449-499. [30 Mei 2010].

Pelita 5 Desember 2009. Kebijakan KB Sebaiknya Sentralistik.

http://bataviase.co .id/content/kebijakan-kb-sebaiknya-sentralistik. [9 Oktober 2009].

Population Matters- A RAND Pogram of Policy Relevan Research Communication. 2000. Population and Environment. A Compelx

Relationship. http://www.rand.org/pubs/research briefs/RB5045/index1.

Html.

Pos Kota. 2 Juli 2010. Kabupaten Bogor Termiskin di Jabar. [ 9 November 2010].

http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/07/02/kabupaten-bogor-termiskin-di-jabar.

Progresif Jaya. 11 Maret 2007. Pembangunan Ekonomi Berhasil Bila Pertambahan Penduduk Terkendali.

[9 November 2010].

http://www.progresifjaya.com/News Page.php.

Progresif Jaya. 11 Maret 2007. Pembangunan Ekonomi Berhasil Bila Pertumbuhan Penduduk Terkendali.

[3 Maret 2009]. http://www.progresifjaya.com/News Page.php?judul=Pembangunan%2-Ekonomi%20Berhasil%20Bila%20 Pertambahan%20Penduduk%20Terkendali&kategori tulisan=Jabodeta Bek.

Rani UD., K. Venkatesh Babu and M.V. Sudhakara Reddy. 2003. Economic Value of Children and Fertility. Discovery, 2003, xii, 188 p, ISBN :

81-7141-651-9.

[3 Maret 2009].

https://www.vedamsbooks.com/no28174.htm. [14 Maret 2010].

Rogers CR. 1969. Freedom to Learn. 1st ed., http:www.infed.org/biblio/b-learn.

Republika. 21 Desember 2005. 4.313 Balita di Kabupaten Bogor Gizi Buruk Anggaran mini, padahal masih ada 50 ribu balita lainnya kekurangan gizi.

[ 4 Januari 2011].

http://www.arsip.net/id/link.php?lh=W1NWAFVUAgcA [14 Maret 2010]. Safdar S, Syarif M, Hussain S dan Arasheed S. 2007. Perceptions and Realities

about Family Size and Son Preference in Urban Area of District Faisalabad (Pakistan). Journal of Agriculture & Social Sciences 1813 –

SVOL 3 NO 3/3.pdf. [9 Oktober 2010].

Saleh M. 2010. Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi dan Budaya terhadap Efektivitas Program Keluarga Berencana dalam Hubungan Penurunan Tingkat Fertilitas pada Masyarakat Jawa Timur.

http://jurnal.dikti.go.id/jurnal/id/ 2:8290/q/pengarang:%20MOHAMAD%20/offset/0/limit/15. [7 April

2008].

Samsudin. 2005. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Kades dalam Pelaksanaan Tugs Pemerintahan Desa di Kabupaten Katingen Provinsi Kalimantan Tengah. http://www.damandiri.or.id/file/samsudinunairbab1. pdf. [9 November 2010].

Sani N. Z. 2008. Pengaruh Kinerja Pengelola Program KB dan Program KB terhadap Pencapaian Program KB di Kabupaten Karimun. http://pustaka.ut.ac.id/puslata/pdf/40210.pdf. [28 September 2010].

Sheffield SB. 1965. Profiles of Continuing Adult Learners. The High School

Journal Vol. 49, No. 2, Nov 1965. University of North Caroline Press.

http://www.jstor.org/pss/40366882. [14 Maret 2010].

Siregar, Mhd. Arifin. 2004. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI oleh Ibu. Fakulas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Dokumen terkait