5.3 Pembahasan Hasil Penelitian
5.3.5 Motivasi Tidak Mampu Memoderasi Hubungan Antara Pengalaman Auditor Terhadap Kualitas Audit Auditor Terhadap Kualitas Audit
motivasi internal dan eksternal, sedangkan faktor-faktor lain yang mungkin dapat berpengaruh tidak dipertimbangkan dalam penelitian ini.
Motivasi tidak mampu memoderasi hubungan antara kualitas audit bisa disebabkan oleh faktor-faktor yang dapat diteliti pada penelitian selanjutnya, seperti variabel motivasi diposisikan sebagai variabel bebas yang memberikan pengaruh langsung pada kualitas audit yang diteliti. Menurut Harvani (2015), mengungkapkan bahwa motivasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas audit, motivasi ditempatkan pada variabel independent, yang langsung memberi pengaruh pada kualitas audit yang dilakukan pada Inspektorat Kota Surakarta.
5.3.5 Motivasi Tidak Mampu Memoderasi Hubungan Antara Pengalaman Auditor Terhadap Kualitas Audit
Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan pada penelitian ini, menunjukkan hasil bahwa variabel Motivasi tidak mampu memoderasi hubungan antara Pengalaman Auditor terhadap Kualitas Audit. Penelitian ini menghasilkan motivasi bukanlah sebuah variabel yang dapat memoderasi hubungan antara pengalaman auditor dengan kualitas audit walaupun telah dimoderasi oleh variabel motivasi, sehingga hasil penelitian ini tidak mendukung Hipotesis bahwa interaksi antara pengalaman auditor dan motivasi berpengaruh positif terhadap kualitas audit yang dilaksanakan Satuan Pengawasan Internal PT. TASPEN (Persero) Jakarta.
Pengalaman auditor sendiri telah berpengaruh pada kualitas audit yang dilaksanakan auditor, karena dengan pengalaman yang dimiliki auditor, para
auditor telah mampu menemukan kesalahan pada objek audit, memberikan keputusan yang tepat dalam saran dan tindakan perbaikan, dengan atau tanpa motivasi, audit akan dilaksanakan dengan sebagaimana mestinya, karena telah sesuai dengan standar dan peraturan auditing yang berlaku.
Motivasi tidak dapat memoderasi hubungan antara variabel pengalaman auditor terhadap kualitas audit yang dilakukan auditor pada Satuan Pengawasan Internal bisa diilihat dari demografi responden, lama masa kerja dan usia responden, dapat menjadi salah satu hal yang dapat menjadi pertimbangan motivasi tidak mampu memoderasi hubungan pengalaman audit dalam mempengaruhi kualitas audit. Menurut Mohd Razlan (2016:34) pada dasarnya, orang tersebut menentukan target dan tujuan untuk dirinya sendiri. Motivasi inilah yang menjadi suatu cara yang dilakukan seorang pimpinan instansi untuk auditor dengan harapan agat tercapainya tujuan dan harapan rencana organisasi. Motivasi dapat dipacu dari 2 penghargaan yaitu, ekstrinsik dan instrinsik. Motivasi yang tidak dapat memoderasi hubungan antara pengalaman auditor terhadap kualitas audit, dapat dilakukan penelitian selanjutnya, untuk mencari sebab akibat tersebut. Responden bisa saja tidak terpenuhi secara penghargaan ekstrinsik maupun penghargaan instrinsik, seperti respoden telah berada pada zona nyamannya, atau stagnansi karir. Motivasi dapat ditingkatkan dengan memberikan stimulan kepada auditor yang berupa penghargaan dalam peningkatan karir, dan refreshment untuk memanajemen performa kinerja karyawan atau dalam hal ini audito, kemudian dalam melakukan manajemen performa kinerja dari zona nyaman dari performa kinerja lama menjadi
kinerja baru, dapat dilakukan model kerja baru yang dapat meningkatkan motivasi auditor dalam bekerja (Alasdair White, 2008:18).
5.3.6 Motivasi Tidak Mampu Memoderasi Hubungan Antara Pengalaman Auditor Terhadap Kualitas Audit
Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan pada penelitian ini, menunjukkan hasil bahwa variabel Motivasi tidak mampu memoderasi hubungan antara Remote Audit terhadap Kualitas Audit. Penelitian ini menghasilkan motivasi bukanlah sebuah variabel yang dapat memoderasi hubungan antara remote audit dengan kualitas audit walaupun telah dimoderasi oleh variabel motivasi, sehingga hasil penelitian ini tidak mendukung Hipotesis bahwa interaksi antara remote audit dan motivasi berpengaruh positif terhadap kualitas audit yang dilaksanakan Satuan Pengawasan Internal PT. TASPEN (Persero) Jakarta. Berdasarkan wawancara pada responden dan auditor, menunjukkan bahwa remote audit akan berjalan dengan baik apabila auditor telah dibekali oleh pengetahuan akan proses dan standar auditing yang ada, kemudian pengalaman auditor dalam melaksanakan audit onsite juga sangat mendukung keberhasilan remote audit, karena pada dasarnya baik audit tatap muka konvensional tidak berbeda dengan remote audit yang dilakukan dalam masa pandemic covid-19, motivasi bukanlah sebuah variabel yang mempengaruhi hal tersebut. Dengan atau tanpa motivasi remote audit yang telah sesuai dengan indikator-indikator yang merfleksikan remote audit itu sendirilah yang mempengaruhi kualitas audit yang dilaksanakan di masa pandemic covid-19 ini.
Semakin baik remote audit maka semakin baik pula kualitas audit yang dihasilkan.
Menurut wawancara langsung yang dilakukan peneliti terhadap responden, kebiasaan pola hidup baru covid-19 memberikan dampak pada kinerja auditor, seluruh pola kerja dan system yang telah digunakan selama covid-19 terganggu secara sistemik dan global, hal ini bisa menjadi penyebab motivasi para responden sudah mengetahui bahwa remote audit menjadi sebuah alternatif pelaksanaan tugas audit dalam masa pandemi covid-19, namun beberapa responden masih belum begitu terbiasa dengan pola kerja remote audit. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian menurut (Marc, 2021:10) sehinga auditor masih sebaiknya membutuhkan waktu untuk memahami system dan prosedur pelaksanaan remote audit secara lebih lanjut, hal ini dapat mempengaruhi motivasi sebagai variabel yang memoderasi hubungan remote audit terhadap kualitas audit.
BAB VI
SIMPULAN
6.1 Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian, analisis data, dan pembahasan, maka didapat simpulan sebagai berikut :
1. Kompetensi Auditor tidak berpengaruh terhadap Kualitas Audit yang dilaksanakan Auditor pada Satuan Pengawasan Internal PT. TASPEN (Persero) Jakarta di masa pandemi covid-19
2. Pengalaman Auditor berpengaruh terhadap Kualitas Audit yang dilaksanakan Auditor pada Satuan Pengawasan Internal PT. TASPEN (Persero) Jakarta di masa pandemi covid-19
3. Remote Audit berpengaruh terhadap Kualitas Audit yang dilaksanakan Auditor pada Satuan Pengawasan Internal PT. TASPEN (Persero) Jakarta di masa pandemi covid-19
4. Motivasi Auditor tidak mampu memoderasi pengaruh antara Kompetensi Auditor terhadap Kualitas Audit yang dilaksanakan Auditor pada Satuan Pengawasan Internal PT. TASPEN (Persero) Jakarta di masa Pandemi Covid-19
5. Motivasi Auditor tidak mampu memoderasi pengaruh antara Pengalaman Auditor terhadap Kualitas Audit yang dilaksanakan Auditor pada Satuan Pengawasan Internal PT. TASPEN (Persero) Jakarta di masa Pandemi Covid-19.
6. Motivasi Auditor tidak mampu memoderasi pengaruh antara Remote Audit terhadap Kualitas Audit yang dilaksanakan Auditor pada Satuan Pengawasan Internal PT. TASPEN (Persero) Jakarta di masa Pandemi Covid-19
6.2 Keterbatasan
Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, diantaranya :
1. Populasi penelitian ini hanya terbatas kepada Satuan Pengawasan Internal PT.
TASPEN (Persero) Jakarta yang adalah sebuah BUMN, sehingga apabila ada peneliti lain yang merujuk pada penelitian ini, kurang dapat menggeneralisasikan gambaran kualitas audit yang ada di instansi lain, seperti instansi pemerintah non BUMN, ataupun instansi swasta.
2. Pada penelitian ini motivasi tidak mampu memoderasi hubungan antara kompetensi auditor, pengalaman auditor, dan remote audit, yang dapat disebabkan oleh faktor lain diluar penelitian ini, diantaranya usia responden, gender, dan lama masa kerja. Untuk itu, dibutuhkan penelitian selanjutnya untuk menemukan secara empiris, apakah motivasi tersebut dipengaruhi oleh usia responden, gender, dan lama masa kerja, dalam memberikan pengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap kualitas audit.
3. Jumlah Sampel yang hanya sebanyak 30 orang, termasuk kategori kecil/sedikit dibandingkan dengan auditor internal pada penelitian terdahulu, kemudian Sebagian besar auditor tidak memiliki latar belakang Pendidikan akuntansi yang dapat menyebabkan perbedaan hasil penelitian dengan penelitian terdahulu.
6.3 Implikasi
1. Bagi para akademisi yang melakukan penelitian dengan mengangkat faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas audit, dapat menambah variable-variabel lain baik faktor eksternal dan faktor internal yang dapat menambah khasanah wawasan tentang auditing dan tugas pemeriksaan, sehingga kualitas audit di masa depan jauh lebih baik, mutakhir, dan dapat digunakan di segala masa baik saat pandemi maupun masa normal.
2. Bagi perusahaan, remote audit sangat dapat dilaksanakan walaupun masa pandemi telah berakhir, dikarenakan sistem dan indikator yang dibangun, diharapkan dapat memberikan hasil kualitas audit yang sama baiknya dengan kualitas audit sebelum masa pandemic. Pendidikan dan pengetahuan yang berkelanjutan dapat diberikan, untuk mempersiapkan auditor melakukan tugas pemeriksaannya di segala lini kehidupan, dan di masa yang tidak terduga, sehingga pemeriksaan yang dilakukan sebagai sarana perbaikan dimasa depan tetap dapat dilaksanakan.
3. Bagi peneliti dan peneliti lainnya, agar memperluas referensi baik nasional maupun internasional, kemudian dapat mempertimbangkan variabel lain yang terkait dengan penelitian ini seperti usia auditor, lama masa kerja, gender, dan tekanan audit. Sehingga ilmu, pengetahuan, dan metode yang digunakan dalam melaksanakan tugas pemeriksaan/audit semakin luas dan adaptable, kemudian peneliti juga bisa mendapatkan informasi yang mungkin lebih baik dari metode yang sebelumnya telah digunakan, dan dapat diimplementasikan demi kemajuan bangsa dan negara.
DAFTAR PUSTAKA
Abbott, L. J., Daugherty, B., Parker, S., & Peters, G. F. (2016). Internal Audit Quality and Financial Reporting Quality: The Joint Importance of Independence and Competence. Journal of Accounting Research, 54(1), 3–
40. https://doi.org/10.1111/1475-679X.12099
Abbott, L. J., Parker, S., & Peters, G. F. (2012). Internal audit assistance and external audit timeliness. Auditing: A Journal of Practice & Theory, 31(4), 3–20. https://doi.org/10.2308/ajpt-10296
Adams, M. B. (1994). Agency Theory and the Internal Audit. Managerial Auditing Journal, 9(8), 8–12. https://doi.org/10.1108/02686909410071133 Addaraini, Falihah, (2020). Analisis Pengaruh Independensi, Profesionalisme,
Kompetensi terhadap Kualitas Audit Internal dengan Etika Auditor sebagai Variabel Moderating pada Inspektorat Kota Medan. (Tesis Sekolah Pascasarjana Magister Akuntansi Universitas Sumatera Utara).
Afriyani, Neni & Rita Anugerah, (2014). Pengaruh Kompetensi, Motivasi, dan Skeptisme Profesional terhadap Kualitas Audit Auditor Inspektorat Se-Provinsi Riau. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau.
ISSN 2355 – 6854, Vol.1 No. 2
Albitar, K., Gerged, A. M., Kikhia, H., & Hussainey, K. (2020). Auditing in times of social distancing: the effect of COVID-19 on auditing quality. International Journal of Accounting and Information Management.
https://doi.org/10.1108/IJAIM-08-2020-0128
Alfaizah, Hervani. (2015). Analisis Motivasi, Profesionalisme, dan Independensi terhadap Kualitas Audit Aparat Inspektorat Dalam Pengawasan Keuangan Daerah pada Inspektorat Kota Surakarta dan Kabupaten Boyolali. Jurnal Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta. ISSN 2541-611
Al-Ajmi, J. (2008). Audit and reporting delays: Evidence from an emerging market.
Advances in Accounting, 24(2), 217–226.
https://doi.org/10.1016/j.adiac.2008.08.002
Al-Shetwi, M., Ramadili, S. M., Chowdury, T. H. S., & Sori, Z. M. (2011). Impact of internal audit function (IAF) on financial reporting quality (FRQ):
Evidence from Saudi Arabia. African Journal of Business Management, 5(27). https://doi.org/10.5897/ajbm11.1805
Alzeban, Abdulaziz, Gwilliam, David, (2014). Factors Affecting The Internal Audit Effectiveness: A Survey Of The Saudi Public Sector. Journal of International
Accounting, Auditing and Taxation.
https://doi.org/10.1016/j.intaccaudtax.2014.06.001
AlQadasi, A., & Abidin, S. (2018). The effectiveness of internal corporate governance and audit quality: the role of ownership concentration – Malaysian evidence. Corporate Governance (Bingley), 18(2), 233–253.
https://doi.org/10.1108/CG-02-2017-0043
Arthur, N., Tang, Q., & Lin, Z. S. (2015). Corporate accruals quality during the 2008-2010 Global Financial Crisis. Journal of International Accounting,
Auditing and Taxation, 25(December), 1–15.
https://doi.org/10.1016/j.intaccaudtax.2015.10.004
Ayu, Dewa & I Ketut Budiartha (2015). Pengaruh Kompetensi dan Independensi Auditor pada Kualitas Audit Dimoderasi oleh Tekanan Klien. Jurnal Akuntansi Universitas Udayana.11.1 (2015): 197-210.
Baatwah, S. R., & Al-Qadasi, A. A. (2019). Determinants of outsourced internal audit function: a further analysis. In Eurasian Business Review (Issue 0123456789). Springer International Publishing.
https://doi.org/10.1007/s40821-019-00142-9
Bolang., Marrieta, Sylvie., (2013). Pengaruh Kompetensi, Independensi Dan Pengalaman Terhadap Kualitas Audit Aparat Inspektorat Kota Tomohon Dalam Pengawasan Pengelolaan Keuangan Daerah, Journal Accountability, Vol 2, No1, ISSN: 2338-3917 https://doi.org/10.32400/ja.2352.2.1.2013.151-163
Brooks, L. J. (2011). Internal Auidt Quality and Earnings Management. Finance Ethics: Critical Issues in Theory and Practice, 84(4), 457–473.
https://doi.org/10.1002/9781118266298.ch24
Chen, L., Krishnan, G. V., & Yu, W. (2018). The relation between audit fee cuts during the global financial crisis and earnings quality and audit quality.
Advances in Accounting, 43(July), 14–31.
https://doi.org/10.1016/j.adiac.2018.07.007
Chen, Y., Lin, B., Lu, L., & Zhou, G. (2020). Can internal audit functions improve firm operational efficiency? Evidence from China. Managerial Auditing Journal, 35(8), 1167–1188. https://doi.org/10.1108/MAJ-01-2019-2136 Dzikrullah, A. D., Harymawan, I., & Ratri, M. C. (2020). Internal audit functions
and audit outcomes: Evidence from Indonesia. Cogent Business and Management,7(1). https://doi.org/10.1080/23311975.2020.1750331
Efendy, Taufiq Muh, (2010). Pengaruh kompetensi, independensi, dan motivasi terhadap kualitas audit aparat inspektorat dalam pengawasan keuangan
daerah Studi Empiris pada Pemerintah Kota Gorontalo (Tesis, Magister Ilmu Akuntansi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro, Semarang).
Eulerich, Marc., Martin Wagener, David A. Wood, (2021). Evidence on Internal Audit Effectiveness from Transitioning to Remote Audit because of Covid-19. SSRN Electronic Journal. ISBN 1556-5068. https://doi.org/
10.2139/ssrn.3774050.
Ghozali, Imam. (2008). Structural Equation Modelling, Edisi II, Universitas Diponegoro, Semarang.
Jensen, M., C., dan W. Meckling, 1976. Theory of the firm: Managerial behavior, agency cost and ownership structure. Journal of Finance Economic 3: 305-
360,didownload dari
http://www.nhh.no/for/courses/spring/eco420/jensenmeckling-76.pdf.
Lin, S., Pizzini, M., Vargus, M., & Bardhan, I. R. (2011). The role of the internal audit function in the disclosure of material weaknesses. Accounting Review, 86(1), 287–323. https://doi.org/10.2308/accr.00000016
Nur Alam, Teguh. (2018). Pengaruh Independensi, Kompetensi, dan Skeptisme Terhadap Kualitas Audit dengan dimoderasi Tekanan Waktu Audit Studi pada Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Tesis, Magister Akuntansi Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran, Bandung). Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan Unpad.
Pandoyo, (2016). The Effect Of Auditor Competence, Independence, Audit Experience, Organizational Culture And Leadership Against Auditor Professionalism And Its Implication On Audit Quality. International Journal Advanced Research.
Pane, Afrizar, dkk. (2019) Pengaruh Kompetensi, Independensi, Pengalaman, dan Etika Auditor terhadap Kualitas Audit pada PT. Makmur Inti Group. Journal Akuntansi Muhammadiyah. Vol 9 No. 2 ISSN 2087-9776. https://doi.org/
10.37598/jam.v9i2.683
Perangin-angin, Henri (2016). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah pada Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu dengan Motivasi sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Peraturan BPK No. 4 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pemeriksaan Laporan Keuangan pada masa darurat
Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan RI Nomor: 01 Tahun 2017 tentang Standar Pemeriksaan Keuangan Negara, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia
Pizzini, M., Lin, S., Vargus, M. E., & Ziegenfuss, D. E. (2012). The Impact of Internal Audit Function Quality and Contribution on Audit Delays. Auditing A Journal of Practice & Theory, 2011. https://doi.org/10.2139/ssrn.1673490 Putu Sisna Armawan, I, dan I. Nyoman Wiratmaja, (2020). Pengaruh Pengalaman,
Kompetensi, Independensi, dan Fee Audit terhadap Kualitas Audit. E-Jurnal Akuntansi Vol. 30 No. 5, e-ISSN 2302-8556. . https://doi.org/10.24843/EJA.2020.v30.i05.p11
Prawitt, D. F., Smith, J. L., & Wood, D. A. (2009). Internal Audit Quality and Earnings Management. Internal Audit Quality and Earnings Management, 84(4), 457–473. https://doi.org/10.1002/9781118266298.ch24
Razlan, Moh, (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi Kualitas Audit APIP dengan Motivasi sebagai variabel Moderating Studi Kasus pada Inspektorat Kabupaten Aceh Timur (Tesis, Magister Ilmu Akuntansi Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, Medan).
Robbins, Stephen P., & Judge, Timothy A. 2008a. Perilaku Organisasi buku 1 edisi ke-12. Jakarta: Salemba Empat.
Rusmin, R., & Evans, J. (2017). Audit quality and audit report lag: Case of Indonesian listed companies. Asian Review of Accounting, 25(2), 191–210.
https://doi.org/10.1108/ARA-06-2015-0062
Salehi, M., Komeili, F., & Daemi Gah, A. (2019). The impact of financial crisis on audit quality and audit fee stickiness: evidence from Iran. Journal of Financial Reporting and Accounting, 17(2), 201–221. https://doi.org/10.1108/JFRA-04-2017-0025
Sholawatun, & Septarina (2015). Pengaruh Kompetensi, Independensi dan Jenis Kelamin Auditor Terhadap Kualitas Audit dengan Kecerdasan Emosional Sebagai Variabel Moderasi: Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Malang (Jurnal Penelitian Akuntansi Universitas Negeri Jember)
Sierra-García, L., Ruiz-Barbadillo, E., & Orta-Pérez, M. (2019). Analysis of the influence of the internal audit function on audit fees. Revista de Contabilidad-Spanish Accounting Review, 22(1), 100–111. https://doi.org/10.6018/rc-sar.22.1.354351
White, Alasdair (2008). From Comfort Zone to Performance Management. White
& Mc Lean Publishing. Belgium. ISBN 978-2-930583-01-3.
Xi, S. N., Yee, T. P., & Nair, R. K. (2019). Factors affect the audit quality of external auditor at klang valley. ACM International Conference Proceeding Series, 18–23. https://doi.org/10.1145/3377817.3377821
Xiao, T., Geng, C., & Yuan, C. (2020). How audit effort affects audit quality: An audit process and audit output perspective. China Journal of Accounting Research, 13(1), 109–127. https://doi.org/10.1016/j.cjar.2020.02.002
LAMPIRAN 1
KUESIONER PENELITIAN