• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III: MUATAN KURIKULER DAN PENGATURAN BEBAN BELAJAR

A. Muatan Kurikuler

Muatan Kurikulum SMA Negeri 1 Kota Tambolaka untuk kelas X dan XI meliputi Kompetensi Inti dan sejumlah Kompetensi Dasar yang dirumuskan dalam mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar peserta didik. Untuk Kelas XII, muatan kurikulum tersebut merupakan mata yang harus ditempuh oleh peserta didik pada setiap jenjang kelas. Muatan lokal dan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum.

Karakteristik Kurikulum 2013:

1) mengembangkan keseimbangan antara pengembangan sikap spiritual dan sosial, rasa ingin tahu, kreativitas, kerja sama dengan kemampuan intelektual dan psikomotorik;

2) sekolah merupakan bagian dari masyarakat yang memberikan pengalaman belajar terencana dimana peserta didik menerapkan apa yang dipelajari di sekolah ke masyarakat dan memanfaatkan masyarakat sebagai sumber belajar;

3) mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan serta menerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah dan masyarakat;

4) memberi waktu yang cukup leluasa untuk mengembangkan berbagai sikap, pengetahuan, dan keterampilan;

5) kompetensi dinyatakan dalam bentuk kompetensi inti kelas yang dirinci lebih lanjut dalam kompetensi dasar mata pelajaran;

6) kompetensi inti kelas menjadi unsur pengorganisasi (organizing elements) kompetensi dasar, dimana semua kompetensi dasar dan proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetensi yang dinyatakan dalam kompetensi inti;

7) kompetensi dasar dikembangkan didasarkan pada prinsip akumulatif, saling memperkuat (reinforced) dan memperkaya (enriched) antar mata pelajaran dan jenjang pendidikan (organisasi horizontal dan vertikal).

Kompetensi Inti

Kompetensi Inti Kelas X sampai dengan Kelas XII SMA Negeri 1 Kota Tambolaka adalah sebagai berikut :

Tabel 3.1. Kompetensi Inti dan Deskripsi Kompetensi

23

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang Dianutnya

Sikap Sosial 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku a. jujur,

b. disiplin, c. santun,

d. peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai),

e. bertanggung jawab, f. responsif, dan g. pro-aktif,

Dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional.

Pengetahuan 3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora. Dengan wawasan

kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan

peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

Keterampilan 4. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara: a. efektif, b. kreatif, c.

produktif, d. kritis, e. mandiri, f. kolaboratif, g.

komunikatif, dan h. solutif, Dalam ranah konkret dan abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu menggunakan metoda sesuai dengan kaidah keilmuan.

24 1. Pendidikan Agama dan

Budi Pekerti 3 3 3 3 3 3 3 3 3

2. Pendidikan Pancasila

dan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2 2 2 2

Jumlah Jam Pelajaran Kelompok A dan B per

25

3 Fisika 3 3 3 4 4 4 4 4 4

4 Kimia 3 3 3 4 4 4 4 4 4

Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial

1 Geografi 3 3 3 4 4 4 4 4 4

2 Sejarah 3 3 3 4 4 4 4 4 4

3 Sosiologi 3 3 3 4 4 4 4 4 4

4 Ekonomi 3 3 3 4 4 4 4 4 4

Mata pelajaran Pilihan Pilihan Lintas

Kelompok Peminatan 6 6 6 4 4 4 4 4 4 Jumlah Jam Pelajaran

Kelompok C

( Peminatan Akademik)

18 18 18 20 20 20 20 20 20

Jumlah Jam Pelajaran yang Harus Ditempuh per Minggu

42 42 42 44 44 44 44 44 44

b. Kelompok Mata Pelajaran

Struktur kurikulum SMA meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama 3 (tiga) tahun mulai kelas X sampai dengan XII.

Struktur kurikulum disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Kompetensi Inti (KI) , serta Kompetensi Dasar (KD) yang sesuai untuk semua mata pelajaran.

Pengorganisasian kelas pada SMA Negeri 1 Kota Tambolaka terdiri atas; 1) kelas X dan XI yang melaksanakan kurikulum 2013 dengan peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan peminatan Bahasa dan Budaya serta lintas minat yang didasarkan pada hasil pemilihan angket minat peserta didik; dan 2) KelasXII yang melaksanakan lanjutan kurikulum 2006 dengan penjurusan yang terdiri dari 3 program yaitu program Bahasa, program Ilmu Pengetahuan Alam, dan program Ilmu Pengetahuan Sosial.

Kurikulum Kelas X dan XI

Kelas X terdiri atas peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan peminatan Bahasa dan Budaya dan Lintas Minat yang didasarkan pada hasil angket

26 pemilihan peminatan peserta didik, Pengembangan diri melalui kegiatan ekstra dan BP/BK, serta kegiatan kepramukaan sebagai ekstra kurikuler wajib bagi semua peserta didik yang dilaksanakan melalui kegiatan MOPDB, dan kegiatan Gugus Depan bagi siswa yang berminat. Jumlah mata pelajaran di kelas X ada 15 mata pelajaran yang terdiri atas 6 mata pelajaran wajib A, 3 mata pelajaran wajib B, 4 mata pelajaran peminatan, dan 2 mata pelajaran lintas minat, dan kelas XI ada 14 mata pelajaran yang terdiri atas 6 mata pelajaran wajib A, 3 mata pelajaran wajib B, 4 mata pelajaran peminatan, dan 1 mata pelajaran lintas minat.

Tabel 3.3 . Struktur Kurikulum Kelas X dan XI

Mata Pelajaran

Kelas X Kelas XI Alokasi Waktu Alokasi Waktu Smt. 1 Smt.2 Smt. 1 Smt.2 Kelompok A (Wajib)

1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3 3 2. Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4 4

4. Matematika 4 4 4 4

5. Sejarah Indonesia 2 2 2 2

6. Bahasa Inggris 2 2 2 2

Kelompok B (Wajib)

7. Seni Budaya 2 2 2 2

8. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan

Kesehatan 3 3 3 3

9. Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2 2

Jumlah Jam Pelajaran Kelompok A dan B

per Minggu 24 24 24 24

Kelompok C (Peminatan)

Mata Pelajaran Peminatan Akademik 18 18 20 20 Jumlah Jam Pelajaran yang Harus

Ditempuh per Minggu 42 42 44 44

Kelompok Mata Pelajaran Peminatan.

Kelompok mata pelajaran peminatan bertujuan (1) untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik mengembangkan minatnya dalam sekelompok mata pelajaran sesuai dengan minat keilmuannya di perguruan

27 tinggi, dan (2) untuk mengembangkan minatnya terhadap suatu disiplin ilmu atau keterampilan tertentu.

Tabel 3. 4. Kelompok Mata Pelajaran Peminatan Kelas X dan XI

Mata Pelajaran

Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Pilihan Lintas Minat dan/atau

Pendalaman Minat 6 6 4 4

Jumlah Jam Pelajaran yang Tersedia per

Minggu 68 68 68 68

Jumlah Jam Pelajaran yang Harus

Ditempuh per Minggu 42 42 44 44

Kelompok Mata Pelajaran Lintas Minat

Dengan melihat kondisi riil yang ada maka pilihan mata pelajaran Lintas Minat untuk peserta Kelas X di masing-masing peminatan dapat memilih dua mata pelajaran di peminatan lain dan untuk peserta kelas XI di

28 masing-masing peminatan dapat memilih satu mata pelajaran di peminatan lain dengan ketentuan seperti tercantum pada tabel 5 berikut:

Tabel 3.5. Daftar mata pelajaran pilihan lintas minat kelas X dan XI Kelas X Peserta didik yang memililih Peminatan

MIPA IPS BB

Sosiologi Biologi Biologi

Ekonomi Fisika Fisika

Bahasa dan

Sastra Inggris Kimia Kimia

Bahasa dan

Sastra Inggris Ekonomi Sosiologi Kelas XI Peserta didik yang memililih Peminatan

MIPA IPS BB

Sosiologi Biologi Biologi

Ekonomi Fisika Fisika

Bahasa dan

sastra Inggris Kimia Kimia

Bahasa dan

sastra Inggris Ekonomi Sosiologi

Pindah Peminatan atau Pindah Lintas Minat

Peserta didik yang telah menentukan pilihan peminatan atau lintas minat tertentu diawal tahun pelajaran kelas X, dapat mengajukan pindah peminatan atau mengganti mata pelajaran lintas minatnya paling lambat pada akhir semester 1 (satu), dan harus melakukan matrikulasi mata pelajaran di peminatan atau lintas minat pilihan penggantinya. Waktu dan jadwal pelaksanaan matrikulasi diserahkan kepada guru mata pelajaran yang bersangkutan.

SMA Negeri 1 Kota Tambolaka belum melaksanakan pendalaman minat.

Kurikulum Kelas XII

Tabel 3. 5. Kelompok Mata Pelajaran Peminatan Kelas XII

Mata Pelajaran

Kelas XII Alokasi Waktu Smt. 1 Smt.2

Kelompok A dan B (Wajib) 24 24

29

Jumlah Jam Pelajaran yang Tersedia per

Minggu 68 68

Jumlah Jam Pelajaran yang Harus

Ditempuh per Minggu 44 44

c. Bimbingan dan Konseling

Kegiatan pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Pengembangan diri diarahkan untuk mengembangkan karakter peserta didik yang ditujukan untuk mengatasi persoalan dirinya, persoalan masyarakat di lingkungan sekitarnya dan persoalan kebangsaan.

Sekolah memfasilitasi kegiatan pengembangan diri seperti berikut ini :

 Pengembangan diri yang berupa bimbingan konseling yang mencakup hal-hal yang berkaitan dengan pribadi, kemasyarakatan, belajar, dan karier peserta

30 didik dilaksanakan didalam kelas (intrakurikuler) dengan alokasi waktu 1 jam tatap muka untuk kelas XII.

o Konsep Layanan Bimbingan dan Konseling

Guru bimbingan dan konseling SMA Negeri 1 Kota Tambolaka adalah guru yang mempunyai tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh dalam kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling terhadapsejumlah siswa. Layanan bimbingan dan konseling adalah kegiatan Guru Bimbingan dan Konseling dalam menyusun rencana pelayanan bimbingan dan konseling, melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling, mengevaluasi proses dan hasil pelayanan bimbingan dan konseling serta melakukan perbaikan tindak lanjut memanfaatkan hasil evaluasi.

o Komponen layanan bimbingan dan konseling

(1). Layanan orientasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru.

(2). Layanan informasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri, sosial, belajar, karir dan pendidikan lanjutan secara terarah, objektif, dan bijak.

(3). Layanan penempatan dan penyaluran yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas, kelompok belajar, peminatan/lintas minat/pendalaman minat dan kegiatan ekstrakurikuler secara terarah, objektif, dan bijak.

(4). Layanan Penguasaan Konten yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu.

(5). Layanan Konseling Perorangan yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya melalui prosedur perseorangan.

(6) Layanan bimbingan kelompok yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan hubungan social, kegiatan belajar , karir, dan pengambilan keputusan, serta melakukan kegiatan tertentu sesuai dengan tuntutan karakter yang terpuji melalui dinamika kelompok.

(7) Layanan Konseling Kelompok yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah yang dialami sesuai dengan tuntutan karakter cerdas yang terpuji melalui dinamika kelompok.

31 (8) Layanan konsultasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara dan atau perlakukan yang perlu dilaksanakan kepada pihak ketiga sesuai dengan tuntutan karakter cerdas yang terpuji

(9) Layanan meditasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan dengan pihak lain sesuai dengan tuntutan karakter cerdas yang terpuji

(10) Layanan advokasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik untuk memperoleh kembali hak-hak dirinya yang tidak diperhatikan dan atau mendapat perlakukan yang salah sesuai dengan tuntutan karakter cerdas yang terpuji.

o Strategi Layanan Bimbingan dan Konseling

Program layanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Kota Tambolaka disusun dalam : (1) Program tahunan, (2) Program semesteran, (3) Program bulanan, (4) Program mingguan, (5) Program harian. Sebagai pelaksana pelayanan bimbingan dan konseling, guru bimbingan dan konseling SMA Negeri 1 Kota Tambolaka bertugas dan berkewajiban menyelenggarakan layanan yang mengarah pada (1) pelayanan dasar, (2) pelayanan pengembangan, (3) pelayanan peminatan studi, (4) pelayanan teraputik, (5) pelayanan diperluas.

o Waktu Layanan Bimbingan dan Konseling 1. Di dalam jam pembelajaran

a) Kegiatan tatap muka dilaksanakan secara klasikal dengan rombongan belajar siswa dalam tiap kelas untuk menyelenggarakan layanan informasi, penempatan dan penyaluran, penguasaan konten, kegiatan instrumentasi, serta layanan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas.

b). Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah 1 (satu) jam per kelas (rombongan belajar per minggu dan dilaksanakan secara terjadwal).

c). Kegiatan tatap muka nonklasikal diselenggarakan dalam bentuk layanan konsultasi, kegiatan konferensi kasus, himpunan data, kunjungan rumah, dan alih tangan kasus.

2. Di luar jam pembelajaran

a). Kegiatan tatap muka nonklasikal dilaksanakan untuk layanan orientasi, konseling perorangan, bimbingan kelompok, konseling

32 kelompok, mediasi, dan advokasi serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksanakan di luar kelas.

 Pengembangan diri yang berupa ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan oleh peserta didik diluar jam belajar kurikulum standar sebagai perluasan dari kegiatan kurikulum dan dilakukan di bawah bimbingan sekolah dengan tujuan untuk mengembangkan kepribadian, bakat, minat, dan kemampuan peserta didik yang lebih luas atau di luar minat yang dikembangkan oleh kurikulum.

Fungsi kegiatan ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kota Tambolaka adalah sebagai berikut (1) fungsi pengembangan, (2) fungsi sosial, (3) fungsi rekreatif, (4) fungsi persiapan karir.

Sedangkan tujuan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kota Tambolaka adalah (1) agar dapat meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik, (2) agar dapat mengembangkan bakatdan minat peserta didik dalam upaya pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia seutuhnya.

Kegiatan Ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kota Tambolaka diselenggarakan dalam bentuk (1) individual, (2) kelompok, (3) klasikal, (4) gabungan, dan (5) lapangan.

Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler dilaksanakan diluar jam pelajaran kurikuler yang terencana setiap hari.

Kegiatan pengembangan diri yang terprogram dilaksanakan dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu bulan Juli minggu keempat sampai dengan minggu ketiga bulan Mei tahun berikutnya untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual, kelompok, dan ataupun klasikal melalui penyelenggaraan kegiatan sebagai berikut :

Tabel 3.7 Kegiatan Pengembangan diri Terprogram

Kegiatan Pelaksanaan

Layanan dan kegiatan pendukung konseling

33

Kegiatan Pelaksanaan

 Catur

 Bela Diri

 Atletik

 Pramuka

 Sispala

 Majalah Dinding

 UKS

 Geogafi Club

 Bahasa Indonesia Club

 Astronomi Club

 Bahasa Inggris Club

 Fisika Club

 Kimia Club

 Biologi Club

 Matematika Club

 Ekonomi Club

 Kebumian Club

 PPKN Club

 Sosiologi Club

Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dilaksanakan sebagai berikut :

Tabel 3.8 Kegiatan Pengembangan Diri Tidak Terprogram

Kegiatan Pelaksanaan

Rutin, yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal

 Upacara bendera setiap hari Senin

 Piket kelas

 Ibadah setiap hari Jumat seusai KBM

 Berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran di kelas

34

 Mengunjungi teman yang sakit

 Melerai pertengkaran Keteladanan, adalah kegiatan

dalam bentuk perilaku sehari- hari

 Mengucapkan salam

 Berbicara yang sopan

 Meminta maaf

 Mengucapkan terima kasih

 Menghargai pendapat orang lain

 Tidak merokok

 Menjaga kebersihan

 Berpakaian rapi dan bersih

 Berperilaku santun

 Mengunjungi teman yang sakit

Jadwal pelaksanaan ekstrakurikuler diatur sebagai berikut : Tabel 3.9 Jadwal Pelaksanaan Ekstrakurikuler

NO JENIS

15 Majalah Dinding Jumat

16 UKS Jumat

17 Geografi club Jumat

18 Bahasa Indonesia Club Jumat

19 Astronomi club Jumat

20 Bahasa Inggris Club Jumat

21 Fisika Club Jumat

35

22 Bahasa Indonesia Club Jumat

23 Astronomi club Jumat

24 Bahasa Inggris Club Jumat

25 Fisika Club Jumat

26 Kimia Club Jumat

27 Biologi Club Jumat

28 Matematika Club Jumat

29 Ekonomi Club Jumat

30 Kebumian Club Jumat

31 PPKN Club Jumat

32 Sosiologi Club Jumat

Penilaian Kegiatan Ekstrakurikuler

Penilaian kegiatan ekstrakurikuler diberikan kepada peserta didik berdasarkan proses dan keikutsertaan peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler yang dipilihnya. Penilaian dilakukan secara kualitatif.

Peserta didik diwajibkan mendapatkan nilai baik pada kegiatan ekstrakurikuler wajib pada setiap semester. Penilaian terhadap peserta didik didasarkan pada keikutsertaan dan prestasi dalam kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti.

Evaluasi Kegiatan Ekstrakurikuler

Program ekstrakurikuler merupakan program yang dinamis. SMA Negeri 1 Kota Tambolaka dapat menambah atau mengurangi ragam kegiatan ekstrakurikuler berdasarkan evaluasi yang dilakukan pada setiap

semester dan mendiseminasikannya kepada peserta didik dan pemangku kepentingan lainnya.

d. Ekstrakurikuler Kepramukaan

Kepramukaan, yang diwujudkan dalam kegiatan Gugus Depan bagi peserta didik yang berminat, model Blok (MOPDB diawal tahun khusus untuk semua peserta didik kelas X ) dan model aktualisasi.

2. Mata pelajaran Lintas Minat dan Pilihan

- Mata pelajaran Lintas Minat terdiri dari: Bahasa Inggris,Bahasa Jerman,Ekonomi dan Biologi.

- Mata pelajaran Pilihan adalah Tegnologi Informatika dan Komunikasi pada semua jenjang kelas.

3. Gerakan Literasi

Kegiatan Literasi dilaksanakan secara menyeluruh pada jenjang kelas setiap hari Selasa,Kamis dan Sabtu dengan pengaturan waktu 15 menit sebelum KBM dilaksanakan.Begitu pula dengan materi kepramukaan yagn terintehrasi dalam mata pelajaran wajib kelompok B.

36 B. Pengaturan Beban Belajar Dan Beban Kerja Sebagai Pendidik

1. Beban Belajar Sistem Paket

Sistem Paket yang diselenggaran oleh SMA Negeri 1 Kota Tambolaka adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didik diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan. Beban belajar setiap mata pelajaran pada Sistem Paket dinyatakan dalam satuan jam pembelajaran.

 Kegiatan Tatap Muka

Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik. Beban belajar kegiatan tatap muka per jam pembelajaran pada SMA Negeri 1 Kota Tambolaka ditetapkan berlangsung selama 45 menit.

SMA Negeri 1 Kota Tambolaka yang menerapkan sistem paket, kegiatan tatap muka dilakukan dengan strategi bervariasi baik ekspositori maupun discovery inkuiri. Metode yang digunakan seperti ceramah interaktif, presentasi, diskusi kelas, diskusi kelompok, pembelajaran kolaboratif dan kooperatif, demonstrasi, eksperimen, observasi di sekolah, ekplorasi dan kajian pustaka atau internet, tanya jawab, atau simulasi.

Beban belajar pada SMA Negeri 1 Kota Tambolaka dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur.

Beban belajar kegiatan tatap muka per minggu pada SMA Negeri 1 Kota Tambolaka adalah sebagai berikut:

• Jumlah jam pembelajaran tatap muka per minggu untuk Kelas XI adalah 44 jam pembelajaran.

• Jumlah jam pembelajaran tatap muka per minggu untuk Kelas X dan XII adalah 42 jam pembelajaran.

• Jumlah Pekan efektif dalam satu tahun pelajaran ada 35 pekan efektif.

• Dalam satu tahun pelajaran jumlah jam pelajaran Kelas X sejumlah 1470 jam pelajaran sedangkan untuk kelas XI sejumlah 1540 jam pelajaran dan XII ada sejumlah 1176 jam pelajaran.

• Beban belajar ini dilaksanakan mulai pukul 07.30 sampai dengan pukul 14.00 untuk hari Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu Sedangkan untuk hari Jumat mulai pukul 07.30

sampai dengan pukul 11.30 dan pada hari Senin mulai pukul 08.15 sampai dengan pukul 14.00.

37 Pengaturan alokasi waktu jam pelajaran masing-masing peminatan adalah sebagai berikut :

 kelas X dan XI

Tabel 3.10 Pengaturan alokasi waktu jam pelajaran

Mata Pelajaran

KELAS X KELAS XI

BB MIPA IPS BB MIPA IPS Kelompok A (Wajib)

1. Pendidikan Agama dan Budi

Pekerti 3 3 3 3 3 3

2. Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 4

4. Matematika 4 4 4 4 4 4

5. Sejarah Indonesia 2 2 2 2 2 2

6. Bahasa Inggris 2 2 2 2 2 2

Kelompok B (Wajib)

7. Seni Budaya 2 2 2 2 2 2

8. Pendidikan Jasmani, Olah Raga,

dan Kesehatan 3 3 3 3 3 3

9. Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2 2 2 2 Jumlah Jam Pelajaran Kelompok A

dan B per Minggu 24 24 24 24 24 24

Kelompok C (Peminatan) Peminatan Bahasa dan Budaya

1 Bahasa dan Sastra Indonesia 3 3 3 4 4 4

2 Bahasa dan Sastra Inggris 3 3 3 4 4 4

3 Bahasa Jerman 3 3 3 4 4 4

4 Antropologi 3 3 3 4 4 4

Peminatan Matematika dan Ilmu Alam

1 Matematika 3 3 3 4 4 4

2 Biologi 3 3 3 4 4 4

3 Fisika 3 3 3 4 4 4

4 Kimia 3 3 3 4 4 4

38 Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial

1 Geografi 3 3 3 4 4 4

2 Sejarah 3 3 3 4 4 4

3 Sosiologi 3 3 3 4 4 4

4 Ekonomi 3 3 3 4 4 4

Mata pelajaran Pilihan

Pilihan Lintas Kelompok

Peminatan 6 6 6 4 4 4

Jumlah Jam Pelajaran Kelompok C

( Peminatan Akademik)

18 18 18 20 20 20

Jumlah Jam Pelajaran yang Harus

Ditempuh per Minggu 42 42 42 44 44 44

 Kelas XII

Tabel 3.11 Pengaturan alokasi waktu jam pelajaran

Mata Pelajaran

BHS IPA IPS

ALOKASI WAKTU

SMT 1 SMT 2 SMT 1 SMT 2 SMT 1 SMT 2 A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama 2 2 2 2 2 2

2. Pendidikan

Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 4

4. Bahasa Inggris 4 4 4 4 4 4

5. Matematika 4 4 4 4 4 4

6. Fisika 4 4

7. Biologi (4) 5 5

8. Kimia (4) 5 5

9. Geografi 3 3

10. Ekonomi (4) 6 6

11. Sosiologi 3 3

12. Sastra Indonesia 4 4 13. Bahasa Asing( Jerman) 4 4

14. Antropologi (2) 3 3

9. Sejarah 2 2 1 1 3 3

39

10. Seni Budaya 2 2 2 2 2 2

11. pendidikan Jasmani,

Olahraga, dan

Kesehatan 2 2 2 2 2 2

12. Teknologi Informasi

dan Komunikasi 2 2 2 2 2 2

13. Ketrampilan/bhs asing 2 2 2 2 2 2

B. Muatan Lokal 2 2 2 2 2 2

C. BK 1 1 1 1 1 1

D. Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*) 2*) 2*)

Jumlah 42 42 42 42 42 42

 Kegiatan Penugasan Terstruktur dan Mandiri Tidak Terstruktur SMA Negeri 1 Kota Tambolaka yang menerapkan sistem paket, untuk kegiatan tugas terstruktur tidak dicantumkan dalam jadwal pelajaran namun dirancang oleh guru dalam silabus maupun RPP (Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran). Oleh karena itu pembelajaran dilakukan dengan strategi diskoveri inkuiri. Metode yang digunakan seperti penugasan, observasi lingkungan, atau proyek.

Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang dirancang oleh guru namun tidak dicantumkan dalam jadwal pelajaran.

Strategi pembelajaran yang digunakan adalah diskoveri inkuiri dengan metode seperti penugasan, observasi lingkungan, atau proyek. Alokasi waktu untuk Penugasan Terstruktur (PT) dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT) maksimal 60 % dari waktu kegiatan tatap muka per minggu mata pelajaran yang bersangkutan.

2. Beban Belajar Tambahan

Satuan pendidikan dapat menambah beban belajar per minggu sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik. Konsekuensi penambahan beban belajar pada satuan pendidikan menjadi tanggung jawab satuan pendidikan yang bersangkutan.

SMA Negeri 1 Kota Tambolaka menambah beban belajar hanya pada kelas XII, rinciannya sebagai berikut:

No Mata Pelajaran Program

BHS IPA IPS

1 Kimia 1

2 Biologi 1

40

3 Ekonomi 2

4 Bahasa Inggris 1

5 Antropologi 1

3. Beban Kerja Sebagai Pendidik

 Ruang Lingkup Pedoman Penghitungan Beban Kerja Guru

Kewajiban guru sesuai Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Pasal 35 ayat (1) mencakup kegiatan pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas tambahan.

Pasal 35 ayat (2) Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa beban kerja guru sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dan sebanyak¬banyaknya 40 jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu.

Dalam melaksanakan tugas pokok yang terkait langsung dengan proses pembelajaran, guru hanya melaksanakan tugas mengampu 1 (satu) jenis mata pelajaran saja, sesuai dengan kewenangan yang tercantum dalam sertifikat pendidiknya. Disamping itu, guru sebagai bagian dari manajemen sekolah, akan terlibat langsung dalam kegiatan manajerial tahunan sekolah, yang terdiri dari siklus kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Rincian kegiatan tersebut antara lain penerimaan siswa baru, penyusunan kurikulum dan perangkat lainnya, pelaksanaan pembelajaran termasuk tes/ulangan, Ujian NasionalBerbasis Komputer (UNBK), ujian sekolah, dan kegiatan lain.

Tugas tiap guru dalam siklus tahunan tersebut secara spesifik ditentukan oleh manajemen sekolah tempat guru bekerja.

 Jam Kerja

Sebagai tenaga profesional, guru baik PNS maupun bukan PNS dalam melaksanakan tugasnya berkewajiban memenuhi jam kerja yang setara dengan beban kerja pegawai lainnya yaitu 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) jam kerja (@ 60 menit) per minggu. Dalam melaksanakan tugas, guru mengacu pada jadwal tahunan atau kalender akademik dan jadwal pelajaran.

 Uraian Tugas Guru

1) Merencanakan Pembelajaran

Guru wajib membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Guru wajib membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Dokumen terkait