• Tidak ada hasil yang ditemukan

Multimedia Berbasis Komputer

Dalam dokumen Metodologi Bahasa Indonesia (Halaman 100-105)

ruangan-90

ruangan lain yang digunakan untuk terjadinya proses belajar mengajar yang efisien dan efektif.

Alat-alat penunjang pembelajaran amatlah penting penggunaannya untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar sehingga memungkinkan terjadinya terciptanya keberhasilan dalam pembelajaran itu sendiri dan juga dapat mempermudah para peserta didik menangkap pelajaran-pelajaran yang diijelaskan oleh guru-guru,dosen atau para tenaga kependidikan.

Oleh karena itu pemanfaatan alat-alat penunjang pembelajaran yang sesuai akan menjadi penyebab yang diutamakan di kegiatan atau proses belajar mengajar, karena dalam proses belajar mengajar akan berjalan dengan sempurna atau berjalan dengan jika diberikan alat-alat penunjang atau media pembelajaran yang baik dan sesuai. Dan juga kebalikannya jika tidak adanya media atau alat penunjang pembelajaran, akan mengakibatkan siswa kurang bersemangat dalam dalam belajar, dan tentu saja hal itu dapat mempengaruhi hasil belajarnya di kemudian hari.

91 bisa lebih memahami dunia komputer yang bersifat abstrak. Multimedia berbasis komputer yang digunakan bisa dalam bentuk media animasi, interaktif, atau virtual lab.

Dengan memakai multimedia berbasis komputer materi pelajaran bisa disajikan dengan bentuk lain. Dan engan digunakannya objek-objek itu bisa mempermudah siswa dalam mengerti materi yang sedang diajari.

Alat dalam proses belajar mengajar mempunyai fungsi untuk menjelaskan pesan atau materi pelajaran yang dismpaikan oleh pendidik.

Media juga memiliki kegunaan untuk proses belajar mengajar secara mandiri.

Berbagai bentuk pemakaian media komputer antara lain : 1. Penggunaan Multimedia Presentasi

2. Multimedia presentasi dpat dipakai untuk menjelaskan materi pembelajaran yang sifatnya teoretis, digunakan dalam pembelajaran klasikal dengan group belajar sebanyak diatas 50 orang. Media ini cukup efektif

1. Penggunaan Multimedia Presentasi.

Multimedia presentasi dipakai untuk memperjelas atau mengajarkan materi-materi yang bersifat teoretis. Di proses belajar mengajar klasikal dengan kelompok pembelajaran secara berkelompok yang banyak yaitu diatas 50 orang. Media ini sangat berpengaruh dan efisien karena memiliki cakupan yang luas. Media ini memiliki kelebihan bisa mencampurkan berbagai jenis-jenis teks, animasi, video, gambar, grafik, dan film.

Seluruhnya bersatu menjadi sebuah kesatuan penyampaian ,dan bisa menopang peserta didik yang memiliki tipe belajar secara visual.

Bermacam-macam perangkat lunak dimodifikasi dalam bentuk multimedia yang teratur dan menawan. Kemajuan perangkat-perangkat lunak itu juga didukung oleh kemajuan perangkat-perangkat keras yang

92

menjadi basicnya. Salah sattunya penyampaian materi presentasi secara digital, seperti pengembangan layar monitor, kartu video, kartu audio serta perkembangan proyektor digital. Yang membuat materi pelajaran bisa disuguhkan dalam bentuk digitall untuk berbagai kebutuhan dan macam-macam keadaan. Hal tersebut membuat metode presentasi mengalami perubahan yang besar, namun hal ini bisa dimanfaatkan untuk pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Hingga lembaga yang tidak memiliki alat-alat media presentasi berbasis komputer bisa menggunakannya secara maksimal. Dalam proses pembelajaran, presentasi adalah salah satu metode pembelajaran yang digemari. Oleh karena itu pemakaiannya mempunyai rating tertinggi dibandingkan metode lainnya. Macam-macam alat yang berkembang dapat mempengaruhi teorinya. Hal itu menyebabkan penambahan kemampuan dan kreativitas para peserta didik dalam mempelajari dan menyampaikan pembelajaran ke dalam media presentasi yang berbasis komputer.

2. CD Multimedia Interaktif

CD interaktif bisa dipakai di pelajaran sekolah karena bisa mengupgrade reaksi pembelajaran peserta didik dibidang komputer.

Terdapat dua istilah dalam perkembangan CD interaktif ini yaitu Computer Based Instructuion (CBI) dan Computer Assisted Instructuion (CAI) Sifat media ini selain interaktif juga bersifat multi, media ini memiliki elemen-elemen media yang lengkap dan mencakup, animasi, video, teks dan grafis. Beberapa model multimedia interaktif di antaranya:

Model Drill: Mode drill umumnya adalah salh satu cara yang memiliki tujuan agar menciptakan peristiwa pembelajaran melalui rekayasa peraga yang sebenarnya.

Model Tutorial: Program CBI tutorial dalam adalah pemrograman pengajaran yang dipakai ketika proses belajar mengajar memakai

93 perangkat lunak yang terdapat sumber atau materi-materi pembelajaran. Metode Tutorial dalam CAI pola basicnya meniru pembelajaran berprogram tipe Branching atau yang dimaksud penyajian pembelajaran yang disuguhkan dengan unitt yang mini lalu diturutkan dengan soal atau pertanyaan. Tindakan pengguna diperiksa oleh komputer ( dibandingkan dengan jawaban yang diintegrasi oleh pencipta program tersebut) dan responnya yang benar diberikan kembali. Pemrograman ini mewajibkan peserta didik untuk menerapkan ide-ide dan pengalaman yang dimilikinya dengan lagsung kedalam proses pembelajaran.

Model Simulasi: bentuk simulasi di CBI pada basicnya adalah salah satu dari upaya pembelajaran yang memiliki tujuan untuk memberikan pengalaman dalam proses pembelajaran yang lebih real dengan cara melalui tiruan yang mirip dengan yang sebenarnya.

Model Games: Bentuk permainan ini mengalami perkembangan dikarenakan “proses belajarnya yang menyenangkan” yaitu siswa dihadapi dengan uraian petunjuk dan cara-cara bermain . dalam konteks pengajaran sering disebut Instructional Games (Eleanor.L Criswell, 1989: 20)

Kebanyakan penjabaran yang digunakan adalah “tutorial”. Atau dalam artian mendampingi pelajar sampai selesai menerima dan menyerap dengan cepat materi pembelajaran yang dilaksanakan. Hampir semua pelajar mempunyai kemampuan yang berbeda dalam memahami pelajaran.

Pemakaian tutorial interaktif sangat efisien dalam pemahaman materi softwae kepada peserta didik dibanding mengajari hardware. Misalnya tutorial Microsoft Office Word, Access, Excel, dan Power Point.

Keunggulan lainnya dari CD interaktif ini yaitu pelajar bisa belajar dengan

94

sendiri, tidakmelulu didampingi pendidik. Pelajar bisa memulai pembelajaran kapanpun dan berhenti kapanpun juga, dimana pelajaran-pelajaran yang dijelaskan bisa dipraktikkan oleh peserta didik kepada software itu. Ada juga kegunaan pengulangan atau repetation, yaitu untuk meng ulang-ulang sebagai pemahaman dengan menyeluruhn.

3. Video Pembelajaran.

Selain CD interaktif, vidio juga sarana yang bisa dipakai untuk pengajaran di sekolah dasar, karena video bersifatt interaktif-tutorial dalam mengajari peserta didik yang mempunyai pemahaman dengan cara visual.

Peserta didik juga bisa dengan aktif meng ikuti aktivitas praktik yang sama dengan yang dijelaskan dalam video tersebut. Pemakaian CD interaktif di SD sangat cocok untuk menjelaskan sebuah proses. Misalnya dalam pelajaran sains cara perkembangnbiakan lalat, cara menyetek tanaman, cara mengolah sampah kompos, pertumbuhan manusia dan hewan dan lain-lain.

4. Internet

Internet adalah gabungan dari dua kata yang disingkat, yaitu interconection networking yang berarti informasi jaringan global. Internet diluncurkan pertama kali oleh J.C.R. Licklider dari MIT (Massachusetts Institute Technology) pada bulan Agustus 1962.

Penggunaan internet untuk media belajar peserta didik dapat memungkinkan siswa belajar dengan mandiri, tanpa bimbingan dari orang sekitar.Pelajar bisa membuka berbagai sarana pembelajaran secara online sebab terdapat banyak sekali situs-situs maupun web ataupun artikel yang memuat berbagai pembelajaran, seperti perpustakaan online maupun aplikasi-aplikasi belajar yang gratis maupun berbayar.

Peserta didik bisa bertindak sebagai seseorang yang melakukan penelitian dan menganalisis banyak sekali informasi-informasi. Mereka

95 bisa melakukan analisasi yang sesuai dengan pembelajaran yang nyata dengan kehidupan mereka. Peserta didik atau siswa dan tenaga pendidik atau guru dapat hadir secara virtual, sehingga tidak perlu datang ke sekolah atau lembaga pendidikan. Mereka dapat melakukan pembelajaran dari rumah dengan sarana atau sumber pelajaran telah disiapkan oleh gurunya.

Mereka juga bisa melakukan tes dan mengerjakan tugas melalui komputer atau yang biasa disebut secara online. Mereka bisa bekerjasama antara satu dengan yang lainnya, para siswa bisa melakukan obrolan atau berkirim pesan dengan menggunakan aplikasi chatting, namun biasanya yang digunakan di dunia pendidikan adalah email. Unruk mengobrolkan tugas atau pekerjaan rumah dari gurunya dengan temman-teman sekelasnya.

D. Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran

Dalam dokumen Metodologi Bahasa Indonesia (Halaman 100-105)

Dokumen terkait