• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

D. Keterbatasan Penelitian

Penelitian ini masih memiliki banyak kekurangan yang disebabkan oleh berbagai hal. Banyak kendala yang dialami oleh peneliti baik ketika sedang menggali informasi data dilapangan maupun pada saat mengolah dan menganalisis data yang telah didapatkan dikarenakan kondisi yang sedang ada pandemi COVID 19 atau disebut juga dengan virus corona dan juga semua tempat Pendidikan diliburkan sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Sebagai manusia biasa peneliti sendiri masih banyak mempunyai kesalahan dan kekurangan yang nantinya memerlukan saran dari pembaca semuanya. Adapaun keterbatasan penelitian ini antara lain:

1. Penelitian ini terbatas oleh waktu penelitian, dikarenakan pada saat penelitian ada pandemi COVID 19 atau sering juga disebut virus corona, sehingga semua Lembaga Pendidikan di tutup sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan, makanya dalam penelitian ini penulis membutuhkan waktu yang agak lama karena harus kerumah kepala sekolah secara langsung.

2. Penelitian ini terbatas oleh waktu penelitian, pada saat penulis melakukan penelitian disana beberapa guru bahkan kepala sekolah sedang memersiapkan ulangan kenaikan

137 Muhammad Juliantoro, "Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan", Jurnal Al Hikmah, (Vol. 5, No. 2, Tahun 2017), hlm. 34

84

kelas sehingga mereka dalam keadaan sangat sibuk-sibuknya dampaknya informasi yang diberikan kepada peneliti tidak begitu mendetail.

3. Penelitian ini terbatas pada objek penelitian, dalam penelitian ini penulis hanya meneliti tentang peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru saja sehingga informasi yang didapatkan tidak dapat disajikan secara lebih menyuruh.

4. Penelitian terbatas pada observasi yang dilakukan peneliti dikarenakan pihak sekolah sedang sibuk-sibuknya menyiapkan ulangan kenaikan kelas secara daring, sehingga hasil yang didapatkan tentunya kurang begitu maksimal.

Keterbatas penulis itu sendiri, kurangnya pengetahuan serta pemahaman penulis juga mempengaruhi proses dan hasil analisis penelitian ini. Namun saran dan masukan dari dosen pembimbing sangatlah membantu penulis untuk tetap berusaha menyelesaikan penelitian.

85 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan temuan data di lapangan dan analisis peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa peran kepala sekolah untuk meningkatkan mutu guru adalah sebagai berikut:

1. Madrasah Aliyah (MA) adalah jenjang Pendidikan menengah pada Pendidikan formal di Indonesia yang setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA), Pengelolaannya dilakukan oleh Kementrian Agama, Jenjang kelas dalam waktu tempuh Madrasah Aliyah (MA) sama seperti Sekolah Menengah Atas (SMA).

2. Peran Kepala Sekolah sebagai Pendidik (Educator)

Kepala sekolah MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak sebagai pendidik tetap menjalankan kewajibannya sebagai guru serta membina dan membimbing guru sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya dibentuk jiwa pendidik pada setiap guru.

Peningkatkan mutu guru terletak pada peran dan tugas kepala sekolah sebagai pemimpin. Untuk meningkatkan mutu guru, diperlukan kepala sekolah yang dapat mengatur seluruh potensi sekolah agar berfungsi dengan baik untuk mendukung tercapainya tujuan sekolah. Disamping itu, kepala sekolah harus memiliki visi, misi dan manajemen yang baik untuk diaktualisasikan dalam tugas atau perannya sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator dan motivator.

86 3. Faktor pendukung dan Faktor penghambat

a. Faktor pendukung

Faktor pendukung kepala sekolah untuk meningktakan mutu guru di MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak yaitu dari semua pihak baik dari tenaga kerja, siswa, wali murid dan juga staff yang ada di sekolah dan juga masyarakat sekitar.

Sebab tercapainya kualitas mengajar yang baik akan memperoleh hasil yang positif baik bagi guru, peserta didik juga masyarakat. Oleh karena itu demi tercapainya tujuan pendidikan madrasah butuh kerjasama yang baik dengan semua pihak yang bersangkutan.

Selain itu yaitu Kurikulum yang dapat dapat membantu guru dalam upaya untuk mencapai kualitas pembelajaran yang baik. Selain itu peranan guru sangat menentukan karena kedudukannya sebagai pemimpin di antara murid-murid dalam suatu kelas. Dan murid merupakan potensi kelas yang harus dimanfaatkan guru atau pengajar dalam mewujudkan proses belajar mengajar yang efektif.

b. Faktor penghambat

Ada beberapa peserta didik yang kesulitan untuk mengikuti pembelajaran di dalam kelas. Selain itu kurangnya perhatian guru terhadap perkembangan peserta didik satu persatu.

Berkenaan dengan sarana prasarana yang kurang memadai, tidak memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai bidang tugas. Masih ada beberapa guru mengajarkan mata pelajaran yang tidak sesuai dengan kualifikasi dan latar belakang pendidikan yang dimiliki. Penghasilan tidak ditentukan sesuai dengan prestasi kerja, karena terlihat bahwa guru yang berprestasi dan yang tidak berprestasi mendapatkan penghasilan yang sama, memang benar sekarang terdapat program sertifkasi. Namun, program tersebut tidak memberikan peluang kepada seluruh guru. Sertifikasi hanya dapat diikuti oleh guru-guru yang ditunjuk kepala sekolah yang notabane akan berpotensi subjektif.

Ada juga penghambatnya upaya kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru, adanya kendala pada informasi dan teknologi (IT), kurangnya tingkat kedisiplinan, Dampaknya ada pada kurangnya keefektifan guru dan murid dalam KBM.

87 B. Saran

Berdasarkan kesimpulan dan data yang ditemukan di lapangan, maka untuk meningkatkan upaya kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak ada beberapa saran yang perlu disampaikan kepada berbagai pihak terkait, antara lain:

1. Kepala sekolah hendaknya berusaha dan komitmen terhadap pengembangan kinerja para personal (terutama para guru) ke arah profesionalisme yang diharapkan, untuk menciptakan itu semua maka pimpinan madrasah harus memperhatikan gaya kepemimpinan (Demokrasi Kolaborasi).

2. Kepala Sekolah hendaknya mengoptimalkan peran MGMP sebagai wadah untuk meningkatkan profesionalitas guru, dengan teknik maupun metode pembelajaran yang bervariatif.

3. Kepala sekolah hendaknya melihat faktor latar belakangpendidikan guru, pengalaman mengajar dan keadaan kesejahteraan guru dalam meningkatkan profesionalismenya.

4. Guru hendaknya lebih meningkatkan kompetensi profesionalnya secara berkesinambungan dengan lebih aktif mengikuti pendidikan, pelatihan baik yang dilaksanakan oleh madrasah maupun Dinas Pendidikan.

C. Kata Penutup

Dengan bacaan Alhamdulillah penulis haturkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kemudahan dalam penyusunan skripsi ini, dan sholawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada Junjungan kita Nabi besar Sayyidina Muhammad Rasulullah SAW sehingga dengan sholawat senantiasa meneguhkan hati penulis dalam berbagai situasi. Harapan penulis, semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak khususnya perkembangan ilmu kepemimpinan umum dan pendidikan. Penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini masih banyak kekuarangan, maka kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan.

88

DAFTAR PUSTAKA

A Samana. (1994). Profesionalisme Keguruan. Yogyakarta: Kanisius.

A.R., A., Manarus, R., & Sidik, H. 1996. Hubungan Supervisi Kepala Sekolah dengan Kepuasan Kerja Guru Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan.

Abdullah Munir., Menjadi Kepala Sekolah Efektif, Jogjakarta: Ar Ruzz Media, 2008.

Afifudin dan Beni Ahmad Saebani, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: CV Pustaka Setia, 2009.

Ahmad, S. Faktor Penentu Keberhasilan Kepala Sekolah. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 2013.

Bredeson, Paul V.,dan Olof Johansson. 2013. The School Principal’s Role in Teacher Professional Development. Journal of in Service Education, USA.

Busrin, D., Aunurrahman, & Aswandi, Supervisi Pengawas Dan Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah Dengan Kinerja Guru Smp Negeri Kota Pontianak. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 2014.

Cees A, Klaassen, an International Journal of Research and Studies Teaching and Teacher Education, (Vol. 18, 28 Agustus 2000).

Departemen Agama RI, Al-qur’an Dan Terjemah, Jakarta: Menteri Agama Republik Indonesia, 2006.

Departemen Pendidikan Nasional, Manajemen Peningkatan Mutu Berhasis Sekolah, Jakarta, 2000.

Djuhardi, profil kompetensi Guru Madrasah Diniyah: Jurnal Penelitian Agama dan keagamaan, (tidak diterbitkan), 2001.

Dokumentasi Madrasah

Dzaky Ahmad, "Peran Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin Pada MA Muhammadiyah 1 Banjarmasi", dalam Ittihad Juurnal Kopertais Wilayah XI Kalimantan, Vol. 14, No.

26, 2016.

E. Mulyasa., Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah, Jakarta: PT bumi Aksara, 2001.

Endang Herawan, Kinerja Kepala Sekolah Sebagai Instructional Leader, Jurnal Ilmu Pendidikan (Vol. 1).

Fachruddin Saudagar, dkk, Pengembangan Profesionalitas Guru, Jakarta: Gaung Persada, 2011.

89

Fanani, Z., Mardapi, D., & Wuradji, W, Model Asesmen Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah Pendidikan Dasar. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 18(1), 129–145, 2014.

Febriyanti, "Peran Kepala Sekolah Sebagai Supervisor Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MA Patra Mandiri Plaju Palembang", dalam Journal of Islamic Education Management, Vol. 9, No. 1, 2017

Fuad Khoerul Hakim, Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah, (Study MA NU 01 Banyuputih Batang), 2014.

Hardiyansyah "Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan" dalam Jurnal Administrasi Pendidikan Vol. 4, No. 6, Tahun 2017

Hilda, Borko, dll, an International Journal of Research and Studies Teaching and Teacher Education, (Vol. 18, 28 Agustus 2000).

Imam Gunawan, Metode Penelitian Teori dan Praktik, Jakarta: Bumi Aksara, 2014.

Imam Suprayogo, Metodologi Penelitian sosial Agama Bandung: PT Remaja Karya, 2001.

Joko Subagyo, Metode Penelitian dalam Teori dan Praktik Jakarta: Rineka Cipta, 2011.

Komariah "Peran Kepala Sekolah Sebagai Inovator" dalam Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.1, No. 3, Tahun 2014

Lexy J Moloeng, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004.

M. Bakhruddin, Peran Kepala Sekolah Dalam Memberdayakan Tenaga Pendidik, Islam Kontemporer: Jurnal Studi Keislaman (Vol. 1 No. 1 2016).

Maswan, Manajemen Peningkatan Mutu Sekolah, Jurnal Tarbawi (Vol. 1 No. 2. Juli – Desember 2015).

Maryati, "Pola Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MTs Nurul Qur'an Tegalwero Pucakwangi Pati", dalam Jurnal Quality, Vol. 9, No. 1, tahun 2016

Minsun Shin, Journal International of Education Whole Teacher Crisis: Examining Pre-service Student Teacher Perceptions of Professionalism, Vol. 4, No 4, 14 Juni 2012 Moh. Uzer Usman, Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosda Karya, 2004.

Mohamad Juliantoro, Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan, Jurnal Al–Hikmah Vol. 5 No. 2 Oktober 2017.

Muh. Fitrah. Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jurnal Penjaminan Mutu (Vol 1. 28 Pebruari 2017).

90

Muhammad Zohanda Fahmi, Upaya Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri Stabat, 2017.

Mujamil Qomar, Manajemen Pendidikan Islam (Strategi Baru Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam), Jakarta: Erlangga, 2017.

________, Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2007.

________, Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013.

Mulyasa, Menjadi Kepala Sekolah Profesional dan Konteks Menyukseskan MBS dan MBK, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2001.

Mutohar Masrokan, Manajemen Mutu Pendidikan, Jogjakarta: Ar-Ruz, 2013

Nancy Akert and Barbara N. Martin, Journal International of Education The Role of Teacher Leaders in School Improvement through the Perceptions of Principals Teachers, Vol.

4, No 4, 23 Agustus 2012.

Nasib Tua Lumban Gaol, Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru, Jurnal Manajemen Pendidikan, (Volume: 5, No. 1, Januari-Juni 2018).

Ngalim Purwanto, Administrasi Dan Supervisi Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004.

Nur Alimah, Upaya Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru, (Di SMP Negeri di Kecamatan Gondokusuman Yogyakarta), 2013.

Nur Rohman, Peran Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Perspektif Manajemen Mutu Terpadu Studi Kasus Di Sdut Bumi Kartini Jepara, Jurnal Tarbawi (Vol. 14. No. 2. Juli – Desember 2017).

Oemar Hamalik, Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumu Aksara, 2003.

Paul V, Bredeson and Olof Johansson Journal of In-Service Education the School Principal’s Role in Teacher Professional Development, Volume 26, Number 2, 2000.

Pohan Munawir "Kepala Sekolah Sebagai Motivator Pendidikan" dalam Jurnal Ansiru, Vol.

3, No. 1, Tahun 2018

Purwanti, K., Murniati, A.R. dan Yusrizal. 2014. Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pada SMP Negeri 2 Simeulue Timur. Jurnal Ilmiah Didaktika XIV(2), 390-400.

91

Purwanti, Sri. 2013. Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Eningkatkan Disiplin Kerja Guru Dan Pegawai Di Sma Bakti Sejahtera Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur. eJournal Administrasi Negara. 1(1), 210-224.

Purwanto, M. Ngalim Administrasi dan Supervisi Pendidikan, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya), 2006.

________, Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis, (Bandung: Remaja Rosdakarya 2003.

Rahmad Syah Putra, Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Sma Negeri 3 Meulaboh Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, Jurnal Magister Administrasi Pendidikan, (Volume 5, No. 3, Agustus 2017).

Ruswandi, Uus dkk, (2010), Pengembangan Kepribadian Guru, Bandung: Cv.Insan.

Sagala, Syaiful Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan, (Bandung:

Alfabeta, 2009.

Siamin, Manajemen Pembelajaran Kelas, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.

Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, edisi Baru. Jakarta: Rajawali pers, 2009.

Sudarwan Danim, Inovasi Pendidikan dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme Tenaga Kependidikan, Bandung: CV Pustaka Setia, 2002.

________, Menjadi peneliti kualitatif, Bandung: Pustaka Pelajar, 2002.

Sudjana, Nana, Dasar-dasar proses Belajar Mengajar. (Bandung: Sinar Baru Algesindo.

2004.

Sudrajat, Akhmad Kompetensi Guru dan Peran Kepala Sekolah. (http:www.wordpress.com, Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta : PT. Rineka

Cipta, 2006.

Sunarto. 2011. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Manajemen Berbasis Sekolah dan Iklim Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Guru SMP di Wilayah Sub Rayon 04 Kabupaten Demak. Jurnal Analisis Manajemen,5(1), 17–29.

Sungkhawan, Bahaudin G. Mujtaba, Jatuporn ”Situational Leadership And Diversity Management Coaching Skills”, Journal of Diversity Management, (Vol. 44, No. 1, tahun 2009.

Suparlan, Guru sebagai Profesi. Yogyakarta: Hikayat Publishing, 2006.

Suyatno Pudjo Sumedi dan AS Sugeng Riadi, Pengembangan Profesionalisme Guru, Jakarta Selatan: Uhamka Press, 2006.

Tilaar, H.A.R. Manajemen Pendidikan Nasional. Bandung: Remaja Rosda Karya, 2003.

92

Undang- Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005, tentang guru dan dosen, 2006, Bandung: Citra Umbara.

Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-Undang RI No. 19 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.

Uus Ruswandi, dkk, (2010), Pengembangan Kepribadian Guru, Bandung: Cv. Insan.

Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007.

Wahyosumidjo. (Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya) Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001.

https://alquranmulia.wordpress.com/2015/02/09/tafsir-ibnu-katsir-surat-al-baqarah-ayat-30/

,diakses pada tanggal 24 Oktober 2018

https://tafsirweb.com/37364-quran-surat-al-insyirah.html https://tafsirweb.com/1591-quran-surat-an-nisa-ayat-59.html

Hasil wawancara dengan Kepala MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak (Bapak KH. Ali Makhsun, S.Ag., M.S.I)

93 Lampiran I

PEDOMAN DOKUMENTASI

PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU GURU DI MA FUTUHIYYAH 1 MRANGGEN DEMAK

A. Arsip atau Dokumen Tertulis 1. Latar Belakang Berdirinya 2. Tujuan Pendidikan

3. Profil MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak

4. Visi dan Misi MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak

B. Dokumen Foto

1. Gedung atau Bangunan Fisik MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak dari Masa ke Masa.

2. Gedung atau Bangunan PONPES Futuhiyyah Dari Masa ke Masa Dilihat Dari Sisi Pintu Masuk.

3. Pendiri Pondok Suburan atau PONPES Futuhiyyah Mranggen Demak.

4. Penggagas Pertama Futuhiyyah Mranggen Demak.

5. Pengasuh PONPES Futuhiyyah Mranggen Demak.

6. Wawancara Dengan Kepala Madrasah Aliyah Futuhiyyah 1 Mranggen Demak.

7. Wawancara Dengan WAKA Kurikulum MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak.

8. Pelatihan Guru MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak.

9. Kunjungan Guru.

10. Pelatihan Pembuatan Raport Online.

11. Rapat Rutin Kepala Sekolah Bersama Semua Guru, Staff, dan Juga Karyawan MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak.

94 Lampiran II

PEDOMAN OBSERVASI DAN WAWANCARA

PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU GURU DI MA FUTUHIYYAH 1 MRANGGEN DEMAK

NO. Pertanyaan

1. Lokasi dan tempat penelitian a. Lokasi (letak geografis).

b. Kondisi bangunan dan fasilitas.

2. Peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru di MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak.

3. Peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru di MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak.

a. Kepala sekolah sebagai educator (pendidik).

b. Kepala sekolah sebagai manajer.

c. Kepala sekolah sebagai administrator.

d. Kepala sekolah sebagai supervisor.

e. Kepala sekolah sebagai leader (pemimpin).

f. Kepala sekolah sebagai innovator.

g. Kepala sekolah sebagai motivator.

4. Faktor pendukung dan faktor penghambat.

95 Lampiran III

DOKUMENTASI

Gedung MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak dari masa ke masa

Gedung MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak dari masa ke masa

96

Gedung MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak dari masa ke masa

Gedung PONPES Futuhiyyah dari masa ke masa

97

Gedung PONPES Futuhiyyah dari masa ke masa

Gedung PONPES Futuhiyyah dari masa ke masa

98

Gedung PONPES Futuhiyyah dari masa ke masa

Gedung PONPES Futuhiyyah dari masa ke masa

99

Pendiri PONPES Suburan atau PONPES Futuhiyyah Mranggen Demak

KH. Muslih bin Abdurrahman bin Qasidil Haq (Penggagas pertama Futuhiyyah Mranggen Demak)

100

KH. Muhammad Hanif Muslih, Lc.

(Pengasuh PONPES Futuhiyyah Mranggen Demak)

Wawancara Kepala MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak (KH. Ali Makhsun, S.Ag, M.S.I)

101

Bersama Kepala MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak (KH. Ali Makhsun, S.Ag, M.S.I)

Wawancara WAKA Kurikulum MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak (H. Muhammad Ali, M.Pd)

102 Pelatihan Guru

Kunjungan Guru

103

Pelatihan Pembuatan Raport Online

Rapat Rutin Kepala Sekolah Bersama Semua Guru, Staff, dan Juga Karyawan MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak.

104 Lampiran IV

105 Lampiran V

106 Lampiran VI

107

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Identitas Diri

Nama : Ahmad Naasyith Dzaky

Tempat Tanggal Lahir

: Demak, 15 Maret 1998

Alamat : Dkh. Pentalan, Ds. Tambakroto RT 01/03 Kec. Sayung, Kab. Demak

WA : 085799689175

Facebook : Naasyith Dzaky Instagram : naasyith_dzaky

Email : [email protected]

Riwayat Pendidikan Pendidikan Formal :

1. SDN Tambakroto Sayung Demak : 2004 - 2010 2. MTs Futuhiyyah 1 Mranggen Demak : 2010 - 2013 3. MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak : 2013 - 2016 4. UIN Walisongo Semarang : 2016 – 2020 Pendidikan Non Formal :

1. Madrasah Diniyah Miftahul Ulum Tambak Roto Sayung Demak.

2. Madrasah Awaliyah Miftahul Ulum Tambak Roto Sayung Demak