Nama Indonesia : Jarak kepyar Nama daerah : Kaliki Deskripsi :
Jarak (Ricinus communis) adalah tumbuhan liar setahun (annual) dengan batang bulat licin, berongga, berbuku-buku jelas dengan tanda bekas tangkai daun yang lepas, warna hijau bersemburat merah. Daun tunggal, tumbuh berseling, bangun daun bulat dengan diameter 10 - 40 cm, dengan sisi menjari 7 - 9, ujung daun runcing, tepi bergigi, warna daun di permukaan atas hijau tua permukaan bawah hijau muda (Ada varietas yang berwarna merah).Bunga majemuk,
Klasifikasi Regnum : Plantae Divisio : Spermatophyte Classis : Dicotyledoneae Ordo : Euphorbiales Familia : Euphorbiaceae Genus : Ricinus
berwarna kuning oranye, berkelamin satu. Buahnya bulat berkumpul dalam tandan, berupa buah kendaga, dengan 3 ruangan, setiap ruang berisi satu biji.Buahnya mempunyai berwarna hijau muda.
Biasanya terdapat di hutan, tanah kosong, di daerah pantai, namun sering juga dikembangbiakkan dalam perkebunan. Tanaman ini tergolong tanaman perdu, memiliki daun tunggal menjari antara 7 - 9, berdiameter 10-40 cm. Tumbuhan ini merupakan spesies tanaman dari Euphorbiaceae dan tergolong ke dalam genus Ricinus. Tangkai daun panjang, berwarna merah tengguli, daun bertulang menjari. Jarak kepyar mempunyai akar tunggang yang sangat dalam, akar samping yang melebar dan akar rambut yang banyak. Struktur perakaran yang demikian menandakan bahwa jarak kepyar tahan terhadap angin dan kekeringan.
2. Batang
Batang jarak kepyar mempunyai warna yang bervariasi dari hijau muda sampai hijau tua, dan dari merah muda sampai merah kecoklatan. Batang beruas-ruas, setiap ruas dibatasi oleh buku-buku, setiap buku terdapat daun dan titik tumbuh calon cabang. Panjang ruas batang bervariasi dengan permukaan batang halus hingga kasar. Lapisan lilin pada permukaan batang bervariasi, dari tanpa lapisan hingga tebal. Tinggi tanaman 1–4 meter dengan diameter batang 3– 5 cm. Tanaman dapat tumbuh secara terus menerus sepanjang faktor-faktor pertumbuhan terutama air terpenuhi.
3. Daun
Daun berbentuk menjari 5 sampai 11 dengan lekukan dangkal sampai dalam. Warna daun bervariasi dari hijau muda sampai hijau tua dan ada yang berwarna kemerahan sampai merah tua. Tangkai daun (petiole) kuat dengan panjang 17–40 cm, memiliki permukaan halus hingga kasar, berwarna dasar hijau dan merah. Pada genotipe tertentu, tulang daun tampak menonjol di bawah permukaan daun. Umumnya tepi daun bergerigi, namun ada pula yang rata.
Bunga jarak kepyar terbentuk dalam karangan/tandan bunga yang tumbuh secara sistematis dan berurutan pada setiap titik tumbuh baik pada batang utama, maupun pada cabang. Dengan terbentuknya calon tandan bunga, titik tumbuh berhenti, selanjutnya dari ketiak daun dimulai dari daun termuda akan terbentuk tunas calon cabang. Jarak kepyar merupakan tanaman berumah satu, dalam satu tanaman terdapat bunga jantan dan bunga betina. Menurut Zimmerman (1958) komposisi bunga jantan dan betina sangat bervariasi, bunga betina berkisar antara 30– 50% dan bunga jantan 70–50%. Bunga betina terletak pada bagian atas tandan bunga sedangkan bunga jantan pada bagian bawah. Dengan posisi kedudukan bunga betina dan jantan terpisah apalagi kemasakannya tidak selalu bersamaan menyebabkan tanaman jarak kepyar tergolong dalam tanaman menyerbuk sendiri dan menyerbuk silang.
Bunga jarak kepyar tidak mempunyai daun mahkota, tetapi mempunyai 3–5 kelopak bunga. Pada bunga jantan serbuk sari masak 2–3 jam setelah matahari terbit. Kepala sari berwarna kekuningan, setiap bunga jantan mempunyai serbuk sari sampai 100 butir. Serbuk sari cepat berhamburan pada suhu antara 26–29oC dengan kelembaban sekitar 60%. Bunga betina mempunyai 3 bakal biji dengan kepala putik terdiri atas 3 cabang, kepala putik berwarna merah jambu/pink.
5. Buah
Setelah pembuahan, bakal buah akan membesar, buah muda berwarna hijau muda sampai hijau tua, berbentuk lonjong berangsur-angsur menjadi bulat, pada kulit buah terdapat bulu/duri ada pula yang tidak berduri (gundul). Setiap buah terdiri atas 3 lokul, setiap lokul berisi 1 butir biji, sehingga setiap buah umumnya berisi 3 butir biji. Buah yang sudah tua berubah warna menjadi keabu-abuan kemudian mengering. Buah yang sudah masak mempunyai sifat mudah pecah, sedang dan sulit pecah.
Manfaat :
Getah Mengandung protase penyembuh luka (curcain), Pengobatan (infeksi jamur, sengatan serangga, masalah pencernaan)manfaatbiji jarak untuk kesulitan melahirkan dan retensi placenta manfaat biji jarak untuk kelumpuhan otot wajah.Manfaat biji jarak untuk kanker
cervix.Manfaat daun jarak pengobatan untuk bengkak.Manfaat daun jarak untuk hernia. Manfaat daun jarak untuk koreng.Manfaat minyak jarak untuk constipasi. Manfaat akar jarak untuk
rheumatik persendian, epilepsi (ayan)
. Manfaat akar jarak untuk pegal-pegal, luka terpukul.
41. Nama Latin :Averrhoa carambola L. Nama Inggris : Star fruit
Nama Indonesia : Belimbing Nama daerah :Balimbiang
Deskripsi :
Tanaman belimbing adalah jenis tanaman yang berbentuk pohon yang tiggi. Batangnya keras dan kuat. Seperti tanaman pohon pada umumnya. Jenis akar nya adalah akar tunggang. Memiliki percabangan yang banyak, arahnya agak mendatar sehingga pohon ini terlihat rindang. Tanaman belimbing juga berbunga sepanjang tahun sehingga buahnya tidak memiliki musim. Daun belimbing adalah daun majemuk yang menyirip ganjil dengan anak daun yang yang berbentuk seperti bulat telur. Daunnya mempunyai ujung runcing, bagian tepi rata, permukaaan
Klasifikasi Regnum : Plantae Divisio : Spermatophyte Classis : Dicotyledoneae Ordo : Oxalidales Familia : Oxalidaceae Genus : Averrhoa Spesies : Averrhoa carambola L.
bagian atas mengkilap dan permukaan bawah buram. Panjangnya sekitar 1,75 cm sampai 9 cm dengan lebar 1,25 hingga 4,5 cm.
Bunga belimbing merubapakan bagian bunga majemuk yang tersusun dengan baik, warnanya merah keunguan, muncul dari katiak daun dan diujung cabang. Ada juga yang keluar dari dahannya. Bunga belimbing termasuk hermaprodit. Didalamnya terdapat benang sari dan putik. Penyerbukannya yaitu dengan perantara binantang. Biasanya dibantu oleh lebah.
Buah belimbing adalah buah buni yang berusuk lima, jika dipotong-dipotong melintang akan berbentuk seperti bintang. Panjang buahnya kira-kira 4 cm sampai 12,5 cm. Daging buah belimbing mengandung banyak air dan saat buah matang warnanya kuning. Rasanya manis sampai asam. Tanaman belimbing akan berbuah setelah berusia 2-5 tahun.
Biji buahnya bewarna putih kecoklatan, berbentuk elips dengan kedua ujung lancip. Biji buah belimbing memiliki 2 lapisan, yaitu lapisan luar yang bewarna cokelat, dan lapisan dalam yang bewarna cokelat tua.
Penyebaran :
Berasal dari Indonesia, India, dan Sri Langka. Saat ini, belimbing telah tersebar ke penjuru Asia Tenggara, Republik Dominika, Brasil, Peru, Ghana, Guyana, Tonga, dan Polinesia. Usaha penanaman secara komersial dilakukan di Amerika Serikat, yaitu di Florida Selatan dan Hawaii. Di Indonesia, buah ini menjadi ikon kota Depok, Jawa Barat.
Manfaat :
Digunakan sebagai tanaman obat, mengobati sakit ginjal, mencegah penyerapan kolesterol, obat antimalaria, maag, bisul, rematik, demam, bisul, sakit tenggorokan maupun batuk. Selain itu, belimbing juga sangat ampuh mencegah penyakit diabetes. Penangkal Berbagai Radikal Bebas Penyebab Kanker. Ini dikarenakan, belimbing merupakan salah satu buah yang kaya akan kandungan antioksidan didalamnya. Membantu Menurunkan Berat Badan Anda. Buah belimbing memiliki kandungan kalori sejumlah 30 kalori per buahnya. Jadi sangat baik bagi anda yang ingin menurunkan berat badan, dengan menyediakan buah ini dalam menu makanan harian
anda. Mencegah Penyakit Jantung Maupun Stroke. Berbagai kandunagan vitamin dalam belimbing yang telah disebutkan diatas dapat membantu untuk mencegah datangnya berbagai penyakit mematikan seperti jantung dan stroke. Pencegah Rambut Rontok Yang Efektif. Kandungan antioksidan dan vitamin C yang tinggi dari buah belimbing dapat menutrisi setiap helai rambut dan menghindarkan dari gejala kerontokkan pada rambut kepala anda.
42. Nama Latin : Ipomea aquatica