• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PENELAAHAN PUSTAKA

B. Nanas

Nanas merupakan tanaman yang memiliki nama ilmiah Ananas comosus

L. termasuk dalam familia bromeliaceae. (Van Steenis, 1992). Nama daerah nanas, Sumatera: ekahauku (Enggano), anes (Aceh), nas (Gayo), henas, kenas, honas, hanas (Batak), gona (Nias. Jawa: danas, ganas (Sunda), nanas (Jawa); lanas, nanas (Madura): Kalimantan: kanas, samblaka, malaka, uro usan, kayu usan, kayu ujan, belasan. Nusa Tenggara: manas (Bali), nanas (Sasak), aruma,

Sistem aktivasi retikular Sistem aktivasi retikular Area Grisea Periakueduktus

Talamus Hipotalamus dan Sistem Limbik Talamus Korteks Somatosensorik Medula spinalis

Traktus Neospinotalamus Traktus Paleospinotalamus Nyeri

Ujung saraf bebas

Serabut tipe C Serabut tipe A δ

fanda, pandal (Bima), panda (Sumba), nana (Sawu), peda, anana, pedang (Flores), parangena, nanasi (Taluud).Sulawesi: tuis mangandow, na'asi, nanasi, tuis, tuis ne walanda, busa, pinang (Ut.Alf.), nanati (Gorontalo), lalato (Buol), nanasi (Toraja), pandang (Makasar, Bugis), edan, ekam, hedan (Timor). Maluku: ai nasi, than baba-ba, kai nasi (Seram Timur), bangkalo, kampora, kanasoi (Seram Barat), anasu, banggala, bangkala, kai nasu, kambala, kampala (Seram selatan), arnasinu, kanasi, kurnasin, mangala, nanasi (Amb.Alf.), nanasu, anasul (Ulias). Irian Jaya: Manilmap, miniap (Sentra Informasi IPTEK, 2005).

2. Uraian

Nanas berasal dari Brasil. Di Indonesia, nanas ditanam di kebun-kebun, pekarangan, dan tempat-tempat lain yang cukup mendapat sinar matahari pada ketinggian 1-1300 m dari permukaan laut. Nanas merupakan tanaman buah yang selalu tersedia sepanjang tahun. Herba tahunan atau dua tahunan, tinggi 50-150 cm, terdapat tunas merayap pada bagian pangkalnya. Daun berkumpul dalam roset akar dan pada bagian pangkalnya melebar menjadi pelepah. Helaian daun bentuk pedang, tebal, liat, panjang 80-120 cm, lebar 2-6 cm, ujung lancip menyerupai duri, tepi berduri tempel yang membengkok ke atas, sisi bawah bersisik putih, berwarna hijau atau hijau kemerahan. Bunga majemuk tersusun dalam bulir yang sangat rapat, letaknya terminal dan bertangkai panjang. Buahnya buah buni majemuk, bulat panjang, berdaging, berwarna hijau, jika masak warnanya menjadi kuning. Buah nanas rasanya enak, asam sampai manis. Bijinya kecil, seringkali tidak jadi. Buahnya selain di makan secara langsung, bisa juga diawetkan dengan cara direbus dan diberi gula, dibuat selai, atau dibuat sirop. Buah nanas juga dapat

digunakan untuk memberi citarasa asam manis, sekaligus sebagai pengempuk daging. Daunnya yang berserat dapat dibuat benang ataupun tall. Tanaman buah nanas dapat diperbanyak dengan mahkota, tunas batang, atau tunas ketiak daunnya (Sentra Informasi IPTEK, 2005).

3. Daerah penyebaran

Sentra penanaman nanas di Indonesia tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.

a. Sumatera Utara : Simalungun dan Tapanuli Utara b. Riau : Kampar dan P. Bintan

c. Sumatera Selatan : Prabumulih dan Tanjung Batu d. Jawa Barat : Bogor dan Subang

e. Jawa Timur : Blitar dan Kediri f. Kalimantan Barat : Kubu Raya. g. Kalimantan Timur : Balikpapan h. Sulawesi Utara : Biting

i. Gorontalo

j. Sulawesi Selatan : Bulukumba, Sinja, dan Waja k. Bali : Pasadehan (Agromedia Pustaka, 2009). 4. Jenis nanas

Berdasarkan bentuk daun dan buah, tanaman nanas dapat digolongkan menjadi 4, yaitu : Cayenne, Queen, Spanish, dan Abacaxi. Akan tetapi, di Indonesia hanya dikembangkan dua golongan nanas sebagai berikut.

a. Golongan Cayenne. Ciri-cirinya : daun halus, tidak berduri; ukuran buah besar, slilindris, mata buah agak datar, berwarna hijau kekuning-kuningan, dan rasanya agak masam. Nanas ini umumnya ditanam di dataran tinggi. Tahun 2002, nanas smooth cayenne dilepas oleh Menteri Pertanian sebagai varietas unggul dengan nama subang (Agromedia Pustaka, 2009).

b. Golongan Queen. Ciri-cirinya : daun pendek dan berduri tajam; buah berbentuk lonjong mirip kerucut sampai silindris, dan rasanya manis. Nanas Queen memiliki rasa yang lebih manis daripada nanas Cayenne. Nanas Queen umumnya ditanam di dataran rendah (Agromedia Pustaka, 2009).

5. Manfaat

Manfaat nanas untuk kesehatan antara lain untuk membantu pencernaan protein, mengobati sembelit, mengobati infeksi saluran pernapasan, dan penghancur lemak. Kandungan bromelain juga berkhasiat sebagai anti inflamasi dan mengurangi rasa sakit ketika gigi dicabut (Bangun, 2005).

6. Kandungan kimia

Buah nanas mengandung bromelain, kalsium oksalat, furfurol, steroid, vanillin, n-asam valerat, dekstrosa, laevulose, sukrosa, serat, asam organik, mineral, vitamin A, C, dan E, peroxidase, dan protein (Wijayakusuma, 2008).

Kandungan bromelain yang terdapat pada nanas merupakan enzim kompleks pemecah protein (Bangun, 2005). Pada Nanas juga terdapat vitamin C yang merupakan antioksidan yang dikenal dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C

membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh dan meningkatkan penyembuhan luka. Tubuh menggunakan vitamin C untuk membantu metabolisme lemak dan kolesterol, menyerap zat besi, dan mensintesis asam amino dan kolagen. Kolagen adalah salah satu blok bangunan utama kulit, tulang rawan dan tulang. Vitamin C juga mengurangi keparahan pilek dan infeksi (Food Editorials, 2011).

7. Bromelain

Bromelain adalah nama umum dari famili enzim proteolitik yang didapat dari Ananas comosus L., atau tanaman nanas. Penggunaan bromelain yang paling sering adalah agen anti-inflamasi dan anti-edema, antitrombotik dan aktivitas fibrinolitik telah dilaporkan (Contreras, Paape, Miller, Corrales, Luengo, and Sánchez, 2008).

Bromelain sangat berguna untuk penyembuhan luka ringan, keseleo, sakit otot, nyeri, dan pembengkakan. Secara umum bromelain aman dikonsumsi dan bebas dari efek samping jika dikonsumsi pada jumlah yang disarankan. Akan tetapi terdapat indikasi bahwa terjadi peningkatan detak jantung saat penggunaan bromelain (Gaby, 2006).

Kemampuan bromelain sebagai analgesik terkait dengan aktivitas enzim bromelain sebagai agen antiinflamasi. Bromelain dapat menstimulasi perubahan plaminogen menjadi plasmin. Plasmin menghambat perubahan fosfolipid menjadi asam arakidonat sehingga inflamasi dapat dihambat. Akibatnya mediator-mediator inflamasi tidak dikeluarkan, dan tidak terjadi rangsang nyeri (Kelly, 1996 cit

Hidayat, 2010). Mekanisme bromelain dalam menghambat nyeri dapat dilihat pada gambar 2.

Gambar 2. Efek bromelain pada sintesis prostaglandin (Kelly, 1996

cit Hidayat, 2010 )

Efek samping bromelain antara lain sakit lambung, diare, dan kadang-kadang terjadi reaksi alergi. Bromelain dapat meningkatkan efek dari antikoalgulan dan merupakan inhibitor agregasi platelet (Volker dkk, 2001). 8. Jus buah nanas

Jus buah sangat digemari orang pada saat ini. Selain menggugah selera, jus buah juga digunakan untuk menerapi aneka penyakit. Mengkonsumsi sayuran dan buah dalam bentuk jus juga bermanfaat untuk mempertahankan kesehatan, energi, dan kepadatan massa otot. Jus hendaknya dibuat untuk langsung diminum.

Tidak disarankan membuat jus untuk disimpan sepanjang hari. Pengawetan atau penyimpanan menyebabkan jus terkena oksigen. Oksigen ini akan menghilangkan sebagian besar vitamin-vitamin alami yang terdapat dalam jus. Jika dikonsumsi untuk tujuan kesehatan atau penyembuhan, jus tidak boleh ditambah gula atau garam (Bangun, 2005).

Jus nanas segar sangat melegakan tenggorokan, menormalkan jumlah cairan empedu, menghancurkan cacing-cacing dalam usus, dan berguna bagi kesehatan jantung. Jus nanas sebaiknya diminum teratur satu gelas sehari sebelum tidur (Bangun, 2005).

Dokumen terkait