• Tidak ada hasil yang ditemukan

negatif, tidak ghi> bah, dan nami> mah

Kepercayaan Sosial

e) Melaksanakan tugas dan kewajiban sosial dengan optimal berdasarkan kompetensi dan kapabilitas yang tinggi.

f) Membuka diri dan memperluas daerah publik g) Menjaga kesatuan antara perkataan dan perbuatan. h) Bersikap

tawad}u’

,

ama>nah

, dan

rah}mah

i) Tidak mementingkan diri sendiri atau kelompoknya (

ana>niyah

) j) Menjaga citra diri positif dengan menghindari perbuatan dan sikap

negatif, tidak

ghi>bah, dan nami>mah

.

Dari terbentuknya pribadi yang dapat dipercaya, maka seseorang akan mendapatkan banyak manfaat, antara lain:

a) Semakin diterima dan disenangi oleh orang lain. Wujudnya dapat berupa kesediaan membuka diri dan bekerjasama dengan kita. Orang lain akan merasa aman bergaul dengan kita

b) Dapat menjadi sumber informasi yang dipercaya. Dalam hal-hal tertentu kita menjadi tempat konfirmasi terakhir untuk suatu informasi

c) Orang akan mendengar dan menerima apa yang kita katakan dan lakukan, karena mereka tahu bahwa kita mengemukakan pendapat dengan jujur, dan melakukan halhal yang benar, sesuai dengan bimbingan nurani kita

d) Menjadi orang yang memiliki kualitas kepribadian yang nampak pada kedewasaan intelektual, emosional dan spiritual, yang timbul sebagai hasil dari usaha terus menerus memelihara kepercayaan e) Dalam kehidupan sehari-hari, manusia yang dipercaya merasa lebih

bebas dari berbagai kecemasan yang menghantuinya. Dia tahu bahwa orang-orang tidak berprasangka buruk kepadanya. Keyakinan seperti ini meberikanya rasa aman, jauh dari kecemasan, dan lebih bebas mengarungi area kehidupan yang terbuka baginya

f) Lebih mudah mendapat dukungan manakala dihadapkan pada tugas dan tanggungjawab yang lebih besar

g) Mampu memberikan teladan bagi orang lain dalam komunitas kita h) Semakin mampu menguasai diri.

Kepercayaan Sosial

Rangkuman

1. Kepercayaan sosial adalah harapan yang tumbuh didalam sebuah masyarakat yang ditunjukkan oleh adanya perilaku jujur, teratur, dan kerjasama berdasarkan norma-norma yang dianut bersama-sama anggota masyarakat.

2. Kepercayaan sosial mengandung tiga elemen dasar yaitu: adanya kepercayaan, sistem nilai/norma, dan hubunga kerja sama. Ketiga elemen yang membangun kepercayaan sosial merupakan bagian modal sosial (

social capital

) yang berperan kuat dalam mendorong kesejahteraan sosial.

3. Tanpa adanya rasa salaing percaya (kepercayaan) maka hubungan kerja sama sosial, saling membantu dan tolong menolong akan terhambat bahkan tidak terjadi. jika dilandasi kepercayaan dan sistem nilai bersama maka akan mendorong timbulnya (1) mengakses lebih banyak informasi, (2) memungkinkan mereka untuk saling mengkoordinasikan kegiatan untuk kepentingan bersama, dan (3) dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan

opportunistic behavior.

4. Terbentuknya konsep diri positif dan dapat dipercaya oleh masyarakat dapat dicapai melalui: a) Memberikan kontribusi sosial sebagaimana terkandung dalam nilai bersama yang berlaku di masyarakat secara konsisten. b) Selalu menjaga dan menjunjung sistem ajaran agama, nilai bersama, dan aturan yang disepakati. c) Melakasanakan interaksi dan hubungan kerja sama kemasyarakat secara tulus ikhlas tanpa membedakan strata sosial. d) Berprasangka baik dan menaruh kepercayaan pada semaua anggota masyarakat. e) Melaksanakan tugas dan kewajiban sosial dengan optimal berdasarkan kompetensi dan kapabilitas yang tinggi. f) Membuka diri dan memperluas daerah publik. g) Menjaga kesatuan antara perkataan dan perbuatan. h) Bersikap

tawadu’

,

amanah

, dan

rahmah

. i) Tidak mementingkan diri sendiri atau kelompoknya (

ananiyah

). j)

Kepercayaan Sosial

Menjaga citra diri positif dengan menghindari perbuatan dan sikap negatif, tidak

ghibah, dan namimah

.

Latihan

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!

1. Jelaskan pengertian kepercayaan sosial, elemennya serta pengaruhnya terhadap kehidupan sosial kemasyarakatn!

2. Buatlah skema tentang bentuk-bentuk kerja sama sosial kemasyarakat yang dilandasi oleh kepercayaan dan yang tidak dilandasi oleh kepercayaan serta dampak sosialnya!

3. Islam telah memberikan untuk menjadi pribadi yang dapat dipercaya, identifikasi bagaimana dan apa saja yang anda lakukan agar anda menjadi pribadi yang dipercaya oleh masyarakat!

4. Identifikasi kondisi sosial yang ada di sekitar anda, berikan alternatif bentuk kepercayaan sosial (kerja sama) yang harus dilaksanakan serta peran anda dalam kegiatan tersebut sebagai cerminan dari pribadi yang dapat dipercaya!

Peran Lingkungan dalam Membentuk Kepribadian

Paket 11

PERAN LINGKUNGAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN ANAK

(Keluarga, Lembaga Pendidikan, Masyarakat)

Pendahuluan

Pembelajaran pada paket 11 ini ditekankan pada peran lingkungan dalam membentuk kepribadian anak. Ruang lingkup lingkungan dalam hal ini meliputi keluarga, lembaga pendidikan dan masyarakat yang selalu berinterkasi pada diri seorang anak. Interaksi antara anak dengan lingkungan akan mendorong terbentuknya kecerdasan interpersonal sehingga anak dapat memahami peran, fungsi dan tanggung jawabnya sebagai makhluk sosial.

Paket ini merupakan kelanjutan dari paket-paket sebelumnya yang telah membahas tentang konsep dasar pendidikan karakter Islami. Pembahasan ini diharapkan dapat mengantarkan mahasiswa lebih memahami secara praktis kontekstualisasi pembinaan karakter Islami seorang anak melalui dialektika dalam lingkungan sosial. Untuk itu telaah kritis terhadap fenomena yang terjadi di seputar lingkungan keluarga, lembaga pendidikan dan masyarakat sangat ditekankan dalam memperdalam pembahasan ini.

Agar mahasiswa lebih terbantu dalam menguasai substansi materi, dosen akan memberikan overview tentang berbagai bentuk dan ruang lingkup lingkungan yang ditayangkan melalui

slide

. Selanjutnya mahasiswa dihantarkan untuk mengkaji dan mengkritisi pengaruh lingkungan tersebut terhadap perkembangan anak. Dalam hal ini keberadaan alat dan media pembelajaran sangat diperlukan, antara lain: laptop, LCD, gambar, kertas plano, spidol dan solasi.

Agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan, mahasiswa diharapkan mencermati substansi materi secara seksama dengan memanfaatkan media pembelajaran yang ada. Untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran, digunakan penilaian kinerja dengan

Peran Lingkungan dalam Membentuk Kepribadian

cara menilai aktivitas mahasiswa selama proses pembelajaran, serta penilaian melalui tes tulis.

Rencana Pelaksanaan Perkuliahan Kompetensi Dasar

Kemampuan memahami peran lingkungan dalam membentuk karakter anak

Indikator

Pada akhir perkuliahan mahasiswa diharapkan mampu: 1. menjelaskan bahwa keluarga mempunyai peran utama bagi

penghayatan berbagai sikap dan perilaku sosial dasar

2. menjelaskan bahwa lembaga pendidikan (sekolah, madrasah, pesantren) sangat berperan bagi pembentukan karakter anak 3. menjelaskan bahwa masyarakat sangat berperan terhadap

pembentukan karakter anak Waktu

2x50 menit Materi Pokok

Peran Lingkungan dalam Membentuk Kepribadian Anak 1. Peran keluarga dalam membentuk karakter anak

2. Peran lembaga pendidikan dalam membentuk karakter anak 3. Peran masyarakat dalam membentuk karakter anak

Kegiatan Perkuliahan

Kegiatan Awal (15 menit)

1. Curah pendapat tentang keberadaan lingkungan keluarga, lembaga pendidikan dan masyarakat yang sering ditemui mahasiswa sehari-hari, terutama perannya bagi pembentukan kepribadian anak.

2. Penjelasan tentang urgensi dan langkah-langkah perkuliahan pada paket ini.

Peran Lingkungan dalam Membentuk Kepribadian