HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
3. Nilai–nilai Perusahaan
1. Kompetensi (competence) 2. Kegigihan (perseverance)
3. Kejujuran dan integritas (honesty and integrity) 4. Keterbukaan (openness)
5. Mental berlimpah (abundant mentality)
4.1.3 Struktur Organisasi
1. Struktur organisasi perusahaan yang terdiri dari : a. Kantor pusat
b. Cabang pelabuhan c. Perwakilan
d. Unit pelaksana teknis e. Anak perusahaan f. Perusahaan patungan
g. Kerjasama usaha h. Kerjasama operasi
2. Penjenjangan struktural pada kantor pusat yang terdiri dari: a. Dewan direksi yang dipimpin oleh direktur utama b. Direktur sebagai kepala direktorat
c. Direktur personalia dan umum
d. Direktur komersial dan pengembangan usaha e. Direktur keuangan
f. Direktur operasi dan teknik g. Kepala satuan pengawasan intern h. Corporate secretary
i. Senior manajer setingkat j. Biro hukum
k. Biro logistik
l. Asistent senior manajer setingkat
4.1.4 Tujuan Perusahaan
Tujuan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) secara umum adalah untuk turut melaksanakan dan menjunjung kebijakan program pemerintah di bidang ekonomi, pembangunan nasional serta pembangunan di bidang usaha jasa kepelabuhan. Secara khusus adalah penyediaan fasilitas dan peralatan kepelabuhan untuk pelayananan angkutan general cargo, barang curah,
container, hewan dan angkutan penumpang untuk keperluan umum dan mampu bersaing pada angkutan internasional. Untuk mencapai maksud dan
tujuan diatas, secara komersial perusahaan bertujuan menjadi perusahaan yang menguntungkan (profitable), makmur (prosper), dan berkelanjutan (sustainable).
4.1.5 Kegiatan Usaha
Jasa kepelabuhan yang dikelola oleh PT. Pelabuhan Indonesia I adalah : a. Jasa pelayanan kapal
b. Jasa pelayanan barang
c. Jasa pelayanan terminal peti kemas
d. Jasa pelayanan pelabuhan khusus/dermaga untuk kepentingan sendiri jasa pelayanan lainnya mencakup pengusahaan TBAL (tanah, bangunan, air, dan listrik), rumah sakit pelabuhan, unit galangan kapal dan produksi rupa-rupa usaha.
4.1.6 Arti Logo Perusahaan
Gambar 4.1 Logo PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero)
Keterangan Logo :
1. Nilai visual (simbol logo) konsep visual logo PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) ini mengacu pada konsep wawasan yang mengandung nilai visual dinamis dan lancar.
2. Dasar bentuk logo PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) mengacu pada bentuk dasar visualisasi bentuk garis-garis horizontal sebagai simbol kolom dan bentuk masih pada sisi lainnya sebagai dermaga. Kedua hal tersebut menyiratkan sifat kepelabuhan. Logo ini berstruktur dasar diagonal melambangkan kedinamisan usaha Pelabuhan Indonesia.
Adapun yang terkandung dalam PT. Pelabuhan Indonesia I ( Persero ) yaitu: 1. Nilai secara simbolis
a. Dinamis dan Aktif b. Melayani dan ramah c. Akrab
2. Nilai Aplikasi
a. Perlu warna pendukung aplikasi di lingkungan fisik pelabuhan b. Digunakan untuk umum
3. Makna dan bentuk
Terdiri dari gabungan unsur daratan/dermaga dan kolom pelabuhan di dermaga.
4.1.7 Prospek Bisnis
Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan pendapatan perseroan adalah melakukan pelaksanaan kerjasama usaha dengan pihak swasta. Kerjasama usaha yang telah dilaksanakan :
1. Kerjasama pengelolaan air kapal/umum yang layak minum di pelabuhan Belawan, Dumai dan Tanjung Balai Karimun.
2. Kerjasama pelayanan penundaan kapal di pelabuhan Belawan, Dumai, Pekanbaru dan Tanjung Pinang.
3. Kerjasama pengoperasian Dermaga untuk Kepentingan Sendiri (DUKS) dilingkungan kerja PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero).
4. Kerjasama penanganan bongkar muat komoditi minyak kelapa sawit (CPO) dan ikutannya dengan sistem pipanisasi di Pelabuhan Dumai. 5. Pengoperasian Gudang Curah Kering khusus untuk komoditi bungkil di
Pelabuhan Dumai.
6. Kerjasama pengoperasian alat bongkar muat untuk handling container di Terminal Container Pelabuhan Dumai.
7. Kerjasama pengelolaan dan pengoperasian area Ship To Ship (STS) di pelabuhan dumai.Kerjasama pengelolaan dan pengoperasian Ship Transit Ancharage Area (area labuh jangkar kapal-kapal) di pelabuhan Dumai. 8. Pelayanan Fasilitas (Persewaan tanah Pelabuhan) dalam hal timbangan
bekerjasama dengan PT. Naga Mas Palm Oil Lestari.
9. Pelayanan (Persewaan lahan) bekerjasama dengan CV. Mitra Mandiri.
4.1.8 Sistem Administrasi Perkantoran PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero)
Berdasarkan Keputusan Direksi PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) No.UM.50/2/17/P.I-03 tanggal 23 Januari 2003 tentang SAP (Sistem Administrasi Perkantoran), yang terbagi menjadi enam bagian yang di singkat menjadi 4T2P, yaitu :
a. Tata tulisan dinas adalah semua bentuk tulisan yang berisi keterangan dan pendapat tentang kedinasan untuk menciptakan keseragaman dalam tata tulisan dinas di lingkungan perseroan yang meliputi pemakaian huruf besar, penulisan sangkatan, penulisan akronim, penggunaan bahasa dalam tulisan dinas, garis batas pengetikan, penandatanganan tulisan dan lain-lain.
b. Tata naskah untuk selanjutnya di singkat “Takah” adalah suatu kegiatan administrasi didalam menyusun dan memelihara data dari semua tulisan dinas mengenai segi-segi tertentu dari suatu persoalan pokok secara kronologis dalam sebuah berkas yang bertujun untuk memberikan pedoman tentang tata cara penanganan surat dinas berlanjut serta perlengkapan dan sarana yang diperlukan guna mempermudah penyajian, pengawasan dan pencarian kembali segi-segi tertentu dari suatu persoalan pokok yang masih diperlukan perseroan.
c. Tata Kartu Dosir adalah suatu kegiatan administrasi perkantoran didalam perngagendaan surat-surat masuk maupun yang keluar perseroan yang tidak berlanjut sebagai pedoman dalam pengendalian tata tulisan lingkungan perseroan.
d. Tata Kearsipan adalah suatu kegiatan administrasi perkantoran di dalam menyusun dan mengelola naskah-naskah yang dibuat dan diterima perseroan dalam bentuk corak apapun baik tunggal maupun berkelompok yang bertujuan untuk menciptakan keseragaman dalam penyelenggaraan pengurusan arsip, agar arsip dapat menjadi bahan bukti dan alat
pengingat serta dapat disajikan secara mudah, tepat dan cepat guna kepentingan pelaksanaan suatu tindakan administrasi perseroan/pengambilan keputusan.
e. Pola klasifikasi adalah pengelompokan perihal/permasalahan surat-surat masuk ataupun surat-surat keluar perseroan guna mempermudah pengagendaan, penomoran serta pengarsipan.
f. Pedoman jadwal retensi arsip bertujuan untuk memberikan pedoman kepada pejabat kearsipan dalam pelaksanaan penyusunan arsip dan waktu penghapusan arsip.
4.2 Metode Analisis Deskriptif
Metode analisis deskriptif adalah suatu metode analisis dimana data-data yang ada akan dikumpulkan, digolongkan, kemudian diinterpretasikan. Data utama dalam penelitian ini adalah dengan mendapatkan informasi dari responden secara langsung dengan menyebarkan kuisioner yang berisikan tentang karakteristik responden, psikografik responden dan pernyataan-pernyataan yang dibuat untuk mendapatkan informasi yang relevan dan dibutuhkan untuk menganalisis masalah penelitian yang telah dirumuskan.
4.2.1 Analisis Deskriptif Responden
Analisis deskriptif dalam penelitian ini merupakan uraian atau penjelasan dari hasil pengumpulan data primer berupa kuesioner yang telah diisi oleh responden penelitian. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian
program pelayanan kesejahteraan dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja karyawan. Variabel Program Kesejahteraan (X1) terdapat 2 dimensi yaitu Kesejahteraan Langsung terdiri dari 4 butir pertanyaan dan Kesejahteraan Tidak Langsung terdiri dari 10 butir pertanyaan, variabel Lingkungan Kerja (X2) terdapat 2 dimensi yaitu Lingkungan Fisik terdiri dari 8 butir pertanyaan dan Lingkungan Non Fisik terdiri dari 8 butir pertanyaan, sedangkan variabel Semangat Kerja Karyawan (Y) terdiri dari 14 butir pernyataan.
Responden dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan. Kuesioner sebagai data primer dalam penelitian ini telah disebarkan kepada sampel yang telah ditentukan sesuai dengan kriteria.
Tabel 4.1 sampai dengan Tabel 4.8 menjelaskan distribusi jawaban responden.