keselamatan pelayanan.
Prosedur pelayanan Laboratorium.
2. Kenyamanan ruang pemeriksaan 14. Evaluasi kinerja
pelaksana
Evaluasi penerapan standar pelayanan ini setiap hari, mingguan, bulanan dan tribulanan
9. STANDAR PELAYANAN
Jenis Pelayanan : Pelayanan Penyakit Menular (TB Paru, Kusta)
NO. KOMPONEN URAIAN
1. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 nomor 112, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
2. Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahuan 2012 Tentang Pelaksaanan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada SPM Bidang Kesehatan;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
6. Peraturan Bupati Cilacap Nomor 166 Tahun 2020 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap;
2. Persyaratan Pelayanan
1. Pasien lama membawa kartu berobat;
2. Kartu Jaminan Kesehatan ( BPJS , KCS );
3. Kartu Tanda Penduduk ( KTP );
4. Kartu Keluarga ( KK );
5. Rekam Medik pasien yang sudah di isi identitasnya;
3. Sistem,
Mekanisme, dan Prosedur
1. Klien memijit tombol antrian untuk mengambil nomor antrian;
2. Klien menunggu dipanggil oleh petugas sesuai dengan nomor antrian ;
3. Petugas pendaftaran memanggil klien dan menanyakan identitas, kartu jaminan kesehatan dan kartu berobat untuk klien lama;
4. Petugas mencarikan nomor Rekam Medik dan mengantarkan ke ruang Pelayanan TB Paru ;
5. Petugas TB memanggil nama dan alamat klien;
6. Petugas TB menganamnesa dan memeriksa dan menuliskan hasilnya di Rekam Medis;
7. Petugas TB memberikan konseling kepada klien dan kelurga klien;
8. Petugas TB memberikan terapi dan menuliskannya di lembar Rekam medis dan kertas resep sesuai dengan prosedur pengobatan TB;
9. Petugas TB memberikan resep kepada klien untuk diserahkan ke ruang pelayanan obat;
4. Jangka waktu penyelesaian
Klien mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan klien ( lengkap, tepat dan akurat).
5. Biaya/tarif 1. Klien umum tarif pendaftaran sebesar Rp. 10.000,-;
2. Klien yang mempunyai kartu jaminan kesehatan gratis 3. Tarif tindakan sesuai dengan Perda nomor 86 tahun
2020.
6. Produk pelayanan
Klien mendapatkan pelayanan sesuai dengan Standar Pengobatan TB Paru.
7. Penanganan pengaduan, saran dan masukan
Aduan, saran dan masukan dapat dilakukan dengan prosedur :
1. Secara Langsung;
2. Melalui Telepon/SMS/WA ke nomor 081-123-459-21;
3. Melalui Kotak Saran;
4. Melalui Email : [email protected];
5. Melalui Aplikasi SP4N LAPOR;
6. Pertemuan- pertemuan / Lintas sektor.
Tindak lanjut penanganan aduan, saran dan masukan adalah :
1. Verifikasi aduan;
2. Mediasi;
3. Kunjungan rumah;
4. Papan umpan balik;
5. Jawaban langsung sesuai pengaduan.
Pengampu tugas penanganan aduan, saran dan masukan adalah :
1. Koordinator Penanganan Aduan (Onoh Eka S., AMK) 2. Kasubag TU (Warlem, SE)
3. Kepala Puskesmas (dr. Feri Sulistya Afrianto, MMR) 8. Sarana dan
prasarana, dan/
atau fasilitas
1. Ruang Pelayanan TB Paru;
2. leaflet;
3. Meja;
4. Kursi;
5. Alat tulis 6. Tensi meter;
7. Termometer;
8. Timer;
9. Mikrotois
10. Timbangan berat badan;
11. Obat injek dan spuit, kapas alkohol 12. Stetoskop
13. Senter
NO. KOMPONEN URAIAN 14. Formulir pemeriksaan laborat 9. Kompetensi
pelaksana
1. Berpenampilan menarik (senyum, salam, sapa, sopan dan santun)
2. Menguasai Standar Operasional Prosedur;
3. Pendidikan minimal D3 Keperawatan 10. Pengawasan
internal
Kepala UPTD Puskesmas Dayeuhluhur I melakukan pengawasan secara periodik melalui rapat evaluasi (setiap bulannya) dan kegiatan apel pagi /meeting staf dan apel siang;
11. Jumlah Pelaksana
Pemegang Program TB sebanyak 1 orang.
12. Jaminan Pelayanan
Diwujudkan dalam kualitas layanan dan produk layanan yang sesuai Standar Operasional Prosedur serta didukung oleh petugas yang berkompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang lengkap, tepat ,akurat ,ramah, trampil dan sopan santun.
13. Jaminan
keamanan dan keselamatan pelayanan.
1. Adanya jalur difabel untuk keamanan klien;
2. Adanya Jalur Evakuasi;
3. Adanya APAR;
4. Adanya Alat Pelindung Diri (Masker);
5. Adanya Standar Operasional Prosedur Pelayanan TB Paru.
14. Evaluasi kinerja pelaksana
Evaluasi penerapan standar pelayanan ini dilakukan Setiap hari, mingguan, bulanan, dan tiga bulanan.
10. STANDAR PELAYANAN
Jenis Pelayanan : Pelayanan Kefarmasian
NO. KOMPONEN URAIAN
1. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 nomor 112, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
2. Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahuan 2012 Tentang Pelaksaanan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada SPM Bidang Kesehatan;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
6. Peraturan Bupati Cilacap Nomor 166 Tahun 2020 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten
Cilacap;
2. Persyaratan Pelayanan
Resep;
3. Sistem,
Mekanisme, dan Prosedur
1. Klien menyerahkan resep dari ruang pelayanan;
2. Petugas obat menerima resep dari klien; ;
3. Petugas obat membaca dan meneliti penulisan resep oleh dokter atau petugas paramedis yang diberi kewenangan menulis resep;
4. Petugas obat menyiapkan obat sesuai yang tertulis dalam resep;
5. Petugas obat menulis label / etiket untuk setiap obat yang akan diberikan kepada klien isi dari lebel, nama klien, tanggal pemberian resep, aturan minum dan cara minum atau cara penggunaan ;
6. Petugas obat memeriksa kebenaran jenis dan jumlah obat serta penulisan lebelnya;
7. Petugas obat memanggil klien untuk penyerahan obat;
8. Petugas obat memanggil klien untuk penyerahan obat;
9. Petugas obat memeriksa kembali kesesuaian identitas dan alamat klien sesuai yang tercantum dalam resep;
10. Petugas obat memebrikan penjelasan tentang aturan pakai kemungkinan timbulnya efek samping serta cara penyimpanan obatnya;
11. Petugas memberikan resep kepada klien untuk diserahkan ke ruang pelayanan obat;
12. Petugas obat menyerahkan obat kepada klien;
13. Petugas obat meyimpan arsip resep.
4. Jangka waktu penyelesaian
Sesuai dengan kebutuhan klien ( lengkap, tepat dan akurat).
5. Biaya/tarif 1. Klien umum tarif pendaftran Rp.10.000
2. Klien yang mempunyai kartu jaminan kesehatan gratis 3. Tarif tindakan sesuai dengan Perda nomor 86 tahun
2020.
6. Produk pelayanan
Obat sesuai dengan resep dokter
7. Penanganan pengaduan, saran dan masukan
Aduan, saran dan masukan dapat dilakukan dengan prosedur :
1. Secara Langsung;
2. Melalui Telepon/SMS/WA ke nomor 081-123-459-21;
3. Melalui Kotak Saran;
4. Melalui Email : [email protected];
5. Melalui Aplikasi SP4N LAPOR;
6. Pertemuan- pertemuan / Lintas sektor.
Tindak lanjut penanganan aduan, saran dan masukan adalah :
1. Verifikasi aduan;
2. Mediasi;
3. Kunjungan rumah;
NO. KOMPONEN URAIAN 4. Papan umpan balik;
5. Jawaban langsung sesuai pengaduan.
Pengampu tugas penanganan aduan, saran dan masukan adalah :
1. Koordinator Penanganan Aduan (Onoh Eka S., AMK) 2. Kasubag TU (Warlem, SE)
3. Kepala Puskesmas (dr. Feri Sulistya Afrianto, MMR) 8. Sarana dan
prasarana, dan/
atau fasilitas
1. Ruang Pelayanan Kefarmasian;
2. Meja;
3. Kursi;
4. Alat tulis
5. Mortir dan stamper
6. Blender obat untuk obat puyer 7. Pot salep
8. Timbangan obat 9. Sendok obat 10. Etiket
11. Termometer Ruangan
12. Lemari Narkotik dan Psikotropik 13. Gelas Ukur
14. Wastafel 15. Plastik Obat
16. Obat oral, parental, dan topical 9. Kompetensi
pelaksana
1. Berpenampilan menarik (senyum, salam, sapa, sopan dan santun)
2. Menguasai Standar Operasional Prosedur;
3. Pendidikan minimal D3 Farmasi;
4. Mempunyai SIKTTK ( Surat Izin Kerja Tenaga Teknis Kefarmasian) dan STRTTK (Surat Tanda Registrasi Tenaga Teknis Kefarmasian)
10. Pengawasan internal
Kepala UPTD Puskesmas Dayeuhluhur I melakukan pengawasan secara periodik melalui rapat evaluasi (setiap bulannya), kegiatan apel pagi /meeting staf dan apel siang;
11. Jumlah Pelaksana
1 Orang Apoteker dan 1 orang Asisten Apoteker 12. Jaminan
Pelayanan
Diwujudkan dalam kualitas layanan dan produk layanan yang sesuai Standar Operasional Prosedur serta didukung oleh petugas yang berkompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang lengkap, tepat ,akurat ,ramah, trampil dan sopan santun.
13. Jaminan
keamanan dan keselamatan pelayanan.
1. Adanya jalur difabel untuk keamanan klien.
2. Adanya Apar bila terjadi kebakaran 3. Adanya jalur evakuasi/titik kumpul.
4. Adanya Standar Operasional Prosedur Pemberian Obat kepada Klien dan Pelabelan.
14. Evaluasi kinerja pelaksana
Evaluasi penerapan standar pelayanan ini dilakukan Setiap hari, mingguan, bulanan, dan tiga bulanan.
Jenis Pelayanan : Pelayanan Prolanis
NO. KOMPONEN URAIAN
1. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 nomor 112, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
2. Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahuan 2012 Tentang Pelaksaanan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada SPM Bidang Kesehatan;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
6. Peraturan Bupati Cilacap Nomor 166 Tahun 2020 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap;
2. Persyaratan Pelayanan
1. Pasien lama membawa kartu berobat;
2. Kartu Jaminan Kesehatan ( BPJS , KCS );
3. Kartu Tanda Penduduk ( KTP );
4. Kartu Keluarga ( KK );
3. Sistem,
Mekanisme, dan Prosedur
1. Klien memijit tombol antrian untuk mengambil nomor antrian;
2. Klien menunggu dipanggil oleh petugas sesuai dengan nomor antrian;
3. Petugas pendaftaran memanggil klien dan menanyakan identitas, kartu jaminan kesehatan dan kartu berobat untuk klien lama;
4. Petugas mencarikan Rekam Medis sesuai nomor Rekam Medis Klien dan mengantarkan ke ruang lansia;
5. Perawat memanggil nama dan alamat klien ; 6. Perawat memeriksa tanda – tanda vital;
7. Dokter menganamnesis dan memeriksa dan menuliskan hasilnya di Rekam Medis;
8. Dokter merujuk internal ke laboratorium untuk peserta prolanis dengan diagnosis penyakit DM tipe II;
9. Dokter memberikan terapi dan menuliskannya di lembar Rekam medis dan kertas resep;
10. Dokter memberikan resep kepada klien untuk diserahkan ke ruang pelayanan obat;
4. Jangka waktu penyelesaian
Sesuai dengan kebutuhan klien ( lengkap, tepat dan akurat).
5. Biaya/tarif 1. Klien yang mempunyai kartu jaminan kesehatan gratis
NO. KOMPONEN URAIAN
2. Tarif tindakan sesuai dengan Perda nomor 86 tahun 2020.
6. Produk pelayanan
Klien mendapatkan pelayanan sesuai dengan standar pelayanan.
7. Penanganan pengaduan, saran dan masukan
Aduan, saran dan masukan dapat dilakukan dengan prosedur :
1. Secara Langsung;
2. Melalui Telepon/SMS/WA ke nomor 081-123-459-21;
3. Melalui Kotak Saran;
4. Melalui Email : [email protected];
5. Melalui Aplikasi SP4N LAPOR;
6. Pertemuan- pertemuan / Lintas sektor.
Tindak lanjut penanganan aduan, saran dan masukan adalah :
1. Verifikasi aduan;
2. Mediasi;
3. Kunjungan rumah;
4. Papan umpan balik;
5. Jawaban langsung sesuai pengaduan.
Pengampu tugas penanganan aduan, saran dan masukan adalah :
1. Koordinator Penanganan Aduan (Onoh Eka S., AMK) 2. Kasubag TU (Warlem, SE)
3. Kepala Puskesmas (dr. Feri Sulistya Afrianto, MMR) 8. Sarana dan
prasarana, dan/
atau fasilitas
1. Ruang Pelayanan Lansia;
2. leaflet;
3. Meja;
4. Kursi;
5. Alat tulis 6. Tensi meter;
7. Termometer;
8. Timer;
9. Timbangan berat badan;
10. Alat ukur Tinggi Badan;
11. Stetoskop;
12. Tempat Tidur Periksa;
13. Senter;
14. Formulir pemeriksaan laboratorium;
15. Formulir Informed Concent;
16. Tempat Sampah Medis;
17. Tempat Sampah Non Medis;
18. Safety Box;
9. Kompetensi pelaksana
1. Berpenampilan menarik (senyum, salam, sapa, sopan dan santun);
2. Menguasai Standar Operasional Prosedur;
3. Pendidikan minimal S1 Kedokteran, dan minimal D3 Keperawatan;
4. Adanya SIP dan STR dokter;
5. Adanya SIP dan STR Perawat 10. Pengawasan
internal
Kepala UPTD Puskesmas Dayeuhluhur I melakukan pengawasan secara periodik melalui rapat evaluasi (setiap bulannya) dan kegiatan apel pagi /meeting staf dan apel siang dan pemantauan langsung pada saat pelayanan 11. Jumlah
Pelaksana
Dokter sebanyak 2 orang dan perawat sebanyak 17 orang.
12. Jaminan Pelayanan
Diwujudkan dalam kualitas layanan dan produk layanan yang sesuai Standar Operasional Prosedur serta didukung oleh petugas yang berkompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang lengkap, tepat, akurat, ramah, trampil dan sopan santun.
13. Jaminan
keamanan dan keselamatan pelayanan.
1. Adanya jalur difabel untuk keamanan klien.
2. Adanya petunjuk jalur evakuasi dan titik kumpul;
3. Adanya Apar bila terjadi resiko kebakaran
4. Adanya Standar Operasional Prosedur Pelayanan PemeriksaanUmum.
14. Evaluasi kinerja pelaksana
Evaluasi penerapan standar pelayanan ini dilakukan Setiap hari, mingguan, bulanan, dan tiga bulanan.
11. STANDAR PELAYANAN
Jenis Pelayanan : Pelayanan Imunisasi
NO. KOMPONEN URAIAN
1. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 nomor 112, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
2. Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahuan 2012 Tentang Pelaksaanan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada SPM Bidang Kesehatan;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
6. Peraturan Bupati Cilacap Nomor 166 Tahun 2020 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap;
2. Persyaratan Pelayanan
1. Pasien lama membawa kartu berobat;
2. Kartu Jaminan Kesehatan ( BPJS , KCS );
3. Kartu Tanda Penduduk ( KTP );
4. Kartu Keluarga ( KK );
NO. KOMPONEN URAIAN 3. Sistem,
Mekanisme, dan Prosedur
1. Klien memijit tombol antrian untuk mengambil nomor antrian;
2. Klien menunggu dipanggil oleh petugas sesuai dengan nomor antrian;
3. Petugas pendaftaran memanggil klien dan menanyakan identitas, kartu jaminan kesehatan dan kartu berobat untuk klien lama;
4. Petugas mencarikan Rekam Medis sesuai nomor Rekam Medis Klien dan mengantarkan ke ruang imunisasi;
5. Petugas memanggil nama dan alamat klien ; 6. Petugas memeriksa tanda – tanda vital;
7. Petugas melihat KMS, mencocokkan di bagian tabel imunisasi jadwal imunisasi yang belum (untuk pasien bayi) dan melihat rujukan internal untuk pasien capeng yang akan vaksin Td;
8. Petugas membuat persetujuan kepada pasien/keluarga bahwa akan dilakukan injeksi vaksin;
9. Petugas melaksanakan injeksi vaksin sesuai SOP;
10. Petugas memberikan terapi anti demam untuk persiapan pasien jika demam;
11. Petugas mencatat semua tindakan yang dilakukan di Rekam Medis;
12. Petugas menulis resep ;
13. Petugas memberikan resep kepada klien untuk diserahkan ke ruang pelayanan obat;
4. Jangka waktu penyelesaian
Sesuai dengan kebutuhan klien (cepat, tepat dan akurat).
5. Biaya/tarif Merujuk pada Perda nomor 86 tahun 2020.
6. Produk pelayanan
Klien mendapatkan pelayanan Imunisasi sesuai dengan standar pelayanan.
7. Penanganan pengaduan, saran dan masukan
Aduan, saran dan masukan dapat dilakukan dengan prosedur :
1. Secara Langsung;
2. Melalui Telepon/SMS/WA ke nomor 081-123-459-21;
3. Melalui Kotak Saran;
4. Melalui Email : [email protected];
5. Melalui Aplikasi SP4N LAPOR;
6. Pertemuan- pertemuan / Lintas sektor.
Tindak lanjut penanganan aduan, saran dan masukan adalah :
1. Verifikasi aduan;
2. Mediasi;
3. Kunjungan rumah;
4. Papan umpan balik;
5. Jawaban langsung sesuai pengaduan.
Pengampu tugas penanganan aduan, saran dan masukan adalah :
1. Koordinator Penanganan Aduan (Onoh Eka S., AMK) 2. Kasubag TU (Warlem, SE)
3. Kepala Puskesmas (dr. Feri Sulistya Afrianto, MMR) 8. Sarana dan
prasarana, dan/
atau fasilitas
1. Ruang Pelayanan imunisasi;
2. Meja;
3. Kursi;
4. Alat tulis;
5. Tensi meter;
6. Termometer;
7. Timer;
8. Timbangan berat badan;
9. Alat ukur Tinggi Badan;
10. Stetoskop;
11. Tempat vaksin;
12. Formulir Informed Concent;
13. Tempat Sampah Medis;
14. Tempat Sampah Non Medis;
15. Safety Box;
9. Kompetensi pelaksana
1. Berpenampilan menarik (senyum, salam, sapa, sopan dan santun)
2. Menguasai Standar Operasional Prosedur;
3. Pendidikan minimal D3 Keperawatan atau D3 Kebidanan
4. Adanya SIPP dan STR Perawat 5. Adanya SIPB dan STR Bidan 10. Pengawasan
internal
Kepala UPTD Puskesmas Dayeuhluhur I melakukan pengawasan secara periodik melalui rapat evaluasi (setiap bulannya) dan kegiatan apel pagi /meeting staf dan apel siang dan pemantauan langsung pada saat pelayanan 11. Jumlah
Pelaksana
Perawat sebanyak 17 orang dan bidan 22 orang
12. Jaminan Pelayanan
Diwujudkan dalam kualitas layanan dan produk layanan yang sesuai Standar Operasional Prosedur serta didukung oleh petugas yang berkompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang lengkap, tepat ,akurat ,ramah, trampil dan sopan santun.
13. Jaminan
keamanan dan keselamatan pelayanan.
1. Adanya jalur difabel untuk keamanan klien.
2. Adanya petunjuk jalur evakuasi dan titik kumpul;
3. Adanya Apar bila terjadi resiko kebakaran
4. Adanya Standar Operasional Prosedur Pelayanan Imunisasi.
14. Evaluasi kinerja pelaksana
Evaluasi penerapan standar pelayanan ini dilakukan Setiap hari, mingguan, bulanan, dan tiga bulanan.
12. STANDAR PELAYANAN
Jenis Pelayanan : Pelayanan MTBM (Manajemen Terpadu Bayi Muda)/ MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit)
NO. KOMPONEN URAIAN
1. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 nomor 112, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
2. Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahuan 2012 Tentang Pelaksaanan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada SPM Bidang Kesehatan;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
6. Peraturan Bupati Cilacap Nomor 166 Tahun 2020 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap;
2. Persyaratan Pelayanan
1. Pasien lama membawa kartu berobat;
2. Kartu Jaminan Kesehatan ( BPJS , KIS );
3. Kartu Tanda Penduduk ( KTP );
4. Buku KIA;
5. Formulir MTBM/MTBS;
6. Rekam Medik pasien yang sudah di isi identitasnya;
3. Sistem,
Mekanisme, dan Prosedur
1. Klien mengambil nomor antrian
2. Klien menunggu dipanggil oleh petugas sesuai dengan nomor antrian ;
3. Petugas pendaftaran memanggil klien dan menanyakan identitas, kartu jaminan kesehatan dan kartu berobat untuk klien lama;
4. Petugas mencarikan nomor Rekam Medik dan mengantarkan ke Poli MTBM/MTBS ;
5. Petugas memanggil nama dan alamat klien ; 6. Petugas menyiapkan format MTBM/MTBS;
7. Petugas menganamnesa, melakukan pemeriksaan fisik lengkap, analisa dan memberikan penatalaksanaan sesuai dengan bagan alur MTBM/MTBS;
8. Petugas melakukan kolaborasi dengan dokter puskesmas jika ada indikasi yang ditemukan pada pemeriksaan;
9. Petugas memberikan terapi rasional sesuai dengan bagan MTBM / MTBS dan menuliskannya di lembar Rekam medis, form MTBM/MTBS dan kertas resep;
10. Petugas memberikan pendidikan kesehatan kepada klien mengenai cara minum obat, kapan harus kunjungan ulang dan tanda bahaya yang mengharuskan klien segera datang ke fasiloitas kesehatan;
11. Petugas memberikan resep kepada klien untuk diserahkan ke ruang pelayanan obat.
4. Jangka waktu penyelesaian
Sesuai dengan kebutuhan klien (lengkap, tepat dan akurat).
a. Pemeriksaan tanpa kolaborasi 10 menit b. Dengan kolaborasi 15 menit
5. Biaya/tarif 1. Klien umum tarif pendaftran Rp.10.000
2. Klien yang mempunyai kartu jaminan kesehatan gratis 3. Tarif tindakan sesuai dengan Perda Nomor 86 tahun
2020.
6. Produk pelayanan
Klien mendapatkan pelayanan sesuai dengan standar MTBM/MTBS
7. Penanganan pengaduan, saran dan masukan
Aduan, saran dan masukan dapat dilakukan dengan prosedur :
1. Secara Langsung.
2. HP/SMS/WA 08112345921.
3. Kotak Saran
4. Melaui email [email protected] 5. Melalui aplikasi SP4N LAPOR
6. Pertemuan- pertemuan / Lintas sektor.
Tindak lanjut penanganan aduan, saran dan masukan adalah :
1. Verifikasi aduan.
2. Mediasi.
3. Kunjungan rumah.
4. Papan umpan balik.
5. Jawaban langsung sesuai pengaduan.
Pengampu tugas penanganan aduan, saran dan masukan adalah :
1. Koordinator Penanganan Aduan (Onoh Eka S., AMK) 2. Kepala Sub. Bagian Tata Usaha (Warlem, SE) 3. Kepala Puskesmas (dr. Feri Sulistya Afrianto, MMR) 8. Sarana dan
prasarana, dan/
atau fasilitas
1. Ruang Pelayanan MTBM/MTBS;
2. Ranjang periksa;
3. Alat ukur antropometri (Microtois, Timbangan BB, Metlin);
4. leaflet;
5. Meja;
6. Kursi;
7. Alat tulis;
8. Termometer;
9. Timer;
10. Stetoskop;
11. Senter;
12. Format MTBM/MTBS;
NO. KOMPONEN URAIAN 13. APE ( Alat Permainan Edukasi );
9. Kompetensi pelaksana
1. Berpenampilan menarik (senyum, salam, sapa, sopan dan santun)
2. Menguasai Standar Operasional Prosedur;
3. Pendidikan minimal D3 Kebidanan;
4. Memiliki SIKB dan STR bidan 10. Pengawasan
internal
Kepala UPTD Puskesmas Dayeuhluhur I melakukan pengawasan secara periodik melalui rapat evaluasi (setiap bulan) dan kegiatan apel pagi /meeting staf dan apel siang;
11. Jumlah Pelaksana
Bidan sebanyak 22 orang.
12. Jaminan Pelayanan
Diwujudkan dalam kualitas layanan dan produk layanan yang sesuai Standar Operasional Prosedur serta didukung oleh petugas yang berkompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang lengkap, tepat ,akurat ,ramah, trampil dan sopan santun.
13. Jaminan
keamanan dan keselamatan pelayanan.
1. Adanya jalur difabel untuk keamanan klien.
2. Adanya Jalur Evakuasi;
3. Adanya APAR;
4. Adanya Tempat bermain dan edukasi;
5. Adanya Standar Operasional Prosedur Pelayanan MTBM/MTBS.
14. Evaluasi kinerja pelaksana
Evaluasi penerapan standar pelayanan ini dilakukan Setiap hari, mingguan, bulanan, dan tiga bulanan.
13. STANDAR PELAYANAN
Jenis Pelayanan : Pelayanan MTBM (Manajemen Terpadu Bayi Muda)/MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit)
NO. KOMPONEN URAIAN
1. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 nomor 112, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
2. Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahuan 2012 Tentang Pelaksaanan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada SPM Bidang Kesehatan;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
6. Peraturan Bupati Cilacap Nomor 166 Tahun 2020 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan
Fungsi serta Tata Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap;
2. Persyaratan Pelayanan
1. Pasien lama membawa kartu berobat;
2. Kartu Jaminan Kesehatan ( BPJS , KIS );
3. Kartu Tanda Penduduk ( KTP );
4. Buku KIA;
5. Formulir MTBM/MTBS;
6. Rekam Medik pasien yang sudah di isi identitasnya;
3. Sistem,
Mekanisme, dan Prosedur
1. Klien mengambil nomor antrian
2. Klien menunggu dipanggil oleh petugas sesuai dengan nomor antrian ;
3. Petugas pendaftaran memanggil klien dan menanyakan identitas, kartu jaminan kesehatan dan kartu berobat untuk klien lama;
4. Petugas mencarikan nomor Rekam Medik dan mengantarkan ke Poli MTBM/MTBS ;
5. Petugas memanggil nama dan alamat klien ; 6. Petugas menyiapkan format MTBM/MTBS;
7. Petugas menganamnesa, melakukan pemeriksaan fisik lengkap, analisa dan memberikan penatalaksanaan sesuai dengan bagan alur MTBM/MTBS;
8. Petugas melakukan kolaborasi dengan dokter puskesmas jika ada indikasi yang ditemukan pada pemeriksaan;
9. Petugas memberikan terapi rasional sesuai dengan bagan MTBM / MTBS dan menuliskannya di lembar Rekam medis, form MTBM/MTBS dan kertas resep;
10. Petugas memberikan pendidikan kesehatan kepada klien mengenai cara minum obat, kapan harus kunjungan ulang dan tanda bahaya yang mengharuskan klien segera datang ke fasiloitas kesehatan;
11. Petugas memberikan resep kepada klien untuk diserahkan ke ruang pelayanan obat.
4. Jangka waktu penyelesaian
Sesuai dengan kebutuhan klien (lengkap, tepat dan akurat).
a. Pemeriksaan tanpa kolaborasi 10 menit b. Dengan kolaborasi 15 menit
5. Biaya/tarif 1. Klien umum tarif pendaftran Rp.10.000
2. Klien yang mempunyai kartu jaminan kesehatan gratis 3. Tarif tindakan sesuai dengan Perda Nomor 86 tahun
2. Klien yang mempunyai kartu jaminan kesehatan gratis 3. Tarif tindakan sesuai dengan Perda Nomor 86 tahun