Jumlah Lapangan
NO NAMA JALAN V/C RATIO
28 Jl. Lingkar Utara Purwodadi 0,45
29 Jl. Untung Suropati 0,28
30 Jl. Merapi 0,26
Jumlah 9,10
Jumlah Rata-Rata V/C Ratio 0,30
Kategori Tingkat Pelayanan B
Sumber: Dinas Perhubungan
Hasil perhitungan kinerja lalu lintas pada tahun 2020 menunjukkan bahwa rata-rata ruas jalan di Kabupaten Grobogan mempunyai nilai V/C rasio sebesar 0.30 sehingga pada kategori tangka pelayanan jalan dengan nilai B atau dengan karakteristik lalu lintas yaitu arus stabil, tetapi kecepatan operasi mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas. Pengemudi memilki kebebasan yang cukup untuk memilih kecepatan.
Pengelolaan titik parkir yang mempunyai izin dari Dinas Perhubungan berjumlah 160 titik parkir di tepi jalan umum dan 4 titik parkir untuk tempat khusus parkir, sedangkan beberapa titik tempat khusus parkir dikelola oleh masing-masing instansi sesuai kewenangannya. Pasca pandemi Covid-19 beberapa titik parkir tidak beroperasi dikarenakan usaha yang tutup dan tidak beroperasi.
Sedangkan untuk data trayek angkutan berdasarkan hasil survei didapatkan hasil bahwa rute trayek setiap tahunnya mengalami penurunan jumlah kendaraan atara izin yang dikeluarkan dengan jumlah angkutan yang beroperasi, bahkan pada rute trayek tertentu tidak ada perusahaan yang mengajukan izin trayek dan tidak ada kendaraan yang beroperasi. Hal tersebut dikarenakan minat masyarakat menggunakan angkutan menurun dan lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi karena merasa lebih fleksibel dan efisien maupun dipengaruhi oleh faktor lainya. Adapun rekapitulasi data trayek angkutan di Kabupaten Grobogan adalah sebagai berikut :
Tabel 2.62
Trayek Angkutan di Kabupaten Grobogan
No Kode
Trayek Rute Trayek Perusahaan Angkutan
Kuwu – Sulursari. PP Kop Roda Trans
Bersemi 18 10
No Kode
Trayek Rute Trayek Perusahaan Angkutan Sulursari – Kuwu – Sulursari
– Kuwu – Wirosari - Wirosari – Tegal Rejo. PP
Kop Roda Trans Ngaringan – Ngarap arap – Kalangdosari – Banjarejo –
Katamso – Jl. MT. Haryono – Jl. S. Parman – Jl. D.I
No Kode
Trayek Rute Trayek Perusahaan Angkutan
A Yani – Terminal Pasar
Kop Roda Trans
Bersemi 2 2
15 ANGKOT
“B”
Terminal Bis – Jl. Gajah Mada – Nglejok – Jl. A Yani
Terminal Bis – Jl. Gajah Mada – Simpang Lima – Jl.
Terminal Bis – Jl. Gajah Mada – Simpang Lima – Jl.
No Kode
Trayek Rute Trayek Perusahaan Angkutan Danyang – Jl. Diponegoro -
Simpang Lima – Jl. R. Wuruk – Jl. Tentara Pelajar
– Kalongan – Ngraji – Boloh – Ngraji – Kalongan – Jl Tentara Pelajar – Jl DR Sutomo - - Simpang Lima
A Yani – Terminal Pasar.
Kop Maju Jaya 1 1 Boloh – Tunggak – Kenteng
– Tunggak – Boloh – Tambirejo – Gendingan - Danyang – Jl Diponegoro –
Simpang Lima – Jl. R.
Suprapto – Jl. A Yani – Terminal Pasar.
Kop Maju Jaya 1 1
Kop Muji Rezeki 21 9
No Kode
Trayek Rute Trayek Perusahaan Angkutan
Katamso – Jl. MT. Haryono – Jl. Slamet Riyadi – Simpang Lima – Jl. Gajah Mada – Jl. Untung Suropati
– Jl. A Yani – Terminal
2.3.2.10 Komunikasi dan Informatika
Memasuki era 4.0 komunikasi dan informatika merupakan bagian penting bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sarana/prasarana komunikasi dan informatika yang berkembang dengan pesat telah merevolusi cara hidup manusia, baik cara berkomunikasi, cara belajar, cara bekerja, cara berbisnis dan lain sebagainya. Melalui teknologi komunikasi dan informasi, segala aktivitas manusia dapat dilakukan melalui cara baru, inovatif, instan, transparan, akurat, tepat waktu dan efektif. Selain itu, semua proses pelaksanaan kegiatan serta konten dapat ditransformasikan dari fisik dan status menjadi digital, mobile, virtual, serta personal dengan demikian kecepatan kinerja akan meningkat.
Keberadaan sarana/prasarana teknologi komunikasi dan informasi dapat digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat, dan tepat waktu, yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Pemanfaatan TIK dalam proses penyelenggaraan pemerintah (e-Government) sangat penting dalam peningkatan
kualitas pelayanan publik yang efisiensi, efektifitas, transparansi, dan akuntabilitas. Pemanfaatan TIk tersebut salah satunya dilakukan melalui penyediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, dan dibagikan serta dikelola secara seksama, terintegrasi dan berkelanjutan sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Skor PeGi (Pemeringkatan E Government) Kabupaten Grobogan pada tahun 2016 sebesar 5,7 menjadi 3,20 di tahun 2020.
Mengakomodir amanat Peraturan Presiden tentang satu data, Pemerintah Kabupaten Grobogan telah menyediakan website utama dari Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan dan website Perangkat Daerah. Prosentase SKPD yg punya Website di Kabupaten Grobogan pada tahun 2020 sudah mencapai 100%. Namun dalam perkembangannya keberadaan website tersebut perlu adanya pengembangan mengingat ketersediaan data tidak hanya diukur dari adanya website, namun juga pengelolaan website yang harus terus terupdate dengan data-data terbaru sehingga penggunaan juga akan lebih optimal dan mempermudah membantu masyarakat memperoleh informasi, dan pemerintah dalam pengambilan keputusan.
Ketersediaan infrastruktur TIK di Kabupaten Grobogan perlu mendapatkan perhatian dalam memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, sarana informasi dan komunikasi, majalah 1 kali per tahun, dialog radio 4 kali per tahun dan siaran televisi 7 kali per tahun, serta penyediaan media baru seperti website (media online) yang dapat diakses setiap hari, media tradisional seperti pertunjukan rakyat yang diselenggarakan 2 kali per tahun dan media interpersonal seperti sarasehan, ceramah/diskusi dan lokakarya diselenggarakan 5 kali per kecamatan per tahun dan penyediaan media luar ruang seperti media bulletin, brosur, spanduk, baliho dll 2 kali per tahun, serta pameran / Expo yang diselenggarakan 2 kali per tahun.
Namun adanya alih minat masyarakat ke channel youtube atau media lain yang lebih mudah diakses melalui smartphone, termasuk saat ini masyarakat dihadapkan masa pandemic COVID-19 yang membatasi pergerakan masyarakat (kebijakan lockdown dan social distancing), perlu menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Daerah dalam menyikapi perubahan media pencapain informasi yang digunakan masyarakat. Secara umum, capaian kinerja urusan komunikasi dan informatika selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 2.63
Capaian Indikator Kinerja Urusan Komunikasi dan Informatika Indikator Kinerja Program
(outcome) Sat Realisasi Kinerja
2016 2017 2018 2019 2020