BAB II SILENT HEART
IV.3 Teknik Cetak
IV.3.3 Isi Novel
Isi novel dicetak dengan menggunakan kertas Book paper 70 gram dengan teknis cetak offset sparasi. Konten isi novel tetap sama dengan novel awal namun diimbangi pula dengan ilustrasi sesuai dengan konsep yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya. Secara keseluruhan isi novel ini terbagi atas beberapa bagian utama, diantaranya:
1. Pembuka Identitas novel
Gambar IV.6 Identitas Sumber: Pribadi
Identitas novel, editor, cover, layout, kontributor dan penerbit dibuat pada satu halaman ini dengan lebih rinci.
Gambar IV.7 Identitas, sampul, layout, kontributor dan penerbit Sumber: Pribadi
Cover Dalam
Gambar IV.8 Sampul dalam Sumber: Pribadi
Pembatas Halaman
Gambar IV.9 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Gambar IV.10 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari cerita novel, saat Reco sedang mencari Quiny yang tak kunjung datang pada ujian nasional hari pertama.
Gambar IV.11 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari cerita novel, saat Quiny memutuskan untuk melakukan hal yang baru baginya ketika ayah dan ibunya pisah.
Gambar IV.12 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari cerita novel, saat Reco dan Shasa meyambangi rumah Quiny yang telah beberapa hari tidak dihuni itu.
Gambar IV.13 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Gambar IV.14 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari cerita novel, saat Quiny menghapiri dokter muda Eddy Tanandy yang sedang melamun di taman rumahnya.
Gambar IV.15 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari pendekatan cerita novel, “Reco tidak ada hentinya mencari sang kekasih sampai menumukannya.”
Gambar IV.16 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari pendekatan cerita novel, “ saat Quiny hilang entah kemana rimbanya, tanpa meninggalkan pesan apapun, baik untuk ayah dan ibunya, kekasih an sahabatny.”
Gambar IV.17 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil cerita novel, “ saat Shasa merasa ada kesamaan barang yang dikenakan Andin dengan Quiny yang sebenarnya Andin itu adalah Quiny, sahabatnya yang lama hilang.”
Gambar IV.18 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari pendekatan cerita novel, “ saat Quiny mendengar pernyataan dari ibunya tentang sang ayah yang sebenarnya bukan ayah dari Quiny.”
Gambar IV.19 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil cerita novel, “ saat Quiny memutuskan untuk terbang ke kota harapannya untuk hidup barunya..”
Gambar IV.20 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari pendekatan cerita novel, “saat dokter Eddy meminta Quiny untuk menjadi isterinya.”
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari pendekatan cerita novel, “saat Quiny memutuskan melarikan diri dari pernikahannya dengan Eddy ke Manado tempat dimana sabahatnya tinggal.”
Gambar IV.22 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari pendekatan cerita novel, “saat Quiny memesan tiket travel untuk perjalanan ke bandara.”
Gambar IV.23 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari cerita novel, “Titana yang telah menutup dirinya dengan menhabiskan waktunya hanya untuk membaca buku dan bekerja perpustakaan kampus dimana Reco kuliah.”
Gambar IV.24 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil cerita novel, “saat Quiny memutuskan untuk hal yang tersulit baginya dankembali melakukan penerbangan untuk kembali ke rumah Eddy yang mengetahui penyakit anehnya .”
Pembatas halaman/chapter ini diambil cerita novel, “saat Eddy memutuskan untuk membaca Quiny berobat ke negeri tetangga, Singapura.”
Gambar IV.26 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari pendekatan cerita novel, “saat dokter Brenan teman lama Eddy menyambut kedatangan Eddy dan Quiny di Rumah Sakit.”
Gambar IV.27 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari pendekatan cerita novel, “saat Quiny merasa bahwa dirinya sedang menjadi kelinci percobaan dari berbagai dokter yang mengetahui akan penyakit aneh yang didiritanya.”
Gambar IV.28 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil cerita novel, “saat Quiny melarikan diri dari Rumah Sakit yang telah membuat tubuhnya semakin lemah ke pelabuhan Singapura, berharap dirinya dapat menyeberang kembali ke Indonesia.”
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari pendekatan cerita novel, “saat Quinybenar-benar merindukan kasih sayang ibunya.”
Gambar IV.30 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari pendekatan cerita novel, “saat tubuh Quiny semakin tua dan rapuh akibat penyakit aneh yang dimilikinya.”
Gambar IV.31 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari cerita novel, “saat Reco memutuskan untuk kembali mencari kekasihnya itu dari Jakarta ke Banyuwangi.”
Gambar IV.32 Pembatas halaman Sumber: Pribadi
Pembatas halaman/chapter ini diambil dari pendekatan cerita novel, “saat Recomenikahi kekasihnya yang sudah renta itu.”
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh utama perempuan yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya artistik/keindahan.
Gambar IV.34 Ilustrasi dalam novel Sumber: Pribadi
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh utama laki-laki yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya artistik/keindahan.
Gambar IV.35 Ilustrasi dalam novel
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya artistik/keindahan.
Gambar IV.36 Ilustrasi dalam novel Sumber: Pribadi
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya memperjelas jalan cerita dalam sebuah karya fiksi.
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya untuk menarik perhatian.
Gambar IV.38 Ilustrasi dalam novel Sumber: Pribadi
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya untuk menarik perhatian.
Gambar IV.39 Ilustrasi dalam novel
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya untuk menarik perhatian.
Gambar IV.40 Ilustrasi dalam novel Sumber: Pribadi
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustras, salah satunya untuk menarik perhatian.
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya untuk menarik perhatian.
.
Gambar IV.42 Ilustrasi dalam novel Sumber: Pribadi
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya untuk memperjelas jalannya cerita.
Gambar IV.43 Ilustrasi dalam novel Sumber: Pribadi
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya untuk menarik perhatian.
.
Gambar IV.44 Ilustrasi dalam novel Sumber: Pribadi
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya untuk menarik perhatian.
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya untuk menarik perhatian.
.
Gambar IV.46 Ilustrasi dalam novel Sumber: Pribadi
Ilustrasi dalam novel ini digunakan sebagai pengenalan karakter tokoh pendukung yang mewakili dari berbagai fungsi ilustrasi, salah satunya membantu mengembangkan imajinasi dalam memahami narasi.