PEMBAHASAN SINGKAT
4.4. NTP Sub Sektor
4.4.3. NTP Sub Sektor Tanaman Perkebunan Rakyat (TPR)
4.4.3. NTP Sub Sektor Tanaman Perkebunan Rakyat (TPR)
Yang dipantau pada sub sektor Tanaman Perkebunan Rakyat meliputi harga komoditas yang diproduksi petani dan harga yang dibayar petani untuk keperluan biaya produksi dan untuk keperluan konsumsi rumah tangga petani Tanaman Perkebunan Rakyat. Komoditas yang dipantau dalam sub sektor tanaman perkebunan rakyat meliputi kelapa, kopi, kakao, cengkeh, tembakau dan lain-lain.
Selama periode pemantauan harga dari bulan Januari sampai dengan Desember 2015 besaran NTP sub sektor tanaman perkebunan rakyat berada pada angka diatas 100,00 kecuali bulan Maret, artinya bahwa selama 11 bulan di tahun 2016 petani tanaman perkebunan mengalami surplus, nilai komoditas yang dihasilkan petani lebih besar dari nilai yang dipergunakan untuk biaya produksi tanaman perkebunan rakyat maupun untuk biaya konsumsi rumah tangganya.
Jika dilihat setiap bulannya NTP tanaman perkebunan rakyat tertinggi terjadi pada bulan Juni yaitu pada posisi 105,55, sedangkan NTP TPR terendah yaitu sebesar 99,94 terjadi pada bulan Maret. Kenaikan NTP TPR terbesar terjadi pada bulan Desember yaitu naik 2,86 persen, sedangkan pada bulan Oktober terjadi penurunan angka indeks sebesar -1,41 persen.
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sept Okt Nov Des
118,67 119,71 119,11 116,71 118,31 118,23 119,32 119,26 123,29 124,59 125,23 125,24
116,97 116,18 116,84 117,00 117,72 118,82 119,71 120,02 119,79 119,61 120,19 121,30
It Ib
Nilai Tukar Petani Kabupaten Temanggung 2015 27 Grafik 9.
NTP Sub Sektor TPR Kabupaten Temanggung Januari - Desember 2015
Selama periode pemantauan harga dari bulan Januari sampai dengan Desember 2015, indeks yang diterima petani dan indeks yang dibayar petani dari sub sektor tanaman perkebunan rakyat berada diatas angka 100. It tertinggi terjadi pada bulan Desember yaitu sebesar 127,83, It terendah bulan Maret 117,50, sedangkan untuk Ib tertinggi terjadi pada bulan Desember yaitu 122,01 dan yang terendah bulan Februari 117,31.
Grafik 10.
It dan Ib Tanaman Perkebunan Rakyat Kabupaten Temanggung Januari -.Desember 2015
95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106
Jan Feb Maret Apr Mei Juni Juli Agt Sept Okt Nov Des
102,32 101,19 99,94 102,76 103,16 105,55 104,36 103,64 102,41 100,97 101,85 104,77
Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Nov Des
120,70 118,70 117,50 120,68 122,00 125,84 125,49 125,07 123,52 121,87 123,38 127,83
117,96 117,31 117,57 117,45 118,27 119,22 120,24 120,68 120,62 120,70 121,13 122,01
It Ib
Nilai Tukar Petani Kabupaten Temanggung 2015 28 4.4.4. NTP Sub Sektor Peternakan
Yang dipantau pada sub sektor peternakan meliputi harga komoditas yang diproduksi petani dan harga yang dibayar petani untuk keperluan biaya produksi serta biaya yang dibayar petani untuk keperluan konsumsi rumah tangga petani. Komoditas yang dipantau dalam sub sektor peternakan meliputi komoditas Ternak Besar, Ternak Kecil, Unggas dan Hasil-hasil Peternakan.
Selama periode pemantauan harga yaitu dari bulan Januari sampai dengan Desember 2015 besaran NTP sub sektor peternakan angkanya cukup fluktuatif tetapi tetap berada pada posisi di atas 100 yaitu berkisar antara 103 sampai dengan 107.
NTP tertinggi terjadi pada bulan September dengan NTP 107,52. Kenaikan ini terjadi karena perubahan Ib yang lebih rendah dibandingkan dengan perubahan It. Indeks harga yang diterima petani naik 1,71 persen sementara indeks harga yang dibayar petani naik sebesar 0,11 persen. Kenaikan yang terjadi pada It disebabkan oleh naiknya indeks harga 3 (tiga) kelompok pada sub sektor Peternakan yaitu: kelompok Ternak Besar naik sebesar 1,48 persen, kelompok Ternak Kecil naik sebesar 2,85 persen, dan kelompok hasil peternakan naik sebesar 2,95 persen, Sedangkan kelompok unggas tidak mengalami perubahan indeks.
. Grafik 11.
NTP Sub Sektor Peternakan Kabupaten Temanggung Januari - Desember 2015
104,89 104,39 103,31 103,44 104,05 104,85 105,77 105,84 107,52 107,17 105,90 105,43
Nilai Tukar Petani Kabupaten Temanggung 2015 29 Bulan Maret merupakan bulan dengan NTP terendah disub sektor peternakan dengan NTP 103,31. NTP bulan Maret ini turun sebesar 1,03 persen dibandingkan dengan NTP bulan Februari yang berada pada angka 104,39. Penurunan NTP bulan Maret disebabkan oleh turunnya It sebesar 0,97 persen sedangkan Ib mengalami kenaikan sebesar 0,06 persen.
Ditinjau dari perkembangannya, lebih dari separuh tahun pada periode pengamatan NTP 2015 mengalami kenaikan, yaitu pada bulan Januari, April sampai dengan September sedangkan lima bulan lainnya mengalami penurunan. Meski demikian, indeks yang diterima petani dan indeks yang dibayar petani pada subsektor hortikultura setiap bulannya berada pada posisi diatas 100. Untuk indeks yang diterima petani pada bulan Desember sebesar 125,72 merupakan bulan dengan indeks yang diterima petani tertinggi, sedangkan indeks diterima petani terendah terjadi pada bulan Maret yaitu sebesar 118,07. Indeks yang dibayar petani sub sektor Hortikultura bulan Desember juga merupakan bulan dengan indeks yang dibayar petani tertinggi yaitu 119,24 sedangkan bulan Juni merupakan bulan dengan indeks yang dibayar petani terendah dengan besaran 113,85.
Grafik 12.
It dan Ib Sub Sektor Peternakan Kabupaten Temanggung Bulan Januari – Desember 2015
Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Nov Des
120,30 119,23 118,07 118,32 119,61 119,37 121,44 121,84 123,92 124,45 123,99 125,72
114,69 114,21 114,28 114,39 114,96 113,85 114,82 115,12 115,25 116,13 117,09 119,24
It Ib
Nilai Tukar Petani Kabupaten Temanggung 2015 30 4.4.5. NTP Sub Sektor Perikanan
Yang dipantau pada sub sektor Perikanan meliputi harga komoditas yang diproduksi petani dan harga yang dibayar petani untuk keperluan biaya produksi serta biaya yang dibayar petani untuk keperluan konsumsi rumah tangga petani sub sektor Perikanan. Komoditas yang dipantau dalam sub sektor perikanan meliputi kegiatan Budidaya Ikan Air Tawar.
Sama seperti sub sektor Peternakan, selama periode pemantauan harga dari Januari sampai dengan Desember 2015, NTP sub sektor Perikanan angkanya cukup fluktuatif, sembilan bulan pantauan mengalami kenaikan NTP dan tiga bulan lainnya mengalami penurunan NTP. Bulan-bulan yang mengalami kenaikan NTP adalah bulan Januari, Februari, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September dan Oktober, sedangkan bulan yang mengalami penurunan NTP adalah bulan Maret, November dan Desember. NTP tertinggi terjadi dibulan Oktober sebesar 108,75 dan terendah terjadi dibulan Maret dengan NTP sebesar 102,47.
Grafik 13.
NTP Sub Sektor Perikanan Kabupaten Temanggung Januari -Desember 2015
Kenaikan NTP tertinggi terjadi dibulan Juli yaitu naik 2,40 persen dari NTP bulan Juni 104,07 menjadi 106,57 dibulan Juli. Kenaikan ini terjadi karena perubahan It jauh lebih tinggi daripada perubahan Ib. Indeks harga yang diterima petani naik
99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109
103,08 103,90 102,47 102,61 103,90 104,07 106,57 107,09 107,29 108,75 107,91 107,64
Nilai Tukar Petani Kabupaten Temanggung 2015 31 3,25 persen sementara indeks harga yang dibayar petani hanya naik sebesar 0,83 persen. Perkembangan NTP Sub sektor Perikanan bulan Maret mengalami penurunan sebesar 1,38 persen dari NTP bulan Februari 103,90 menjadi 102,47 dibulan Maret.
Jika dilihat dari komponen penyusun NTP sub sektor perikanan yaitu indeks yang diterima petani dan indeks yang dibayar petani, selama periode pemantauan harga dari bulan Januari sampai dengan Desember 2015 keduanya pada posisi diatas 100,00. Indeks yang diterima tertinggi terjadi dibulan Desember dengan indeks sebesar 127,92 dan yang terendah terjadi pada bulan Maret yaitu dengan besaran indeks 118,53. Sedangkan untuk indeks yang dibayar petani tertinggi terjadi dibulan Desember dengan indeks sebesar 118,84 dan indeks dibayar petani yang terendah terjadi pada bulan Februari dengan besaran indeks 115,30.
Ditinjau dari perkembangannya, perkembangan It tertinggi terjadi pada bulan Juli sebesar 3,25 persen dan perkembangan It terendah terjadi pada bulan Maret sebesar -1,05 persen, sedangkan Indeks yang diterima petani sub sektor Peternakan bulan Februari dan September tidak mengalami perubahan indeks. Untuk perkembangan Ib tertinggi juga terjadi pada bulan Juli sebesar 0,83 persen dan perkembangan Ib terendah terjadi pada bulan Februari yaitu sebesar -0,79 persen.
Grafik 14.
It dan Ib Sub Sektor Perikanan Kabupaten Temanggung Januari -Desember 2015
Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Nov Des
119,79 119,79 118,53 118,75 120,93 121,91 125,88 126,54 126,54 127,85 126,97 127,92
116,21 115,30 115,67 115,74 116,39 117,14 118,11 118,16 117,94 117,57 117,66 118,84
It Ib
Nilai Tukar Petani Kabupaten Temanggung 2015 32 4.4.6. Inflasi Perdesaan
Perubahan indeks harga barang/jasa yang dikonsumsi rumah tangga (KRT) petani yang kebanyakan bermukim di perdesaan mencerminkan angka inflasi/deflasi di wilayah perdesaan. Selama pemantauan harga dari bulan Januari sampai dengan Desember 2015 perubahan indeks harga konsumen atau yang sering disebut inflasi wilayah perdesaan di Kabupaten Temanggung cenderung mengalami kenaikan harga (inflasi) pada setiap bulannya, kecuali bulan Februari dan September mengalami penurunan harga (deflasi).
Inflasi tertinggi terjadi pada bulan Juli yaitu sebesar 1,34 persen. Inflasi pada bulan Juli ini dipengaruhi oleh kenaikan/inflasi pada setiap kelompok konsumsi rumah tangga petani, terutama kelompok bahan makanan yaitu naik sebesar 2,51 persen, sedangkan inflasi terendah bahkan mengalami deflasi terjadi pada bulan Februari yang turun 0,97 persen terutama dipengaruhi oleh penurunan harga komoditas konsumsi rumah tangga tani kelompok bahan makanan sebesar -2,07 persen dan penurunan kelompok transportasi dan komunikasi sebesar 1,95 persen.
Grafik 15.
Perkembangan Inflasi Perdesaan Kabupaten Temanggung Januari - Desember 2015
0,50 0,97
0,59
0,05 0,75
1,09 1,34
0,38 0,25
0,02 0,47
1,06
Nilai Tukar Petani Kabupaten Temanggung 2015 33 Tabel 3.
Perubahan IKRT Kabupaten Temanggung Januari – Desember 2015
Rincian Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agt Sept Okt Nov Des
Konsumsi RT -0,50 -0,97 0,59 -0,05 0,75 1,09 1,34 0,38 -0,25 0,02 0,47 1,06
Bahan Makanan -0,94 -2,07 0,93 -1,13 1,20 1,86 2,51 0,71 -0,77 -0,78 0,74 2,07
Makanan Jadi 0,52 0,26 0,24 0,75 0,65 1,05 0,66 0,11 0,02 0,39 0,46 0,69
Perumahan 1,34 0,40 0,36 0,42 0,47 0,15 0,16 0,10 0,15 0,16 0,30 0,33
Sandang 0,38 0,26 0,12 0,27 0,28 0,75 1,43 0,20 0,30 0,21 0,20 0,11
Kesehatan 0,74 0,12 0,13 0,19 0,26 0,21 0,36 0,13 0,33 4,08 0,11 0,21
Pendidikan, Rekreasi dan
Olahraga
0,26 0,15 -0,35 0,35 -0,11 0,95 0,48 0,64 0,21 0,15 0,19 0,01
Transportasi dan
Komunikasi -3,61 -1,95 1,03 1,59 0,39 0,07 0,27 0,00 0,16 0,05 0,07 0,02