BAB III............................................................................................................................ 26
3.3 Subjek dan Objek
3.3.2 Objek Penelitian
Subjek penelitian ini merupakan pengikut dari akun Instagram @bintangemon.
(Sumber: Instagram: @bintangemon. Diakses pada tanggal 27 Januari 2022, 11.39 WIB)
(Sumber: Instagram: @bintangemon. Diakses pada tanggal 27 Januari 2022, Gambar 3.1 (Sumber: Instagram:
@bintangemon. Diakses pada tanggal 27 Januari 2022, 11.27 WIB)
29 3.4 Lokasi Penelitian
Kami fokus pada media baru, jadi kami akan menyelidiki lokasinya. Subjek dan subjek penelitian ini juga Instagram di jejaring media sosial. Karena Internet sendiri merupakan suatu bentuk ruang baru yang biasa disebut ruang virtual, maka Internet sendiri dapat disebut sebagai tempat penelitian.
3.5 Unit Analisis
Sub-bab dari unit penelitian ini merinci apa yang menjadi fokus penelitian. Dan penyatuan kajian ini dapat berupa benda, orang, daerah, teks, dan sebagainya.
Unit Analisis Indikator
1. Postingan Instagram TV bertentang himbauan terhadap covid-19.
• Postingan @bintangemon mewakili masyarakat yang terdampak covid-19.
• Postingan dibuat pada 22 Maret 2020
Gambar 3.2 (Sumber: Instagram: @bintangemon. Diakses pada tanggal 27 Januari 2022, 12.09 WIB)
30 2. Postingan video berisi keluhan masyarakat. • Postingan tersebut mewakili sebagian masyarakat kenapa tidak mandi.
• Postingan dibuat 8 Desember 2021
3. Postingan ini tentang vaksin. • Postingan tersebut berisi opini masyarakat tentang vaksin yang dimasukkin chip pada tubuh kita.
• Positingan diunggah pada 6 Juli 2021
31 4. Video diunggah tentang saat beribadah
diganggu.
• Postingan video ini berbagai keluh kesah yang dihadapi saat beribadah sholat (muslim) diganggu oleh teman sendiri.
• Dikomentari oleh akun
@gilangerdyansyah
“Malaikat udah nyatet ga di save gara gara elu”
• Diunggah pada 6 Juni 2021
3.6 Informan Penelitian
Menentukan narasumber atau informan adalah penelitin itu sendiri dan juga dari pengikut akun Instagram @bintangemon yang melalui kolom komentar. Rentang usia pengikut Instagram @bintangemon itu sendiri ditentukan oleh peneliti yaitu mulai dari umur 18-25 tahun. Karakteristik informan sendiri diambil karena beberapa dari pengguna Instagram yang menggunakan Instagram sebagai wadah opininya berumur sekitar rentang usia tersebut berdasarkan observasi peneliti.
Dalam unggahan video Instagram @bintangemon mengandung banyak sekali unsur informasi dan edukasi, berbagai macam komentar dalam satu unggahan video yang mewakili keresahan atau pengalaman pribadi seseorang. Dan followers yang selalu hadir dalam setiap unggahan video, membuat peneliti menjadikan para followers-nya tersebut informan key pada penelitian ini.
32 3.7 Teknik Pengumpulan Data
3.7.1 Data Primer 1. Observasi
Menurut Sugiyono (Sugiyono, 2013), Observasi adalah suatu proses yang kompleks, suatu proses yang tersusun menurut pelbagai proses biologis dan psikologis.
Dua diantara yang terpenting merupakan proses-proses pengamatan, dan ingatan.
Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dipakai jika penelitian berkenaan menggunakan konduite manusia, proses kerja, tanda-tanda-tanda-tanda alam, dan jika responden yang diamati tidak begitu terlalu besar. Dari segi proses pengaplikasian pengumpulan data, observasi bisa dibedakan sebagai participant observation (observasi berperan serta) & non-participant observation selanjutnya menurut segi instrumentasi yang dipakai, maka observasi bisa dibedakan sebagai observasi terstruktur & nir terstruktur.
a. Observasi Berperan Serta (Participant Observation).
Dalam observasi ini, peneliti terlibat dalam kegiatan sehari-hari terhadap objek yang diamati atau digunakan sebagai sumber data penelitian. Observasi partisipan ini membawa data yang diperoleh ke tingkat yang lebih lengkap, tajam, dan bermakna dari setiap tindakan yang terjadi dalam kaitannya dengan pengetahuan.
b. Observasi Non-Participant.
Jika peneliti terlibat langsung dalam aktivitas pengamat dalam observasi partisipan, maka peneliti tidak terlibat dalam observasi non partisipan, tetapi hanya sebagai pengamat independen. Misalnya dalam penelitian ini, peneliti hanya mengamati komunikasi yang terjadi dalam akun Instagram @bintangemon, antara Bintang Emon sebagai pemilik akun dengan para pengikutnya di Instagram melalui unggahan video-video Bintang Emon.
c.
Observasi Terstruktur.Observasi yang dirancang secara sistematis tentang what is where. Oleh karena itu, observasi terstruktur dilakukan ketika peneliti mengetahui secara pasti variabel mana yang sedang diamati.
d.
Observasi Tidak Terstruktur.33 Observasi tidak terstruktur adalah Pengamatan yang tidak disusun secara sistematis untuk apa yang diamati. Hal ini terjadi karena peneliti tidak mengetahui secara pasti apa yang sedang diamati. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan observasi non partisipan dan observasi terstruktur.
2. Dokumentasi
Penelitian ini turut menggunakan dokumentasi yang didapat dari narasumber untuk melengkapi analisis yang dilakukan penulis. Herdiansyah (dalam Herdiansyah:
2010) menyebutkan bahwa studi dokumentasi adalah salah satu cara untuk mendapatkan gambaran dari sudut pandang subjek melalui media tertulis dan dokumen lain yang ditulis atau dibuat langsung oleh subjek.
3.8 Teknik Keabsahan Data
Teknik validitas data digunakan untuk memverifikasi dan memverifikasi keandalan data yang dikumpulkan dan dianalisis oleh peneliti. Kebenaran penelitian kualitatif ini perlu sejalan dengan kenyataan dan data peneliti. Salah satu metode penelitian kualitatif untuk menguji keabsahan data adalah dengan menggunakan triangulasi. Triangulasi oleh (Sugiyono, 2013) mengkaji data dari sumber yang berbeda dengan cara yang berbeda dan pada waktu yang berbeda. Oleh karena itu, triangulasi dapat dibagi menjadi dua bagian.
1. Triagulasi Sumber
Triangulasi sumber untuk memverifikasi keaslian data dilakukan dengan melihat data dari berbagai sumber. Misalnya, untuk memverifikasi keandalan data tentang gaya bisnis individu, kami mengumpulkan dan menyusun data yang diperoleh dengan bawahan yang mengelolanya, atasan mereka, dan karyawan sebagai koperasi.
Dari data berdasarkan ketiga itu tidak bisa dirata-ratakan misalnya pada penelitian kuantitatif, namun dideskripsikan, dikategorikan, mana pandangan yang sama, mana yang berbeda, khusus berdasarkan ketiga asal data tadi. Data yang sudah dianalisa peneliti sebagai akibatnya membuat suatu konklusi lalu dimintakan konvensi menggunakan ketiga asal tadi.
34 2. Triangulasi Teknik
Teknik triangulasi untuk menguji reliabilitas data dilakukan dengan cara mengecek data dari sumber yang sama dengan menggunakan teknik yang berbeda.
Misalnya, data diperoleh melalui wawancara dan divalidasi melalui observasi, dokumentasi, atau survei. Jika ketiga metode yang digunakan untuk menguji reliabilitas data menghasilkan data yang berbeda, maka peneliti harus berdiskusi lebih lanjut dengan sumber data yang relevan atau pemangku kepentingan lainnya untuk menentukan data mana yang dianggap akurat. Atau mungkin boleh saja karena sudut pandangnya berbeda.
35
DAFTAR PUSTAKA
BUKU
Bormann, E. G. (1985). The force of fantasy : restoring the American dream. Southern Illinois University Press.
Jalaluddin. (2003). Teologi pendidikan / Jalaluddin. RajaGrafindo Persada.
Knapp, M. L., & Miller, G. R. (2002). Handbook of Interpersonal Communication Edited by.
Mondry. (2008). Pemahaman Teori dan Praktik Jurnalistik. Ghalia Indonesia.
Mulyana, D. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif : Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Remaja Rosdakarya.
Mulyana, D. (2008). Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. Remaja Rosdakarya.
JURNAL NATIONAL
Anastasya, S. (2013). Teknik-Teknik Humor Dalam Program Komedi Di Televisi Swasta Nasional Indonesia. Jurnal E-Komunikasi, 1(1), 1–11.
Rahmanadji, D. (2007). Sejarah, teori, jenis, dan fungsi humor. Bahasa Dan Seni, 35(2).
Sugiyono. (2013). Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif. 54–71.(Datubara
& Irwansyah, 2019)
Datubara, B. M., & Irwansyah, I. (2019). Instagram TV: Konvergensi Penyiaran Digital dan Media Sosial. Mediator: Jurnal Komunikasi, 12(2), 251–263.
Garrison, D. R. (2009). Social Presence. Social Presence, January 2009, 53–67.
Kusumajanti, Efianda, A., & Maryam, S. (2015). Analisis Tema Fantasi Keluarga di Kalangan Manusia Lanjut Usia. VI(2), 115–130.
Kusuma, M. B. P. (2019). Analisis Tema Fantasi Pada Komentar Video Web Series
“Beti Comedy.” Analisis Tema Fantasi Pada Komentar Video Web Series “Beti Comedy,” 2013–2015.
36 Suryadi, I. (Israwati). (2010). Teori Konvergensi Simbolik. Academica: Majalah Ilmu
Sosial Dan Ilmu Politik.
Suryadi, I. (Israwati). (2010). Teori Konvergensi Simbolik. Academica: Majalah Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik.
Arianto. (2012). Tema-tema fantasi dalam komunikasi kelompok Muslim-Tionghua.
Jurnal Ilmu Komunikasi.
Caesaria, Y., & Wulan, R. R. (2018). TEMA-TEMA FANTASI MELALUI HUMOR DALAM AKUN INSTAGRAM @ gita _ bhebhita.
JURNAL INTERNATIONAL
Van Deursen, A. J. A. M. (2009). New Media and Society assignments. Personal Website.
Vaismoradi, M., Jones, J., Turunen, H., & Snelgrove, S. (2016). Theme development in qualitative content analysis and thematic analysis. Journal of Nursing Education and Practice.
Lexy J. Moleong. 2005. metodologi penelitian kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya Sugiyono. (2012). “Memahami Penelitian Kualitatif”. Bandung : ALFABETA.
Mulyana, D. (2000). Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. Rosda.
Maylanny Christin. (2018). Metode Analisis Tema Fantasi.
THESIS
Gabrielle Garza. (2020). CONSTRUCTING A COVID 19 CONSPIRACY: A
FANTASY THEME ANALYSIS OF THE 2020 DOCUMENTARY
“PLANDEMIC.”.
37 LAMPIRAN
1. Profil Obyek Penelitian
Nama Akun Instagram: @bintangemon
Halaman Pengguna: https://www.instagram.com/bintangemon/
2. Lampiran Unit Analisis
Nama Akun Pengunggah: @bintangemon
Link Sumber: https://www.instagram.com/p/B-CEfcmlbbI/
38 3. Lampiran Unit Analisis
Nama Akun Pengunggah: @bintangemon
Link Sumber: https://www.instagram.com/p/CUwuugHpjbb/
4. Lampiran Unit Analisis
Nama Akun Pengunggah: @bintangemon
Link Sumber: https://www.instagram.com/p/CQ-ziOVJWa3/
39 4. Lampiran Unit Analisis
Nama Akun Pengunggah: @bintangemon
Link Sumber: https://www.instagram.com/p/CPx4hiLJWcI/