4. 1 Sejarah dan Profil Taman Hutan Raya Bung Hatta
Secara geografis Taman Hutan Raya Bung Hatta terletak antara 0°32’-1°5’ lintang Selatan dan 100° 17’-100° 42 bujur Timur. Batas-batas Tahura adalah Sebelah utara Sungai Lubuk Paraku sebelah barat Jembatan Lubuk Paraku sebelah selatan Sungai Baling dan Bukit Karang lalu disebelah timur adalah Panorama II.
Kawasan Taman Hutan Raya Bung Hatta memiliki pintu masuk yang dilengkapi dengan loket penjualan karcis dengan harga karcis per orang Rp. 5.000 untuk semua umur. Di area utama tersedia tempat parkir yang cukup luas. Di area ini terdapat fasilitas guest house dengan kapasitas 50 orang juga terdapat ruang makan dan toilet umum yang cukup layak pakai. Selain itu di kawasan ini juga terdapat tempat beribadah serta wahana permainan seperti flying fox dengan tarif Rp.25.000 per orang, permainan point ball shooting target Rp.30.000 per orang, point ball team Rp.75.000 per orang, serta permainan mini ATV Rp.25.000 per orang selama 30 menit.
Koleksi sejarah berupa dukumentasi dari Dr. Mohammad Hatta dapat dilihat di pusat informasi. Patung Dr. Mohammad Hatta serta taman dan beberapa gazebo
24
yang dihubungkan oleh jalan setapak yang tertata dengan rapi melengkapi fasilitas penunjang yang dimiliki oleh kawasan ini.
4. 1. 1 Letak Luas dan Batas
Taman Hutan Raya Bung Hatta terletak sebelah timur Ibukota provinsi Sumatera Barat, Kota Padang. Jarak kawasan Taman Hutan Raya dengan pusat Kota Padang sekitar 28 km dan membutuhkan waktu tempuh sekitar 30 menit menggunakan kendaraan bermotor. Taman Hutan Raya Dr. Mohammad Hatta adalah sesuai dengan ketetapan Keppres No. 35 tahun 1086, dengan luas 250 ha dengan blok pemanfaatan seluas 24 hektar yang berbatasan langsung dengan cagar alam Barisan 1 dan hutan lindung.
4. 1. 2 Iklim
Sumatera Barat yang terletak dengan dengan garis katulistiwa menyebabkan kedudukan matahari selalu tinggi sepanjang tahun sehingga temperature suhu Kota Padang berkisaran antara 28,5°C – 31,5°C. akan tetapi berbeda dengan suhu sekitar area Tahura berkisar antara 19°C - 26°C. Kota Padang mempunyai curah hujan mencapai 4000-5000 m² pertahun. Sedang curah hujan mencapai 6000-7000 m² pertahun didaerah kawasan Tahura.
4. 1. 3 Sejarah Taman Hutan Raya Bung Hatta
Sejarah Taman Hutan Raya Bung Hatta ini diawali sejak tahun 1950-an, yaitu pada tahun 1952, 3 (tiga) jawatan penyelidik alam dari Bogor datang berkunjung ke Sumatera Tengah untuk melakukan ekspedisi. Dari kedatangan Beliau tersebut terciptalah sebuah gagasan dari Gubernur Sumatera Tengah untuk membuat sebuah kebun botani di Sumatera seperti kebun Botani yang ada di Bogor. Awalnya hanya
25
ingin membuat kebun Botani saja namun kemuadian menjadi lembaga biologi dan terus disempurnakan.
Lembaga ini menjalin kerjasama dengan Universitas Andalas dan diresmikan di Bukittinggi tanggal 13 September 1956 oleh wakil Presiden Republik Indonesia Drs. Mohammad Hatta dan diberi nama “SETIA MULIA” bertempat di ladang padi. Perjalanan ini tidak terlepas dari perkembangan Universitas Andalas, atas anjuran mentri Emil Salim pada tahun 1979, dan terbentuklah suatu Lembaga Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) dengan SK No. 9789/PT.19/F-1079 tanggal 27 November 1979 dan lembaga ini berakhir pada tanggal 14 Agustus 1985 dengan terbitnya Surat Keputusan Mentri Dalam Negeri No.SK218/DJA/1985 selanjutnya berdasarkan perintah Presiden Nomor 35 tahun 1986 tentang pembangunan Kebun Raya Setia Mulia sebagai Taman Hutan Raya Dr. Moh. Hatta. Nama Dr. Mohammad Hatta diabadikan untuk nama Taman Hutan Raya ini adalah bentuk penghormatan kepada Beliau atas segala jasa dan perjuangannya kepada Bangsa Indonesia dan sebagai pahlawan dari Sumatera Barat.
41 BAB VI PENUTUP
6. 1 KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan yang telah dijabarkan dapat disimpulkan bahwa sarana dan prasarana objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang dalam kondisi baik, kondisi baiknya itu dapat dijabarkan dari bebepa aspek sarana dan prasarana sebagai berikut:
1. Ditinjau dari aspek akomodasi objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang memiliki akomodasi yang baik akan tetapi informasi mengenai akomodasi tersebut masih kurang sehingga banyak dari wisatawan yang tidak tahu mengenai harga, jumlah kamar, serta informasi akomodasi itu sendiri.
2. Hasil dari aspek tempat makan dan minum (restoran, café, warung) dinyatakan bahwa objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang tidak memiliki tempat makan dan minum.
3. Ditinjau dari aspek tempat berbelanja (toko souvenir) dinyatakan objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang juga tidak memiliki toko souvenir.
4. Ditinjau dari aspek fasilitas umum di lokasi objek wisata maka dinyatakan bahwa objek wista Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang memiliki beberapa fasilitas umum diantara lain yaitu tempat ibadah, area parkir, toilet umum, wahana permainan (outbound, point ball, mini ATV), area lapangan, aula, tempat sampah, dan gazebo. Namun ada beberapa fasilitas
42
yang masih kurang perawatannya seperti gazebo, toilet umum, dan lapangan.
6. 2 SARAN
Sesuai dengan penelitian yang sudah dilakukan oleh penulis dan waktu yang sudah dihabiskan selama peneletian, penulis telah mengobservasi, dan mengamati objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang. Maka dari itu penulis ingin menyampaikan beberapa saran agar objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang bisa menjadi salah satu daya tarik wisata yang lebih baik lagi. Oleh karena itu penulis menyarankan beberapa hal sebagai berikut:
1. Pihak pengelola objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang sebaiknya meningkatkan lagi fasilitas pendukung di akomodasi tersebut dan menambah serta memberikan informasi mengenai akomodasi pada loket penjualan tiket agar wisatawan yang ingin menginap mendapat informasi dengan mudah.
2. Pihak pengelola objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang sebaiknya menyediakan atau menambah fasilitas seperti warung ataupun café agar wisatawan yang berkunjung merasa dimudahkan dengan adanya fasilitas tersebut serta fasilitas pendukung untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang menginap di objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang.
3. Pihak pengelola objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang sebaiknya menyediakan tempat berbelanja seperti toko souvenir atau pun toko makanan khas Sumatera Barat untuk para pengunjung yang datang.
43
4. Pihak pengelola objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang sebaiknya lebih merawat atau merenovasi kembali fasilitas umum seperti gazebo, Toilet, dan Lapangan untuk menambah kenyamanan wisatawan selama berada dikawan objek wisata Taman Hutan Raya Bung Hatta Padang.
24