• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

4.1.3 Deskripsi Data Pelaksanaan Tindakan Siklus III 159

4.1.3.3. Observasi Penelitian siklus III

4.1.3.3.1. Deskripsi Observasi Keterampilan Guru Siklus III

Data hasil observasi keterampilan guru dalam pembelajaran IPS melalui penerapan strategi peta konsep dengan media audio visual pada siklus III di kelas IV SDN Tugurejo 03 diperoleh data sebagai berikut.

Tabel 4.7

Hasil Observasi Keterampilan Guru Siklus III

Indikator Perolehan Skor

1. Keterampilan membuka pelajaran 4

2. Keterampilan memberikan pertanyaan 4

3. Keterampilan menjelaskan materi 4

4. Keterampilan menggunakan media audio visual 4

5. Keterampilan pembelajaran perseorangan 3

6. Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil dengan menerapkan strategi peta konsep

3

7. Keterampilan mengelola kelas 3

8. Keterampilan mengadakan variasi 4

9. Keterampilan memberikan penguatan 4

10. Keterampilan menutup pelajaran 4

Total skor 37

Persentase 92,5%

Dari peroleha gambaran perolehan skor

Diagram 4.17 P Hasil observasi penerapan strategi pe diperoleh skor 37 de perolehan data di atas: 1) Keterampilan me

Pada keterampila 4 deskriptor yang t pembelajaran; guru m anak lebih bersemang yel yang digunakan ia like it, yes!”. (b) memberikan apersepsi teknologi transportasi berangkat ke sekolah? 0 1 2 3 4 5

ehan data keterampilan guru pada tabel 4.7 n skor pada gambar diagram berikut ini.

4.17 Perolehan Data Keterampilan Guru Siklus I si keterampilan guru selama proses pembelaja peta konsep dengan media audio visual 37 dengan kategori sangat baik. Berikut pe

tas:

embuka pelajaran

pilan membuka pelajaran memperoleh skor 4. Ha tampak, yaitu: (a) memberikan motivasi u menarik perhatian siswa dengan cara memberi angat sebelum mengikuti kegiatan pembelajara

ialah, apabila guru berkata “IPS” siswa menja memberikan apersepsi untuk memberikan psi dengan memberikan pertanyaan yang berhubun asi, adapun pertanyannnya ialah: “anak-anak de kolah?”, (c) mengaitkan materi yang akan di

0 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 4.7 dapat dilihat klus III

ajaran IPS melalui l pada siklus III penjelasan untuk

4. Hal ini karena ada si awal sebelum berikan yel-yel agar aran. Adapun yel-njawab “i like it, i kan stimulus; guru rhubungan dengan k dengan apa kalian diajarkan dengan

lingkungan peserta didik; dalam menyampaikan materi guru memberikan contoh-contoh nyata yang banyak ditemui dalam kehidupan peserta didik, hal ini agar peserta didik dapat lebih memahami materi (d) menyampaikan tujuan pembelajaran; guru menyampikan tujuan pembelajaran dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa kelas IV dan dengan penuh semangat. Adapun tujuan pembelajaran dalam materi perkembangan teknologi transportasi ialah siswa dapat menyebutkan jenis transportasi, siswa dapat memberikan contoh teknologi transportasi darat, laut, dan udara, siswa dapat membandingkan perkembangan teknologi transportasi tradisional dan modern.

2) Keterampilan memberikan pertanyaan

Pada indikator keterampilan memberikan pertanyaan, guru memperoleh skor 4. Hal ini karena ada 4 deskriptor yang tampak, yaitu (a) memberikan acuan berupa pertanyaan atau penjelasan singkat berisi informasi yang sesuai dengan jawaban yang diharapkan; guru memberikan penjelasan singkat pada saat memberikan pertanyaan hal ini agar peserta didik dapat menjawab dengan tepat sesuai dengan penjelasan singkat yang sebelumnya telah dijelaskan oleh guru, (b) pertanyaan diberikan kepada siswa secara jelas serta mudah dipahami; guru menggunakan bahasa yang sederhana sehingga siswa mudah memahami pertanyaan yang disampaikan oleh guru, (c) memberikan pertanyaan secara merata kepada siswa; pertanyaan yang diberikan menyeluruh kepada siswa, tidak ada lagi siswa yang mendominasi dalam menjawab pertanyaan, (d) guru memberikan waktu kepada siswa untuk berpikir sebelum menjawab pertanyaan;

jawaban siswa dibimbing oleh guru sampai siswa dapat menemukan sendiri jawaban yang benar.

3) Keterampilan menjelaskan materi

Guru dalam keterampilan menjelaskan materi mendapatkan skor 4. Hal ini karena ada 4 deskriptor yang tampak yaitu (a) menggunakan kalimat yang mudah dipahami; guru menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa kelas IV sehingga siswa dapat mengerti mengenai materi yang disampaikan oleh guru; (b) menjelaskan materi disertai dengan tampilan media audio visual; guru menayangkan video tentang teknologi transportasi, hal ini dimaksudkan agar pembelajaran dapat lebih menarik sehingga siswa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran; (c) memberikan penekanan pada materi yang penting; misalnya “alat transportasi dibedakan menjadi menjadi tiga yaitu transportasi darat, laut, dan udara”; (d) memberikan contoh atau ilustrasi dalam kegiatan pembelajaran; hal ini agar siswa dapat lebih mudah mengerti dan memahami materi pelajaran. 4) Keterampilan menggunakan media audio visual

Pada keterampilan menggunakan media audio visual mendapatkan skor 4. Hal ini karena ada 4 deskriptor yang tampak yaitu (a) media yang ditampilkan mendukung materi pembelajaran; seperti video pembelajaran yang telah dibuat disesuaikan dengan materi, yakni mengenai teknologi transportasi, (b) media yang ditampilkan menarik; guru menggunakan berbagai animasi dalam membuat video pembelajaran hal ini agar siswa dapat tertarik dan lebih antusias apabila melihat tayangan video yang ditampilkan, (c) media dapat dilihat dengan jelas; dalam menayangkan video pembelajaran telah menggunakan LCD sehingga video

dapat dilihat dari berbagai arah seperti dari samping maupun dari belakang, dan (d) media dapat didengar dengan jelas; suara dalam media pembelajaran dapat didengar dengan jelas karena guru memaksimalkan suara sehingga semua siswa dalam kelas dapat mendengar dengan jelas.

5) Keterampilan pembelajaran perseorangan

Dalam indikator keterampilan pembelajaran perseorangan, guru mendapatkan skor 3. Hal ini karena ada 3 deskriptor yang tampak, yaitu: (a) memberikan bimbingan dan memudahkan belajar; berupa mengulang penjelasan apabila ada siswa yang belum jelas dan menggunakan video pembelajaran yang dapat memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran dan (b) mengadakan pendekatan secara pribadi; guru langsung menghampiri siswa apabila ada yang berbuat gaduh atau mengalami kesulitan, (c) merencanakan dan melaksanakan kegiatan; hal ini agar kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan dapat lebih terprogram, sehingga dalam kegiatan pembelajaran tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Sedangkan 1 deskriptor yang tidak tampak ialah (a) membimbing siswa yang mengalami kesulitan; hal ini karena guru kurang berhasil dalam mengkondisikan kelas, sehingga guru kurang memperhatikan siswa satu per satu. 6) Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil dengan menerapkan

strategi peta konsep

Pada indikator ini, guru mendapatkan skor 3. Deskriptor yang tampak yaitu (a) guru menjelaskan langkah-langkah penerapan strategi peta konsep; agar siswa dapat mengerti mengenai strategi pembelajaran yang akan mereka terapkan ketika pelaksanaan diskusi, (b) memberikan kesempatan kepada siswa untuk

berpartisipasi; guru memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk memberikan pendapatnya terkait dengan tugas diskusi mereka, dan (c) memberikan bimbingan secara menyeluruh kepada semua kelompok; guru memberikan bimbingan pada semua kelompok diskusi . Sedangkan 1 dekriptor yang tidak tampak ialah (a) mengajak siswa untuk menilai proses maupun hasil diskusi yang telah dilaksanakan; hal ini karena guru kurang berhasil dalam mengkondisikan kelas.

7) Keterampilan mengelola kelas

Guru memperoleh skor 3 pada indikator keterampilan mengelola kelas karena ada 3 deskriptor yang tampak, yaitu (a) menemukan serta mengatasi tingkah laku yang menimbulkan masalah; guru langsung menegur apabila ada siswa yang berbuat gaduh pada saat pembelajaran berlangsung, (b) memberikan petunjuk yang jelas; sehingga siswa dapat mengerti apa yang diperintahkan, (c) memusatkan perhatian siswa terhadap tugas-tugas yang dikerjakan; guru mengingatkan kembali mengenai tugas-tugas yang harus dikerjakan agar siswa tidak gaduh. Sedangkan 1 deskriptor yang tidak tampak ialah (a) menunjukkan sikap tanggap terhadap siswa; hal ini karena guru kurang memperhatikan siswa serta guru kurang berhasil dalam mengkondisikan kelas.

8) Keterampilan mengadakan variasi

Pada indikator ini guru mendapatkan skor 4. Karena ada deskriptor yang tampak yaitu: (a) menggunakan media dan bahan ajar yang bervariasi; dalam menyampaikan materi mengenai teknologi transportasi, guru menggunkan lebih dari 1 buku sumber dan menggunakan media gambar serta video sehingga siswa

tidak merasa bosan, (b) pergantian posisi guru di dalam kelas dan gerak guru dalam mengajar; hal ini agar siswa tidak jenuh memandang pada satu tempat saja dan siswa yang duduk di depan maupun di belakang merasa diperhatikan oleh guru, (c) variasi suara dan kontak pandang kepada siswa; hal ini agar siswa tidak merasa jenuh pada saat kegiatan pembelajaran, (d) variasi dalam memberikan contoh dan ilustrasi; hal ini dapat menambah pemahaman siswa tentang materi yang sedang dipelajari yakni teknologi transportasi.

9) Keterampilan memberikan penguatan

Pada indikator ini guru mendapatkan skor 4. Karena ada 4 deskriptor yang tampak, yaitu: (a) penguatan dilakukan secara verbal dan gestural; penguatan secara verbal dilakukan dengan cara memberikan pujian dengan kalimat “ hebat”, “kamu pintar” sedangkan penguatan secara gestural dilakukan dengan cara memberikan tepuk tangan kepada siswa yang berhasil dalam menjawab pertanyaan maupun mengerjakan LKS, (b) guru memberikan reward; guru memberikan stiker pintar kepada siswa yang berani maju untuk membacakan hasil diskusi serta jawabannya benar, (c) guru memberikan penguatan kepada setiap siswa yang mendapatkan keberhasilan; hal ini agar siswa lebih termotivasi lagi sehingga diharapkan prestasinya lebih meningkat, (d) guru memberikan penguatan kepada kelompok yang berhasil; guru memberikan penguatan berupa tepuk tangan pada kelompok yang berhasil mengerjakan LKS dengan benar.

10) Keterampilan menutup pelajaran

Pada indikator keterampilan menutup pelajaran guru mendapatkan skor 4. Deskriptor yang tampak ialah (a) memberikan refleksi setelah kegiatan

pembelajaran; denga diajarkan, (b) membi membimbing siswa m (c) memberikan soa kognitif; guru membe pemahaman siswa ter lanjut berupa perbaika soal pada buku paket

Berdasarkan hasi peningkatan dibanding lebih jelasnya peningka dapat dilihat pada diag

Gambar 4.18 Diagra Keterampilan peningkatan. Keteram kategori cukup, ketera

1 1 2 2 3 3 4

ngan cara mengingat kembali mengenai mat mbimbing siswa menyimpulkan hasil pembe a menyimpulkan hasil pembelajaran yang tela soal evaluasi dengan memperhatikan tingkat berikan soal evaluasi hal ini bertujuan untuk m terhadap materi yang telah diajarkan, (d) mem aikan dan saran; berupa pemberian tugas untuk

et IPS agar anak dapat lebih memahami materi hasil pengamatan keterampilan guru pada siklus ndingkan dengan pembelajaran pada siklus I dan

ngkatan keterampilan guru dari siklus I, siklus I diagram berikut.

ram Peningkatan Keterampilan Guru dari Siklus an guru dari siklus I, siklus II sampai siklus

ampilan guru pada siklus I guru memperoleh erampilan guru pada siklus II meningkat menja

24 32 37 0 5 10 15 20 25 30 35 40

Siklus I Siklus II Siklus III

Jumlah skor keterampilan guru

ateri yang telah mbelajaran; guru elah dilaksanakan, katan pada ranah uk mengukur tingkat emberikan tindak untuk mengerjakan

eri.

klus III mengalami an siklus II. Untuk us II, dan siklus III

klus I ke siklus III klus III mengalami

h skor 24 dengan njadi 32 skor yang

or ilan

diperoleh dengan kategori baik. Kemudian keterampilan guru mengalami peningkatan menjadi 37 dengan kategori sangat baik pada siklus III.

4.1.3.3.2. Deskripsi Observasi Aktivitas Siswa Siklus III

Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus III dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.8

Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus III

No Aspek yang dinilai

Jumlah siswa yang

mendapatkan skor Skor Mak Jmlh Skor Rata-rata % 1 2 3 4

1. Kesiapan siswa menerima pelajaran

0 0 7 32 156 149 3,82 95%

2. Siswa memperhatikan penjelasan guru

1 6 17 15 156 124 3,17 79%

3. Siswa mengajukan pertanyaan 0 1 17 21 156 137 3,51 87%

4. Siswa memperhatikan media audio visual

0 5 18 16 156 128 3,28 82%

5. Siswa mengidentifikasi konsep –konsep pokok yang terdapat dalam isi materi

0 0 12 27 156 144 3,69 92%

6. Siswa mengidentifikasi konsep-konsep sekunder yang menunjang konsep pokok

0 0 14 25 156 142 3,64 91%

7. Siswa membuat hubungan konsep-konsep tersebut dengan garis penghubung dan memberikan kata penghubung pada setiap garis penghubung

0 0 12 27 156 144 3,69 92%

8. Antusias siswa dalam mengerjakan soal evaluasi

0 3 15 21 156 135 3,46 86%

9. Menyimpulkan materi bersama guru dan melakukan refleksi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan

0 0 13 26 156 143 3,66 91%

Jumlah Perolehan 1246 31,92

Rata-rata Skor 3,54

Persentase Rata-rata 88,74 %

Kategori Sangat Baik

Dari perolehan data aktivitas siswa pada tabel 4.8 dapat dilihat pula gambaran perolehan skor pada gambar diagram dibawah ini.

Gambar 4.19 D

Penjelasan unt 1) Kesiapan siswa m

Pada indikator ini skor 3,82. Perolehan terdapat 32 siswa yan yaitu: (a) siswa datan pukul 09.30 siswa seg menyiapkan sarana pe (c) siswa memperhati memperhatikan penje dari guru, (d) siswa te dengan tertib dan rapi Selain itu 7 siswa me dan terdapat 1 deskript

0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 4.5

4.19 Diagram Perolehan Aktivitas Siswa pada Sikl

n untuk data di atas adalah sebagai berikut: a menerima pelajaran

ini siswa memperoleh jumlah skor sebanyak 149 n hasil tersebut dapat diuraikan sebagai berikut

ang memperoleh skor 4 karena ada 4 deskript tang tepat waktu sebelum pelajaran dimulai; pe

segera bergegas ke kelas ketika bel tanda masuk pembelajaran; siswa menyiapkan alat tulis se hatikan penjelasan dari guru sebelum memulai pe

njelasan dari guru dengan memberikan respon a tertib dan rapi di tempat duduk masing-masin

api sehingga tidak mengganggu proses pembel endapatkan skor 3 dikarenakan ada 3 deskript skriptor yang tidak tampak.

3.82 3.17 2 3.28 3.69 3.64 3.69 3.463.66 0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 4.5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Siklus III k 149 dengan rerata ikut: dari 39 siswa iptor yang tampak pelajaran dimulai asuk berbunyi, (b) s serta buku paket, ai pelajaran; siswa spon terhadap arahan sing; siswa duduk belajaran di kelas. iptor yang tampak

2) Siswa memperhatikan penjelasan guru

Pada indikator memperhatikan penjelasan dari guru, diperoleh skor sebanyak 124 dengan rerata skor 3,17. Perolehan hasil tersebut diuraikan sebagai berikut: terdapat 15 siswa yang memperoleh skor 4, hal ini berarti terdapat 4 deskriptor yang tampak, yaitu: (a) siswa mendengarkan dan merespon penjelasan dari guru; pada saat guru menjelaskan siswa antusias untuk mendengarkan dan merespon, apalagi setelah guru menayangkan video pembelajaran tentang teknologi transportasi, (b) siswa membuat ringkasan mengenai materi yang dipelajari; setelah guru memberikan penjelasan siswa mencatat dibuku tulis mereka agar siswa masih ingat mengenai materi yang telah disampaikan, (3) siswa mampu memberikan pertanyaan pada saat guru memberikan penjelasan; siswa aktif bertanya mengenai materi yang belum jelas pada saat diberi kesempatan oleh guru untuk bertanya, (4) siswa tidak mengganggu pada saat kegiatan belajar mengajar; siswa antusias mendengarkan penjelasan dari guru dan siswa yang tidak berbuat gaduh selama proses pembelajaran. Selain itu, terdapat 17 siswa yang mendapatkan skor 3 dikarenakan terdapat 1 deskriptor yang tidak tampak, ada 6 siswa yang mendapatkan skor 2, dikarenakan terdapat 2 deskriptor yang tampak dan masih terdapat 2 deskriptor yang tidak tampak, ada 1 siswa yang mendapatkan skor 1, karena hanya 1 deskriptor yang tampak, dan 3 deskriptor yang tidak tampak.

3) Siswa mengajukan pertanyaan

Pada indikator siswa mengajukan pertanyaan mendapatkan jumlah skor 137, dengan rerata skor 3,51. Perolehan hasil tersebut diuraikan sebagai berikut: dari

39 siswa terdapat 21 siswa yang mendapatkan skor 4 yang artinya terdapat 4 deskriptor yang tampak yaitu: (a) siswa menanyakan materi yang belum dipahami; pada saat kegiatan pembelajaran apabila terdapat materi yang belum dipahami siswa segera bertanya, (b) siswa bertanya dengan percaya diri dan berani; siswa tunjuk jari sebelum bertanya dan siswa berani bertanya mengenai materi yang belum dipahami, (c) pertanyaan yang diajukan siswa sesuai dengan materi yang diajarkan; siswa bertanya sesuai dengan materi yang dipelajari, (d) kejelasan kalimat dalam mengajukan pertanyaan; siswa menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Sedangkan 17 siswa mendapatkan skor 3 dikarenakan terdapat 3 deskriptor yang tampak dan terdapat 1 deskriptor yang tidak tampak. Ada 1 siswa yang mendapatkan skor 2, hal ini karena terdapat 2 deskriptor yang tampak dan 2 deskriptor yang tidak tampak.

4) Siswa memperhatikan media audio visual

Siswa mendapatkan jumlah skor 128 dengan rerata 3,28 dalam indikator memperhatiakn media audio visual yang ditampilkan oleh guru. Perolehan hasil tersebut diuraikan sebagai berikut: terdapat 16 siswa yang mendapatkan skor 4 karena ada 4 deskriptor yang tampak yaitu: (a) siswa tidak gaduh pada saat guru menampilkan media audio visual; siswa konsentrasi dan tidak gaduh pada saat guru menampilkan media video tentang perkembangan teknologi transportasi, (b) siswa merespon tayangan video; siswa merespon dengan bertanya pada guru tentang tayangan yang ia lihat, (c) siswa menunjukkan rasa ingin tahu; siswa memperhatikan dan menanggapi media yang ditampilkan guru, (d) siswa memperhatikan media dengan penuh konsentrasi; siswa tidak ramai ataupun

berbicara sendiri dengan teman sebangku. Selain itu, terdapat 18 siswa yang mendapatkan skor 3, karena ada 3 deskriptor yang tampak dan terdapat 1 deskriptor yang tidak tampak. Terdapat 5 siswa yang mendapatkan skor 2 karena ada 2 deskriptor yang tampak dan 2 deskriptor yang tidak tampak.

5) Siswa mengidentifikasi konsep-konsep pokok yang terdapat dalam isi materi Pada indikator siswa mengidentifikasi konsep-konsep pokok yang terdapat dalam isi materi memperoleh jumlah skor sebanyak 144 dengan rerata 3,69. Dari 39 siswa terdapat 27 siswa yang mendapatkan skor 4, hal ini berarti terdapat 4 deskriptor yang tampak yaitu: (a) mengidentifikasi konsep pokok dengan aktif bertanya kepada guru mengenai hal yang belum jelas; siswa bertanya mengenai hal yang belum jelas terkait dengan langkah–langkah strategi peta konsep, (b) menemukan sebuah konsep pokok yang tepat dalam suatu bacaan; setelah siswa membaca bacaan yang terdapat pada LKS, siswa dapat menemukan sebuah konsep pokok yang tepat dalam bacaan tersebut, (c) melakukan diskusi mengenai konsep pokok yang telah ditemukannya; secara berkelompok, siswa berdiskusi membahas konsep pokok yang telah ditemukan, (d) mencatat konsep pokok yang terdapat dalam materi bacaan; setelah berdiskusi mengenai konsep pokok, siswa mencatat konsep pokok yang telah ditemukan dalam lembar jawab LKS, dan ditempatkan pada puncak/ paling atas. Sedangkan terdapat 12 siswa yang mendapatkan skor 3, hal ini karena terdapat 3 deskriptor yang tampak dan terdapat 1 deskriptor yang tidak tampak.

6) Siswa mengidentifikasi konsep-konsep sekunder yang menunjang konsep pokok

Siswa mendapatkan jumlah skor 142 dengan rerata skor 3,64 dalam mengidentifikasi konsep-konsep sekunder yang menunjang konsep pokok. Perolehan tersebut dapat di uraikan sebgai berikut: ada 25 siswa yang mendapatkan skor 4 dikarenakan terdapat 4 deskriptor yang tampak yaitu: (a) mengidentifikasi konsep-konsep sekunder dengan aktif bertanya kepada guru mengenai hal yang belum jelas; siswa bertanya kepada guru pada saat kesulitan dalam menemukan konsep sekunder, (b) menemukan konsep sekunder antara konsep satu dengan yang lainnya; siswa menemukan konsep sekunder yang terdapat dalam isi bacaan dalam lembar LKS, (c) melakukan diskusi mengenai konsep sekunder dalam materi; secara berkelompok siswa berdiskusi menemukan konsep sekunder dalam materi bacaan, (d) mencatat konsep-konsep sekunder yang telah ditemukan; siswa mencatat konsep sekunder dengan cara menuliskannya dibawah konsep pokok. Selain itu terdapat 14 siswa yang mendapatkan skor 3, karena terdapat 3 deskriptor yang tampak dan 1 deskriptor yang tidak tampak. 7) Siswa menghubungkan konsep-konsep dengan garis penghubung dan

memberikan kata penghubung pada setiap garis penghubung.

Siswa dalam menghubungkan konsep-konsep dengan garis penghubung dan memberikan kata penghubung pada setiap garis penghubung mendapatkan jumlah skor 144 dengan rerata skor 3,69. Terdapat 27 siswa yang mendapatkan skor 4, karena terdapat 4 deskriptor yang tampak yaitu: (a) membuat garis penghubung antar konsep dengan rapi; setelah siswa menuliskan konsep pokok dan konsep sekunder dalam lembar jawab, kemudian siswa membuat garis penghubung yang menandakan hubungan antar konsep, (b) melihat hubungan antar konsep; setelah

siswa menemukan konsep pokok dan konsep sekunder, siswa melakukan diskusi untuk menentukan hubungan antar konsep yang telah ditemukan dan memikirkan kata penghubung yang dapat menggambarkan hubungan antar konsep, (c) melakukan diskusi mengenai kata penghubung yang cocok pada setiap garis penghubung; siswa melakukan diskusi untuk menentukan kata penghubung yang tepat dan sesuai dengan konsep pokok dan konsep sekunder yang telah ditemukan, (d) menuliskan kata penghubung pada setiap garis penghung; setelah siswa menemukan kata penghubung yang tepat, kemudian siswa menuliskannya dalam bagan peta konsep yang telah dibuat. Selain itu ada 12 siswa yang mendapatkan skor 3, karena terdapat 3 deskriptor yang tampak dan 1 deskriptor yang tidak tampak.

8) Antusias siswa dalam mengerjakan soal evaluasi

Pada indikator antusias siswa dalam mengerjakan soal evaluasi, jumlah skor yang diperoleh ialah 135 dengan rerata 3,46. Perolehan hasil tersebut diuraikan sebagai berikut: terdapat 21 siswa yang mendapatkan skor 4 dikarenakan ada 4 deskriptor yang tampak yaitu: (a) mengerjakan soal dengan antusias; siswa bersemangat dalam mengerjakan soal evaluasi, (b) siswa mengerjakan soal evaluasi sendiri/tidak bekerja sama dengan teman; siswa mengerjakan soal tidak mencontek, percaya dengan kemampuan diri sendiri, (c) siswa mengerjakan soal sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh guru; siswa mengerjakan soal evaluasi setelah mendapatkan arahan dari guru untuk memulai mengerjakan, (d) siswa mengumpulkan soal evaluasi tepat waktu; siswa mengumpulkan evaluasi sesuai alokasi waktu yang diberikan. Selain itu terdapat 15 siswa yang

mendapatkan skor 3, karena terdapat 3 deskriptor yang tampak dan 1 deskriptor yang tidak tampak, ada 3 siswa yang mendapatkan skor 2 karena terdapat 2 deskriptor yang tampak dan 2 deskriptor yang tidak tampak.

9) Menyimpulkan materi bersama guru dan melakukan refleksi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan

Siswa mendapatkan jumlah skor 143 pada indikator menyimpulkan materi bersama guru dan melakukan refleksi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan, dengan rerata 3,66. Perolehan hasil tersebut diuraikan sebagai berikut: terdapat 26 siswa yang memperoleh skor 4, karena terdapat 4 deskriptor yang tampak, yaitu: (1) merefleksi materi yang telah dipelajari; siswa mengulas kembali materi yang telah dipelajari, (2) bertanya mengenai hal-hal yang kurang dipahami; siswa bertanya kepada guru mengenai materi yang belum paham dan kurang jelas, (3) merumuskan hasil kesimpulan materi yang telah dipelajari; dengan bantuan guru, siswa membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari, (4) menulis rangkuman materi di buku tulis; siswa mencatat hal-hal yang penting dalam materi yang di ajarkan. Sedangkan terdapat 13 siswa yang mendapatkan skor 3, hal ini dikarenakan terdapat 3 deskriptor yang tampak dan terdapat 1 deskriptor yang tidak tampak.

Berdasarkan perolehan rerata aktivitas siswa pada pembelajaran IPS melalui penerapan strategi peta konsep dengan media audio visual, dapat dilihat bahwa

Dokumen terkait