• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

4.1.1 Deskripsi Hasil Penelitian

4.1.1.1 Obsevasi Awal

Pelaksanaan observasi awal di maksudkan untuk mengetahui hasil belajar

servis dan passing pada siswa kelas VIII.5 SMP Nrgeri 1 Tapa sebelum diberikan

mengetahui situasi pembelajaran sebelumnya. Dari hasil observasi terkait dengan

hasil belajar servis dan passing dapat di uraikan sebagai berikut.

A. Kategori indikator penilaian 1 (hasil belajar servis atas dengan skor penilaian 5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” tidak ada, pada

klasifikasi “baik” 3 orang (14,28) ,pada klasifikasi “cukup” 10 orang (47,61

%) dan 9 orang (42,85 %) lainnya termasuk pada klasifikasi “kurang”.

B. Kategori indikator penilaian 2 (hasil belajar servis bawah dengan skor penilaian 5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” tidak ada,

pada klasifikasi “baik” 4 orang (19,04 %), pada klasifikasi “cukup” 11 orang

(52,38 %) dan 6 orang (28,57 %) lainnya termasuk pada klasifikasi “kurang”.

C. Kategori indikator penilaian 3 (hasil belajar passing atas dengan skor penilaian 5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” tidak ada,

pada klasifikasi “baik” 1 orang (4,76 %), pada klasifikasi “cukup” 10 orang

(47,61 %) dan 10 orang (47,61 %) lainnya termasuk pada klasifikasi “kurang”.

D. Kategori indikator penilaian 4 (hasil belajar passing bawah dengan skor penilaian 5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” 3 orang

9 orang (42,85 %) dan 8 orang (38,09 %) lainnya termasuk pada klasifikasi “kurang”.

Siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” tidak terdapat seorang

siswa, kemudian pada klasifikasi “baik” terdapat 4 orang atau 19,05%, sedangkan

pada klasifikasi “cukup” terdapat 1 orang siswa atau 4,76% dan 16 orang atau

76,19% tergolong “kurang”. Dan rata-rata kelas 55,00 %. Selengkapnya dapat di

lihat pada sajian tabel berikut.

Tabel : Klasifikasi Akhir Observasi Awal Hasil Belajar Servis dan Passing

Klasifikasi Nilai Observasi Awal

Siswa % Sangat Baik 85-100 0 0,00 % Baik 75-84 4 19,05 % Cukup 65-74 1 4,76 % Kurang 0-64 16 76,19 % JUMLAH 21 100 % RATA-RATA KELAS 55,00 %

Capaian Indikator Kinerja 19,05%

4.1.1.2 Siklus 1

Pelaksanaan pembelajaran pada siklus 1 dilaksanakan sesuai rencana

pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah disiapkan sebelumnya dengan alokasi

waktu 2 jam mata pelajaran. Ketika proses dan akhir tindakan pembelajaran,

dilakukan observasi dan evaluasi. Berikut hasil penelitian siklus 1.

Untuk mengetahui proses kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan

menggunakan strategi simulasi permainan bola voli, maka peneliti menggunakan

lembar observasi pembelajaran yang akan di isi oleh pengamat (guru mitra).

Berdasarkan hasil yang di peroleh pada pelaksanaan siklus 1 dari 33 aspek yang

diamati dapat di jelaskan sebagai berikut.

Terdapat 28 indikator pengamatan atau 85% yang pelaksanaannya sudah tergolong “ya atau baik”, dan masih terdapat 5 indikator atau 15% yang

pelaksanaannya tergolong “tidak atau belum maksimal”.

b. Hasil Observasi Hasil Belajar Servis dan Passing

Hasil belajar siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran pada siklus 1

mengenai hasil belajar servis dan passing pada permainan bola voli melalui

pembelajaran simulasi di kelas VIII.5 SMP Negeri 1 Tapa berupa hasil tes dapat

diuraikan sebagai berikut.

A. Kategori indikator penilaian 1 (hasil belajar servis atas dengan skor penilaian

5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” 2 orang (9,52%), pada klasifikasi “baik” 13 orang (61,90%) ,pada klasifikasi “cukup” 5 orang

(23,80%) dan 1 orang (4,76%) lainnya termasuk pada klasifikasi “kurang”.

B. Kategori indikator penilaian 2 (hasil belajar servis bawah dengan skor penilaian 5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” 5 orang

(23,80%), pada klasifikasi “baik” 9 orang (42,85%), pada klasifikasi “cukup”

7 orang (33,33%) dan pada klasifikasi “kurang” tidak ada.

C. Kategori indikator penilaian 3 (hasil belajar passing atas dengan skor

penilaian 5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” 1 orang

(4,76%), pada klasifikasi “baik” 12 orang (57,14%), pada klasifikasi “cukup”

8 orang (38,09%) dan pada klasifikasi “kurang” tidak ada.

D. Kategori indikator penilaian 4 (hasil belajar passing bawah dengan skor

penilaian 5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” 8 orang

(38,09%), pada klasifikasi “baik” 8 orang (38,09%), pada klasifikasi “cukup”

4 orang (19,04%) dan 1 orang (4,76%) lainnya termasuk pada klasifikasi “kurang”.

Siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” terdapat 8 orang siswa

atau 38,10%, kemudian pada klasifikasi “baik” terdapat 4 orang atau 19,05%, sedangkan pada klasifikasi “cukup” terdapat 6 orang siswa atau 28,57% dan 3

orang atau 14,29% tergolong “kurang”. Dan rata-rata kelas 77,14%. Selengkapnya

Tabel : Klasifikasi Akhir Hasil Belajar Servis dan Passing Siklus 1

Klasifikasi Nilai Siklus 1

Siswa % Sangat Baik 85-100 8 38,10 % Baik 75-84 4 19,05 % Cukup 65-74 6 28,57 % Kurang 0-64 3 14,29 % JUMLAH 21 100 % RATA-RATA KELAS 77,14 %

Capaian Indikato Kinerja 57,15%

1. Refleksi

Refleksi dilakukan oleh peneliti setelah melakukan tindakan pada subyek

penelitian yaitu siswa kelas VIII.5 SMP Negeri 1 Tapa dengan materi yang

diajarkan yaitu keterampilan dasar servis dan passing pada permainan bola voli.

Berdasarkan hasil yang diperoleh dari siklus 1 tentang kegiatan pembelajaran

dalam meningkatkan hasil belajar servis dan passing, maka dapat diketahui

bahwa pelaksanaan pembelajaran masih belum optimal, karena masih terdapat beberapa indikator yang termasuk pada kategori “tidak atau belum maksimal” dan

penelitian ini mengalami peningkatan hasil belajar, namun belum mencapai target

yang di harapkan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam indikator kinerja 80%

yang merupakan capaian indikator pada penelitian tindakan kelas (PTK), karena

siswa yang diberi tindakan masih beberapa orang yang hanya mendapatkan nilai

78, maka penelitian ini dilanjutkan pada tahap siklus II. Oleh karena itu perlu di

4.1.1.3 Siklus 2

Pelaksanaan pembelajaran pada siklus 2 tetap dilaksanakan sesuai rencana

pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah disiapkan setelah siklus 1 selesai dan

belum mencapai target, dan di laksanakanlah siklus 2 dengan alokasi waktu 2 jam

mata pelajaran. Ketika proses dan akhir tindakan pembelajaran, dilakukan

observasi dan evaluasi. Berikut hasil penelitian siklus 2.

a. Hasil Observasi Kegiatan Belajar

Pelaksanaan siklus 2 ini mengalami perubahan. Keseluruhan indikator

kegiatan pembelajaran kemudian diamati terlaksana dengan baik, atau dengan

kata lain, 100% kegiatan pembelajaran berlangsung optimal.

b. Hasil Observasi Hasil Belajar Servis dan Passing

Hasil belajar servis dan passing pada permainan bola voli pada siswa kelas

VIII.5 SMP Negeri 1 Tapa pada siklus 2 ini memperlihatkan peningkatan yang

sangat bagus hingga mencapai kriteria keberhasilan sebagaimana yang di

rumuskan pada indikator kinerja. Adapun hasil evaluasi pembelajaran siklus 2

dapat diuraikan sebagai berikut.

A. Kategori indikator penilaian 1 (hasil belajar servis atas dengan skor penilaian 5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” 2 orang (9,52%), pada

klasifikasi “baik” 14 orang (66,66%) ,pada klasifikasi “cukup” 5 orang

(23,80%) dan yang termasuk pada klasifikasi “kurang” tidak ada.

B. Kategori indikator penilaian 2 (hasil belajar servis bawah dengan skor penilaian 5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” 5 orang

(23,80%), pada klasifikasi “baik” 14 orang (66,66%), pada klasifikasi “cukup” 2 orang (9,52%) dan pada klasifikasi “kurang” tidak ada.

C. Kategori indikator penilaian 3 (hasil belajar passing atas dengan skor penilaian 5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” 1 orang

(4,76%), pada klasifikasi “baik” 19 orang (90,47%), pada klasifikasi “cukup”

1 orang (4,76%) dan pada klasifikasi “kurang” tidak ada.

D. Kategori indikator penilaian 4 (hasil belajar passing bawah dengan skor

penilaian 5) siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” 12 orang

(57,14%), pada klasifikasi “baik” 9 orang (42,85%), pada klasifikasi “cukup”

dan “kurang” tidak ada.

Siswa yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” terdapat 11 orang siswa

atau 52,38%, kemudian pada klasifikasi “baik” terdapat 7 orang atau 33,33%,

sedangkan pada klasifikasi “cukup” terdapat 3 orang siswa atau 14,29% dan yang

tergolong pada klasifikasi “kurang” tidak ada. Dan rata-rata kelas 82,61%.

Tabel : Klasifikasi Akhir Hasil Belajar Servis dan Passing siklus 2

Klasifikasi Nilai Siklus 2

Siswa % Sangat Baik 85-100 11 52,38 % Baik 75-84 7 33,33 % Cukup 65-74 3 14,29 % Kurang 0-64 0 0 % JUMLAH 21 100 % RATA-RATA KELAS 82,61 %

Capaian Indikator Kinerja 85,71%

c. Refleksi

Berdasarkan hasil yang diperoleh pada siklus 2 tentang kegiatan pembelajaran menunjukan kondisi yang optimal dalam pelaksanaannya. Kondisi ini menyebabkan terjadinya peningkatan hasil belajar servis dan passing di kelas VIII.5 SMP Negeri 1 Tapa dalam materi permainan bola voli hingga terpenuhi indikator kinerja yang telah di tetapkan. Dengan demikian, tindakan siklus dihentikan atau di akhiri pada siklus ini, dalam artian tidak lagi di lanjutkan ke siklus berikutnya.

Dari hasil refleksi mengenai hasil tindakan pada proses pembelajaran diperoleh gambaran bahwa hasil belajar servis dan passing permainan bola voli di kelas VIII.5 SMP Negeri 1 Tapa dapat meningkat melebihi indikator kinerja yang diharapkan. Hal ini disebabkan karena strategi, pembedayaan dan juga penguasaan guru terhadap siswa saat pembelajaran sudah cukup baik.

4.2 Pembahasan

Berdasarkan hasil penelitian hasil belajar servis dan passing di kelas VIII.5 SMP Negeri 1 Tapa dari tahap observasi terlihat bahwa penelitian tindakan kelas (PTK) ini belum mencapai indikator yang telah ditetapkan yaitu sebesar 80% hal ini dapat dibuktikan dengan hasil yang diperoleh pada tahap observasi awal, yang termasuk pada klasifikasi “sangat baik” tidak terdapat seorang siswa, kemudian pada klasifikasi “baik” terdapat 4 orang atau 19,05%, sedangkan pada klasifikasi “cukup” terdapat 1 orang siswa atau 4,76% dan 16 orang atau 76,19% tergolong “kurang”. Dan rata-rata kelas 55,00 %.

Hal ini membuktikan bahwa penelitian yang dilaksanakan belum mencapai indikator yang diharapkan oleh karenanya diberikan tindakan pada siklus 1, tindakan yang diberikan berupa teknik dasar dalam servis (atas dan bawah) di mulai dari “posisi kaki, posisi badan, ayunan tangan, perkenaan tangan saat memukul bola, dan gerakan lanjutan”, selanjutnya untuk passing (atas dan bawah) dimulai dari “posisi kaki, posisi badan, posisi tangan, perkenaan tangan pada bola, dan gerakan lanjutan”, siklus 1 diberikan tiga kali pertemuan (tindakan) dalam seminggu, yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar servis dan passing pada permainan bola voli dengan menggunakan metode pembelajaran simulasi di SMP Negeri 1 Tapa.

Hasil yang diperoleh pada pelaksanaan pembelajaran siklus 1 dari 33 aspek yang diamati terdapat 28 indikator pengamatan atau 85% yang pelaksanaannya sudah tergolong “ya atau baik”, dan masih terdapat 5 indikator pengamatan atau 15% yang pelaksanaannya tergolong “tidak atau belum maksimal”. Tingkat

kemampuan siswa dalam hasil belajar dasar servis dan passing pada permainan bola voli melalui metode pembelajaran simulasi di SMP Negeri 1 Tapa pada siklus 1 dan setelah dianalisis mengalami peningkatan dan diperoleh klasifikasi sebagai berikut. Pada klasifikasi “sangat baik” terdapat 8 orang siswa atau 38,10%, kemudian pada klasifikasi “baik” terdapat 4 orang atau 19,05%, sedangkan pada klasifikasi “cukup” terdapat 6 orang siswa atau 28,57% dan 3 orang atau 14,29% tergolong “kurang”. Dan rata-rata kelas 77,14%.

Berdasarkan hasil pengamatan serta data yang diperoleh dari siklus 1 diatas,penelitian ini mengalami peningkatan hasil belajar, namun belum mencapai target yang di harapkan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam indikator kinerja 80% yang merupakan capaian indikator pada penelitian tindakan kelas(PTK), maka penelitian ini dilanjutkan pada tahap siklus 2.

Proses pembelajaran terjadi perubahan keseluruhan indikator kegiatan pembelajaran kemudian diamati terlaksana dengan baik, atau dengan kata lain, 100% kegiatan pembelajaran berlangsung dengan optimal.

Siklus 2 diberikan lagi tindakan sebanyak tiga kali, untuk meningkatkan hasil belajar servis dan passing pada permainan bola voli melalui metode pembelajaran simulasi di SMP Negeri 1 Tapa sampai pada capaian indikator yang di tentukan, dan berdasarkan hasil yang dipeoleh dari data siklus 2, kemampuan siswa dalam hasil belajar servis dan passing pada permainan bola voli melalui metode pembelajaran simulasi di SMP Negeri 1 Tapa telah mengalami peningkatan. Kriteria keberhasilan sebagaimana yang di rumuskan pada indikator kinerja. Hasil tersebut menunjukan bahwa pada klasifikasi “sangat baik” terdapat 11 orang

siswa atau 52,38%, kemudian pada klasifikasi “baik” terdapat 7 orang atau 33,33%, sedangkan pada klasifikasi “cukup” terdapat 3 orang siswa atau 14,29% dan yang tergolong pada klasifikasi “kurang” tidak ada. Dan rata-rata kelas 82,61%.

Tabel Gambaran Peningkatan Kemampuan Keterampilan Hasil Belajar Servis dan Passing Permainan Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Simulasi di SMP Negeri 1 Tapa Sesuai Klasifikasi Nilai

Dokumen terkait