31 Maret 2022/ 31 Desem ber 2021/
M arch 31, 2022 December 31, 2021
Tingkat diskonto tahunan 5,08% - 7,35% 5,08% - 7,35% Annual discount rate
Tingkat kenaikan gaji tahunan 8% 8% Annual salary increment rate
Usia pensiun normal 55 55 Normal retirement age
Tabel mortalitas Tabel Mortalitas Indonesia Tabel Mortalitas Indonesia Mortality table
2019 (TMI IV)/ 2019 (TMI IV)/
Indonesia Mortality TableIndonesia Mortality Table 2019 (TMI IV) 2019 (TMI IV)
33. OPERASI YANG DIHENTIKAN 33. DISCONTINUED OPERATION
Pada bulan Oktober 2021, Manajemen menandatangani perjanjian dengan pihak ketiga mengenai syarat dan ketentuan utama untuk melepas sebagian kepemilikan atas entitas anak, yaitu PT Tambang Batubara Harum.
In October 2021, Management signed an agreement with a third party regarding the main terms and conditions to dispose part of its equity ownership of the subsidiary, PT Tambang Batubara Harum.
Sampai dengan tanggal 9 Mei 2022, rencana pelepasan kepemilikan atas entitas anak ini masih dalam proses perolehan persetujuan pihak terkait dan dokumentasi.
As of May 9, 2022, the plan to dispose equity ownership of this subsidiary is still in the process of obtaining regulatory approval and documentation.
Entitas anak ini disajikan sebagai aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual, liabilitas yang secara langsung berhubungan dengan aset tidak lancar yang diklasifikasikan dimiliki untuk dijual, dan jumlah yang diakui di pengh asilan komprehensif lain terkait dengan aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual, pada laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021, dan sebagai operasi yang dihentikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2022 dan 2021, seperti ditunjukkan pada paragraf-paragraf berikut ini:
These subsidiary was presented as non-current assets classified as held for sale, liabilities directly associated with the non-current assets classified as held for sale, and amounts recognized in other comprehensive income relating to non-current assets held for sale, in the consolidated statement of financial position as at March 31, 2022 and December 31, 2021, and as discontinued operation in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income for the years ended March 31, 2022 and 2021, as shown in the following paragraphs:
2022 2021
Beban-beban (24,906) (76,500) Expenses
Rugi sebelum beban Loss before income
pajak penghasilan (24,906) (76,500) tax expenses Rugi tahun berjalan (24,906) (76,500) Loss for the year
31 Maret/M arch 31 ,
Laporan posisi keuangan dari operasi yang dihentikan
Statement of financial position from discontinued operation
31 Maret 2022/ 31 Des em ber 2021/
M arch 31, 2022 December 31, 2021
Aset Lancar Current Assets
Aset Keuangan Lancar 86,242 140,492 Current Financial Assets 86,242
140,492
Aset Tidak Lancar 3,232,825 3,263,016 Non current Assets
Total Aset 3,319,067 3,403,508 Total Assets
Liabilitas dan Ekuitas Liability and Equity
Liabilitas Liab ilities
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek 4,368 46,158 Current Financial Liab ilities Liabilitas Keuangan Jangka Panjang 22,897 23,025 Non-Current Financial Liab ilities Total Liabilitas 27,265 69,183 Total Liab ilities
Sifat Berelasi Nature of Relationship
a. PT Karunia Bara Perkasa merupakan entitas induk langsung Perusahaan.
a. PT Karunia Bara Perkasa is the Company’s direct parent.
b. Lawrence Barki dan Steven Scott Barki merupakan pemegang saham PT Karunia Bara Perkasa.
b. Lawrence Barki and Steven Scott Barki are the shareholders of PT Karunia Bara Perkasa.
c. PT Infei Metal Industry merupakan entitas asosiasi dari THN.
c. PT Infei Metal Industry is an associate of THN.
d. Pihak berelasi yang dikendalikan oleh personil manajemen kunci dan memiliki pemegang saham utama yang sama dengan Perusahaan adalah sebagai berikut:
d. Related parties which are controlled by the same key management personnel and have the same major shareholders as the Company are:
PT Tambang Damai
PT Tanito Harum
PT Deutsche Real Estate Indonesia
PT Prima Armada Samudra
PT Samudra Cahaya Prima
Transaksi-transaksi dengan Pihak Berelasi Transactions with Related Parties
Dalam kegiatan usahanya, Kelompok Usaha melakukan transaksi tertentu dengan pihak berelasi, yang mencakup antara lain:
In the normal course of business, the Group entered into certain transactions with related parties, including the following:
a. 1,5% dan 5,4% dari total pendapatan masing-masing pada 31 Maret 2022 dan 2021 merupakan pendapatan dari pihak berelasi.
Pada tanggal pelaporan, piutang atas pendapatan tersebut dicatat sebagai bagian dari piutang usaha (Catatan 5), yang merupakan 0,2% dan 0,5% dari total aset, masing-masing pada tanggal 31 Maret 2022 dan 2021.
a. 1.5% and 5.4% of total revenue in March 31, 2022 and 2021, respectively, represent revenue from related parties. At reporting dates, the receivables from these sales were presented as trade receivable (Note 5), which constituted 0.2% and 0.5% of total assets as of March 31, 2022 and 2021, respectively.
Rincian pendapatan dari pihak berelasi adalah sebagai berikut:
The details of revenues from related parties are as follows:
2022 2021
PT Tambang Damai 2,131,854 2,973,625 PT Tambang Damai PT Prima Armada Samudra 110,514 129,414 PT Prima Armada Samudra PT Samudra Cahaya Prima 4,986 5,284 PT Samudra Cahaya Prima
Total 2,247,354 3,108,323 Total
31 Maret/March 31 ,
Transaksi-transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan)
Transactions with Related Parties (continued)
b. Perusahaan dan MSJ memiliki perjanjian sewa menyewa ruangan kantor dengan PT Deutsche Real Estate Indonesia. Beban sewa kantor untuk 31 Maret 2022 dan 2021 sebesar US$283.775 dan US$283.775 dicatat sebagai beban depresiasi aset hak-guna pada beban umum dan administrasi (Catatan 25).
b. The Company and MSJ have an office lease agreement with PT Deutsche Real Estate Indonesia. Office rental expenses in March 31, 2022 and 2021 amounted to US$283,775 and US$283,775 recorded as depreciation expense of right-of-use assets under general and administrative expenses (Note 25).
c. Total beban MSJ, SB dan KUP sehubungan dengan beban jasa angkutan untuk kapal tunda dan kapal tongkang kepada PT Prima Armada Samudra (“PAS”) dan PT Samudra Cahaya Prima (“SCP”) untuk 31 Maret 2022 masing-masing sebesar US$700.040 dan US$100.410 (2021: US$183.815 dan nihil).
Beban ini dicatat sebagai beban jasa angkutan yang merupakan bagian dari beban pokok pendapatan dan beban langsung.
Pada tanggal pelaporan, utang atas jasa angkutan tersebut sebesar sebesar US$613.313 dan US$56.601 (2021:
US$178.347 dan nihil) dicatat sebagai bagian dari utang usaha (Catatan 14) yang merupakan 0,25% dan 0,02% dari total liabilitas pada tanggal 31 Maret 2022 (31 March 2021: 0,15% dan 0%).
c. Total MSJ, SB and KUP expenses related to freight service of tugboats and barges to PT Prima Armada Samudra (“PAS”) and PT Samudra Cahaya Prima (“SCP”) for March 31, 2022 amounted to US$700,040 and US$100,410 (2021: US$183,815 and nil), respectively. These expenses were recorded as freight services expense which is part of cost of revenues and direct costs. At reporting dates, liabilities from these expenses amounting to US$613,313 and US$56,601 (2021: US$178,347 and nil), were presented as trade payable (Note 14) which constituted 0.25% and 0.02% of the total liabilities as of March 31, 2022 (March 31, 2021: 0.15% and 0%) respectively.
d. Pada tanggal 29 Oktober 2021, THN bersama Central Halmahera Holding Pte.
Ltd. sebagai pemegang saham PT Infei Metal Industry memiliki perjanjian untuk memberikan pinjaman pemegang saham kepada PT Infei Metal Industry yang akan digunakan untuk modal kerja dan biaya operasional dalam operasi normal smelter nikel sampai dengan US$60.000.000 dengan tingkat bunga 3% per tahun dan jatuh tempo pada tanggal 31 Mei 2022. Pada tanggal 31 Desember 2022, THN memiliki piutang dari PT Infei Metal Industry sebesar US$29.400.000 yang disajikan sebagai piutang lain-lain - pihak berelasi yang merupakan 2,9% dari total asset konsolidasian.
d. On 29 October 2021, THN together with Central Halmahera Holding Pte. Ltd. as the shareholders of PT Infei Metal Industry smelter up to US$60,000,000 with interest rate of 3% per annum and a maturity date on 31 May 2022. As of December 31, 2022, THN has outstanding receivable from PT Infei Metal Industry amounting to US$29,400,000 presented as other receivable - related party which constituted 2.9% of the consolidated total assets.
Segmen Usaha Business Segment
Kelompok Usaha melaporkan segmen-segmen berdasarkan operasi berikut:
1. Bidang pertambangan meliputi pertambangan batubara dan nikel termasuk penyelidikan umum, eksplorasi, eksploitasi, dan penjualan melalui MSJ, KUP, TBH, SB, BKP, dan POS.
2. Bidang pendapatan sewa dan jasa, meliputi jasa pengangkutan dan sewa kapal melalui LLJ, dan jasa bongkar muat dan jalan angkut batubara melalui MSJ.
3. Bidang lain-lain merupakan bidang usaha Perusahaan yaitu investasi dalam bidang pertambangan batubara dan nikel, perdagangan dan jasa melalui entitas anak.
The Group’s reportable segments are based on the following operating:
1. Mining sectors, consists of coal and nickel mining, including general survey, exploration, exploitation, and sales by MSJ, KUP, TBH, SB, BKP, and POS.
2. Rental and service sectors, consists of coal shipping and rental tugboat by LLJ, and coal handling and hauling road services by MSJ.
3. Other sectors consist of the Company’s business sector which are investing in coal and nickel mining, trading and services industries through its subsidiaries by Company.
Segmen Operasi Operating Segments
Manajemen memantau hasil operasi dari unit usahanya secara terpisah guna keperluan pengambilan keputusan mengenai alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan laba rugi operasi dan diukur secara konsisten dengan laba rugi operasi pada laporan keuangan konsolidasian. Namun, pendanaan Kelompok Usaha (termasuk beban keuangan dan penghasilan keuangan) dan pajak penghasilan dikelola secara kelompok dan tidak dialokasikan kepada segmen operasi.
Management monitors the operating results of its business units separately for the purpose of making decisions about resource allocation and performance assessment. Segment performance is evaluated based on operating profit or loss and is measured consistently with operating profit or loss in the consolidated financial statements.
However, the Group financing (including finance costs and finance income) and income taxes are managed on a group basis and are not allocated to operating segments.
Harga transfer antar entitas hukum dan antar segmen diatur dengan cara yang serupa dengan transaksi dengan pihak ketiga.
Transfer prices between legal entities and segments are set on a manner similar to transactions with third parties.
Tabel berikut ini menyajikan informasi pendapatan dan laba dan aset dan liabilitas tertentu sehubungan dengan segmen operasi Kelompok Usaha:
The following table presents revenue and profit, and certain asset and liability information regarding the Group’s operating segments:
Pertambangan/ Sew a dan jasa/ Lain-lain/ Total/ Eliminasi/ Konsolidasian/
Mining Rental and service Others Total Elimination Consolidation
USD USD USD USD USD USD
PENDAPATAN REVENUES
Pendapatan eksternal 149,387,282 2,791,308 - 152,178,590 - 152,178,590 External revenues Pendapatan antar segmen - 4,041,975 - 4,041,975 (4,041,975) - Inter-segment revenues Total pendapatan 149,387,282 6,833,283 - 156,220,565 (4,041,975) 152,178,590 Total revenues HASIL SEGMEN 82,826,686 1,994,675 (759,447) 84,061,914 - 84,061,914 SEGM ENT RESULTS Pendapatan yang tidak dapat
dialokasikan - neto (299,998) Unallocated income - net
Bagian atas laba bersih Share of profit of
entitas asosiasi 11,913,134 associates
Laba sebelum pajak penghasilan Profit before income tax
dari operasi yang dilanjutkan 95,675,050 from continuing operations
Rugi tahun berjalan setelah pajak Loss for the year after tax
dari operasi yang dihentikan (24,906) - - (24,906) - (24,906)from discontinuing operations
INFORMASI LAINNYA OTHER INFORM ATION
ASET ASSETS
Aset segmen 335,247,073 41,451,789 721,069,313 1,097,768,175 (428,853,215) 668,914,960 Segment assets
Investasi pada entitas asosiasi Investments in associate
dan entitas pengendalian bersama 284,158,262 and jointly controlled entity
Aset yang tidak dapat dialokasikan 33,505,177 Unallocated assets
Aset tidak lancar yang Non-current assets
dimiliki untuk dijual 3,319,067 - - 3,319,067 - 3,319,067 held for sale
Total aset konsolidasian 989,897,466 Total consolidated assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segmen 60,711,351 1,131,702 382,530,747 444,373,800 (244,350,759) 200,023,041 Segment liabilities
Liabilitas yang tidak dapat dialokasikan 45,307,599 Unallocated liabilities
Liabilitas yang secara langsung Liabilities directly associated
berhubungan dengan aset tidak with the non-current assets
lancar yang dimiliki untuk dijual 27,265 - - 27,265 27,265 held for sale
Total liabilitas konsolidasian 245,357,905 Total consolidated liabilities
Pengeluaran modal 686,001 63,510 383,258 1,132,769 - 1,132,769 Capital expenditures Penyusutan dan amortisasi 3,916,240 1,479,348 60,370 5,455,958 - 5,455,958 Depreciation and amortization
31 Maret/M arch 31, 2022
Pertambangan/ Sew a dan jasa/ Lain-lain/ Total/ Eliminasi/ Konsolidasian/
Mining Rental and service Others Total Elimination Consolidation
USD USD USD USD USD USD
PENDAPATAN REVENUES
Pendapatan eksternal 53,642,879 3,437,525 - 57,080,404 - 57,080,404 External revenues Pendapatan antar segmen - 3,604,815 - 3,604,815 (3,604,815) - Inter-segment revenues Total pendapatan 53,642,879 7,042,340 - 60,685,219 (3,604,815) 57,080,404 Total revenues
HASIL SEGMEN 17,883,876 596,138 7,988,590 26,468,604 - 26,468,604 SEGM ENT RESULTS Pendapatan yang tidak dapat
dialokasikan - neto (177,496) Unallocated income - net
Bagian laba/(rugi) bersih Share in net profit/(loss)
entitas asosiasi 554 of an associate
Laba sebelum pajak penghasilan Profit before income tax
dari operasi yang dilanjutkan 26,291,662 from continuing operations
Rugi tahun berjalan setelah pajak Loss for the year after tax
dari operasi yang dihentikan (76,500) - - (76,500) - (76,500) from discontinuing operations
INFORMASI LAINNYA OTHER INFORM ATION
ASET ASSETS
Aset segmen 221,302,698 44,331,275 539,374,799 805,008,772 (282,370,300) 522,638,472 Segment assets
Investasi pada entitas asosiasi 68,600,554 Investments in an associate
Aset yang tidak dapat dialokasikan 4,022,380 Unallocated assets
Total aset konsolidasian 595,261,406 Total consolidated assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segmen 64,975,713 858,818 218,255,191 284,089,722 (165,305,868) 118,783,854 Segment liabilities
Pengeluaran modal 1,111,999 515,403 20,713 1,648,115 - 1,648,115 Capital expenditures Penyusutan dan amortisasi 2,668,813 1,556,412 44,749 4,269,974 - 4,269,974 Depreciation and amortization
31 Maret/M arch 31 2021
Seluruh aset produktif Kelompok Usaha berada di Indonesia. Tabel berikut menyajikan penjualan berdasarkan lokasi pelanggan:
All of the Group’s productive assets are located in Indonesia. The following table presents sales based on the location of the customers:
2022 2021
Lokal 14,785,201 3,479,266 Local
Ekspor Export
Asia Timur (Tiongkok, Korea Selatan, East Asia (China, South Korea,
Jepang) 117,356,532 44,978,122 Japan)
Asia Selatan (India, Bangladesh, South Asia (India, Bangladesh,
Pakistan) 9,198,359 5,519,770 Pakistan)
Asia Tenggara (Thailand) - 3,103,246 Southeast Asia (Thailand) Eropa (Belanda) 10,838,498 - Europe (Netherland)
Total 152,178,590 57,080,404 Total
31 Maret/M arch 31 ,
36. PERJANJIAN DAN KOMITMEN YANG